
Kirana sudah siap dengan pakaian kantor. dia melenggak-lenggok di depan cermin untuk memastikan dia sudah berdandan cantik dan elegan, Kirana saat ini memakai pakaian kemeja juga rok di atas lutut sangat cantik dengan bentuk tubuhnya yang bak model itu juga kulit putihnya ...
setelah semua siap, ia pergi kerumah Andrew.. kemarin Andrew setuju membantu Kirana belajar mengenai urusan kantor.
"pagi bi" ucap Kirana setelah tadi bibi bukakan pintu
"iya pagi non, silahkan masuk kebetulan den Andrew masih d kamarnya, mungkin sedang bersiap" ucap bibi
"Andrew berarti belom sarapan ya bi" tanya Kirana
"belum non."
tak lama Andrew sudah turun ke bawah sudah lengkap juga dengan pakaian kantornya dan melihat bibi dan Kirana yang sudah sampai dirumahnya
"Ki sudah kesini kamu" tanya Andrew
"iya baru aja" ucap Kirana
"den mau sarapan dulu non Kirana juga" tanya bibi bertanya kepada Andrew dan Kirana "bibi sudah buatkan nasi goreng" lanjutnya
"baik bi aku sarapan sekarang" ucap Andrew begitu juga Kirana yang mengiyakan
saat ini di meja makan
"Ki kamu sudah siap pergi ke kantor sekarang.. juga sudah siap mempelajari tentang perusahaan" ucap Andrew di sela makan mereka saat ini
"sudah" ucap Kirana walau dalam hati masih malas, tapi demi kamu aku harus mandiri kan" batin Kirana
__ADS_1
" good , aku dukung kamu kirana belajar pelan pelan" ucap Andrew sambil mengusap tangan Kirana
"ya Drew" kata Kirana sambil tersenyum manis. yang siapa saja yang melihat senyum Kirana pasti akan meleleh tapi tidak dengan Andrew mungkin sudah biasa
***
di kantor Andrew telah sampai di Perusahaannya ia berjalan memasuki gedung kantornya dengan Kirana yang ikut berjalan di sini Andrew.... untuk pegawai yang tidak tahu Andrew sudah punya pacar.. akan mengira Kirana lah pacar Andrew karena memang mereka cocok serasi, dan ada yang menatap iri juga menatap kagum pada Kirana
"nih coba kamu pelajari pelan pelan, mengenai bagaimana mana nanti kamu harus mengelola perusahaan" ucap Andrew sambil menyodorkan berkas untuk Kirana pelajari
"banyak bener Drew" kata Kirana setelah membuka dan banyak yang harus ia baca sebelum untuk d pelajari
"kan aku bilang pelan pelan saja.. kamu ini belom apa sudah ngeluh" ucap Andrew lalu duduk di kursi kebesaran nya
tadinya Andrew mau menempatkan Kirana di salah satu ruangan, gak mungkin kan harus se-ruangan dengannya pikir Andrew tadi sebelum mereka masuk ruangan Andrew... tapi jangan salah yang di lawan itu si anak manja, yang apa apa yang ia mau harus di turuti..
padahal itu cuma alibi Kirana saja.!! yang ada dia ingin dekat saja dengan Andrew
Dan mau tidak mau Andrew harus mengalah daripada nanti lebih menganggu.... yang siang ini Andrew ada rapat dengan clien nya
**
Hari sudah sore
"sudah waktunya pulang" ucap Andrew sambil melihat jam di tangannya
Kirana melihat dari ekor mata. Andrew melangkah ke arahnya ia langsung pura pura sibuk membaca dokumen. biar disangka serius ingin bekerja,, padahal dari tadi Andrew rapat ia sibuk dengan ponselnya berpesan ria dengan teman perempuannya
__ADS_1
"semangat sekali sahabat ku ini... aku jadi percaya kamu memang serius ingin terjun ke-perusahaan" ucap Andrew yang melihat Kirana serius masih dengan dokumen
Kirana yang mendapat pujian hanya tersenyum manis dan tentu pipinya langsung memerah bak kepiting rebus, yes senangnya di perhatiin Andrew." batin Kirana girang
" hooh Drew kan aku mau cepat paham soal soal perusahaan,, sudah seharusnya kan aku bekerja dan bantu perusahaan Dady nantinya... dan bisa mandiri" ucap Kirana
"bagus sudah besok lagi lanjutkan sebaiknya kita pulang sudah sore ini" ajak Andrew
"ayo.!" semangat Kirana memang ini yang ku mau dari tadi' batin Kirana
diperjalanan pulang saat ini mereka sedang didalam mobil. . tidak ada yang bicara, hanya sekali sekali Kirana yang curi curi pandang kepada Andrew yang begitu mengagumi sosok di sampingnya ini
"kenapa lihat aku nya kaya gituh banget". . heran Andrew saat melihat Kirana tanpa kedip terus melihat ke arahnya
"eh" gugup Kirana yang ketahuan curi pandang ",i-itu anu kamu ganteng" ucap gumam Kirana
"hah"
"apa kamu bilang tadi aku gak dengar" ucap Andrew
"aku...aku mau makan ya aku mau makan" hhee alasan Kirana entah kenapa agak masih ragu Kirana bicara jujur takut Andrew merasa kurang nyaman padanya sejak kapan nona Kirana ini bicara di pikir dulu
"oh kamu lapar yasudah kita makan dulu... mau makan di mana kamu" tanya Andrew
"restoran biasa saja Drew" ucap Kirana
setelah beberapa saat mereka sampai dan duduk d kursi dekat jendela yang langsung bisa melihat pemandangan taman.... tiba-tiba Kirana memicingkan matanya seperti melihat seseorang yang sudah pasti ia kenal
__ADS_1