My Reincarnation Is Demon Lord? Wait, Are You Serious?

My Reincarnation Is Demon Lord? Wait, Are You Serious?
Pertemuan


__ADS_3

POV Kyla Begin


(Note: Kyla selalu menggunakan kata "nyaa~" disetiap akhir kalimatnya. Jadi jangan bingung kalau Author menggunakan huruf kapital setelah kata "nyaa~" miliknya.)


Nama Kyla adalah Kyla, nyaa~ Kyla memiliki darah campuran dari dua ras yang berbeda, nyaa~ Ibu Kyla merupakan Ras Werebeast yang menjadi budak dan dibeli oleh ayah, nyaa~ Sedangkan ayah Kyla merupakan seorang Demon yang membeli ibu dari pasar budak dan jatuh cinta padanya, nyaa~ Benar-benar kisah yang romantis bukan? Nyaa~


Kyla sendiri memiliki seorang kakak perempuan bernama Myla, nyaa~ Saat berumur 5 tahun, kakak mengalami demam tinggi dan sembuh dalam semalam, nyaa~ Kemudian semenjak itu, dia selalu mencoba membuat berbagai makanan dan minuman yang lalu dijual, nyaa~


Awalnya keluarga Kyla tidak pernah berpikir untuk membuka kedai bernama cafe, nyaa~ Tapi setelah Kyla lahir, kebutuhan pokok keluarga bertambah, nyaa~ Jadi mau tidak mau keluarga Kyla harus membukanya, nyaa~


"Kyla! Bisakah kamu membeli bahan-bahan di pasar?"


Suara yang lembut terdengar memanggil Kyla, itu pasti ibu, nyaa~


"Baik! Nyaa~" sahut Kyla yang tengah membersihkan salah satu meja, nyaa~


"Ini Dypnir untuk belanjanya! Sisanya bisa kamu gunakan untuk membeli sesuatu yang kamu mau!" perintah ayah memberikan Kyla beberapa Dypnir, nyaa~


"Kalau begitu, Kyla pergi dulu! Nyaa~"


Kyla lalu langsung pergi menuju pasar dan membeli bahan-bahan yang dibutuhkan yang sudah dicatat oleh ayah, nyaa~ Para pedagang sangat baik dan menyapa Kyla dengan hangat, nyaa~ Terkadang beberapa dari mereka ada yang memberikan Kyla makanan secara gratis, nyaa~


"Oh, Dek Kyla! Disuruh belanja?" tanya paman yang menjual Roti Daging pada Kyla, nyaa~


"Benar, nyaa~"


"Rajin sekali! Nah, karena kerajinan Dek Kyla, paman berikan ini secara percuma!!" sahut paman penjual sosis bakar dan memberikan salah satu sosis pada Kyla, nyaa~


Baunya benar-benar menggoda! Kyla pun mengambilnya tanpa ragu dan mengucapkan terimakasih padanya, nyaa~


"Cih, padahal aku baru ingin memberikan Roti ku untuknya!"


"Hahaha, salahmu sendiri karena kurang cepat!!"


Kyla tidak tahu apa yang terjadi, jadi Kyla memutuskan untuk lanjut mencari bahan-bahan yang diperlukan dan segera pulang, nyaa~ Tetapi saat dipertengahan jalan pulang, sudah ada tiga orang anak Bangsawan yang terlihat menanti kedatangan Kyla, nyaa~ Kyla mencoba berbalik dan pulang melalui jalan memutar, tapi sayang ketahuan oleh mereka, nyaa~


Mereka pun menyeretku kedalam gang kecil dan mendorongku hingga terjatuh, nyaa~


"Gyaa!!"


"Apa-apaan ini? Hanya segini saja?" tanya salah satu dari mereka yang memeriksa kantung Dypnir milik Kyla, nyaa~


"Maafkan Kyla, tapi hanya itu saja yang Kyla punya, nyaa~"


"Kau tahu ini masih kurang bukan!!"


"Gyaa!!"


Sakit, nyaa~ Mereka menendang perut Kyla.

__ADS_1


"Kumohon, ampuni Kyla. Kyla harus segera kembali sekarang! Nyaa~"


"Huh? Jangan bercanda!"


"Gyaa!!"


Mereka kembali menendang perut Kyla dan itu benar-benar sakit, nyaa~


"Yah, apa boleh buat. Jika kau memang kurang, kau bisa memuaskan kami sebagai gantinya bukan, hahaha."


"Sampah seperti dirimu, seharusnya berbahagia jika bisa memuaskan kami bukan?"


"Tidak.. kumohon.. jangan.."


"Wahai angin, berhembus lah! Blow!!"


Sebuah hembusan angin kencang muncul dan mendorong para Bangsawan yang membuat mereka terhempas menabrak dinding, nyaa~


"Sihir? Siapa yang berani melakukannya pada Tuan Verrel von Zerus ini, huh!?"


"Aku!!"


Seorang gadis Demon dengan rambut berwarna merah muda yang diikat ganda muncul dihadapan mereka tanpa takut, nyaa~ Mereka menatap gadis itu dengan penuh amarah, nyaa~


"Grrr, berani sekali kau! Memangnya kau tidak tahu siapa yang kau serang huh?"


