
" hey Hara tunggu" Ucap Raiga menarik tangan Hara
( Hara meneteskan air matanya, dan bersandar ke dada Raiga).
" kamu tahu kan, apa yang harus kamu lakukan". Ucap Hara kepada Raiga
" yaaa aku tahu,, dan kamu jangan pergi sendirian, aku tak akan pernah memaafkan diriku, jika ada sesuatu yang menimpamu". Jawab Raiga ( mengelap air mata Hara dengan tangannya).
" Terimakasih Raiga" ucap Hara lirih
( Aria dan Yasmin)
" Yasmin, apa kamu mengetahui sesuatu tentang Hara dan Raiga?" Tanya Aria
" entahlah." Jawab Yasmin
" terus kamu kapan mengenal Raiga?" Tanya Aria kembali
" Yasmin mengenalnya saat Yasmin pergi bersama kak Ania, dan Yasmin ketemu Raiga, terus kita tukeran kontak". Ujar Yasmin
" jangan gampang memberikan nomor mu kepada orang lain, bahaya tau" ucap Aria
" yaa kan, Raiga juga enggak bakal berani macam-macam ini kepada Yasmin, lagian Raiga juga ganteng enggak seperti Aria" canda Yasmin
" Jahatnya, positif sekali kamu bilang Raiga itu orang baik, padahal Hara bilang dia itu orangnya suka maksa, Hara pun kurang suka sama Raiga." Ujar Aria
" ohh begitu yaa, jadi Aria tahu Hara dan Raiga saling kenal?" Tanya Yasmin
" Hara bilang kepadaku, katanya mereka bertemu setelah kejadian di pantai". Ucap Aria
" ohh begitu yaa." Jawab Yasmin singkat
Hara dan Raiga kembali ke tempat Aria dan Yasmin.
" kamu t,tidak apa-apa Hara?" Tanya Aria
( Hara menggelengkan kepalanya)
" jelas sekali, kelihatannya Hara habis menangis" gumam Aria
" Ayo Aria" Yasmin menarik tangan Aria
( tapi Hara menahannya, dan memegang tangan Aria)
" hey,, " Yasmin melotot kepada Hara.
( Raiga memegangi pundak Yasmin dan menggelengkan kepalanya)
Yasmin kecewa dengan Raiga, dan sekarang giliran Yasmin yang pergi meninggalkan mereka.
( Aria yang tangannya masih di pegang Hara tidak bisa berbuat apa-apa).
" oyy, Raiga ikuti Yasmin" Ucap Aria
Raiga akhirnya mengikuti Yasmin.
( Aria memandang wajah Hara yang murung)
" Hara". Ucap Aria
( Hara memalingkan wajahnya).
" kenapa Hara?" Tanya Aria
__ADS_1
" apa yang dilakukan Raiga kepadamu?" Tanya Aria lagi.
( Hara hanya menggelengkan kepalanya).
" mana mungkin gue bisa mengerti perasaanmu Hara, kalau kamu diam begitu". Gumam Aria
" terus kita sekarang mau gimana?" Tanya Aria lagi.
Hara meneteskan air matanya,, sambil melihat ke arah langit,,,;
" waaa, apa pertanyaan gue salah?". Gumam Aria panik melihat Hara menangis.
" satu bulan lagi yaaaa" pandangan Hara dengan tatapan sedih.
" s,s,satu bulan, satu bulan apa maksudnya Hara" tanya Aria
( Hara menggelengkan kepalanya, sambil mengelap air matanya, lalu tersenyum lebar kepada Aria)
Aria mengajak Hara duduk di ayunan besi, mereka pun duduk sambil memandangi Ari terjun yang cukup Jauh.
( Aria memandangi wajah hara)
" suasananya sedikit tenang, tapi tatapan sedih Hara tidak menghilang". Gumam Aria
" H,Hara, apa yang kamu maksud dengan satu bulan itu?" Tanya Aria
" Heyy Hara, jawab aku." Ucap Aria men jitak kening Hara
" aww sakit" Hara terkejut. ( memandang ke arah Hara)
" rupanya Hara sedang melamun". Gumam Aria.
" Aku tadi nanya, apa yang di maksud kamu dengan satu bulan lagi?" Tanya Aria kembali
" ahhh sudahlah, tidak ada waktu membahasnya". Gumam Aria ( menempelkan tangannya di wajahnya).
" Terus sekarang gimana, kamu mau kemana lagi?" Tanya Aria
( Hara menggelengkan kepalanya,,)
" disini juga cukup" Ucap Hara
" asalkan bersama Aria, ini sudah lebih dari cukup". Ucap Hara tersenyum kepada Aria
Aria tersipu malu mendengar perkataan Hara dan memalingkan wajahnya.
" Ahhhhh, asalkan bersamaku yaa" gumam Aria memandangi langit..
