
Sementara di tempat lain, David dan kedua istrinya pun sedang melakukan hal yang sama.😂😂 setelah melakukan perdebatan panjang akibat keputusan kaisar Roland secara sepihak.
namun, David sama sekali tidak bisa membantah ucapan sang ayah angkat. karena, mungkin ia merasa istrinya akan pergi beberapa hari.
mereka pun langsung memulai ritual suami istri itu di siang bolong, apalagi kediaman saat itu lagi sepi dan tidak ada anak-anak yang mengganggu. wkwkwk..
setelah lama berpacu dalam melodi dan nafsu. sepasang suami istri itu pun langsung tergelak lemah lunglai tak berdaya. sejenak mata mereka menerawang di atas langit-langit kamar seolah larut dalam pemikiran masing-masing.
"sayang apakah kamu akan ikut dengan ayah dan ibu untuk kembali ke kediaman jenderal Richard untuk sementara waktu?"tanya David tiba-tiba kepada istrinya.
"Iya sayang, Apakah ada yang salah?" tanya Mira sambil merubah posisi telentang menjadi menyamping menghadap ke arah sang suami. David pun mengikuti dan merubah posisinya menghadap kepada sang istri, maka mereka berposisi saling berhadap-hadapan.
"tidak apa sayang, Aku hanya ingin memastikan saja. namun nanti aku akan ikut bersamamu dan keluarga ayahanda." ucap David kepada istrinya lagi sambil membelai lembut pipi sang istri. setelah pembicaraan singkat itu mereka kembali terlelap sejenak istirahat dengan aktivitas siangnya itu.
***
keesok harinya, keluarga kekaisaran awan langsung pergi menuju kerajaan purnama. tepatnya di kediaman jenderal Richard, besan sang kaisar Roland.
dengan menggunakan ilmu teleportasi, akhirnya mereka sudah berada di depan kediaman sang jenderal. dari luar gerbang, terdengar suara ricuh anak-anak yang sedang bermain di halaman kediaman utama itu. para pengawal yang berjaga di depan pintu gerbang kediaman jenderal Richard pun menyambut kedatangan mereka.
"selamat datang yang mulia kaisar Vikram, yang mulia kaisar Roland, permaisuri melia dan permaisuri serta para putri. semoga damai selalu berada di kekaisaran awan."sambut kedua pengawal tersebut sambil membungkukkan badan mereka.
"bangunlah, salam kalian saya terima. Dan tolong tuntun kami untuk bertemu dengan junjungan kalian."ucap kaisar Roland lagi.
tanpa banyak tanya, kedua pengawal itu pun langsung menuntun keluarga kekaisaran itu menemui keluarga sang jenderal.
pintu gerbang pun langsung terbuka. seketika anak-anak yang bermain di halaman kediaman utama itu pun langsung mengalihkan pandangannya. melihat siapa yang datang berkunjung itu, mereka pun segera memberikan hormat.
"salam kepada yang mulia kaisar dan permaisuri."ucap anak-anak itu dengan serentak, tak terkecuali putra kaisar Vikram yang sedang duduk mengamati sepupu mereka bermain.
__ADS_1
kaisar Roland tidak menjawab, ia hanya menghampiri mereka dan membelai kepala mereka satu persatu.
sejenak ia membayangkan, betapa bahagianya jenderal Richard memiliki cucu-cucu yang berbudi pekerti seperti orang tua mereka.
Iya juga membayangkan, betapa bahagianya jenderal Richard yang dahulunya anak-anaknya hanyalah sampah masyarakat kini sudah menjadi orang yang memiliki kedudukan tinggi dan bahkan berbudi pekerti serta menghormati sesama manusia. ini merupakan nilai yang tidak dapat diganti dengan posisi apapun.
"Baiklah, bangunlah cucu-cucuku, ajaklah kakek kaisar ini untuk bertemu dengan kakek jenderal."ucap kaisar Roland.
sementara kaisar Vikram permaisuri Melia dan yang lainnya pun hanya diam memberikan senyum yang manis untuk para keponakan mereka. sejenak permaisuri Melia merentangkan kedua tangannya.
"Oh keponakanku yang cantik dan ganteng kemarilah peluk onti kalian ini."ucap permaisuri Melia Dengan mengatakan aunty kepada keponakannya itu.
Namun kata onti itu bukanlah merupakan bahasa yang asing bagi mereka, karena Mira dan Melia selalu mengatakan hal itu jika mereka mengirimkan surat kepada kedua orang tua mereka.
seketika mereka semua pun berlari berhamburan memeluk permaisuri mulia, siapapun yang melihat pemandangan itu akan merasakan hangat di dalam hatinya.
para pengawal dan pelayan yang melihat keharmonisan keluarga jenderal pun ikut terharu. bahkan tak segan-segan keluarga jenderal itu memperlakukan para pelayan seperti keluarga mereka sendiri.
