My Reincarnation Is Demon Lord? Wait, Are You Serious?

My Reincarnation Is Demon Lord? Wait, Are You Serious?
Kembali ke Frest, serta guru baru?


__ADS_3

"Melindungi mereka beserta keluarga mereka saat itu sangat sulit! Semua ini disebabkan oleh seseorang yang menjadi teror bagi seluruh dunia!" ucap Kaixa menyindir Vergille.


"Cih, terus saja salahkan aku! Lagipula aku tidak punya pilihan lain saat itu tahu!" balas Vergille.


Kalau tidak salah keluarga Vergille dibunuh oleh seluruh Ras yang ada dengan cara mengkhianati mereka saat Ras Manusia mengundang berbagai Ras untuk melakukan gencatan senjata dan kebetulan saat itu pemimpin Ras Demon adalah ayahnya.


"Aku rasa Paman Vergille telah mengambil keputusan yang tepat. Jika sesuatu terjadi pada Keluargaku, aku juga akan melakukan hal yang sama dengannya!"


"Berisik!"


Aku tersentak seketika saat Vergille membentak ku, lalu Stella memberitahukannya padaku kalau Vergille sedikit sensitif dengan masa lalunya. Aku segera meminta maaf karena menyinggung dirinya.


"Cih, lupakan saja! Sekarang ada yang lebih penting dari itu. Apa tujuanmu setelah menjadi Raja Iblis?"


Semua orang disana menatapku dengan serius, aku bisa merasakan ketegangan yang luar biasa ini.


"Aku.. tidak tahu," lirihku.


"Mungkin Paman Kruelga sudah tahu hal ini. Tapi aku ingin melihat dunia ini dengan mataku sendiri. Setelahnya, baru aku akan memutuskan untuk menjadi Raja Iblis atau tidak."


"Aku harap kamu tidak menolak takdir yang kamu miliki, Elena!" peringat Felix padaku.


"Jika kamu menolak takdir, maka takdir akan mengambil segalanya darimu. Sosok yang mengaku Dewa, mereka jauh lebih buruk dari kami para Manusia. Mereka sangat terhibur dengan peperangan yang dilakukan oleh kami. Mereka adalah musuh sebenarnya bagi Dunia Rahtel ini! Karena itulah, jangan ragu untuk datang ketempat kami nanti, Elena. Jika hatimu mengalami keraguan, ingatlah bukan kamu saja yang menanggung beban itu. Kami semua ada disisi dirimu," lanjutnya.


"Terimakasih, aku akan melakukannya jika memang itu terjadi. Paman Felix!"


Aku menundukkan diriku sebagai rasa terimakasih. Kemudian secara perlahan tubuhku seperti akan menghilang.


"Oh, sudah waktunya kah? Sayang sekali, padahal kami masih ingin bicara lebih banyak denganmu," ucap Kaixa.


"Kamu tidak perlu takut, kesadaranmu akan kembali ke tubuhmu sendiri. Intinya, jangan mengecewakan kami!" tambah Durandal.


"Kalau begitu, terimakasih karena mengundangku kemari! Aku akan menanti undangan kalian berikutnya!"


Akhirnya kesadaran yang aku miliki kembali, kemudian saat aku sudah membuka mata, Vishnal sudah ada di dekatku dan tengah mencoba untuk membangunkan diriku.


"Nona Ellen, bangunlah! Sudah waktunya bersiap untuk kembali!"


"Oh, selamat pagi, Vishnal!"


"Selamat pagi, Nona Ellen. Kelihatannya tidur anda cukup nyenyak, apa anda bermimpi indah?"

__ADS_1


"Yah, mungkin bisa dibilang begitu, haha."


Aku tertawa hambar, mengingat yang ku alami itu bukanlah mimpi. Apa tidak masalah aku menceritakan ini pada keluargaku? Yah, lagipula Kaixa tidak menyuruhku untuk tutup mulut. Mungkin aku akan ceritakan pada mereka saja, saat diperjalanan pulang ke Frest.


***


"Eh!? Kamu bertemu dengan Demon Lord terdahulu?" ucap Kak Sarah dengan terkejut.


Ekspresi mereka semuanya sangat bagus! Tapi tidak dengan ayah, dia terlihat tidak terkejut sama sekali. Sesuai dengan rencana, aku memberitahukan hal ini pada mereka saat diperjalanan pulang.


"Yah, lebih tepatnya Kakek Kaixa yang mengundangku sih," balasku dengan tersenyum.


"Enaknya~ Aku juga ingin bertemu dengan mereka juga!" sahut Kak Sarah.


"Tetapi kelihatannya Ayahanda tidak terlalu terkejut dengan ini. Apa Ayahanda tahu ini akan terjadi?" tanya Kak Rena penasaran.


"Ya, bisa dibilang begitu. Paman kalian, Kruelga. Dia pernah menceritakan hal yang sama kepadaku. Dia bilang kalau dirinya diundang oleh Origins of Demon Lord, Kaixa. Itulah yang membuat diriku tidak terlalu terkejut," jelas Ayah.


