nyasar ke zaman kuno

nyasar ke zaman kuno
bagian 67


__ADS_3

hanya settingan belaka 🥰


****


"tentu saja boleh. Aku juga mau jadi bagian dari kalian. Walaupun dalam raga adik mu ada jiwa kakak ku, tapi kalian masih berhubungan darah. Tentu saja aku mau jadi bagian dari kalian..” ujar melia sambil memeluk jerico. Jerico pun tersenyum senang mendengar ucapan melia, dan membalas pelukannya. Karena pelukan itu tidak kunjung usai, mira pun angkat bicara.


“jadi, sampai kapan kalian akan pelukan seperti ini?. Dan apa kita tidak jadi masak melia..? “ Tanya mira. Mendengar kata-kata itu, melia dan jerico pun melepaskan pelukan mereka. Dan melihat ke arah mira. Mira memasang wajah cemberutnya.


“baiklah-baiklah, aku minta maaf kakak. Habis aku sangat senang di anggap adik. Kan kakak tau sendiri, dari dulu aku ingin kakak laki-laki..hehe…” ujar melia. Melia pun meraih tangan kakaknya.


“ya sudah, ayo masak. Kakak kami masak dulu ya, kak berlatih aja dulu. Nanti kalau sudah selesai kita makan..” ujar melia kepada jerico, dan dibalas oleh senyum dan anggukan kepala darinya. Selepas kepergian mereka, jerico kembali untuk berlatih dan mengasah kemampuannya.


[aku harus menjadi kuat. Aku harus bisa melindungi kedua adikku dan juga keluargaku] ucapnya dalam hati. Sementara melia dan mira mempersiapkan peralatan masak mereka.


Melia mengeluarkan alat masak dari dunia modern dari dalam dimensinya. Mira yang menyaksikan hal itu tidak membuatnya terkejut dan bersikap biasa saja. Setelah itu, mereka mulai memasak. Pertama mereka memasak ayam bakar, pecel ayam dan ayam kalio. Menunya serba ayam. Seterusnya mereka membuat minuman segar dari buah, sub buah dan jus.


Setelah bergelut cukup lama di dapur, akhirnya masakan mereka selesai. Namun mereka tidak tau, bahwa di luar mereka kedatangan tamu, yaitu kaisar vikram dan pengawal pribadinya. Saat melia keluar untuk memanggil kakaknya, ia terkejut melihat kaisar vikram disana. Melia pun mendekat.


“yang mulia. Kenapa yang mulia disini..?” Tanya melia. Kaisar vikram mendengra suara tidak asing itu segera menoleh dan memicingkan matanya.


“kenapa.? Apa aku tidak boleh kesini..?” Tanya kaisar vikram. Ia sedikit berpura-pura menunjukan sikap cemburunya. Sebenarnya ia sudah mengetahui sebenarnya tentang lelaki itu.


“mmm, apa yang mulia sedang cemburu. Kalau ia, yang mulia tidak patut cemburu kepadanya. Karena ia adalah kakak angkatku. Jadi_” omomngannya terpotong.


“hais… baiklah-bailka..” ujar kaisar vikram memotong ucapan melia. Kaisar vikram dapat menebak kata-kata melia tadi. Jadi kalau seandainya ia tidak menyukainya, maka melia akan lebih memilih saudara ketimbang cinta. Kira-kita eperti itu. kaisar vikram juga bukan orang yang egois dan gampang cemburuan. Asalkan itu masih dalam kategori wajar.


“baiklah kalau yang mulia paham. Dan yang mulia tenag saja, hanya ada yang mulia di dalam hati ku..” ujar melia lagi. Mendengar gombalan itu, kaisar vikram jadi memerah. Sementar jerico dan david hanya mampu tersenyum senang.

__ADS_1


“lah…mala ngobrol. Ayo buruan makan, nanti keburu dingin…!!” seru mira tiba-tiba.


“eh.. aku hampir lupa. Ayo masuk kak, yang mulia, kita makan sama-sama.” Ujar melia. Mereka masuk namun david malah tidak ikut masuk, melihat david tidak ikut. Melia kembali bersuara.


“kamu juga ikut makan bersama kita..” ujar melia. David melongo.


“maaf nona, tapi hamba..__” ucapnya terpotong.


“tidak ada tapi-tapian. Di tempatku tidak ada bawahan dengan atasan, semuanya akan di berlakukan sama. Jika tuan mu tidak mau, dia makan sendiri saja..” ujar melia sambil melirik kearah kaisar vikram. Kaisar vikram pun mendesah dan mengetahui makna kata sindiran itu. kaisar vikram kembali meihat kearah david.


