
Nadine dan Christian sudah tiba di gedung olahraga.
Di tempat inilah, perhelatan kompetisi basket 3x3 antar klub profesional akan digelar.
"Mau duduk di sebelah mana, Nad?" Tanya Christian yang masih celingukan mencari tempat duduk yang strategis.
Nadine ikut celingukan.
"Itu Audy!" Nadine menunjuk ke sisi sebelah kanan dari court basket. Audy terlihat sudah duduk manis bersama sang pacar di bangku penonton barisan ketiga.
Christian segera melihat ke arah yang ditunjuk oleh Nadine.
"Yaudah, kita gabung sama Audy dan Justin aja," ajak Christian seraya menarik lengan Nadine.
Dua remaja tersebut segera menuju ke arah tempat duduk Audy dan Justin.
"Ciyee! Yang sekarang gandengan kemana-mana," ledek Audy saat melihat Christian yang masih menggandeng lengan Nadine.
"Iya digandeng biar gak ilang," sahut Nadine seraya melepaskan tangan Christian dari lengannya.
Nadine dan Christian duduk di bangku kosong yang ada di barisan di depan Audy dan Justin.
"Kalian sudah lama?" tanya Christian berbasa-basi pada pasangan remaja di belakangnya tersebut.
"Lumayan lah, tadi kita datang pas masih sepi," jawab Justin seraya terkekeh.
"Asyik dong, bisa pacaran dulu," timpal Nadine yang ikut terkekeh.
"Iri, ya?" Bisik Audy pada Nadine.
"Gak lah! Aku juga bisa kalo cuma mesra-mesraan atau berduaan," sahut Nadine cepat dengan nada yang sedikit kesal.
__ADS_1
"Sama Chris?" Tebak Audy yang kini tergelak.
"Sama pacar aku lah," ucap Nadine cepat.
"Pacar kamu kan Chris," timpal Audy sok tahu.
"Gak ada! Kita berdua belum jadian kok." Sahut Nadine keceplosan.
Gadis itu sontak menutup mulutnya sendiri dan sedikit salah tingkah.
"Uups!" Nadine menangkupkan kedua tangganya untuk menutupi wajahnya karena malu.
"Belum jadian. Hmmm! Berarti bentar lagi jadian, dong?" Kelakar Audy yang langsung disambut gelak tawa dari Justin dan Christian.
"Doain aja, ya!" Timpal Christian cepat.
"Chris!" Cicit Nadine seraya memukul bahu pemuda tersebut.
"Udahlah!" Nadine mencebik dan segera mengalihkan pandangannya ke atas court.
Para pemain sudah mulai memasuki lapangan. Kini mereka melakukan sedang pemanasan.
"Coach Dion hadir juga?" Tanya Christian celingukan.
"Iya, itu disana," Nadine menunjuk ke arah bench pemain dari tim Putra Garuda. Terlihat papa Dion yang duduk di barisan belakang bench pemain tersebut bersama beberapa orang dari tim official.
Peluit panjang tanda dimulainya pertandingan sudah berbunyi. Para pemain yang ada di atas court segera menampilkan performa terbaik mereka.
Sorak - sorai dari penonton membuat suasana di dalam gedung semakin riuh. Para penonton tak berhenti meneriakkan yel-yel untuk membakar semangat para pemain.
Sebenarnya ini hanyalah babak kualifikasi. Namun karena yang bertanding hari ini adalah dua tim 3x3 dari klub elite, maka banyak penonton yang antusias untuk menyaksikan.
__ADS_1
Quarter pertama berakhir dengan cepat. Untuk sementara tim Putra Garuda unggul, meskipun selisih skor hanya terpaut tipis.
Para pemain sedang turun minum ke bench masing-masing seraya mendengarkan arahan dari pelatih.
"Nathan terlihat tenang di penampilannya kali ini," puji Christian yang masih belum mengalihkan tatapan matanya dari atas court.
"Dia sudah banyak belajar tentang pengendalian emosi di atas court. Papa selalu mengingatkan Nathan agar tidak membawa-bawa masalah apapun ke atas court," ujar Nadine seolah menjelaskan pada Christian.
"Aku kira Nathan juga sudah banyak mengambil pelajaran, saat pertandingan final melawan tim sekolah kita waktu itu," imbuh Nadine lagi seraya terkekeh.
Christian ikut terkekeh.
"Aku selalu salut dengan semangat Nathan yang selalu pantang menyerah dan cepat belajar," puji Christian sekali lagi.
"Ya. Tapi tetap saja, Nathan itu nyebelin kalo di luar court," timpal Nadine seraya berdecak berulang kali.
Christian tergelak.
"Kalian selalu saja berseteru," ujar Christian yang masih belum berhenti tergelak.
Quarter kedua sudah dimulai. Para pemain kini sudah mulai memasuki court.
Nadine dan Christian kembali berkonsentrasi untuk menyaksikan pertandingan seru hari ini.
.
.
.
Terima kasih yang sudah mampir hari ini.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, dan vote 🏀