Hmm, pantas saja dia tidak memperlihatkan ekspresi keterkejutannya sama sekali. Kami lalu mengobrol beberapa hal, terutama tentang kehidupanku sebelumnya. Tentu saja aku hanya menceritakan hal yang menyenangkan saja, yang tidak menyenangkan biar aku saja yang menyimpannya.


***


"Wahai api, hujani lawanku dan bakarlah mereka! Rain of Fire!!"


Puluhan lingkaran sihir merah muncul di atasku dan mulai menghujani Vishnal yang tengah membantuku berlatih. Dia menghindari semua itu dengan mudah, perlahan dia juga mulai mendekat ke arahku. Tentu saja aku tidak akan biarkan dia berhasil menyerang ku.


"Wahai api, bentuklah bola! Firebolt!!"


Sebuah bola api berwarna biru segera kulepaskan kearahnya untuk menjaga jarak, tapi Vishnal dengan mudah menebasnya menggunakan pedang ditangannya.


"Hmm, api biru Nona semakin kuat! Tapi Nona tidak lupa bukan, kalau Skill Sword Master memiliki tehnik yang bisa membelah sihir?"


Aku berdecak kesal saat mengingatnya, dengan segera aku melompat mundur untuk menjaga jarak dan menggunakan sihir tanahku.


"Wahai tanah, tahanlah lawanku! Rock Prison!!"


Tanah yang dipijak oleh Vishnal segera menjulang ke atas dan mengurungnya. Aku segera mempersiapkan sihir lain, karena aku yakin dia bisa menghancurkannya dengan mudah.


Benar saja, Vishnal berhasil menghancurkannya dengan mudah menggunakan dua pedang ditangannya.


"Nona Ellen, saya harap anda mengerti kalau semua itu percu--"

__ADS_1


Vishnal gagal menyelesaikan kalimatnya saat aku menggunakan 4 elemen bersamaan dan menciptakan tombak dengan elemen yang berbeda-beda. Aku lalu tersenyum melihat ekspresi Vishnal yang terkejut.


"Mau menyerah?" tanyaku.


"Hahaha, itu ide yang bagus. Tapi saya tidak akan melakukannya," jawabnya.


"Oke, kalau kamu memintanya! Elemental Javelin!!"


Ribuan tombak api, air, angin dan tanah segera melesat kearah Vishnal. Dia tidak bergeming sama sekali, tetapi sebuah aura berwarna biru menyelimuti dirinya. Tidak salah lagi, itu adalah Sword Dance, salah satu tehnik yang ada di Skill Sword Master. Vishnal menebas Elemental Javelin tersebut tanpa ragu, lalu saat tinggal sedikit, aku mulai merapal sihir original yang aku miliki.


"Wahai api, air, tanah, angin! Bentuklah tombak dengan unsur kalian! Bakarlah! Tusuklah! Hunuslah! Rainbow Javelin!!"


Sebuah tombak raksasa dengan berbagai warna muncul di depanku. Aku lalu melepaskannya kearah Vishnal yang masih sibuk dengan Elemental Javelin.


"Percuma saja, Nona! Lindungilah aku dari sihir! Aegis!!"


Sebuah Barrier melindungi Vishnal dari Elemental Javelin, dia lalu menyatukan dua gagang pedangnya dan membentuk sebuah busur. Kemudian dengan cepat memasang benang diujung kedua bilah pedangnya dan mengeluarkan sebuah anak panah dari lengan bajunya yang panjang. Vishnal lalu mulai membidik dan melepaskan anak panahnya yang telah diberikan sihir.


Keduanya beradu antara anak panah dan juga Rainbow Javelin milikku. Tetapi sayangnya, Rainbow Javelin milikku hancur oleh anak panah Vishnal. Aku panik dan segera membuat dinding tanah berlapis-lapis untuk menahan hantaman anak panah tersebut. Tapi ternyata percuma, aku terhempas kebelakang dan dinding tanah yang ku ciptakan hancur tak bersisa.


Vishnal lalu berlari menghampiri diriku dengan rasa khawatir.


"Nona Ellen! Apa anda baik-baik saja? Maafkan saya, sepertinya saya sedikit berlebihan!"


"Ah, tidak apa. Ini salahku karena memintamu untuk tidak menahan diri," ucapku.


"Tetapi tetap saja.."


Aku lalu berdiri dan Vishnal membersihkan pakaianku yang kotor. Kemudian aku mengucapkan terimakasih. Lalu terdengar tepuk tangan yang membuatku mencari sumber suaranya.


"Yah, luar biasa sekali ternyata! Siapa sangka anda bisa menciptakan sihir original di usia 5 tahun! Seperti yang diharapkan dari Raja Iblis Selanjutnya!" ucap seorang gadis dengan tinggi yang hampir setara denganku. Namun ada satu perbedaan denganku, dadanya cukup besar!!


"Etto.. siapa ya?" tanyaku dengan memiringkan kepala.


"Ahaha, maafkan atas ketidak sopanan ku! Namaku Lilith, Kepala Academy Kalzaream. Aku adalah guru pribadi yang diutus oleh Yang Mulia Kruelga. Salam kenal yah!"


***


Jika ada typo atau kesalahan kata, segera beritahu yah! Dukung terus Author dengan Like, Vote dan Rate kalian!


__ADS_1


__ADS_2