My Love Is My Friend ( Terjebak Dua Belenggu )

My Love Is My Friend ( Terjebak Dua Belenggu )
Perasaan Sebenarnya 3


__ADS_3

" Maaf Yasmin, kemarin saat kalian mencari ku aku sedang berada di kamar Hara" ucap Aria


" dan saat aku mengira Hp ku hilang, aku rasa aku meninggalkannya di kamar Hara, dan saat aku datang ingin mencari Hp ku Raiga sudah ada di kamar Hara, dan aku yakin, Hara dan Raiga menikmati malam mereka." Ucap Aria berwajah sedih


" dan itu, itu membuatku sakit hati, karena aku baru menyadari bahwa aku telah jatuh cinta kepada Hara" ucap Aria menundukkan kepalanya


" hey Aria, apa Aria tidak tahu, Hara dan Raiga itu sebenarnya,,," Yasmin menghentikan ucapannya


( Aria melotot kaget)


" sebenarnya apa Yasmin?" Tanya Aria penasaran


" s,sebenarnya,,, mereka sudah berteman dari kecil, bahkan hubungan mereka sendiri sudah seperti keluarga" ucap Yasmin


" j,jadi Hara dan Raiga adalah teman masa kecil?" Tanya Aria kaget


( Yasmin menganggukkan kepalanya )


" teman masa kecil, t,tapi kenapa mereka berdua seperti sepasang kekasih begitu" gumam Aria heran


( Aria mengingat kejadian dirinya dengan Yasmin yang sangat dekat, saling bercanda, mesra, dan tentunya Aria dan Yasmin saling memanjakan satu sama lain.)


" Sudah jelas, pasti orang lain juga akan mengira gue dan Yasmin pacaran ketika orang lain melihat kita berdua,,, jadi gue hanya salah sangka kepada Hara" gumam Aria


Tapi ada satu hal yang Aria tidak mengerti,,,


" t,tapi kenapa Hara tidak jujur padaku kalau mereka sudah mengenal saat kejadian di pantai itu,, dan kenapa Hara hanya mengatakan dia mengenalnya saat bertemu di jalan pulang?". Tanya Aria kepada Yasmin


" kalau itu Yasmin juga tidak tahu, sebaiknya Aria tanyakan langsung pada Hara." Jawab Yasmin


( Aria menepuk jidatnya)


" Hara, sebenarnya apa yang kamu inginkan" ucap Aria


" apa sekarang sudah jelas Aria, Raiga bukan orang yang buruk, Yasmin paham betul apa yang Raiga lakukan, dan Raiga adalah orang yang sangat baik" ucap Yasmin menahan tangisnya.


" Hey, Yasmin apa kamu kecewa aku jatuh cinta sama Hara?" Tanya Aria


" a,apaan si nanya begitu, seperti yang Aria bilang, meskipun harus kehilangan sahabat karena sahabatnya sedang mencarinya kebahagiaannya, jadi Yasmin harus mendukungnya." Tegas Hara tersenyum kepada Aria


" Raiga, akhirnya aku bisa mengerti apa yang kamu Rasakan". Gumam Yasmin dalam Hatinya.


" jadi kamu masih ingat ya aku berkata begitu,, terimakasih Yasmin, kamu benar-benar penolongku, kamu seperti malaikat bagiku" Aria tersenyum kepada Yasmin, dan mengelus-elus kepala Yasmin


" akhirnya Aria nya Yasmin sudah kembali lagi" ucap Yasmin meneteskan Air matanya


" lho,,lho,, t,tunggu dulu Yasmin, k,kenapa kamu menangis" ucap Aria Panik


" Aria bodoh" ucap Yasmin menangis


" waaaaaaa, kenapa jadi aku yang harus nenangin kamu Yasminnnnn" teriak Aria...


( di Kantor )


( Hara sedang duduk di kursi kerjanya sambil melamun)


" seekkk " seseorang membuka pintu


Dengan wajah sedih Hara langsung melihat ke belakang, dan orang yang masuk itu adalah Raiga, wajah Hara langsung berekspresi seperti terganggu dengan kedatangan Raiga,,,

__ADS_1


" Mau apa kamu kesini?" Tanya Hara berwajah kesal


" ini kantorku, jadi aku bebas mau kemana saja." Ucap Raiga


( Hara terdiam sambil memainkan komputer kerjanya)


" apa kamu sedang menunggu dia?" Tanya Raiga


" lebih baik kamu keluar, sebelum dia melihat kita". Ucap Hara yang jutek itu


" dia tidak akan masuk kerja hari ini, itu yang Yasmin bilang tadi kepadaku,, hanya itu yang ingin aku sampaikan". Ucap Raiga keluar dari ruangan Hara


( Hara tertunduk sedih sambil mengepalkan tangannya).


******


Aria dan Yasmin sedang berjalan bareng, Aria sudah berganti pakaian.


" huhhh sial, ini salah Gue, yang murung itu seharusnya gue,, dan sekarang kenapa malah Yasmin yang murung" gumam Aria memandangi Yasmin


" kita mau kemana Yasmin?" Tanya Aria


" ikuti saja" ucap Yamin memberhentikan bis


Aria mengikuti Yasmin naik bis itu.


Setelah lebih dari 3 jam naik bis, Aria dan Yasmin turun dari bis itu.


