
kita cus lagi..😁😁
***
"tentu saja, kamu adalah melia dari dunia yang sangat jauh. Dan orang yang sangat aku cintai....!!”serunya, ia pun melepas pelukannya itu dan mengajak melia untuk duduk.
“kau tidak mara kan saat mereka mengatakan kebenarannya padamu? kau tidak menyakiti keluarga angkat ku kan…?”Tanya melia. Kaisar Vikram tersenyum melihat tingkah melia.
“tentu saja tidak. awalnya aku berpikir, mereka tidak menyadari bahwa itu bukan kamu. Namun ternyata, saudara kembar kamu itu sangat jujur dan menyayangimu, ia juga langsung menceritakan hal ini kepada keluarganya, dan bahkan saat aku kesana pun, mereka tidak menutupi kebenaran tentang kamu. Aku tidak mungkin dong... menyakiti orang yang sudah berkata jujur. Lagian kan, kamu pergi bukan karena mereka, jadi tentu saja aku tidak menyakiti mereka, selain aku menyayangimu, aku juga menghargai yang namanya kejujuran…” ujar kaisar Vikram, dengan berbisik ditelinga melia pas akhir kalimatnya. Jelita pun melongo mendengar penuturan panjang dari kaisar Vikram. ia berpikir, mungkin ia sedang demam.
“panjang amat penjelasannya, lagi demam atau ngigau ya..?” ujar jelita sambil menempelkan punggung tangannya di kepala kaisar Vikram dan merasakan suhu tubuhnya. “tapi kok ngak panas ya..!!” serunya lagi. kaisar Vikram mendelik dan menggenggam tangan Melia dan mengecup nya mesra.
“ngak panas sayang, kamu salah periksa, seharusnya kamu periksa perut aku, soalnya aku lagi ngidam…!!” serunya dengan tampang jenaka sambil meletakkan tangan melia di perutnya.. Melia membulatkan matanya, ia merasakan roti sobek didalam sana..hehehe...
“kamu lagi ngidam…???” Tanyanya dengan mata yang masih membulat.
“iya, aku lagi ngidam. ngidam kamu maksud nya..” ujar kaisar Vikram tersenyum dan mendekat kearah melia.
“dasar otak mesum…ada-ada saja. Hais… baiklah, aku sebenarnya kesini ingin menyampaikan hal itu saja, agar kamu merasa tidak di bohongi dan juga tidak menyalahkan keluarga jendral Richard. Tapi karena kamu sudah mengetahuinya maka urusanku sudah selesai. ”ujar melia. Setelah mengatakan itu, ia pun berbalik akan pergi. Namun tiba-tiba tangan nya ditarik oleh kaisar Vikram sehingga tubuh mereka saling menempel.
“kamu masih ingin meninggalkanku…?” Tanya kaisar Vikram. Melia melihat kaisar Vikram sesaat.
“ya.. aku ingin pergi berpetualang dulu, lagian urusanku sudah selesai. Dan juga tentang pernikahan ten_..” ucapannya terpotong.
“kau masih menjadi calon istriku..” tekan kaisar Vikram. Melia mendesih.
__ADS_1
“loh…kamu kan mengirim dekrit untuk putri jelita keluarga jendral Richard, sementara itu bukan aku kan…??” ujar melia.
“ya… tapi kamu sudah diangkat putri oleh jendral Richard. Dan kapan pun dan walau bagaimana pun akan tetap seperti itu..!.” tekannya.
“huf.. sudahlah, kau sangat keras kepala…” ujar melia pasrah. Melia berusaha mendorong dada bidang itu.
“kau akan kemana lagi, aku akan segera mempercepat pernikahan kita.. jadi, jangan jauh-jauh… dan juga keputusan ku sudah mutlak dan tidak bisa di ganggu gugat.”ujar kaisar Vikram tegas. Melia menatap mata kaisar Vikram, ia melihat kesungguhan dalam hatinya. Setelah itu, Ia mendesah lagi.
“apa kau serius yang mulia..?” Tanya melia. Walaupun ia bersikap dingin, namun tidak bisa di pungkiri bahwa dalam hatinya sudah tumbuh benih-benih cinta untuk sang kaisar.
”tentu saja permaisuri ku…!!” ujar kaisar Vikram.
“mmm baiklah, tapi aku punya syarat untuk menikah denganmu, jika kamu setuju untuk memenuhi syarat itu, maka aku akan menikah denganmu.” Ujar jelita.
“baiklah, syaratnya, aku ingin menjadi satu-satunya wanita dalam hidupmu, kecuali saudara perempuanmu dan ibumu. Jika selain dari mereka, maka jangan harap untuk mendapatkan cintaku. Aku hanya ingin mengatakan itu saja. Jikalau yang lain, aku bisa mengerjakannya sendiri..” ujar melia. Kaisar Vikram pun setuju, karena memang dia tidak menginginkan wanita lain untuk mendampinginya.
“baiklah… aku setuju sayang…” ujar kaisar Vikram. kaisar Vikram pun melepaskan pelukannya.