“ayo masuk, kamu mau mengerjai saya ya. Giliran ada calon permaisuriku, kamu berpura-pura sopan padaku. Ayo atau kau akan ku kirim untuk bertugas di perbatasan.” Ancam kaisar vikram, sontak membuat david langsung beranjak dari tempatnya.


“eh… jangan yang mulia. Aku ikut…” ujar david langsung berlari menyusul mereka. Kaisar vikram sebenarnya tidak terlalu memperdulikan tentang kasta. Selagi mereka tidak menghianatinya dan setia padanya, maka anggapan sebagai bawahan tidak berlaku untuknya.


Mereka semua pun berjalan masuk ke dalam kediaman kecil itu. sesampainya mereka di meja makan, mereka terkejut melihat hidangan yang begitu menggugah selera makan mereka. Tanpa aba-aba mereka semua pun langsung mengambil tempat duduk masing-masing. Melihat ada pendatang, mira bertanya kepada melia yang dudk di sampingnya.


“dek.. mereka siapa..?” Tanya mira dengan berbisik.


[ada apa denga jantungku, kenapa berdetak kencang dan tidak seperti biasanya…?] batin mira.


[kenapa jantungku berdetak tak karuan, jangan-jangan..] batin david. Mira dan david sama-sama terdiam. Namun satu hal yang tidak mereka sadari, melia dan kaisar vikram mendengar isi hati mereka. Sontak, melia menahan tawanya agar tidak terlihat aneh di mata mereka.


“kenapa kakak diam, ayo makan..” ujar melia mengalihkan suasana, dan sontak menyadarkan mereka berdua. Kaisar vikram pun ikut berdehem di samping david.


“apa yang kamu fikirkan david. Ayo makan, atau kamu mau menunggu habis dulu…?” godanya. David menjadi salah tingkah.


“eh… baik yang mulia..” ujar david gugup. Melia ingin sekali tertawa terbahak-bahak melihat kelakuan mereka, namun ia tidak ingin membuat kakaknya malu. Sementara jerico, medahulukan kaisar untuk mengambil makannya.

__ADS_1


Dengan tenang dan diam mereka mulai memakan makanan mereka. Saat satu suapan menyentuh lidah mereka, mereka pun terbelalak merasakan makanan yang baru pertama kalia mereka makan. Menurut mereka, ini adalah makanan yang terenak yang pernah mereka makan selam hidup mereka.


“mmm ini enak sekali dek… bagaiman kalian bisa memasak makanan yang sangat enak ini..?” puji jerico kepada kedua adinya.


“kalau enak, berarti kakak harus makan banyak. Nanti kalau kakak mau makan ini lagi, kedua adik mu ini akan menyediakannya untukmu…” ujar mira dengan senang. Jerico pun tidak memperdulikan apaun lagi selain melahap makanannya.


“sayang…kamu..___” ucapanya kaisar vikram terpotong.


“huk huk huk…” suara batuk david karena terkejut mendengar panggilan kaisar dengan melia.


“kamu kenapa..?” Tanya kaisar vikram tidak senang, kemesraanya terganggu.


“he,, tidak apa yang mulia, Cuma keselek aja…” jawab david.


“makanya, makan itu hati-hati jangan rakus….” Ujar kaisar vikram dengan canda.


“ya namanya juga enak yakng mulia…!” ujar david pelan. Ia kembali melanjutkan makannya, sementara kaisar vikram tidak lagi melanjutkan kata-katanya. Dan melia juga tidak menimpali. Mereka memakan makan mereka dengan hikmat. Tak lama, acara makan-makan pun selesai, setelah selesai maka, sebenarnya kaisar vikram ingin bermanja dulu dengan melia. Tapi kondisi tidak memungkinkan unutk melakukannya.


“istriku…!!” seru kaisar vikram. Semua orag pun menoleh ke padanya. Ia jadi salting sendiri.


“ada apa yang mulia…?” Tanya melia.


“mmm aku ingin menyampaikan sesuatu. Mumpung sebentar lagi, masalah disini selesai, jadi apakah kamu akan ikut pulang bersama ku…?’ Tanya kaisar vikram. Mendengar itu melia tersenyum.


“kalau begitu, temui aku nanti di kediaman jendral Richard atau di kerajaan purnama nanti..” ujar melia. Mendengar ucapan melia, kaisar vikram jadi bingung sendiri.


“maksudnya..?” Tanya kaisar vikram.melia menoleh kearahnya.

__ADS_1


***maksudnya bersambung,🥰🥰***


makasih ya sudah mampir, walaupun ceritanya receh, mudah-mudahan dapat menghibur teman-teman.🥰🥰


__ADS_2