Obsesi Sahabat

Obsesi Sahabat
Bab dua puluh Empat


__ADS_3

Ferdi percaya percaya saja dengan rencana yang di buat Kirana , dan Ferdi belum tahu kalau Sindy itu sebenarnya sudah punya kekasih, dan kekasihnya itu orang yang Ferdi juga kenal . yaitu Andrew!!! Walau mereka tidak lagi kenal dekat,


Lalu Rencananya, Kirana akan mempertemukan Sindy dengan Ferdi lewat perusahaan


Kirana menyuruh Ferdi untuk melakukan kerja sama, lewat perusahaan Sindy saat ini. .


Lebih tepatnya Perusahaan Papah nya Sindy yang sekarang sudah di kelola oleh Sindy. . dan otomatis nantinya mereka bakal sering bertemu untuk membicarakan tentang perusahaan..!!!


Begitu lah rencana yang Kirana usulkan pada Ferdi.. dengan senang hati Ferdi menyetujui nya


''Gue gak sabar, lihat reaksi Sindy pas ketemu gue untuk pertama kalinya lagi, setelah bertahun tahun kita tidak bertemu'' ujar Ferdi pada Kirana


''Bisa saja dia langsung terpesona Fer!'' ujar Kirana memanasi agar Ferdi semangat ketemu Sindy


Ferdi mengangguk dan benar saja Ferdi begitu bersemangat ''Ya semoga saja'. . katanya tersenyum senang


Kirana ikut tersenyum, ''Kapan kamu akan memulai bisnis dengan Sindy?'' Tanya Kirana


''Besok. besok aku akan meminta asisten ku dulu untuk mengirimkan surat kerja sama antara perusahaan ku dengan perusahaan nya'' Kata Ferdi


Baru setelah itu aku akan langsung menemuinya'' Lanjutnya lagi


Kirana mengangguk ''Bagus aku mendukungmu''


Ferdi tersenyum ''Thanks, ya atas usulmu''


''Hem'' balas singkat Kirana


...----------------...


Esoknya setelah sekertaris Ferdi mengirim CV ke perusahaan Sindy..


Tok tok..


"Masuk"


sekertaris Ferdi masuk ke ruangan Ferdi.


"aada apa?" Tanya Ferdi pada sekertaris nya


" begini bos , perusahaan dari Company Corp sudah menyetujui permintaan perusahaan Anda, untuk bergabung" ujar sekertaris Ferdi


begitu jelasnya si sekertaris mengatakan bahwa perusahaan Sindy sudah menerima email dan menyetujui perusahaan Ferdi dan juga perusahaan Sindy untuk bekerja sama..!!!


"Bagus.. kapan saya bisa menemui langsung dengan Sindy?"" Tanya Ferdi


''Menurut dari yang pihak mereka, secepatnya pun bisa Anda bisa untuk menemui nya'' jelas sekertaris Lee


''Baik segera urus segala sesuatu nya dan berkas berkas nya'' kata Ferdi


...''Baik Bos, kalau begitu saya permisi'' pamit sekertaris Lee dan keluar dari ruangann Ferdi...


Ferdi berjalan menuju jendela.. lalu berdiri melihat pemandangan luar, tangannya di masukkan kedalam saku celananya... 'Sindy.. gumamnya lirih


Ferdi mengingat masa masa dulu saat dirinya dan Sindy masih SMA... walau kedekatan mereka cuma satu tahun . tapi bayangan itu tidak mudah pergi dari ingatannya...!!!


Saat itu ....


Ferdi dan Sindy satu jurusan. jurusan ekonomi dari situ mereka mulai dekat, dari seringnya melakukan pekerjaan bersama mengerjakan tugas bersama... dan masih banyak lagi !!!


''Fer , hari ini ada tugas . kamu sudah kerjakan?'' Tanya Sindy pada Ferdi saat di kelas


''Duh gue belum kerjakan deh kayaknya.. gue kelupaan Sin!'' ujar Ferdi


''Astaga kamu ini suka kebiasaan banget deh'' kata Sindy dengan menggeleng kan kepalanya heran dengan kebiasaan Ferdi


Hehehehe Ferdi cengengesan ''Gue pinjam dulu buku punya Lo.. ya?'' pinta Ferdi

__ADS_1


''Ckk... Yasudah nih '' ujarnya memberikan buku tugas


''Thanks'' ucap Ferdi tersenyum


Sindy mengangguk dan balas tersenyum,, ''Sip'' mengacungkan jempol nya


Ferdi pun mengerjakan tugas sekolah di kelas, , untung saja waktu bel masuk masih lama ,


***


setelah pulang sekolah, Ferdi memanggil Sindy


''Sin . panggilnya


''Ya?'' Sindy pun menoleh


''Yu gue anterin pulang'' ajak Ferdi


''Emm... Sindy tampak berpikir


''Udah ayok kelamaan'' paksa Ferdi lalu memegang tangan Sindy agar ikut pulang dengannya


''Iihhh.. belum juga gue iya-kan'' cetus Sindy


''Udah lah ayo, bareng gue'' paksa Ferdi lagi


''Ok ok . pelan pelan Napa jalannya'' peringat Sindy


''hem...


