Obsesi Sahabat

Obsesi Sahabat
Jatuh ke pelukan sahabat yang dicintai


__ADS_3

Andrew meneliti penampilan Kirana yang tampak sangat berantakan


oh sial..


dia teringat saat masa-masa kecil dulu,


saat itu..


mereka sedang saling bermain petak umpet, saat itu Andrew lah yang jadi penjahat dan Kirana yang sembunyi.


''ki . dimana kamu?'' teriak Andrew sambil mencari Kirana yang sudah itu


''aku akan mendapatkan mu. . dimana pun kamu sembunyi..'' ucap Andrew lagi


Kirana yang tengah sembunyi itu merasa waspada tapi ia senyum-senyum saat Andrew mengatakan akan menemukan nya bersembunyi..


ayo cepat cari aku Drew..kata Kirana dengan suara yang kecil.. ia terkekeh


''Darrr... ''


Andrew menemukan nya juga..


''ahh kenapa bisa ketemu sih'' Kirana cemberut kesal. selalu saja ia ketemu saat sedang bermain petak umpet bersama Andrew


''hahaa sudah ku bilang bukan.. kemana pun kau lari pasti akan ku dapatkan '' ujar Andrew kecil waktu itu


Kirana kesal ia memanyunkan bibirnya ..


lalu suatu hari Kirana mengalami demam tinggi..ia terus menyebut nama Andrew ia mengigau . .


saat itu Andrew langsung menemui Kirana di rumahnya..


''ki, bangun kamu kenapa hm? ini aku cepatlah bangun'' ujar Andrew yang datang menjenguk


Kirana coba membuka matanya ''andrrew'' panggil nya


''ya''


''Andrew.. mau kah kau berjanji ''


''apa?''

__ADS_1


''kau tak akan meninggalkan ku. apapun yang terjadi ?''


''iya..iya aku berjanji tak akan meninggalkan kamu, apa pun yang terjadi ''


''benar ya? kau janji?'' Kirana memastikan


''ya Benar.. aku akan ada di samping mu selamanya ''


janji Andrew saat masih kecil..



jantung Andrew terasa sesak.. saat mengingat janji yang pernah ia ucapkan dulu.


dengan gerakan cepat ia menjambak baju si bajingan . .


"Sialan. lepaskan dia"


bugh bughh bugh.....


Andrew menonjok memukul Hansson dengan membabi buta..


"beraninya kau melukai dia " Bugh Andrew memukul hidungnya lebih keras.


"Huh.. memang dia siapa kau?" ucapnya Hansson yang sudah parah penuh Luka


"apa kau pacarnya ? oh atau suaminya ?.. bukankah Nona ini tidak memiliki pasangan.ah bahkan saya sempat dengar, bahwa wanita ini katanya memiliki anak tanpa suami.iya benar kan Nona ?" menatap Kirana dan tertawa mengejek


Kirana semakin terpukul ia merasa sangat tak berdaya..sungguh kejam sekali mulut pria itu


"Kurang ajar " Bugh... Andrew menendang pria itu sampai terjungkal kebelakang dan terkapar


dengan nafas ngos-ngosan Andrew berdiam diri..ia ingin mengatur nafasnya lebih dulu,


ia menatap Kirana. yang tengah menangis dengan memegang selimut


Andrew perlahan coba berjalan mendekati Kirana. .


"Ki..." panggilnya lalu ia coba membenarkan pakaian Kirana yang tersingkap


"Jangan sentuh aku" pekik Kirana dengan menatap tajam pada Andrew

__ADS_1


"Kau sama saja dengan dia.. kau sama kejamnya dengan dia, kau tak punya hati.. kau melukai ku. bahkan lebih dari ini... kau menyakiti hati dan fisikku" ujar Kirana nafasnya tersengal karena ia meluapkan emosi nya.


"Ki maaf" ucapnya Andrew tercekat di tenggorokan


"kenapa.. kenapa dunia kejam padaku kenapa ? kenapa harus seperti ini hikss..." Kirana menangis suaranya hampir habis


"Ki... maaf..."


saat Andrew ingin menyentuh tangan Kirana. Tiba-tiba tubuh Kirana ambruk dan jatuh pingsan di atas ranjang itu


"Kirana.. Kirana bangun Ki . bangun " Andrew panik


"oh astaga dia pingsan "


Andrew coba membaringkan tubuh Kirana dengan benar


entah mengapa di situasi seperti ini justru sempat-sempatnya ia menatap bush Dada Kirana yang sedikit terlihat ketika selimut yang tadi menutupi kini tersingkap


Sial....


Andrew coba fokus..


Oh sial.. matanya tak mau di ajak kompromi.


lagi lagi ia ingin menatap kulit mulus itu..


"Oh ayolah.. kenapa dengan mu ini" kata hati nya


Andrew melepaskan jaket yang dipakainya.. lalu ia pasangkan di tubuh Kirana, guna menutupi keindahan tubuh wanita yang tak sadarkan diri itu..


setelah ia memakaikan kembali hijab juga jaketnya pada Kirana


Andrew pun menggendong Kirana dan membawanya ke kamar nya.. Yang tak terlalu jauh dari kamar si Hansson ini


sesekali saat tengah menggendong Kirana, mata Andrew rasanya ingin terus menatap bibirnya Kirana


Sial.. ayo lah ini bukan pertama kalinya kau melihat bibir nya Drew.... ia mengumpat dirinya dalam hati.


setelah menidurkan Kirana di atas kasur miliknya.


Andrew menatap sebentar pada wajah manis perempuan yang sangat dia sayangi sebelum kejadian hari itu.

__ADS_1


Andrew pun segera menghubungi dokter. untuk memastikan keadaan Kirana.


nampaknya Andrew mencemaskan Kirana !


__ADS_2