
" enggak,enggak,enggak,, gue harus memastikan apakah benar Hara akan pergi ke luar negri, gue harus dengar langsung dari Hara" gumam Aria Lagi
Aria pun memberanikan diri menatap Hara, dan bertanya kepadanya,,,
" hey Hara" ucap Aria
" hmmm" Hara menatap Aria
" ap,apa ki,kita sudah r,resmi pacaran?" Tanya Aria
" entahlah" jawab Hara memalingkan pandangannya ke depan
( Aria kaget mendengar jawaban Hara )
" ahhh sial, apa dia menolak gue, waaa malunya " gumam Aria panik
" mau kita pacaran atau enggak pun, yang aku inginkan adalah membuat kenangan denganmu Aria" ucap Hara yang tersenyum ke arah Aria
( Aria melotot melihat Hara )
" t,terus t,tadi kamu bilang kamu menyukaiku" tanya Aria kepada Hara
" yaa aku memang menyukai Aria, tapi belum tentu kita harus berpacaran, yang aku inginkan bersamamu di sisa waktuku Aria" ucap Hara berwajah sedih
Aria bertanya tentang Hara yang akan pindah ke luar negri,,,
" aku sudah mengetahuinya Hara." Ucap Aria
" ehhh, mengetahui apa?" Tanya Hara kaget
" a,aku sudah mengetahuinya, kamu akan pergi jauh meninggalkanku." Ucap Aria dengan wajah sedih
" aku sudah dengar dari Yasmin, dan Raiga yang memberitahukan tentang kamu akan meninggalkan kita" ujar Aria
( Hara melotot kaget mendengar ucapan Aria)
" kurang ajar," ucap Hara berdiri sambil menghentakkan tangannya ke meja
" hey apa yang akan kamu lakukan Hara?" Tanya Aria
" aku akan menghukum Raiga" ucap Hara menahan emosinya
( Hara membalikan badannya dan ingin mencari Raiga).
Tapi,, Aria memegangi tangan Hara,,,
" kamu mau kemana Hara" tanya Aria
" aku akan mencari Raiga, aku tidak bisa membiarkan Raiga berbicara seenaknya tentangku" ucap Hara emosi
" t,tapi... " ucap Aria tetap memegangi tangan Hara
" kamu tidak tahu apa-apa Aria" bentak Hara
__ADS_1
( Aria melamun kaget saat Hara membentaknya)
" apa kamu juga tahu perasaanku Hara" Aria membentak balik Hara
" meskipun kamu mau pergi ke luar negri dan tidak akan kembali, aku tetap menyukaimu Hara, aku tidak peduli walaupun kita saling berjauhan, aku yakin suatu saat kita akan bertemu lagi Hara" ucap Aria lirih
( Hara melihat Aria, dan menahan tangisnya)
" ap,apa yang kamu bilang Aria?" Tanya Hara
" iyaa, Raiga mengatakan kamu akan pindah ke luar negri, dan aku merasa sedih " ucap Aria tertunduk
" walaupun kita akan berjauhan, tapi aku ingin menghabiskan waktu yang singkat ini denganmu Hara, dan aku ingin memberikan kenangan kepadamu, jadi aku akan membuatmu bahagia Hara " ucap Aria tersenyum kepada Hara
( Hara meneteskan air matanya dan duduk kembali di samping Aria )
" apa kamu yakin Aria?" Tanya Hara
" yaa, aku yakin, dan mulai hari ini aku akan terus membuat kenangan bersamamu Hara" Aria tersenyum lebar kepada Hara
( Wajah Hara memerah, sambil menghapus air matanya)
" terima kasih Aria, aku menyayangimu" ucap Hara bersandar di bahu Aria
Aria kaget,,
" waaa panas,panas seluruh tubuhku panas" gumam Aria wajahnya memerah
Aria melotot dan menjauh dari Hara, karena tidak kuat menahan tubuhnya dekat dengan Hara.
( Hara yang sedang bersandar di bahu Aria terpelanting menghantam meja)
" brukkk" kepala Hara membentur meja
" waaa aku mengacaukannya lagi" gumam Aria panik
" apa yang kamu lakukan Aria bodoh" ucap Hara cemberut bangun dari meja
" waaa,, maaf,maafkan aku Hara, t,tiba-tiba badanku jadi panas" teriak Aria panik
" aku tidak peduli, aku marah padamu Aria" ucap Hara cemberut membelakangi Aria
" waaaa, aku benar-benar mengacaukannya lagi" gumam Aria panik sambil memegangi kepalanya
...****************...
( Raiga dan Yasmin )
Mereka sedang melihat Aria dan Hara dari Kejauhan,,
" apa kamu sudah mengerti Yasmin?" Tanya Raiga
" hemm" Yasmin menganggukkan kepalanya
__ADS_1
"Sekarang aku mengerti apa yang kamu rasakan Raiga" ucap Yasmin lirih
" kamu tidak bisa begini terus Yasmin, jika kamu terus di dekat Aria, bukan hanya kamu, Aria akan lebih terluka dengan perasaanmu yang tidak pasti terhadap Aria" ucap Raiga
" yaa aku pun berpikir sama Raiga, memang aku hanya menghambat perasaan Aria saja, dan sekarang aku sadar, walaupun aku menyayangi Aria, tapi Hati dan kenyamanan ku sudah ada di lelaki lain, dan itu bukanlah Aria" jawab Yasmin
" jadi siapa orang yang telah mendapatkan Hatimu?" Tanya Raiga
" s,soal ituuuu...." Yasmin terdiam tidak meneruskan ucapannya
" siapa?" Tanya Raiga lagi
" Rahasia " ucap Yasmin tersenyum lebar ke arah Raiga
" ahhh sudahlah" ucap Raiga sambil memegang dahinya
" ngomong-ngomong aku sudah panas melihat kelakuan mereka berdua." Ucap Raiga melihat Aria dan Hara
" ayo kita ganggu mereka, sudah tidak bisa di biarkan" ucap Raiga berjalan menghampiri Aria dan Hara
Yasmin dan Raiga berjalan menuju Aria dan Hara.
Tetapi,,,
( ternyata di bawah pohon pinus ada seseorang yang mendengarkan percakapan Raiga dan Yasmin )
***
( Aria dan Hara )
" aku senang bisa bertemu dengan mu disini" ucap Hara tersenyum
Kemudian Hara bersandar lagi di bahu Aria,,
" ah,, i,iya" ucap Aria gugup
" woy,woy sudahlah jangan bermesraan di hadapanku" ucap Raiga mengagetkan Hara dan Aria
" waaa " Aria meloncat kaget gebrakan Raiga
" bruukk " Hara terpelanting lagi ke meja
" waaa, Hara maafkan aku" ucap Aria panik
" kenapa selalu begini" ucap Hara
( Hara memukul Aria kemudian pergi meninggalkan Aria )
" aaaa, gue benar benar bodoh" gumam Aria
" heyy Hara tunggu" teriak Aria berlari mengejar Hara
( Yasmin dan Raiga tersenyum melihat tingkah aneh mereka)
__ADS_1