
Rupanya keadaan Andrew yang mual muntah di dekat seorang wanita bukan cuma satu atau dua kali.. di setiap pertemuan dengan beberapa clien, saat berada sedikit saja dekat dengan sekertaris clien nya. Andrew pasti ingin mual. ingin muntah Begitu mencium aroma parfum wanita.
''Pak Andrew Anda kenapa. apa Anda sedang sakit?'' tanya clien nya . karena melihat wajah Andrew tampak pucat
''Oh tidak apa-apa kok Pak. ayo di lanjutkan lagi'' jawab Andrew yang sebenarnya sudah tidak kuat dengan rasa mual ini
hingga tiba-tiba Andrew pun berdiri ''Maaf saya permisi ke toilet sebentar'' pamitnya
''oh iya tentu silahkan'' kata clien
''Kamu temani dulu clien saya Rio'' titahnya pada sang asisten
''Baik Tuan'' angguk Rio
Andrew segera pergi dari sana dan ke toilet. setelah sampai, buru Buru Andrew pun memuntahkan isi perutnya.. ''Hoekk hoekk.. astaga kenapa dengan ku ini sebenarnya ya. kenapa setiap mencium parfum wanita aku jadi seperti ini.. sial, ini sangat mengganggu pekerjaan ku. juga image ku'' gerutu Andrew
Tok Tok.. ada yang mengetuk pintu toilet
''Siapa?'' teriak Andrew
''Ini saya Tuan'' jawab Rony asisten Andrew
__ADS_1
''Ada apa Rio?'' setelah pintu Andrew buka
''Saya khawatir pada Anda. karena belum juga kembali, Anda baik-baik saja kan Bos?'' Rio pun tampak khawatir
''iya sudah lebih baik kok Rio. gimana dengan clien nya, kenapa kamu tinggal?''
''Oh soal itu Bos tenang saja. semuanya sudah beres kok, saya sudah selesaikan''
''Bagus kalau begitu. sekarang antarkan saya pulang'' titah Andrew
''Baik Bos''
Lalu Dua Minggu kemudian. keadaan Andrew sudah lebih baik, dia tampak tidak lagi muntah muntah. tapi kalau saat dia berdekatan dengan perempuan atau hanya mencium aroma parfum wanita. Andrew pasti langsung ingin muntah kembali.. juga sebenarnya Mama Andrew sudah sangat yakin kalau Andrew memang benar, Ayah dari anak yang di kandung Kirana.. Tapi untuk Andrew dia sama sekali tidak percaya. karena yang Andrew yakini saat ini. justru Kirana mengandung dari pria lain. yang pernah dilihatnya saat itu, Kirana sedang berbicara dengan seseorang di dalam Cafe..
''Loh kamu mau kemana?'' tanya Mama Andrew
''Eh ma. ini aku ada pekerjaan di Paris, makanya ini aku sedang berkemas'' Jawab Andrew
''Paris Drew?'' entah kenapa. Mama Andrew seperti langsung ada yang dia pikirkan. tapi dia tidak tahu, kenapa dan apa?
''iya Ma, ada apa?''
__ADS_1
''Oh tidak ada. cuma Mama seperti langsung teringat seseorang'' jawab Mama
''Seseorang siapa ma? teman?'' Andrew ingin tahu
''Bukan. ya sudahlah itu tidak penting. oh ya kamu pergi kesana berapa lama Drew?'' kini Mama ikut membantu mengemas barangnya yang akan Andrew bawa
''Kalau cepat ya paling sampai Enam bulan ma. aku disana, soalnya proyek kali ini. harus aku yang tangani langsung'' jawab Andrew menjelaskan.
''Oh gitu. yasudah tapi ingat kamu disana, baik-baik ya Drew. jaga kesehatan,!'' pesan Mama
''iya ma. aku akan ingat pesan Mama''
''Oh ya Drew, kamu sudah tahu atau dapat kabar belum Kirana dan keluarganya sekarang dimana?'' tanya Mama tiba-tiba
''Ma, untuk apa sih menanyakan perempuan itu lagi'' Andrew jadi kesal
''Kok begitu sih Drew. Mama tuh yakin banget Drew. kalau yang di kandungnya itu anak kamu. cucu Mama, jadi Mama sangat ingin menemuinya''
''Ma, stop. tolong jangan lagi menanyakan dia Kepada ku lagi.! aku tidak suka hanya mendengar nama wanita itu. apalagi harus melihatnya lagi'' Brakk Andrew langsung pergi keluar. dan menendang pintu.
''Ya Tuhan anak itu'' Mama geleng-geleng kepala melihat Tingkah Andrew sekarang
__ADS_1
Sorry jarang update. karena di Duta, benar² lagi sibuk banget