Akhirnya Sindy pun di antarkan pulang oleh Ferdi, setelah sampai di depan rumah Sindy.. Ferdi langsung pamit pulang. tidak berniat untuk mampir dulu di rumah Sindy


***


Suatu ketika, Sindy tidak masuk ke sekolah... Ferdi merasa khawatir.. dia pun menanyakan kabar Sindy pada teman se bangkunya


''Lo gak tahu emang Fer?'' Bella balik bertanya


''Gak. Ferdi menggeleng, kenapa emang?''


''Katanya sih lagi sakit si Sindy Fer!!''


''Sakit''?


hu'um.. Bella mengangguk ''iya sakit''


''Beneran lu kaga tahu?''


''Kalau gue tahu, gak Mungkin kali gue tanya sama Lo'' jelas Ferdi


''Hhehe iya. juga ya!!''


''Yah bakal sepi dong gak ada Sindy di kelas..'' gumamnya


''Apa? Lo ngomong apaan?'' Tanya Bella


''Kagak kagak'' Ferdi menggeleng


Bella mencebik, sudah jelas jelas tadi Ferdi seperti mengatakan sesuatu... sekarang bilang tidak... Lalu Bella memperhatikan Ferdi yang melamun


''Lo kenapa,?'' sambil menyikut lengan Ferdi


Ferdi menoleh lalu , menggeleng


'' mikirin Sindy ya?'' Tanya nya lagi


Ferdi menghela nafas pelan.. ''gue cuma lagi khawatir ajah sama Sindy'' ujar Ferdi

__ADS_1


Bella mengangguk.. ''Lo jenguk ajah nanti pas pulang sekolah?'' usul Bella


''iya tar gua jenguk dia pas pulang''


''Lo ikut?'' tanya Ferdi


''gak . gue pulang ada acara nih sama keluarga!'' jawab Bella, Lo sendiri ajah'' Lanjutnya


''Ok...


***


Jam pelajaran pun segera dah usai.. kini waktunya pulang sekolah Ferdi melajukan motornya menuju rumah Sindy . .


Sebelumnya Ferdi pernah mengantarkan Sindy ke rumahnya.. makanya sekarang Ferdi tahu dimana alamat Rumah Sindy berada..


Ferdi sudah sampai di halaman depan rumah Sindy.. lalu Ferdi turun dari sepeda motor nya.. Ferdi berjalan menuju pos satpam, guna menanyakan apakah Sindy sedang ada dirumahnya atau tidak..!!!


''Permisi Pak'' ucap Ferdi


Pak satpam menoleh ''Ya ada apa Den?''


''Em... apa Sindy ada di dalam Pak?'' taNya Ferdi


''Non Sindy?''


Ferdi mengangguk


''Ada, ada di dalam ucap satpam . ''Emang Aden ini siapa nya ya?'' tanya satpam lagi pada Ferdi


''Saya saya.. saya teman nya Pak, teman sekolah Sindy'' jelas Ferdi


''Ooh teman sekolah Non Sindy?''


''iya. Angguk Ferdi . ''Boleh saya bertemu dengan Sindy pak?'' ucap Ferdi


''mau bertemu Non Sindy?. sebentar saya tanyakan dulu pada Nyonya besar'' Jawab Pak satpam


''Silahkan pak saya tunggu disini'' ujar Ferdi


Pak satpam pun masuk kedalam, dan menemui Mamih Sindy untuk meminta izin


''Nyonya?'' panggil satpam itu


''Ya pak Muhlis?'' kata Mamih Sindy yang sedang berada di ruang tengah


''Itu anu.. Nyonya di luar ada yang mau bertemu Non Sindy'' ucap Muhlis Nama Pak satpam


''Mau bertemu Sindy? siapa Pak? tanya Mamih Sindy


''Katanya sih teman satu sekolah Non Sindy Nyah'' jawab Pak Muhlis


''Teman Sindy yang mana ya Pak? Laki laki, perempuan pak?''


''Maaf Nyah saya juga baru tahu, baru melihat... dan orangnya laki laki''


''laki laki?''


''iya''


Mamih Sindy pun keluar rumah untuk melihat siapa orang yang ingin menemui Sindy, atau orang yang katanya teman anaknya itu..


Ferdi saat melihat ada wanita baya tapi masih cantik , pun berdiri dari duduknya dan tersenyum pada wanita itu. .


...****************...


Buat yang selalu setia . aku ucapkan terima kasih, dan aku minta dukungan kalian ya!!! . . see u next bab🤗

__ADS_1


__ADS_2