
cerita ini hanya settingan belaka, diharapkan cerita ini dapat menghibur teman-teman 😘🥰🥰
***
"semua berawal sejak aku mendapatkan serangan setelah kembali dari istana dan pembatalan pertunangan ku dengan pangeran mahkota Nicolas. Saat di perjalan pulang, aku di hadang beberapa orang yang berpakaian hitam. Mereka datang untuk membunuhku, aku ketakutan dan tanpa pikir panjang, aku melarikan diri kedalam hutan yang dalam itu. setelah melarikan diri berhari-hari, aku sudah tidak kuat lagi, tubuh ku sudah di penuhi dengan luka sayatan, namun aku masih terus berusaha lari dari para pembunuh itu. akhirnya, saat aku sudah lelah dan menyerah, aku melihat seorang gadis berjalan sendiri di hutan itu. tanpa berpikir panjang, aku langsung berlari kearah gadis itu dan langsung ambruk di pangkuannya. Setelah itu aku tidak tau apa-apa lagi yah.... Dan akhirnya, aku sadar dan terbangun. Namun tempat itu sangat indah dan udaranya sangat sejuk, aku kebingungan. Tak lama, ia datang menemui ku, aku terkejut melihat dia sama persis dengan ku dan juga, ia langsung menceritakan siapa dirinya sebenarnya. Ia pun langsung memintaku kembali, dan menerima dekrit pernikahan itu. tapi aku tidak mau yah, maka tolong katakana pada yang mulia tentang kebenaran ini.” Ujar jelita memohon pada ayahnya. setelah mengatakan kebenaran kepada keluarganya, Jelita merasakan di dalam hatinya seolah terbebas dari himpitan bongkahan batu yang besar. ia bernafas lega.
Jendral Richard dan semua yang ada disana menganga tak percaya, pantas saja kelakuannya jadi berbeda. Namun ada rasa aneh dalam hati mereka, seolah mereka tidak ingin berjauhan dari melia.
“benarkah yang kamu katakana itu nak..?” Tanya jendral Richard.
“benar yah. Ia melia, orangnya sangat baik. Ia juga sudah menceritakan semua yang terjadi dalam keluarga kita, racun yang di berikan kepada kita dan bagaimana ia mengusir kedua saudari dan ibunya yang jahat.” Ujar jelita. Mendengar itu semua, nyonya catrine mulai berkaca-kaca.
“kenapa kau tidak melarangnya untuk tidak pergi nak, kalau bukan karena dia, kita semua pasti tidak akan seperti sekarang ini...” Ujar pilu nyonya catrine dengan mata yang sudah mengembun.
“aku sudah melarangnya bu, namun ia harus mencari jalan keluar dari sini. Karena ia tidak berasal dari dunia ini, tapi berasal dari masa depan katanya, aku juga tidak tau seperti apa..” ujar jelita menjelaskan.
“lalu, dia akan tinggal dimana dek, jujur saja, kami juga sudah menyayanginya seperti saudara kami...” Ujar si kembar. Mereka menunduk kepala dalam.
“huf… apakah tidak ada cara untuk bertemu dengannya lagi nak?” Tanya jendral Richard. Jelita melihat ayahnya. ada rasa cinta dan juga sayang untuk Melia. melihat itu, Jelita tersenyum. ia tidak cemburu jika orang tuanya menyayangi Melia, to juga Melia anak yang baik.
“jelita juga tidak tau ayah, namun ia pernah menitipkan sebuah benda. Namun ia berpesan untuk menggunakannya di saat genting saja. Aku takut nanti menyalahi aturannya ayah. Dan ia juga mengatakan, bahwa melia juga mencintai keluarga ini, apa lagi ayah. Ia juga bersyukur masih merasakan kasih sayang orang tua.” Mendengar penjelasan jelita, tangisan mereka pecah. Sungguh tidak dapat di pungkiri, mereka juga mencintainya.
__ADS_1
Setelah mereka membicarakan hal itu, kaisar vikram datang bersama dengan pengawal pribadinya siapa lagi kalau bukan David. Kabar kedatangannya pun segera di sampaikan kepada jendral Richard. Jendral Richard pun langsung menyambut kedatangannya. Namun kaisar vikram menutupi kedatangannya di depan banyak orang, nanti ia tidak bisa tenang menemui cintanya.
“selamat datang, yang mulia kaisar…” ujar semua keluarga jendral Richard sambil bersujud menyambut kedatangan nya.
“bangunlah…” ujar kaisar vikram dengan khas datarnya. Semua keluarga jendral pun bangun dari sujudnya. Mata kaisar vikram langsung menangkap sosok jelita yang ada di depan matanya, kaisar vikram memicingkan sebelah matanya. Kaisar vikram pun langsung mengetahui, kalau yang ada di depannya saat ini bukanlah jelita calon istrinya, kaisar vikram dapat merasakan aura yang berbeda dari tubuh gadis itu.