Gadis itu menundukkan kepalanya, nyaa~ Mungkinkah dia takut? Nyaa~


"Hentikan itu, Tuan Zyle. Kamu malah membuatnya takut, lihatlah!"


"Haha, anda benar Tuan Verrel! Tetapi jika dilihat lebih teliti, dia cukup manis juga! Bolehkah aku mengacak-acak dirinya?"


"Yah, lakukan saja sesukamu! Lagipula urusanku adalah dengan gadis ini!"


Gadis itu menghela nafas dan mengangkat tangan kirinya dan membuat api muncul dihadapan Bangsawan bernama Verrel untuk melindungi Kyla, nyaa~


"Kalian Bangsawan bukan? Tugas Bangsawan itu adalah melindungi mereka yang lemah bukan? Tapi kenapa kalian malah menyiksa gadis lemah seperti dirinya? Juga, aku bukan gadis rendahan!"


"Cih! Ja-jangan takut! Dia hanyalah seorang gadis! Serang dia!!"


"Wahai tanah, tahanlah lawanku! Rock Prison!!"


Tanah dibawah gadis itu meninggi dan mencoba menahannya disana, nyaa~ Namun serasa belum cukup, mereka pun mencoba membakar gadis itu, nyaa~


"Wahai api, bakarlah! Burn Fire!! Hahaha, dengan ini kau akan terpanggang hidup-hidup! Hahaha."


Seseorang membekap mulut Kyla dengan tangannya, nyaa~ Kyla ingin memberontak, tapi segera menghentikannya saat tahu kalau gadis itu yang melakukannya, nyaa~ Dia menaruh jari telunjuk di bibirnya sebagai perintah untuk Kyla diam, nyaa~ Tentunya Kyla menurutinya dengan mengangguk, nyaa~


"Kalian memanggang apa?" tanyanya dengan wajah polos.

__ADS_1


Mereka terkejut saat melihat kalau gadis yang mereka kurung telah berada dibelakang mereka dan berada disamping Kyla, nyaa~ Gadis itu mengibaskan rambut kanannya yang diikat, sebelum mengenalkan dirinya, nyaa~


"Hey, kalian tadi menanyakan siapa diriku bukan? Aku dari keluarga Callista, anak dari Duke Yorzick von Callista. Elena von Callista!"


"Keluarga Callista? Keluarganya Yang Mulia Kruelga?"


"Selain itu anak seorang Duke?"


Gadis bernama Elena itu lalu mengeluarkan sebuah pedang entah darimana asalnya, nyaa~ Kemudian mengarahkannya pada mereka yang masih terkejut mendengar nama gadis itu, nyaa~


"Baiklah, bagaimana kalau kita mendengarkan perkataan terakhir kalian sebelum aku eksekusi?"


Mereka ketakutan dan segera meminta maaf dengan bersujud, nyaa~


"Yah, aku akan mengampuni kalian kali ini! Tetapi, yang berikutnya tidak ada maaf lagi!"


Mereka lalu pergi dengan rasa takut dan menjatuhkan beberapa Dypnir yang mereka rebut dari Kyla, nyaa~


"A-anuu.. Terimakasih karena telah menyelamatkan Kyla, nyaa~" ucap Kyla berterimakasih, nyaa~


"Bukan masalah, lagipula kebetulan aku sedang lewat dan secara tak sengaja melihatmu diperlakukan seperti itu," balasnya, nyaa~


"Meski begitu, Kyla tetap berterimakasih pada Nona Elena yang telah menyelamatkan Kyla, nyaa~"


Nona Elena menatapi Kyla dengan pipi yang menggelembung, nyaa~ Nona Elena kemudian mendekatkan jarinya dan menyentil kening Kyla, nyaa~


"Nyaa~ Itu sakit, nyaa~"


"Ellen! Mereka yang dekat denganku memanggilku Ellen!"


"Eh? Tapi, nyaa~ Bukankah itu sedikit tidak sopan? Nyaa~" tanyaku, nyaa~


"Tidak masalah! Lagipula aku tidak punya banyak teman dan aku mau kamu menjadi temanku, hmm.. gadis rubah?"


"Kucing, nyaa~ Kyla ini gadis kucing, nyaa~ Selain itu, Kyla punya nama, nyaa~ Nama Kyla adalah Kyla, nyaa~"


"Ah, begitu kah? Aku pikir kamu adalah gadis rubah, karena kalian terlihat sedikit mirip, hahaha."


"Dari mananya, nyaa~"


Kyla membentaknya dengan kesal karena mengira Kyla sebagai gadis rubah, nyaa~ Kemudian, nyaa~ Ellen mengulurkan tangannya dan bertanya, nyaa~ "Jadi, apa kamu mau menjadi temanku, Kyla?"


Kyla tersenyum dan menjabat tangannya, nyaa~ Sebagai jawaban dari pertanyaannya tadi, nyaa~ Lalu mulai sekarang kami adalah teman, nyaa~


***


Jika ada typo atau kesalahan kata, segera beritahu yah! Dukung terus Author dengan Like, Vote dan Rate kalian! Nyaa~


__ADS_1


__ADS_2