"Oh.. kalau begitu ayo kita masuk dan bertemu dengan kakek jenderal..." setelah mengatakan hal itu, mereka pun semua masuk dan bertemu dengan jenderal Richard dan keluarga yang sedang berkumpul di ruang utama itu.
karena kaisar Roland melarang para pengawal untuk menyampaikan kedatangan mereka. namun, jenderal Richard dan keluarganya sudah tahu bahwa kaisar Roland dan keluarganya akan datang berkunjung hari ini di kediaman mereka.
tok tok tok..
"maaf tuan jenderal, keluarga kaisar Roland sudah berada di sini.." ucap salah satu pengawal memberitahu kedatangan mereka.
sontak keluarga jenderal langsung berdiri. niatnya, Mereka ingin menyambut sang kaisar. Namun, nyatanya orang yang ingin mereka sambut sudah berada di hadapan mereka.
"salam kepada kaisar Roland dan keluarga" ucap keluarga jenderal membungkukkan badannya menghormati sang kaisar dan keluarganya.
__ADS_1
"hohoho bangunlah bangunlah. tidak perlu seformal itu jenderal Richard, sekali lagi kita akan menjadi besar hahaha.." tawa sang kaisar dengan senangnya.
sementara kedua Putri itu pun langsung mengarahkan pandangan mereka kepada kedua pemuda yang akan dipasangkan kepada mereka.
sejenak tatapan dua pasang insan yang akan dijodohkan itu bertemu. terlihat senyum hangat di antara keduanya, saat tersadar mereka langsung mengalihkan pandangan mereka dengan malu-malu.
" silakan kaisar Roland dan keluarga untuk mengambil tempat duduknya. maafkan jenderal ini kaisar, karena rumah ini tidak sebesar di dalam istana." ucap jenderal Richard merendah diri.
"Iya kediamanmu tidak sebesar kediaman yang ada di istana, namun kediamanmu ini menyimpan sejuta kehangatan dan keharmonisan dalam berkeluarga. dan aku sangat senang. ini memberikan arti bahwa tempat yang besar dan mewah itu tidak lebih berharga dengan tempat yang sedang-sedang saja jika di dalamnya tidak ada kehangatan dan keharmonisan antar keluarga kita." ucap kaisar Roland.
mereka yang mendengar penuturan kaisar Rolan pun tersenyum. sesaat kaisar Roland dan keluarganya langsung mengambil alih tempat duduk yang dipersilahkan oleh jenderal Richard.
"lalu di manakah calon-calon menantuku itu?"tanya kaisar Roland kepada jenderal Richard.
" mereka sudah berada di hadapanmu yang mulia. yaitu Putra keduaku rayandi dan Jericho adiknya. "ucap jenderal Richard sambil menunjuk kedua orang tersebut.
yang ditunjuk pun segera memberikan senyum Dan menghormat kepada sang kaisar. melihat keramah tamahan putra-putra jenderal itu, sekali lagi kaisar Roland menarik nafas senang. Ia pun langsung melirik ke arah kedua putrinya itu.
"anak-anakku, kenalkan lah diri kalian kepada calon suami kalian."ucap kaisar Roland kepada kedua putrinya. kedua putrinya pun langsung memperkenalkan diri mereka.
"tuan muda rayandi dan Tuan muda Jericho perkenalkan nama saya lili dan ini adalah adik saya Raisa..." ucap lili memperkenalkan dirinya dan adiknya.
rayandi dan jeriko pun mengganggu angguk kan kepala mereka. setelah itu giliran mereka yang memperkenalkan diri mereka kepada kedua Putri itu.
"Baiklah Putri terima kasih atas perkenalannya, sekarang giliran kami yang akan memperkenalkan diri kami, nama saya adalah rayandi dan yang di samping saya adalah adik saya Jericho."balas rayandi memperkenalkan mereka berdua. keluarga itu pun tersenyum senang.
"lalu bagaimana, Apakah kalian bersedia menerima kedua putriku.? dan maukah kalian menggantikanku untuk membimbing mereka?"tanya kaisar Roland kepada kedua pemuda itu.
"kami bersedia yang mulia!!"seru mereka kaisar Roland pun kembali tersenyum senang.
__ADS_1
kaiser Rolan pun langsung menunjuk calon suami masing-masing kepada kedua anaknya. setelah proses penjodohan itu selesai, semuanya tersenyum senang.
***_