
"Fuueee, bagaimana ini?" gumam seorang gadis Demon Elf yang tengah mengalami kegelisahan.
Gadis tersebut sudah mencoba menanyakan untuk bergabung ke party pada semua orang. Tapi semuanya menolak dirinya dengan berbagai alasan seperti, "Kau lemah!", "Party kami sudah memiliki supporter!", "Maaf, tapi party kami sudah penuh!" dan sebagainya.
Kemudian ditengah kegelisahannya, seorang gadis Demon berambut merah muda bergaya Twintail, serta matanya berwarna merah delima mendatangi dirinya.
"Kamu! Gadis Demon Elf yang tengah bingung disana!" panggil gadis Demon tersebut.
"Eh? A-aku?" sahut gadis Demon Elf.
"Mau bergabung dengan party kami?" ajak gadis Demon.
***
Tatapan semua orang mengarah kepada kami berdua, ini benar-benar membuatku bingung dengan perlakuan mereka.
"Kenapa? Apa kalian bermasalah jika aku mengajaknya, huh?" tanyaku kesal.
Mendengar itu, mereka semua langsung mengalihkan pandangan kearah lain saat mengetahui siapa aku, mungkin?
"A-anu.. apa kamu tidak masalah mengajakku?" tanyanya.
"Kamu mau menolaknya? Itu tidak masalah sih. Tapi sebagai gantinya, aku, rekan-rekanku dan dirimu tidak akan bisa mengikuti acara ini. Itu juga berarti kalau kita tidak akan mendapatkan nilai untuk menaikkan Rank yang kita punya saat ini. Yah, jika itu tidak masalah bagimu, aku tidak masalah. Lagipula aku bisa naik ke Rank B kapan saja!" jelasku dengan sedikit sombong.
"Fuueee, kalau begitu aku akan melakukannya!" balasnya.
"Bagus! Ayo kita pergi kesana dan saling memperkenalkan diri!" ajakku menarik tangannya.
"Tung-- Fuueee~"
"Kamu benar-benar mendapatkannya, ruu~" puji Blanca.
"Yah, itu bukan masalah bagiku!" sahutku.
"Maafkan keegoisan gadis ini yah! Dia hanya memikirkan untuk bisa ikut serta dalam acara ini!" ungkap Chloe.
"Duh~ Chloe! Kamu sangat kejam padaku!!" balasku menggembungkan pipi kananku.
"Tapi itu benar kan?"
"Ugh.. lupakan itu! Lebih baik kita mulai saling memperkenalkan diri! Aku Elena! Kamu bisa memanggilku Ellen, salam kenal yah!" ucapku memperkenalkan diri.
"Blanca, ruu~"
"Aku Chloe! Mohon bantuannya!"
"Fuuee~ A-aku, fuueee~"
"Fue? Apa itu namamu?" tanyaku saat mendengar perkataannya. Tapi dia menggelengkan kepala dengan cepat.
__ADS_1
"Sally," gumamnya pelan.
"Begitu yah, mohon bantuannya yah, Sally!" sahutku.
"Baik!! Waktunya habis! Kepada semua Leader, tolong segera maju dan buat barisan untuk mengambil medal dan zona lokasi kalian!" ucap Gregory menarik perhatian kami semua.
Aku segera maju dan berbaris dengan para Leader dari party lain. Pertama para Leader mengambil sebuah bola dengan sebuah huruf, lalu menaruhnya kembali. Kemudian mengambil bola lainnya dari kotak berikutnya yang bertuliskan angka dan meletakkannya kembali kedalam kotak. Aku mendapatkan huruf G dengan angka 04.
Setelah melakukannya, kami diberikan 20 medal perunggu, 6 medal perak dan 5 medal emas. Artinya total poin awal kami adalah 100. (Note: 20*1\= 20, 6*5\= 30, 5*10\= 50, 20+30+50\=100!!) Setelahnya, kami diperbolehkan kembali untuk memberitahukan Zona yang kami dapatkan nantinya. Saat aku kembali ketempat yang lainnya, aku melihat Chloe dan Blanca tengah melindungi Sally. Aku pun segera berlari kearah mereka.
"Apa yang kalian lakukan padanya, huh!?" tanyaku.
"Ah, tidak ada! Aku hanya memberitahu mereka betapa tidak bergunanya gadis itu! Dia hanya bisa menggunakan sihir support dan tidak bisa menggunakan sihir serangan sama sekali!" jelas seorang pria Vampire pada kami.
"Lalu? Hanya itu saja yang ingin kau sampaikan? Raymond von Bell?" tanya Chloe.
"Kenapa? Bukankah itu memang kebenarannya, Sally!?" teriak Raymond.
"Fuuee!! I-itu benar," jelas Sally.
Mendengar itu, membuat sebuah ide terlintas di benakku dan aku pun menyunggingkan sebuah senyuman.
"Hee~ Begitu yah~"
"Ellen? Apa kau percaya dengan perkataannya?" tanya Chloe.
"Tapi, apa aku harus mengeluarkan Sally dari party? Aku rasa tidak!" lanjutku.
