Obsesi Sahabat

Obsesi Sahabat
Bab Tujuh Belas


__ADS_3

Tibalah Andrew di depan kafe yang akan dia temui Kirana berada saat ini.a


''Ki ada apa'' tanya Andrew setelah masuk dan menemukan meja Kirana berada


''Andrew'' gumam Kirana


lalu ia pun berdiri, ''Terima kasih kamu sudah datang,'' kata Kirana Sambil tiba tiba memeeluk erat lengan Andrew


''Lepasin Ki , ini di tempat umum'' peringat Andrew sambil mencoba melepaskan tangan Kirana


''Jadi kalau di tempat sepi boleh dong'' Goda Kirana menatap Andrew


''Apa sih maksudmu'' ujar Andrew


Kirana langsung mendelik tak suka, ,


'Kamu sudah mau pulang kan, Ayo aku antarkan pulang'' ajak Andrew


''Aku masih mau disini... denganmu'' kata Kirana malah semakin mendekat pada Andrew


''Kamu bilang tadi nyuruh aku jemput'' tanya Andrew yang mengingat kan Kirana pesannya tadi


''duduk'' titah Kirana pada Andrew menyuruh duduk


''Mau apa lagi sih ki'' kata Andrew sambil melihat jam di tangannya


''Sebentar kok, tidak lama. aku hanya ingin berdua saja seperti ini'' ujar Kirana


Andrew menghela nafas panjang, Bagaimana ini aku bakal telat jemput Sindy.. kalau masih disini terus' Batin Andrew


''Yasudah buruan kita pulang'' ajaknya lagi


''Memangnya kamu mau kemana, ini sudah jam pulang kantor kan?'' tanya balik Kirana yang heran melihat Andrew biru-biru banget ngajak pergi


''Aku belum mandi, dan juga mau istirahat di kantor tadi banyak pekerjaan ki'' ujar Andrew beralasan


Kirana berdiri dan pindah duduknya jadi di samping Andrew, lalu sekali lagi ia memeluk lengan Andrew ''Sebentar saja'' ucapnya


''Kamu ini kenapa, Ada apa? '' tanya Andrew


''drew coba kita kaya gini terus, dan kita itu Sepasang kekasih.. pasti aku akan sangat bahagia'' ucap Kirana dengan mengkhayal lalu melihat ke wajah Andrew


Andrew yang mendengar kata-kata Kirana itu lagi. langsung melepaskan paksa dirinya dari Kirana.. ia pun berdiri dan menatap tajam Kirana, juga urat lehernya mengeras ia benar benar merasa marah dengan kekanakan sahabat nya ini


''Jaga ucapan kamu, aku ini sahabat mu dan aku sudah punya kekasih'' sarkas Andrew


''Loh dimana salahku, coba kamu ingat lagi, aku bilang s e a n d a i n y a'' Kirana terkekeh setelah mengatakan itu ''baru begitu saja sudah marah, apalagi kalau aku benar-benar merebut mu '' gumam Kirana lagi, dengan tersenyum miring


Tapi masih bisa di dengar oleh Andrew


''Jaga ucapan kamu Kirana. dan jangan seenaknya bicara'' bentak Andrew sambil mencengkram sebelah tangan Kirana


''auuw.. pekik Kirana kesakitan

__ADS_1


Lepas..'' katanya lagi sambil berusaha melepaskan cengkraman Andrew


''Aku peringatkan kamu ya.. dengan kamu begini apa kamu pikir aku bakal jadi jatuh cinta padamu, iya? . Tidak Kirana tidak , kamu salah justru aku aku akan semakin membenci mu'' bisik Andrew di sebelah telinga Kirana


Dan asal kamu tau, aku dengan Sindy sudah lamaran'' lanjut Andrew justru tanpa sadar mengatakan yang harusnya ia tutupi


Kirana langsung membulat kan matanya tak percaya


Tidak.. tidak


Lalu melepaskan begitu saja tangan Kirana, dan menyentak nya. Andrew pun pergi


''Kamu mau kemana'' cegah Kirana dengan memegang tangan Andrew


''Bukan urusan mu'' ucap Andrew dengan meneruskan jalannya


''Tapi... antarkan dulu aku pulang'' teriak Kirana


''Kamu bisa pesan taxi '' jawab Andrew tapi tidak dengan berbalik badan


''Aku mau ikut kamu'' Kirana pun mengejar Andrew


Tapi sayang Andrew sudah lebih dulu pergi dan meninggalkan Kirana yang masih mengejar nya .... Kirana tak menyerah ia terus berlari sampai ia hampir tertabrak mobil.. untung saja mobil itu bisa mengerem mendadak , kalau tidak entah


....


