My Reincarnation Is Demon Lord? Wait, Are You Serious?

My Reincarnation Is Demon Lord? Wait, Are You Serious?
Hundred Page


__ADS_3

"Baiklah! Malam ini kita akan disajikan Duel-Duel yang super keren! Super sengit! Super spektakuler!" sambut pembawa acara sekaligus komentator di Arena.


"Wooo!!" sahut para penonton dengan penuh antusias.


"Kalau begitu, bagaimana kalau aku memberitahu kalian, siapa saja yang berduel hari ini!" ucap pembawa acara.


"Pada Duel pertama di malam hari ini, ada Duel Super Keren dari Hundred Page Rank 97 dan Hundred Page Rank 82! Mereka adalah Princess of Rose, Juliet von Moscow! Dengan lawannya yaitu Blazing Swordman, North von Zerus!" ungkap pembawa acara yang lagi-lagi berhasil menarik minat para penonton.


"Kemudian disambung oleh Duel Super Hebat dari Duo Hundred Page Rank 75 melawan Duo Hundred Page Rank 50! Nightmare Sister's, Iris von Bell dan Celine von Bell! Melawan Deadrouge, Groza von Zerus dan Albert von Zerus!!" lanjutnya dan membuat para penonton tidak sabar untuk melihat Duel antara Duo tersebut.


"Terakhir, kita mendapatkan Duel yang sangat spektakuler! Mereka berdua memiliki prestasi yang cukup banyak dan mungkin akan sangat dinantikan oleh kalian semua! Tak terkalahkan semenjak Duel Resmi pertamanya, berhasil mendapatkan Rank D Adventurer di tahun pertamanya! Hundred Page Rank 42, Unbreakable, Chloe von Cellestya!! Sedangkan lawannya, berhasil menghentikan penculikan 7 tahun yang lalu, mendapatkan Rank 2 dalam Ujian Masuk, berhasil menghentikan kekacauan 2 tahun yang lalu, mencapai Rank Master di Ilmu Pengetahuan Sihir dalam waktu 1 tahun, Hundred Page Rank 32, Rainbow Wizard, Elena von Callista!!"


"Aku tidak sabar menantikan pertarungan itu!!"


"Aku yakin, Unbreakable akan menang kembali dan mengalahkan Rainbow Wizard tersebut!"


"Belum tentu! Bisa saja kemenangan beruntun milik Unbreakable akan berakhir disini!"


"Siapapun yang menang, aku tidak peduli! Bagiku yang terpenting adalah, menonton Duel menarik tersebut!"


Aku hanya bisa menggelengkan kepala saja diruang tunggu peserta, ketika mendengarkan celotehan para penonton. Aku lalu menyiapkan beberapa perlengkapan yang akan membantu dalam Duel, seperti pedang, busur, anak-anak panah, serta sebuah jubah.


STATUS


NAME: Dead Mantis Scimitar


TYPE: Power/Speed


DUR: 982


EFFECT: Membuat pengguna menjadi lebih ringan dan lincah saat mengayunkan pedang ini.


STATUS


NAME: Falchion Bow


TYPE: Range/Light (Note: Light disini artinya Ringan dan bukan Cahaya!)

__ADS_1


DUR: 889


EFFECT: Dapat membuat panah melalui Mana sang pengguna.


STATUS


NAME: Featheing Arrow


TYPE: Burst/Range


DUR: 1


EFFECT: Tepat setelah dilepaskan panah akan menghilang saat mengenai target, bisa dilapisi Mana pengguna.


STATUS


NAME: Wanderer Robe


TYPE: Regen/Light


EFFECT: Dapat memulihkan kondisi pengguna secara berkala dengan syarat tidak diserang selama 10 detik. Dapat menahan serangan fisik maupun sihir dengan tingkat menengah.


Semua ini aku dapatkan dari Hazel dan Geld yang mengambil Materi Minat Ilmu Kehidupan dengan kelas Blacksmith. Sepertinya keluarga mereka merupakan keluarga pandai besi dan karena itulah, untuk mempromosikan produk mereka, aku diberikan perlengkapan ini.


Dalam Duel Resmi, terdapat 3 jenis Duel yaitu Solo, Duo dan Party. Untuk Party sendiri, berisikan 4 orang dan mengandalkan kerjasama tim. Tanpa hal tersebut, mereka akan dikalahkan dengan mudah oleh tim lain.


Selain itu, alasanku tidak mendaftar Duo atau Party adalah karena peraturan yang membolehkan setiap murid mengambil satu jenis Duel saja. Itulah penyebabnya, Gelar Iris dan Cell hanya satu saja dan hanya dimiliki oleh mereka berdua.


Sembari menunggu, aku melihat Duel Resmi lain. Seperti saat ini, aku tengah menyaksikan Duel antara Juliet dan North. Juliet sendiri menggunakan cambuk berduri sebagai senjata, sedangkan lawannya yaitu North menggunakan sebuah pedang yang terlihat merah membara.


Pertarungan pun dimulai dengan Juliet yang mengaktifkan sihir original miliknya, Rose Gardenia. Bunga-bunga mawar mulai tumbuh disekitar tempatnya berdiri. Tak berhenti disitu, Juliet mengayunkan cambuknya kearah North, membuat pria tersebut terpaksa harus menghindarinya. Itu karena dia sudah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.


Benar saja, sebuah bunga mawar raksasa mulai tumbuh dan melepaskan duri-duri tajamnya pada North. North mengayunkan pedangnya dengan cepat dan membakar semua duri tersebut. Dia juga segera melesat dan memotong mawar raksasa tersebut dan membuatnya terbakar menjadi abu.


