
"Lalu, Ayah apakah ada masalah atau ada sesuatu sampai ayah menyuruh kami untuk kembali?"tanya Jericho kepada ayahnya.
rayandi pun menganggukkan kepalanya sadar dengan arah pertanyaan sang adik.
"iya yah..? Apa ada yang bisa kami bantu atau ada masalah lain yang membuat Ayah menjadi kewalahan?"timpal rayandi saudara kembar reinal.
saat ini reinal belum datang berkunjung ke kediaman ayahnya. namun ayahnya berfirasat bahwa reinal juga akan datang ke kediaman hari ini bersama dengan keluarganya.
"hehehe.. rupanya anak Ayah ini sudah tidak sabar. Ayah sengaja menyuruh kalian kembali karena ada hal penting yang ingin Ayah sampaikan dan bicarakan kepada kalian berdua" ucap sang jenderal sementara anak-anak yang lain dan kedua istrinya pun hanya mendengarkan.
"Apakah itu Ayah?"tanya Jericho lagi. jenderal Richard sedikit menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"begini anak-anakku, saat Ayah dan kedua ibumu berkunjung ke kekaisaran awan saat hari penyambutan keponakanmu, kaisar Roland dan ayah membicarakan tentang perjodohan kalian dengan kedua Putri kaisar yaitu Putri lili dan Putri Raisa. Ayah hanya menyetujui saja, namun keputusan tetap ada di tangan kalian. jika seandainya kalian setuju menerima perjodohan ini, maka akan Ayah sampaikan kepada sang kaisar. namun jika sebaliknya kalian menolak Ayah juga akan menyampaikannya, kaisar Roland juga tidak memaksakan kehendak, Begitu juga dengan kedua Putri itu."jelas sang jenderal kepada kedua putranya yang belum berkeluarga. Jericho dan Rayyandi pun saling melempar pandangan.
"lalu menurut ayah bagaimana? apakah kedua Putri itu mau menerima kami?"tanya Rayan di kepada ayahnya.
Jericho menganggukkan kepalanya setuju dengan pertanyaan sang kakak. saat mereka menunggu jawaban dari sang ayah tiba-tiba dari luar ada yang berteriak.
"ayah... ibu..."teriaknya dari luar. dari suaranya mereka sudah mengenali bahwa yang datang adalah reinal saudara kembar rayandi.
reinal masuk dengan tergopoh-gopo bersama dengan kedua anaknya dan istrinya yang menyusul dari belakang.
"nenek.. kakek... paman.."teriak saudara kembar itu.
ya.. anak dari reinal adalah sepasang anak kembar. jenderal Richard menyambut kedatangan anak menantu dan cucu-cucunya itu. ia merentangkan kedua tangannya untuk menyambut mereka.
"Oh ternyata kalian sudah besar ini, Kakek sangat merindukan kalian.."ucap jenderal Richard sambil membenamkan kecupan di pipi kedua cucunya itu. setelah itu ia beralih memeluk menantunya dan anaknya.
"Kenapa malam sekali kalian baru sampai?"tanya jenderal Richard kepada putranya reinal.
__ADS_1
"Iya yah, aku harus menyelesaikan urusanku dulu, baru Setelah itu kami berangkat dari rumah"jelasnya.
"kalau begitu kalian pasti lelah, pergilah untuk beristirahat sejenak, tapi kalau mau gabung juga tidak apa-apa.." canda jenderal Richard.
"sayang.. sebaiknya bawa saja anak-anak untuk beristirahat. kamu juga istirahat lah. Aku tahu kamu pasti lelah di perjalanan" ucap reinal kepada sang istri.
istrinya pun langsung mengangguk, Ia pun pamit kepada saudara dan mertuanya. ia membawa kedua anaknya untuk beristirahat di kediaman mereka.
sementara reinal, ia memilih untuk bergabung dengan keluarga yang sangat ia rindukan. menurutnya, kapan lagi mereka akan berkumpul seperti ini, hanya saja formasinya kurang 2 melia dan Mira.
"Ayah sepertinya ada sesuatu yang serius yang sedang kalian bahas?"tanya reinal sang ayah pun tersenyum.
reinal pun mengambil posisi duduknya dekat dengan kedua ibunya. sementara jenderal Richard kembali melanjutkan ucapannya.
"kalian bertanya, Bagaimana menurut ayah ?tentu saja menurut ayah, kedua Putri itu baik bahkan mereka tidak pernah dekat dengan laki-laki manapun. dikarenakan sang kakak, kaisar Vikram adik ipar kalian sangat protektif kepada kedua adiknya."jelas jenderal Richard. reynald mengerutkan keningnya.
"Ayah.. apakah kedua jomblo yang sudah berkarat ini akan dijodohkan ?"tanya reynal kepada ayahnya. ucapannya langsung mendapat sorotan tajam kepada kedua saudaranya itu.
