
"inikah kekuatan yang kamu andalkan untuk melawanku.? Terlalu lemah..!!” ujarnya dengan suara remeh. Tentusaja ucapan itu cukup membuat Lira terprovokasi. Tanpa menunggu lagi, ia mulai menyerang jelita. Tentu saja, jelita dapat menghawalau serangan itu dengan mudah.
“ayo keluarkan semua kemampuan mu adik, kalau hanya seperti itu, tanpa melawanmu pun, aku akan menang.” Ucapnya sambil membuat lelucon untuk Lira. Melihat hal itu, tentu saja lira semakin murka.
“dasar ******, jangan hanya menghindar. Lawan aku.” Teriaknya. Sementara jendral Richard dan keluarganya menjadi cemas akan hal itu. walaupun mereka sudah melihat kemampua jelita, namun tetap saja mereka masih menghawatirkannya.
****
Dimalam yang sunyi, tampak seorang gadis yang sedang duduk manis diatas genteng, ia sedang termenung melihat langit malam dan bintang yang bertaburan. Ia sedang memikirkan nasibnya di dunia ini, dan saudarinya. Ia berpikir. Entah bagaimana ia bisa keluar dari dunia asing ini. Namun di sisi lain, ia sangat nyaman memiliki keluarga yang mencintainya, walaupun ia bukan jelita yang asli.
Karna ia asik melamun, ia tidak menyadari tentang kehadiran seseorang di sampingnya.
“apa yang kamu lamunkan, sampai kamu tidak menyadari kehadiranku.” Bunyi suara datar itu. jelita terkejut dan langsung melihat ke sumber suara. jelita berdiri.
“siapa kamu ?” Tanya jelita dengan suara tegasnnya.
“apa kau tidak mengenaliku, istriku ?” jawab pemuda itu di balik topengnya.
“katakan saja, siapa anda tuan. Dan apa maksudmu dengan istriku ?. Kapan aku jadi istrmu ?” Tanya nya lagi. Pemuda itu tersenyum.
“kau melupakanku, padahal aku sangat berharap kau mengenaliku dengan cepat….” Ucapnya sambil memanyunkan bibirnya.
( apa-apaan bibir itu, mau sok imut di depanku, heh jangan harap aku terpedaya. Mimpi saja sana.) batin jelita.
__ADS_1
“tertarik dengan bibirku sayang, kamu mau mencobanya..?” ucap lelaki itu, sukses membuat jelita membulatkan matanya.
“apa-apaan pikiran mu itu, dasar tidak masuk akal..” gerutu jelita.
“hais… baiklah, aku minta maaf. Aku tidak akan menggoda mu lagi. Tapi benarkah kau tidak mengenaliku ?” Tanya nya lagi pada jelita. Jelita menggelengkan kepalanya. Lelaki itu menyentil kepala jelita.
“kau belum tua tapi sudah jadi pelupa..” ucapnya sambil menyentil dahi jelita.
“auwwwcchhhh…… sakit dodol..!!” seru jelita sambil mengusap dahinya.
“dodol….? Apa itu..?” Tanya nya dengan bingung.
“tauk ah…!! mikir aja sendiri...!!” Ucap jelita acuh. “jadi…? Siapa kamu.?” Tanya jelita lagi.
“aku adalah calon suami mu, kaisar vikram dari kekaisaran awan.” Ucapnya dengan penuh semagat.
“kau mau apa.?” Ucapnya sambil mengedip-edipkan matanya. Dan itu membuat kaisar vikram menjadi gemas terhadap jelita. Kaisar vikram merangkul pinggang jelita dan mengikis jarak diantara mereka. Pandangan mereka saling bertemu.
“kau…_” ucapannya terpotong, karna bibir kaisar vikram sudah lebih dulu mendarat dan membungkam bibirnya. Mata jelita melotot tak percaya. Ia merasakan degup jantungnya tak menentu, darahnya mulai bergejolak dan pipinya semakin memerah dan panas. Ia buru-buru melepaskan tautan bibir mereka itu.
“YAAAA….. kurang ajar sekali kau kaisar mesum. Berani sekali kau menciumku seperti itu.” ucapnya dengan pipi yang sudah memerah seperti tomat. Kaisar vikram tersenyum.
“tapi kau juga menikmatinya kan.” Ucapnya dengan menggoda.
__ADS_1
“kau…” jujur saja, jelita juga menikmati bibir lembut itu, apa lagi ini adalah kesan pertamanya dalam berciuman. Ada perasaan aneh dalam dirinya, seolah-olah ia merinding dan darahnya mulai bergejolak. ( minta aja lagi je… kan sayang, mumpung barang bagus,,, hehehe…)
“katakan, apa yang kau fikirkan sampai kau tak menyadari kehadiranku.” Tanya vikram lagi.
“bodoh amat lah..” ucap jelita dan langsung meninggalkan kaisar vikram sendiri.
“YAA, SAYANG… AKU DATANG MAU KENCAN SAMA KAMU, KAMUNYA MALAH PERGI NINGGALIN AKU. TAPI TENANG SAJA. BESOK AKU AKAN MELAMAR KAMU LANGSUNG DI HADAPAN ORANG TUAMU.” Ucapnya sedikit meninggikn suaranya.
***
Jelita sampai dikediamannya dengan perasaan yang kacau tak menentu. Hatinya masih berbunga-bunga entah kenapa, ia juga tidak tau. Jantung nya pun masih berdetak tak karuan.
“hais… ini hati sama jantung kenapa sih. Kompak sekali bikin orang tidak tenang.” Ujarnya dengan kesal. Ia menginngat kembali moment dimana kaisar vikram menciumnya. Tanpa ia sadari, ia tersenyum sendiri. Ada rasa aneh dalam hatinya, tak lama ia tersadar dari lamunannya.
"is… apa sih… sadar jelita, sadar…” ucapnya sambil menepu-nepuk pipinya. Ia membaringkan tubuhnnya di atas tempat tidurnya, namun ia sama sekali tidak bisa terlelap. Ia hanya membolak balikan tubuhnya saja.
“hais… bikin kesal. Ini lagi jantung bodoh. Kenapa juga terus berdetak, otak juga, kenapa selalu kepikiran yang tadi… haaaa….. lama-lama bisa gila…!!!. Lebih baik aku keruangan dimensi saja, sambil melihat kondisi jelita yang asli.” Ucap jelita. Ia langsung memusatkan pikirannya dan syyuuuuttt. Ia sudah berada di dalam dimensinya.
“ALIO…. I AM COMING….”teriak jelita. Mengagetkan alio yang sedang tidur diatas pohon.
Gubrak….. suara orang terjatuh.
“aduh…. Pantatku sakit…” rengek alio yang terjatuh karna terkejut. Ia mengusap-usap pantatnya yang mencium tanah tanpa ampun.
__ADS_1
***bersambung***
makasih sudah mampir, mohon saran dan kritik yang sifatnya membangun, apa bila cerita tidak nyambung..hehehe 😁😁