" ini kan jalan ke gunung itu" gumam Aria


" Yasmin apa yang kita lakukan disini?" Tanya Aria


" sudah jelaskan,, kita akan ke puncak gunung itu." Jelas Yasmin


" Yasmin kesini cuma mau melepas penat saja Aria," ucap Yasmin dengan mata yang berkaca-kaca


" huhhh, kau ini" Aria menarik napas panjangnya


Yasmin dan Aria mulai berjalan sambil melihat-lihat pemandangan, dan berhenti di tempat istirahat.


" sudah setengah tahun ya kita enggak kesini lagi, dan juga..." tiba-tiba obrolan Aria terhenti melihat kursi yang di sebelahnya, karena dulu ada cewek yang jatuh di sana.


( Aria tiba-tiba melamun, dan kepikiran Hara)


" Hara, maafkan aku telah salah paham" gumam Aria


Aria mengeluarkan HP di sakunya,, dan mencoba mengirim pesan kepada Hara.


".... sedang mengetik.... " tiba Yasmin memanggil Aria, dan Aria tidak melanjutkan pesannya


" hey Aria, maaf tiba-tiba mengajak Aria kesini". Ucap Yasmin


" t,tidak apa-apa Yasmin, justru aku yang harus minta maaf padamu, karena perasaan bodohku, kamu jadi tidak masuk kerja" ucap Aria


" wajar kalau Aria murung begitu,, karena Aria tidak tahu apa-apa." Ucap Yasmin


( Aria menundukkan kepalanya )


" hey Yasmin, apa orang lain juga akan mengira kita ini pacaran?" Tanya Aria

__ADS_1


" yaa kurang lebih seperti itu" jawab Yasmin yang berada di samping Aria


" jadi begitu yaa,, gue sudah salah sangka sama Hara" gumam Aria


Mereka pun melanjutkan perjalanannya ke arah puncak,,


( sampai di puncak )


" sungguh sepi sekali, berbeda dengan setengah enam bulan yang lalu" ucap Aria


( Yasmin hanya berjalan dan tidak menghiraukan ucapan Aria )


" sial,, Yasmin dari tadi diam melulu" gumam Aria


" hey Aria, apa Aria tahu, mungkin seminggu lagi Hara akan pindah keluar Negri" ucap Yasmin


" ap,apa,, aku sama sekali tidak mengetahuinya " jawab Aria


" ternyata Hara menyembunyikannya dari Aria yaa, Yasmin tahu kabar itu dari Raiga" ucap Yasmin


" Hara " gumam Aria kaget


" apa itu alasan Hara selalu menyebutkan ingin membuat kenangan". Gumam Aria lagi


Aria mengingat hal yang selalu Hara ucapkan,,,


( " aku ingin membuat kenangan",, " aku ingin membuat kenangan denganmu Aria",, " karena bagiku, Aria itu istimewa" ucap Hara ) yang ada di benak Aria.


" Hara,, andai saja kamu mengatakannya dari awal kamu akan pindah ke luar negri, aku pasti akan menuruti semua keinginanmu" gumam Aria


Saat Aria sedang melamun kan Hara,, Yasmin mengajak ngobrol Aria.


" hey Aria, sebenarnya alasan Yasmin kesini adalah ingin menghabiskan waktu sama Aria" ucap Yasmin


" m,menghabiskan waktu dengan ku?" Tanya Aria kaget


( Yasmin mengangguk)


" dengan Aria yang jatuh cinta kepada Hara, dan Hara yang disini tinggal seminggu lagi, mungkin Aria akan berpacaran dengan Hara, dan semua waktu yang tersisa akan, pasti Aria akan melakukan yang terbaik buat Hara"


" dan itu akan membuat waktu kita juga berkurang, alasan Yasmin mengajak Aria kesini adalah ingin bersama Aria, sebelum pikiran Aria fokus kepada Hara" ucap Yasmin tersenyum sedih kepada Aria


" s,seminggu lagi yaa" gumam Aria menundukkan kepalanya.


" t,tapi Hara belum tentu menyukai...." ucap Aria


( Yasmin menggelengkan kepalanya memotong ucapan Aria).


" Yasmin yakin, Hara mempunyai perasaan yang sama dengan Aria" ucap Yasmin menahan Air matanya


" makanya hari ini adalah hari... " ucap Yasmin ( Aria memegang kepala Yasmin )


Aria mengajak Yasmin duduk di kursi panjang...


" Yasmin, kamu tidak perlu berpikiran begitu, kalau pun aku pacaran sama Hara atau pun enggak,, Yasmin adalah Yasmin, kamu boleh seperti biasa kepadaku, kamu boleh masuk ke kamarku kapanpun kamu mau, kamu boleh melemparkan botol saat pagi hari, terserah lakukan yang kamu mau" ucap Aria


" entah aku milik siapa, atau aku berpacaran dengan siapapun, aku tidak ingin kamu berubah kepadaku, aku ingin kamu yang seperti biasa,, dan aku pun mencoba untuk tidak merubah sikapku kepadamu,, karena kamu teman berharga ku Yasmi" ucap Aria menenangkan Yasmin


( mendengar ucapan Aria, Yasmin pun cuma bisa menangis)

__ADS_1


" kringgg,, kringgg" seseorang menelpon Yasmin


Yasmin meninggalkan Aria dan mengangkat telpon itu.


__ADS_2