"tentu saja. Kakak merupakan jomblo berkarat. lihat saja kami semuanya sudah memiliki keturunan kecuali kakak dan adik Jericho, menurut Kakak sendiri, apakah itu namanya bukan jomblo berkarat?" timpalnya lagi langsung mengundang gelak tawa dari orang-orang dewasa yang sedang berkumpul itu.
"hais... Kakak ini kalau ngomong seenak jidatnya saja. lagi pula kami akan menikah juga kok??"Bela Jericho.
mereka semua kembali terkekeh lagi. sungguh sebuah kehangatan keluarga yang tidak bisa dibayar dengan harta apapun.
"baiklah baiklah. lalu Bagaimana menurut kalian putra-putra ku. kalau menurut ayah alangkah baiknya kalian segera menikah, lihatlah saudara-saudara kalian yang lain sudah memiliki keluarga."ucap jenderal Richard kepada kedua putranya itu.
"hais... Baiklah yah. rayandi setuju. untuk perempuannya yang mana saja yang mau dengan Rayan. asalkan reinal tidak kembali mengataiku jomblo berkarat. kalau soal cinta itu urusan belakangan saja yah. Aku yakin bahwa cinta itu mudah tumbuh di antara kami"ucap Rayan bijaksana.
"lalu bagaimana denganmu Jericho ?" tanya sang ayah.
__ADS_1
Jericho juga menjawab hal yang sama. Ia setuju dan menerima perjodohan ini. bukan karena mereka adalah seorang putri dari seorang kaisar.
karena memang sudah saatnya mereka mencari kebahagiaan untuk dirinya sendiri. kalau hanya menikah karena mereka adalah keturunan seorang kaisar ? itu akan sangat merepotkan, karena mereka sama sekali tidak menginginkan kedudukan, mereka lebih menginginkan hidup aman dan damai.
semua anak jenderal, menikah bukan dengan para bangsawan, jenderal Richard tahu bahwa menikah dengan para bangsawan banyak hal yang akan menjadi batasan bagi mereka.
karena itu, sang ayah memilih untuk bijak dan tidak memaksa anak-anaknya menikah dengan orang yang tidak mereka cintai.
selain permaisuri Melia, dan mungkin kedua saudaranya Rayan di dan Jericho. selain dari mereka. semua saudara mereka menikah dengan orang yang kelas bawah atau rakyat jelata.
Namun, karena mereka memiliki kasih sayang yang sangat besar pada keluarga mereka, parah anak-anak jenderal ini pun mengangkat derajat pasangan hidup mereka sendiri. dan beruntungnya pasangan yang dipilih oleh anak-anak mereka ini, bukanlah pasangan yang memiliki sifat tinggi hati.
"baiklah kalau kalian sudah setuju. nanti ayah akan membicarakan hal ini lagi kepada kaisar Rolan. dan untuk sementara waktu kalian belum diizinkan untuk kembali ke perbatasan."ucap jenderal Richard.
setelah membicarakan hal itu, mereka pun mulai mengobrol-ngobrol ringan. setelah rasa rindu mereka sudah tercurahkan Mereka pun kembali ke kediaman masing-masing.
****
di sisi lain
ke esok harinya kaisar Roland menerima surat dari jenderal Richard, yang mengatakan bahwa kedua putranya bersedia dijodohkan dengan Putri lili dan Putri Raisa.
jenderal juga meminta untuk mempertemukan para putri dengan kedua putranya. mengetahui hal itu kaisar Roland mengukir senyum terpatri di wajahnya, sekali lagi ia akan memiliki menantu dari kediaman jenderal Richard yang ia kenal memiliki hati yang baik penyayang dan berbudi luhur.
setelah menerima surat dan membaca isinya. kaisar Roland langsung memerintahkan bawahannya untuk memanggil kedua putrinya itu. melihat kaisar Roland senyum-senyum sendiri, permaisuri Rieta pun menghampiri suaminya.
"suamiku ada apa? Kenapa sepertinya engkau kelihatan sangat bahagia?" tanya permaisuri rieta kepada suaminya.
"Oh., aku sangat senang hari ini istriku. kamu tahu kalau kedua Putra Jendral Richard menerima perjodohan ini. dan sekali lagi aku akan memiliki menantu dari kediaman jenderal Richard. dan Apakah engkau tahu istriku, Kenapa aku begitu mengharapkan keturunan jenderal untuk menjadi menantuku ? karena putra-putri jenderal Richard sudah dikenal kebaikan hatinya. memiliki perhatian dan hati yang lembut serta berbudi luhur. Aku tidak mengharapkan seorang menantu yang memiliki harta berlimpah dan kekayaan lainnya, aku hanya menginginkan menantu yang baik dan mampu menjaga kedua putriku di saat aku tidak berada di samping mereka suatu saat nanti." jelas kaisar Roland kepada sang istri. permaisuri rieta pun mengganggu tanda mengerti.
__ADS_1
***bersambung***