( Raiga dan Yasmin)
" Yasmin, heyy, Yasmin,Yasmin tunggu". Raiga mengejar Yasmin
Yasmin tetap berjalan tidak menghiraukan Raiga,,,
" Yasmin,, Heyy" Raiga meraih tangan Yasmin
( Yasmin menyingkirkan Tangan Raiga dari tangannya)
" apa lagi" Ucap Yasmin sambil membalikan badannya,
" Yasmin, aku mohon, dengarkan penjelasan ku". Ucap Raiga terlihat sedih.
" apa lagi yang harus aku dengarkan darimu hah,, apa aku harus mendengarkan ketidakberdayaan mu terhadap Hara, kamu yang menyukai Hara, tapi kamu membiarkan Hara bersama Aria". Bentak Yasmin
__ADS_1
" bukan begitu Yasmin" Ucap Raiga
" apa kamu bodoh Raiga?" Tanya Yasmin
( Raiga hanya menundukkan kepalanya)
" setelah kamu terus terang kepadaku dulu, bahwa kamu itu menyukai Hara, tapi hingga sekarang kamu tidak bisa mendapatkannya, kamu benar benar bodoh".Ucap Yasmin
( Flashback di gunung, saat Raiga dan Yasmin berduaan).
" apa yang kau maksud dengan orang yang di lindungi menyayanginya?" Tanya Yasmin penasaran.
" kamu tahu Hara kan?" Ucap Raiga
" Hara yang satu kantor dengan Aria?" Tanya Yasmin
( Raiga menganggukkan kepalanya)
" memangnya kenapa dengan Hara?" Tanya Yasmin
" Aku menyukai Hara" Ucap Raiga
" hehhhh" Yasmin kaget
" k,k,kamu becanda kan, bukannya kalian tidak saling kenal, ap,apa maksudnya ini?" Tanya Yasmin
" maafkan aku Yasmin, soal kejadian yang di pantai itu adalah hal disengaja." Ucap Raiga
" hah" Yasmin tambah kaget.
" biar ku jelaskan,, sebenarnya aku sengaja mengajakmu ke pantai supaya Aria dan Hara bisa saling mengenal, jadi aku mengajakmu ke pantai supaya kamu tidak mengganggu mereka". Ucap Raiga
" aku semakin enggak mengerti Raiga, apa yang kamu maksud" jawab Yasmin
" aku menyukai Hara, tapi Hara menginginkan temanmu Aria, dan Hara selalu meminta tolong kepadaku, agar aku membantunya mendapatkan Aria, dan demi membuatnya bahagia, aku pun membantunya." Ucap Raiga
" entah kenapa, meskipun aku tidak menginginkan Hara di samping Aria, aku selalu membantunya dekat dengan Aria, dan Hara pun selalu tidak memperdulikan aku ketika dia bersama Aria,,"
" mungkin ini yang di maksud dengan orang yang di lindungi menyayanginya,, kamu mempunyai Aria dan Radi yang selalu melindungi kamu kan,, dan tentunya kamu juga menyayangi mereka bukan?". Ucap Raiga.
" yaaa, aku sangat menyayangi Aria dan Radi". Ucap Yasmin
" itu yang aku maksud dengan iri kepada mereka,, kamu jelas menyayangi Aria dan Radi,,,, sementara aku, yang selalu melindungi Hara, Hara tidak menyayangiku, bahkan mengabaikan ku." Ucap Raiga
" bodohnya aku, mendukung orang yang aku suka, berada di samping orang lain" tambah Raiga.
( kembali ke Raiga dan Yasmin di taman Bunga)
" yaa aku memang bodoh, tapi akan lebih bodoh jika aku mengabaikan keinginan Hara" ucap Raiga
" apa yang kamu maksud?" Tanya Yasmin
" waktu Hara disini tinggal satu bulan lagi, Hara akan pindah keluar negri, dan ada kemungkinan Hara tidak akan pernah menginjakan kaki di indonesia lagi". Ucap Raiga.
" mungkin itu yang mendorongku untuk melihat Hara bahagia, mungkin terdengar bodoh, tapi ini adalah salah satu jalanku untuk mendukung kebahagiaannya". Tambah Raiga
" jika Aria menyukai Hara, mungkin itu juga berlaku untuk kebahagiaan Aria, karena waktu mereka bisa bersama disini tinggal menghitung Hari, kamu tidak akan membiarkan Aria sedih kan??,,,, kamu tidak bisa membuat Aria menyesal kan?,,, aku mohon sama kamu Yasmin, tolong biarkan mereka berdua bersama untuk waktu yang singkat ini." Ucap Raiga memohon kepada Yasmin
Yasmin akhirnya terdiam mendengarkan perkataan Raiga,,,
( Yasmin yang sedang marah pun akhirnya duduk dan menutup wajah dengan tangannya).
" aaaahhhh, aku jadi ketularan pola pikir mu yang bodoh itu Raiga" ucap Yasmin
__ADS_1
" betapa beruntungnya Hara mempunyai orang sepertimu, Raiga. bukan cuma peduli, tapi kamu juga mengerti apa yang di inginkan Hara,,, kamu benar-benar orang yang sangat baik Raiga" Ucap Yasmin tersenyum kepada Raiga.