"Bukankah kau sudah tahu kalau dia tidak berguna? Kenapa tidak kau keluarkan saja dia!" balas salah satu anggota Raymond.
"Hmm? Kenapa aku harus melakukannya? Ah! Aku mengerti sekarang! Kalian ingin aku mengeluarkan Sally dari party, sehingga kami kekurangan anggota dan tidak bisa mengikuti acara ini yah!" terangku berteriak, membuat beberapa perhatian orang-orang kepada kami.
Gregory dan Yue mencoba untuk menghentikan kami, tapi ditahan oleh Guru Gale dan Guru Ramiris yang sepertinya menjelaskan sesuatu pada mereka.
"Begitu rupanya, ruu~ Jika kami tidak bisa ikut acara ini, kami tidak akan mendapatkan hadiah utama, ruu~" sahut Blanca.
"Benar sekali, Blanca! Intinya adalah, mereka mengetahui kemampuan aku dan juga Chloe. Kemudian mewaspadai kami dan membuat kita tidak bisa mengikuti acara ini akibat kekurangan orang. Sekaligus membuat kita tidak bisa mendapatkan hadiah utama yaitu, peralatan buatan Guru Berg yang merupakan Blacksmith terbaik," jelasku.
"Apa-apaan itu! Seolah-olah kalian yakin memenangkan acara ini!" ungkap Raymond.
"Yang mengatakannya adalah kalian dan bukan kami. Kami sama sekali tidak memiliki kepercayaan tinggi seperti itu! Malahan sepertinya kalianlah yang meremehkan semua peserta acara ini!" terang Chloe.
Raymond berdecak kesal, lalu salah satu rekannya membisikkan sesuatu yang membuatnya mundur.
"Kali ini aku akan membiarkan kalian! Tapi jika kita bertemu nanti, aku akan habisi kalian!!" ucap Raymond.
"Kami menantikannya lho!" sahutku.
"Aw!!"
__ADS_1
Aku mengerang pelan saat Chloe menyentil keningku. Sepertinya dia marah dengan apa yang aku lakukan tadi.
"Aku tahu niatmu baik, tapi caramu salah! Lihatlah, Sally menjadi menangis!" jelas Chloe.
"Minta maaflah segera!" lanjutnya.
"Ugh.. maafkan aku Sally!" ucapku merasa bersalah.
"Tidak apa-apa, lagipula aku menangis karena senang. Ellen telah melindungi ku dari pria itu, terimakasih," balas Sally.
Kami pun tersenyum satu sama lain dan mengakhiri pertikaian ini. Lalu aku menjelaskan apa saja yang aku dapatkan sebelumnya pada mereka.
"Hmm, Zona G, Area 4 yah? Itu berarti lokasi kita ada didalam hutan. Ada kemungkinan kita bisa bertemu dengan Party lain nantinya," jelas Chloe.
"Jika itu terjadi, kita akan menggunakan formasi satu dua bukan?" tanya Blanca.
"Anu.. formasi satu dua itu mungkinkah satu Warrior dan dua Archer?" sahut Sally.
"Wah, kamu tahu banyak yah! Itu benar, Chloe akan melindungi kami sekaligus menjadi pengalih perhatian. Lalu aku dan Blanca akan membidik mereka dengan panah. Jika ada kesempatan, aku ingin menggunakan sihir, tapi kita tidak bisa menggunakannya karena berada didalam hutan," terangku.
"Namun, bukankah kamu bisa menggunakan sihir angin, air dan tanah? Ruu~" tanya Blanca.
"Blanca, kau tahu seberapa kuat sihirnya bukan? Akan sangat buruk jika kita didiskualifikasi karena kekacauan yang dibuat olehnya. Kita berada di daerah yang tidak menguntungkan. Jika itu Padang Rumput, mungkin tidak masalah!" jawab Chloe.
"A-anu, aku mungkin bisa mengembalikan semuanya seperti semula! Dengan menggunakan Time Magic yang aku punya," ucap Sally.
"Time Magic!!?" sahut kami bersamaan.
"Fuueee~ Apa itu aneh?" tanya Sally.
Kami bertiga segera mengadakan rapat darurat bertiga dan saling membisikkan sesuatu. Saat sudah selesai, kami pun menanyakan beberapa hal pada Sally dan dia menjelaskan semuanya pada kami.
***
"Baiklah! Kalian sudah siap bukan?" tanya Gregory.
"Kalau begitu kita akan mulai mentransfer kalian! Lilith! Mohon bantuannya yah!" lanjut Gregory.
"Ya ampun, menggunakan ku untuk mengirim mereka. Kamu benar-benar menjadikanku seorang kurir yah, Gregory!" balas Guru Lilith.
"Hahaha, apa boleh buat bukan? Tidak ada yang bisa melakukannya selain dirimu!" sahut Gregory.
Guru Lilith lalu menghela nafas dan mulai melakukan teleportasi pada kami semua. Jadi dengan ini, acara 5 tahunan Floura Academy dan Kalzaream Academy, resmi dimulai!!
***
Jika ada typo atau kesalahan kata, segera beritahu yah! Dukung terus Author dengan Like, Vote dan Rate kalian!
__ADS_1