
Daddy mendapat kabar gembira karena rupanya anak buahnya sudah menemukan keberadaan Cucunya. dan tinggal menyusun rencana untuk mengambilnya...
juga Daddy mendapat kabar, bahwa yang menculik cucu nya itu adalah Andrew..
memang kemarin Kirana sempat bilang kalau pasti yang membawa anaknya itu adalah Andrew. Tapi Daddy belum terlalu menanggapi.
Karena Daddy ingin semua nya jelas dulu. dan sekarang akhirnya ia sudah menemukan titik terang kalau benar cucunya sedang bersama Andrew..
juga Daddy belum dulu bercerita kepada istrinya ataupun Kirana.. Daddy akan langsung membawa pulang cucunya setelah nanti berhasil mendapatkan cucunya .
Daddy tak mau membuang waktu ia segera meminta supir pribadinya untuk pergi ke tempat yang dikatakan oleh anak buahnya yaitu dimana cucunya kini berada.. dan syukurlah katanya anak buahnya Andrew sedang tidak ada dirumah. Andrew sedang melakukan bisnis diluar.
Dan sampailah juga mobil yang membawa Daddy ke tempat ini. lalu Daddy tak langsung turun dari mobil, ia cukup menyuruh anak Buahnya terlebih dahulu masuk kedalam..
"Jon kamu masuk lebih dulu" ucap Daddy menyuruh pada Joni sang ajudan
"Baik Bos" kata Joni dan berlalu
Ting Tong...
Joni memencet bel
Hilda yang ada didalam saat mendengar ada suara bel berbunyi lantas segera melihat dari celah pintu. Yang bisa melihat wajah orang diluar itu . Hilda pikir yang adalah bos nya Andrew . rupanya ia salah, karena yang datang itu orang asing . Hilda bingung haruskah ia membukanya. Tapi pesan Andrew dia tak boleh sembarangan membuka pintu
Ting Tong Ting Tong...
bel terus Joni pencet . karena Hilda tak juga mau membuka pintu. seketika Hilda merasa ketakutan "Aduhh jangan-jangan itu mau maling lagi'' Ucap Hilda sudah gemetaran
Hilda ingat pada Andrew segera ia menghubungiku Nomor telpon majikan nya itu. Tapi sayangnya nomor nya Andrew tidak aktif. semakin cemas lah Hilda,,
''Aduh bagaimana ini . Tuan Andrew nomornya sudah di hubungi lagi, dan orang itu siapa ya? kenapa terus memaksa ingin masuk'' Ucap Hilda ketakutan
Diluar, Daddy bertanya ''Bagaimana kamu sudah berhasil masuk kedalam?'' tanya Daddy lewat telepon
''Belum bos. orang yang ada didalam belum juga mau membuka kan pintunya'' jawab Joni menjelaskan
''Yasudah kita langsung pakai cara paksa'' suruh Daddy
''Baik Bos'' sahut Joni..
__ADS_1
Joni sekarang mengikuti yang diperintahkan oleh bos-nya, sekarang Joni langsung melacak pintu. dan akhirnya pintu berhasil ia buka.. kini langsung masuk kedalam, , dan mendapati ada seorang wanita yang sedang menggendong bayi . Yang mungkin itu adalah bayi dari bos nya yang harus dia ambil...
''Heh siapa kamu?'' tanya Hilda dengan terbata dia sampai bergetar ketakutan
''Serahkan bayi itu'' Ucap Joni menatap tajam
''Ti-tidak.. jangan,''
''Cepat berikan padaku'' teriak Joni
''Tidak. saya tidak akan memberikan Den Adrian padamu, dan si-siapa ka-kamu?'' suara Hilda semakin terbata
''jangan banyak bicara. cepat kau serahkan anak itu kepada ku sekarang, dan pergilah'' suruh Joni dengan tegas tapi juga masih menatap tajam pada Hilda
Hilda bingung harus bagaimana? pria ini menyuruhnya memberiku Adrian Kepada pria itu dan lalu menyuruhnya untuk pergi juga.. sebenarnya siapa pria ini.? Tanya batin Hilda
''Sudah kau jangan banyak berpikir.. cepat berikan anak itu.. atau kau akan dilaporkan ke polisi'' ancam Joni
''A-apa polisi?'' Hilda terkejut
''Ya karena bos mu adalah seorang penculik. jadi lebih baik berikan padaku sekarang'' jelas Joni lagi
tak membuang waktu, Joni melangkah dan satu tarikan. Joni Sudah berhasil merebut Baby Adrian dari tangan Hilda...