“kalau begitu, aku pergi dulu. Ah…satu lagi, jangan langsung kan dulu pernikahan. Kamu fokus dulu mengurusi rakyat yang di bagian wilayah selatan, disana banyak terjadi perbudakan dan perampokan serta penindasan terhadap rakyat yang lemah.” Ujar melia memberitahu kaisar Vikram.
“kau tau dari mana istriku…?” ujar kaisar Vikram heran.
“aku mengetahuinya dari salah satu pengawal kepercayaan mu, ia sebanarnya ingin menyampaikan pada mu, namun kamu sepertinya melupakan manfaat dirimu hanya karena cinta. Ingat, kembalilah pada kodratmu sebagai seorang kaisar. Aku tunggu kamu di wilayah selatan. Ingat jangan lama-lama, atau tidak kamu akan ku pecat sebagai calon suamiku....” Ujar melia sambil tersenyum mengancam. Setelah mengatakan hal itu, melia pun pergi menggunakan ilmu teleportasinya.
“hais…aku memang bodoh sampai melalaikan tugas itu, baiklah sayang, aku akan menyusul mu nanti, tunggu aku....” serunya.
__ADS_1
Kaisar Vikram pun mulai mengumpulkan para penasehat istana dan para menterinya, ia membahas mengenai hal itu, setelah sepakat, akhirnya saat itu juga kaisar Vikram berangkat bersama dengan pengawal kepercayaannya, sementara urusan istana, ia kembalikan kepada ayahnya untuk sementara.
“ayah, kembalilah memimpin kekaisaran lagi untuk semetara. Aku akan ke wilayah bagian selatan. Disana banyak terjadi penindasan dan pemberontakan, jadi harus segera di tangani, aku tidak mempercayai para petinggi istana untuk mengurusnya. Aku akan turun tangan sendiri.” Ucap kaisar Vikram pada ayahnya. Kaisar ronal pun mengangguk tanda mengerti, tidak masalah jika kepemimpinan jatuh kembali ketangannya, karena ia juga masih menghawatirkan kondisi rakyatnya.
“baiklah nak… berhati-hatilah di sana. Dan juga, pulang jangan sendiri, bawa serta menantuku..hehe” ujar kaisar Rolan sambil mengedipkan sebelah matanya pada anaknya. Kaisar Vikram melongo melihat tingkah ayahnya.
“heh… ayah sepertinya sangat bersemangat. Dia milikku yah…” ucap kaisar Vikram sengaja, karena melihat permaisuri Rieta di belakang ayahnya. Ia melihat ibunya yang berdecak pinggang mendengar sindiran anaknya pada ayahnya, kaisar Vikram berusaha menahan senyum terbit dari bibirnya. Tiba-tiba, ada yang menarik telinga kaisar Rolan.
“apa maksudnya tadi suamiku..” ujar permaisuri Rieta sambil men jewer telinga kaisar Rolan. Kaisar Rolan pun terkejut dan melihat istrinya.
“ampun istriku, ini tidak seperti yang kamu pikirkan sayang. Anak mu ini sedang menggodaku karena memaksanya mengajak calon menantu kita kalau nanti kembali….” Ujarnya sambil meringis. Sebenarnya jeweran permaisuri rieta tidak terlalu kencang. hanya saja, begitu cara mereka memelihara keharmonisan rumah tangga mereka.
“sudah ya… aku berangkat. Ayah ibu restui dan doakan aku, agar permasalahan itu selesai dengan lancar. Dan juga, ayah dan ibu bisa melanjutkannya di kamar… dadada…” ucap kaisar Vikram dan menghilang dengan cepat sebelum nanti di amuk oleh ayah dan ibunya.
***
Sementara di wilayah selatan yang menjadi titik permasalahan. Ada sepasang saudara yang sedang berusaha untuk melarikan diri dari kejaran para perampok itu, mereka akan di jual sebagai budak. Mereka sebenarnya sedang berada di asrama untuk mengikuti berbagai pelatihan, karena mereka sama sekali tidak bisa berkultivasi. Jadi mereka memilih menjadi seorang alkemis, walaupun sampai sekarang belum ada kemajuan.
Saat mereka sedang di hutan untuk memenuhi Patihan mereka, untuk mencari bahan-bahan herbal, entah bagaimana caranya, mereka di tangkap oleh segerombolan perampok dan di kurung. saudara perempuannya kerap kali di tawar untuk menjadi pelampiasan nafsu binatang mereka. Namun selalu tidak berhasil, karena sang kakak selalu melindunginya walaupun harus mengorbankan nyawanya.
Mereka adalah jerico dan mira, putra putri jendral Richard dari selir Quira. Sifat mereka berbeda dengan ibu dan saudaranya itu, mereka lebih suka berusaha tanpa harus menjatuhkan atau pun menyakiti orang lain. Namun sayangnya mereka tidak cukup kuat untuk menghadapi dunia yang keras ini.
***bersambung***
makasih sudah mampir 🙏🙏
__ADS_1