Juliet yang melihatnya tetap tenang sembari mengawasi, walaupun dia terlihat agak kesal saat bunga miliknya dibakar seperti itu. Juliet mengayunkan cambuknya sekali lagi, tapi secara horizontal.


Menyadari serangan datang, North merapal Fire Wall untuk melindunginya. Namun cambuk milik Juliet tidak terbakar sama sekali saat mengenainya, malahan North terdorong kearah samping dibuatnya.

__ADS_1


Juliet terus menyerang tanpa henti dengan cambuknya, membuat North dengan terpaksa masuk mode bertahan untuk mencari celah. Hal ini terus berlanjut hingga lima menit lamanya, sebelum akhirnya North melakukan perlawanan balik dengan mengorbankan pedang miliknya yang direbut paksa oleh Juliet menggunakan cambuknya.


North menciptakan ribuan bola api berukuran sedang dan melepaskannya kearah Juliet. Sedangkan Juliet, dia segera menciptakan dinding bunga mawar untuk menahannya. Kemudian ditengah kesibukan tersebut, North maju tanpa pikir panjang dan menyiapkan tinju yang dilapisi api.


Merasa penggunanya terancam, bunga-bunga mawar disekitarnya melepaskan tembakan duri-duri, tepat saat North memasuki Rose Gardenia. North tidak memperdulikannya dan terus berlari, karena setiap kali ada duri yang menyerangnya, duri tersebut akan hangus terbakar tanpa sisa. Sepertinya itu adalah sihir original miliknya, Warmer Body.


North memukul dinding bunga tersebut tanpa henti, tapi bunga-bunga tersebut memiliki regenerasi super cepat setiap kali terbakar. Tidak lama setelahnya, sebuah cambuk melilit tangan kiri miliknya dengan erat, membuat North menghentikan aktivitasnya. Dia lalu menarik dengan kuat lengan kirinya, hingga membuat Juliet keluar dari pelindungnya.


Tangan North menggenggam erat cambuk Juliet dan menarik cambuk tersebut, membuat Juliet terbang menuju kearahnya. Wajah mereka masing-masing terlihat seperti menunggu waktu seperti ini dan melancarkan serangan secara bersamaan.


Boom


Ledakan terjadi akibat Mana milik mereka bertabrakan melalui tangan mereka, membuat debu bertebaran disana. Bahkan semua orang yang menonton kebingungan karena suara sistem belum terdengar sama sekali, mereka berpikir kalau mungkin Duel belum berakhir. Tapi apa yang terjadi berikutnya benar-benar membuat mereka terkejut.


Keduanya dalam posisi yang tidak menguntungkan. North tengah dililit oleh beberapa bunga mawar, walau dengan Warmer Body pun bunga-bunga tersebut terus tumbuh kembali saat terbakar. Begitupun dengan Juliet, setengah bajunya terbakar, hingga dia terpaksa menggunakan sihir mawar miliknya untuk menutupi beberapa bagian tubuhnya. Jika ingin dikatakan, saat ini dia terlihat erotis bagiku. Bukan berarti aku punya kelainan menyukai sejenis lho yah!


Juliet berjalan mendekat dengan niat mengakhirinya, tapi belum sempat mengayunkan cambuknya, sebuah lingkaran sihir muncul dibawah kakinya dan menciptakan Flame Tower. Aku rasa itu perbuatan North, karena saat Juliet terkejut, aku melihatnya tersenyum. Lalu Duel pun berakhir dengan kemenangan North.


***


Duel berikutnya adalah Duo Iris dan Cell, sudah jelas aku akan mendukung mereka bukan?


Mereka menggunakan pakaian yang sama dengan warna ungu gelap, di kesepuluh jari mereka, terdapat cincin dengan warna yang berbeda-beda. Iris dan Cell berjalan dengan tenang tanpa rasa takut sama sekali, padahal lawan mereka adalah 25 Rank lebih tinggi dari mereka.


Sepertinya ini akan menjadi Duel sihir, mengingat keluarga Zerus rata-rata adalah seorang penyihir berbakat, kecuali satu orang. Groza dan Albert juga telah memasuki Arena dan bersiap untuk Duel mereka. Lalu Duel pun dimulai.


Sesuai dugaanku, Duel kali ini menggunakan sihir. Dapat terlihat dari mereka yang saling menyerang dengan sihir dari jarak jauh. Hanya saja, Iris yang menghadapi sihir kedua lawannya tersebut. Dia terlihat tengah menjaga Cell yang mencoba merapal sihir original miliknya. Aku benar-benar kagum melihatnya bisa menangani kedua pria tersebut.


Tanpa sadar, Duel sudah berjalan selama 10 menit dan belum ada tanda-tanda kalau Cell menyelesaikan rapalannya. Juga Iris terlihat tidak kelelahan sama sekali, berbanding terbalik dengan lawan mereka yang sudah mulai kelelahan dan hampir kehabisan Mana.


Tapi tidak lama setelahnya, Mana mengalir dengan deras menuju satu titik dimana Cell tengah mengangkat kedua tangannya. Sebuah bola energi berwarna ungu pekat perlahan-lahan membesar dan terus membesar. Terlihat wajah ketakutan dari kedua lawannya tersebut. Cell lalu melempar bola energi ditangannya dan mengakhiri Duel dengan hilangnya kesadaran kedua lawan mereka.


***


Jika ada typo atau kesalahan kata, segera beritahu yah! Dukung terus Author dengan Like, Vote dan Rate kalian!


__ADS_1


__ADS_2