''Woii bisa lihat tidak, atau sudah bosan hidup kamu . berlari di tengah jalan'' teriak si pengemudi mobil menatap tajam pada Kirana


Kirana masih shock, dirinya benar benar shock hari ini ia mendapat kan banyak kabar tadi yang Andrew ucapkan soal lamaran , lalu sekarang hampir saja dirinya tertabrak


Setelah beberapa saat... Kirana akhirnya menangis terisak bersamaan dengan turunnya air hujan. Seolah hujan pun seperti menangisi kisah percintaan nya ''Aku tidak terima... Aku tidak terima kau Dengan wanita itu'' teriak Kirana di tengah jalan


setelahnya Kirana pun terjatuh pingsan


...----------------...


Andrew sudah sampai di rumah nya.. ia langsung menuju kamarnya untuk mandi dan bersiap bertemu dengan kekasihnya Sindy


Andrew pun sudah selesai dengan aktivitas mandinya, ia sedang memilih baju yang pas


drezzz


[Sayang kamu masih dimana] Tanya pesan dari Sindy


[Tunggu sebentar ya sayang. ini aku sedang bersiap pakai baju] balas Andrew


[yasudah jangan lama sayang] kata Sindy lagi


[baik tuan putri] jawab Andrew


''Mau kemana Drew'' tanya Mama Nina saat melihat Andrew menuruni tangga sudah rapi dan wangi


''Drew mau pergi dulu ma, sama Sindy'' ucap Andrew

__ADS_1


''Jangan terlalu malam pulang nya'' peringat Mama Nina


''Baik ma Andrew pergi sekarang ya'' pamit Andrew


''hmm balas singkat Mama


Tapi sebelum Andrew menuju mobilnya... dari depan ia melihat Momy nya Kirana datang kerumahnya


''Ada apa Tante'' tanyanya setelah Momy Kirana sampai


''Kamu tau gak Kirana kemana Drew'' tanya Momy Kirana dengan nada khawatir


''kirana gumam Andrew


''memangnya Kirana belum pulih ya Tan?'' tanya Andrew lagi pura pura tidak tahu Kirani kemana


''Belum Drew makanya Tante kesini tanya kamu'' ucap Momy Kirana lagi


''Begini saja Tante, Andrew mau keluar nih sekalian nanti Andrew cari Kirana, gimana?'' tawar Andrew


''Ya itu bagus Drew . Tante mohon kamu tolong cari Kirana ya'' pinta Momy Kirana


''Siap Tan Andrew pasti ikut cari, sebaiknya sekarang Tante tunggu Kirana dirumah saja... kalau ketemu Andrew kasih tahu Tante '' ujar Andrew


''iya


Momy Kirana pun pulang kerumahnya,,


Aku coba hubungi dulu dia, kata Andrew lalu melakukan panggilan telepon sambil ia menyetir mobilnya


Tut...Tut handphone Kirana rupanya tidak aktif


tut tutt..... masih tidak bisa dihubungi Kemana lagi sih dia ini, nomor tidak aktif segala, kenapa bisanya bikin orang khawatir'' monolog Andrew


sambil celingukan barang kali ia menemukan Kirana


drezzz suara handphone nya berdering ternyata dari Sindy.. Andrew menepuk jidatnya ia lupa harus menjemput kekasihnya yang sudah dari tadi menunggu , Andrew pun membelokkan arah jalan menuju rumah Sindy


Sesampainya di halaman depan rumah Sindy . rupanya Sindy sudah diam menunggu kedatangan nya . Andrew pun turun dari mobil dan berjalan menuju kekasih nya berdiri


Sindy menatapnya tajam.. ''Kenapa telat?'' tanya nya jutek


''Sory sayang jalanan tadi sedikit macet'' bohong nya


Sudah yu kita berangkat keburu malam'' lanjut Andrew sambil memegang tangan Sindy


''Beneran macet'' tanya Sindy lagi yang sedikit masih gak percaya


''Beneran sudah ayo''


Mereka pun pergi sesuai rencana, yaitu untuk pergi menonton ke bioskop seperti yang. Sindy bilang tadi sore


**Ada yang tahu Kirana kemana, dan dimanakah ia sekarang berada dengan siapa????

__ADS_1


yuks ikutin lagi kelanjutan nya.. jangan lupa beri dukungan like vote dan komentar 💚💚**


__ADS_2