''Hei kembali kan'' teriak Hilda ingin merebut Baby Adrian kembali. sebenarnya Hilda masih tak percaya dengan omongan pria ini. justru bisa saja justru pria ini yang akan menculik anak majikannya!
Daddy langsung turun dari mobil.. Daddy melihat ke dalam rumah itu. rupanya pengasuh Cucunya masih enggan memberikan cucunya Kepada Joni. Daddy pun langsung berkata!
''Jon, kau bawa pergi juga dengan pengasuh cucu ku!'' titah Daddy.
Joni menoleh pada bos nya lalu mengangguk setelah menerima perintah dari Bos.. ''Baik Bos''
lalu Daddy mengambil cucunya dari tangan Joni . dan langsung membawanya keluar dan kembali ke mobil.. biar urusan pengasuh Cucunya itu jadi urusan si Joni..
Disepanjang jalan Daddy menggendong Baby Adrian. Daddy selalu mengucap syukur. akhirnya dia bisa menemukan sang cucu.. Daddy bahkan kini bisa merasakan menggendong sang cucu Daddy pun menatap gemas melihat pipi tembem Adrian,
''Sayang cucuku.. cucu kakek.. akhirnya kakek menemukan mu sayang, kakek begitu khawatir padamu'' ucap Daddy sedikit parau suaranya
karena sekarang Daddy sampai menitikkan air matanya. Daddy begitu bersyukur bahagia dan terharu...
__ADS_1
''Cucuku sayang.. maafkan kakek sayang . kakek baru bisa menggendong mu sekarang, kakek baru melihat mu'' Daddy semakin terisak
''Tapi sayang cucu kakek.. kakek berjanji Mulai sekarang, kakek akan menjaga mu.. kakek akan merawat mu. mengurus mu, seperti dulu kakek merawat bunda mu'' Ucap Daddy terkekeh sendiri karena tiba-tiba teringat Kirana sewaktu kecil dulu..
Cup.... Daddy mencium kening dan pipi Adrian , tak hentinya Daddy menciumi wajah sang cucu!
Dan sampai juga Daddy dimobil nya lalu segera masuk kedalam dengan Adrian di gendongan nya.!
Lalu kembali di dalam rumah Andrew.
''Ayo..'' paksa Joni Kepada Hilda agar mau pergi dengannya juga
''Ti-tidak mau.. Anda akan membawa saya ke-kemana?'' Ucap Hilda terbata dan panik juga enggan mengikuti Joni. Orang yang tidak dikenalnya itu
''Ayo sudah cepat ikut dengan saya. Jangan protes dan diam lah.!'' Joni menyeret paksa Hilda
''Dengar. kamu jangan banyak bicara nanti saat di mobil. Karena bos saya itu orang yang tegas beliau tidak suka dengan yang namanya bantahan. dan bos saya orang yang tidak segan-segan kepada siapapun.. termasuk kamu, jadi menurut lah'' Ucap Joni tegas dan berkata dengan penuh ancaman
Hilda tidak bisa berbuat apa-apa sekarang, Hilda hanya bisa menurut dan masih shock pastinya!
sampai di mobil, Hilda di paksa untuk ikut . Hilda duduk di depan bersama Joni yang menyetir. dan Daddy memangku Cucunya di kursi belakang .
''Kita pulang sekarang Bos?'' tanya Joni
''Iya Jon.. kita langsung ke mansion'' titah Daddy
''Baik bos....''
mobil pun meluncur meninggalkan rumah Andrew. Yang si pemiliknya masih belum tahu apa yang sudah terjadi barusan... karena Andrew masih belum kembali. mungkin masih menjalani bisnis, atau justru di tempat yang lain? Entahlah...
diperjalanan... Daddy sudah tidak sabar ingin segera sampai dan membentuk kabar bahagia ini kepada anak dan istrinya....
''Cucuku.. sebentar lagi kita akan bertemu bunda mu juga nenek mu'' Ucap Daddy dalam hati sambil menatap wajah sang cucu
''Jon.. lihat cucuku ini begitu mirip dengan ibunya'' kata Daddy Tiba-tiba berbicara pada Joni
Joni tersenyum ikut senang ''iya Bos benar. saya juga tadi sempat melihat. memang tuan kecil sangat mirip sama Nona'' Joni ikut membenarkan
''Iya Jon.. kamu lebih cepat lagi menyetirnya Jon.. saya sudah tidak sabar ingin segera membawanya pada Bunda dan neneknya'' suruh Daddy
__ADS_1
''Iya baik Bos. laksanakan'' patuh Joni.