Obsesi Sahabat

Obsesi Sahabat
32


__ADS_3

Kirana membuka pintu ruangan dimana Ferdi dirawat


saat pertama melihat kondisi Ferdi, Kirana shock dan langsung mendekat, ''Ya ampun Fer, Lo kenapa bisa begini?'' ucap Kirana shock


Ferdi mukanya di perban , dan tubuhnya juga penuh dengan luka hasil kecelakaan itu...


''Fer, ayo dong sadar. Fer katanya Lo mau bantuin gue..'' ujar Kirana berbicara sendiri, ya karena Ferdi belum sadarkan diri


''Fer, gue pulang dulu ya. nanti gue kesini lagi ok'' setelah beberapa saat tadi Kirana menemani Ferdi . kini dia pergi pulang


dijalan kepulangan nya, Kirana tak sengaja melihat seseorang, oh lebih tepatnya dua orang sedang di butik pengantin...


''Tidak, sedang apa mereka disana, aku harus cari tahu'' ucapnya. Kirana lantas memarkirkan mobilnya di depan butik itu juga, lalu Kirana memakai kacamata hitam, dan juga memakai jaket.


Kirana terus berada di dekat mereka, biar bisa mendengar apa yang mereka katakan dan lakukan.


''Drew, coba lihat yang ini gimana?'' tanya Sindy

__ADS_1


Andrew memperhatikan ''Hm, kayaknya itu terlalu terbuka deh Sin'' Ucap Andrew


''Oh jadi aku ganti nih''


''Iya, sebaiknya ganti lagi''


Sindy masuk lagi kedalam tempat berganti. dan tak lama Sindy keluar dengan gaun yang baru ''Gimana sekarang?''


''Ok. ini saja ini sudah cocok untukmu'' Ujar Andrew


''Yasudah, Mbak saya pilih yang ini saja'' kata Sindy pada pegawai butik


''iya, dan tolong segera kirim. sebelum hari Minggu ini ya, soalnya acaranya pernikahan nya itu hari Minggu nya'' jelas Andrew agar mengirimkan di waktu yang tepat.


''Baik mas, pasti di ingat dan tepat waktu'' Ucap pegawai


''Baik kalau begitu kami permisi'' pamit Andrew dan Sindy hanya mengangguk

__ADS_1


''iya mas Mbak silahkan, dan hati-hati''


Andrew juga Sindy pergi dari toko butik itu.


Lalu setelah mereka beneran pergi dari sana, Kirana yang masih berada disana, langsung segera menghampiri pegawai tadi yang melayani mereka,, ''Mbak sini, saya mau tanya?'' panggil Kirana


''ya mbak ada yang bisa saya bantu'' pegawai menghampiri Kirana


''iya, gini saya mau tanya. itu yang dua orang tadi, yang sedang mencoba gaun pernikahan tadi itu. apa mereka sedang memesan baju pengantin ?'' tanya Kirana


''oh iya benar Mbak, iya tadi itu memang mereka kesini untuk memesan gaun juga jas pengantin nya, dan kalo gak salah tadi mereka bilang juga hari pernikahan nya itu Minggu ini'' jelas karyawan memberi tahu kepada Kirana lagi yang tadi Andrew katakan


''Apa.. pernikahan Minggu ini'' Kirana terkejut Ihhh kenapa malah di percepat sih, hari pernikahan mereka itu.. batin Kirana kesal


''ya sudah terima kasih'' Kirana langsung keluar pergi, dengan perasaan dongkol. sudah Ferdi terbujur di rumah sakit, lalu tiba-tiba dirinya Mendengar Andrew juga Sindy akan segera menikah.. Kirana sangat kesal


malam harinya, Kirana Mendengar acara pesta bujang yang di selenggarakan oleh Andrew sendiri, hm Kirana langsung tersenyum lebar.. Kirana tak kehabisan akal,

__ADS_1


maka disinilah dia sekarang, di hotel tempat acara tersebut berlangsung.. Kirana datang tidak sendiri, Kirana membawa teman wanitanya. tentu ini hanya untuk beralasan saja,


Kirana dan temannya itu masuk ke dalam, acara masih belum di mulai rupanya, Kirana dan temannya ini duduk di tengah. tapi tidak terlalu depan.. Kirana bisa melihat Andrew sedang mengobrol dengan teman kuliahnya dulu.... lalu tak lama setelah itu acara pesta bujang ini pun di mulai.


__ADS_2