Namun kaisar vikram tidak melakukan apa-apa dulu, ia akan melihat kejujuran dari jendral Richard, atau juga, jendral Richard belum mengetahuinya. Jendral Richard pun mempersilahkan kaisar vikram duduk di tempat yang lebih tinggi dari mereka, karena ia adalah seorang kaisar.
Jendral Richard menjamu kaisar vikram dengan sangat baik. Kaisar vikram tidak melepas pandangannya dari jelita, ia bertanya dalam hati, kenapa bukan ia yang melayaninya.
“kenapa bukan calon istriku yang melayaniku, kenap harus anda jendral.” Ujar kaisar vikram membuat bulu kuduk mereka berdiri. Merasakan hal yang berbahaya, jendral Richard langsung bersujud di hadapan kaisar.
“mohon ampun yang mulia kaisar, atas kelancangan kami.” Ujar jendral Richard dan di ikuti oleh keluarganya, berlutut di hadapan kaisar vikram. Kaisar vikram memicingkan bibirnya menyeringai.
“yang mulia kaisar, mohon ampun beribu ampun. Kami tidak tau bahwa semua ini akan terjadi begitu saja. Calon permaisuri sudah pergi untuk beberapa saat, namun ia akan segera kembali.” Ujar jendral Richard yang masih bersujud.
“katakan, apa maksudmu, aku tidak mengerti ?” ujar kaisar vikram berpura-pura.
“yang mulia, saat itu yang menerima dekrit pernikahan darimu adalah nona melia yang menggantikan putri hamba di karenakan sedang dalam keadaan tidak sadarkan diri. Hamba dan semua keluuarga hamba pun tidak mengetahuinya. Dan juga kami baru mengetahuinya hari ini dari penuturan putri hamba jelita.” Ujar jendral vikram.
“apa buktinya, kalau ia bukan calon istriku..?” Tanya kaisar vikram lagi. Dalam hati ia cukup senang, karena jendral Richard tidak menyembunyikan kenyataan, artinya ia menjunjung tinggi nama baik keluarganya. Mendengar ucapan kaisar vikram, jendral Richard menjadi bungkam. Di karena kan tidak tau apa yang membedakan keduanya.
__ADS_1
“hamba tau yang mulia..” jawab jelita. Kaisar vikram beralih menatap gadis itu.
“katakan...!!” ujarnya dengan dingin.
“melia memiliki kalung mutiara bermata giok yang selalu ia bawa, kemudian ia memiliki tailalat di bawa bibirnya, walaupun tidak kelihatan. Kemudian, rambutnya hitam pekat, sementara aku tidak. Ia juga memiliki kekuatan bela diri yang tinggi, dan juga pandai mengobati. Sedangkan aku tidak memiliki ilmu tinggi dan kurang pandai untuk mengobati. Dan terakhir, ia suka menggunakan celana seperti pria. Karena ia berasal dari dunia yang sangat jauh.” Jelas jelita panjang lebar. Kaisar vikram menganggukan kepalanya. setelah mendengar penuturan itu, kaisar Vikram menyandarkan tubuhnya disandaran kursi.
“kenapa kalian memberi tahuku akan hal ini, bisa saja kalian menyembunyikannya.?” Tanya kaisara vikram.
“maaf yang mulia, walaupun melia bukan putri ku, namun aku sudah menganggapnya bagian dari kami. Hamba juga menyampaikan hal ini, agar yang mulia bisa membantu kami untuk menemukannya, kalau kami sendiri yang melakukannya dan dengan kemampuan kami yang seperti ini, tidak akan bisa kami menemukannya, mohon maafka kelancangan kami yang mulia. Carilah calon permaisuri dan bawa dia kembali, ia tidak punya siapa-siapa di sini..” ujar jendral Richard memohon. Kaisar vikram tersenyum lalu ia berdiri.
“aku menyukai kejujuran keluargamu jendral. Kau tidak memanfaatkan situasi. Kau tenang saja jendral, aku pasti akan menemukannya. Kalau begitu, saya pamit..” ujar kaisar vikram langsung menghilang dan di ikuti oleh pengawal pribadinya.
Melihat hal itu, jendral Richard tersenyum senang, ia juga bangun dan menyuruh beberapa prajurit kepercayaannya untuk mencari dan menemukan melia dan mengajaknya untuk pulang. Setelah berpidato seperti itu, semua pengawalnya bergerak dan menjalankan perintah dari tuannya.
***
Sementara di sisi lain, kaisar vikram mengerahkan semua prajurit bayangannya untuk menemukan melia, semuanya bekerja dengan cepat termasuk David.
“huh… kemana aku akan mencari mu sayang. Kau hobi sekali bermain petak umpet, kenapa tidak meminta izin padaku, aku pasti akan mengizinkanmu pergi.” Monolognya.
**** bersambung****
__ADS_1
terimakasih sudah mampir 🙏🙏🙏