Obsesi Sahabat

Obsesi Sahabat
37


__ADS_3

lalu ada pesan masuk ke ponselnya lagi.. ternyata dari orang yang menghubungi nya tadi..


[Cepat datang sekarang juga] begitu isi pesannya


karena penasaran juga akhirnya Kirana pun pergi untuk menemui orang itu..


Kirana pergi dengan mengendarai mobilnya sendiri,,


lalu hampir tiga puluh menit, akhirnya Kirana sampai juga di hotel yang pria itu katakan tadi..


''kok ngajak nya ke hotel sepi begini.. bukankah hotel yang lebih dekat dan lebih mewah banyak'' Ucap Kirana berbicara sendiri


Ting


ada bunyi pesan lagi


Kirana pun membuka dan membacanya, ''Kamar nomor 201'' Kirana melihat bangunan nya lagi ''Terlalu jauh nih orang pilih kamar'' karena itu lantai teratas.


tanpa berpikir panjang. Kirana pun berjalan masuk kedalam, dan langsung menuju lantai dimana orang itu sudah memberi tahunya...


setelah keluar dari lift Kirana segera berjalan lagi, dan mencari kamar nomor 201


setelah ketemu Kirana pun mengetuknya beberapa kali, hingga di bukanya pintu kamar itu..


munculah sosok pria yang Kirana sebenarnya rindukan ini.. Kirana tersenyum manis padanya, tapi pria ini langsung membuang muka. dan enggan membalas senyum Kirana,,

__ADS_1


''masuk'' titahnya dengan suara dingin


Kirana pun masuk, lalu melihat seisi kamar itu. oh sungguh hotel apa seperti ini, tidak ada kata mewah.. pikir Kirana, setelah masuk lebih dalam. Kirana pun mencium aroma yang begitu menyengat.. oh tidak ini seperti bau minuman alkohol..


''Ayo duduk'' titah Andrew lagi


''Drew apa kamu mabuk?'' Kirana langsung bertanya setelah dia duduk


Andrew tak menjawab, tapi dia berjalan menuju lemari pendingin dan rupanya disana banyak minuman dari berbagai jenis tapi yang pasti. itu semua minuman keras..


mata Kirana pun membulat apalagi saat melihat Andrew meminum dari salah satu botol. yang Kirana tahu itu, bisa langsung memabukkan seseorang...


lalu Andrew berbalik, sambil membawa minuman itu.. ''kau mau coba?'' tawar Andrew dengan menyodorkan botol tersebut


Kirana yang masih shock segera menggeleng ''Drew kamu. kamu kenapa minum itu?''


Kirana pun langsung membuang muka, dan rasanya dia ingin muntah karena bau alkohol itu


''cepat minum'' titah Andrew


''Aku tidak mau'' Kirana sudah mual


''ku bilang minum''


''gak'' pekik Kirana

__ADS_1


''oh mau ku paksa'' Andrew langsung mendekat dan memegang tengkuk Kirana,


Kirana menggeleng dan mencoba melepaskan diri dari Andrew,


''lepaskan aku mau pulang''


tapi Andrew bisa menahan tubuh Kirana, ''tidak bisa semudah itu Kirana, kau harus mencicipi ini dulu'' paksa Andrew lagi


''gak tolong jangan Drew, aku gak mau minum itu'' Ucap Kirana memohon


''kenapa? hah Kenapa sekarang kau tidak mau, bukankah malam itu kau menikmati satu gelas Minuman?''


''lepaskan aku mau pulang''


''Ok kalau kau tidak ingin meminum ini.. tapi Cepat lakukan seperti yang kau lakukan di makam itu.. Dimana kau menjebak ku''


''ayo Cepat lakukan.'' teriak Andrew


karena kesal dengan Kirana yang hanya terdiam.. lalu Andrew pun dengan kasar merobek baju Kirana dan dalam satu tarikan semua kancing bajunya pun terlepas.. dan terlihat lah dengan jelas bukit kembar milik Kirana


''Aaa.. apa yang kau lakukan?'' pekik Kirana kaget. dia pun menyilangkan tangannya di dada


''ohh kenapa kau kaget Seperti itu kau berteriak Seolah kau wanita suci hah.. kau wanita licik wanita ******'' pekik Andrew marah karena Kirana yang sok suci ini


Kirana pun sakit hati di Katai seperti itu oleh Andrew ''kau jahat. kau jahat'' Kirana menangis Mungkin dia terlalu shock dengan perbuatan Andrew

__ADS_1


lalu Andrew pun langsung mencium bibir Kirana, dan lama kelamaan ciuman itu berubah menjadi sebuah gigitan karena Andrew melakukannya dengan paksa dan kasar hinggaa berdarah


__ADS_2