
''To-long... tolongg, siapapun tolong '' Kirana berteriak teriak meminta pertolongan
si Pria itu justru semakin tertantang dan ia tertawa Dengan sangat keras ''hahahaaa... CEPAT kemari Nona '' suruh nya sambil mendekati Kirana
''tidak . jangan, cepat pergi.. ku bilang jangan mendekat '' Kirana berucap dengan bibir bergetar
Kirana berlari mendekati pintu hotel itu.. Kirana menggedor-gedor pintu tersebut. berharap ada yang mau mendengar dan menolongnya!
Gap..
Tuan Hansson pun menangkap tubuh Kirana..
Kirana terkejut.. ''lepaskan''
saat Pria itu ingin membawa Kirana dan menyeretnya dengan paksaan menuju ranjang..
''ayo cepat ikut saya. dan puaskan saya, bertanggung jawab lah karena Anda.. hasrat saya tidak tersalurkan oleh wanita tadi'' ucap. Hansson pada Kirana
mata Kirana semakin membola
Ya Tuhan tolonglah aku... kata batin nya
''tolong maafkan saya tuan.. saya tidak tahu kalau ini adalah kamar mu.. saya tadi salah melihat nomor hotel'' Kirana memohon dan coba menjelaskan. namun rupanya kabut gairah yang telah memuncak itu tidak mampu di beritahu hanya dengan kata-kata..
semakin menyeret paksa tubuh Kirana
Bughh..
Hansson melempar tubuh Ramping itu ke atas ranjang..
''Aaa..'' Kirana memekik terkejut
Si Hansson sudah mulai membuka kancing baju nya sendiri dengan tersenyum miring..
ia mendekati Kirana dan ingin mencumbui ibu satu anak itu
Kirana menggeleng ia coba melepaskan diri dari pria bejat ini
kepalanya ia gerakkan ke kiri dan kanan
__ADS_1
''jangan.... tolong.... tolong.''
Srekk..
''Aaaa.. jangan'' Kirana menangis dan merasa hina
Pria itu merobek baju Kirana juga membuka paksa kerudung Kirana..
kini rambut indah Kirana telah tergerai.. sempat terkejut Hansson melihat rambut Kirana.. yang tampak lebih cantik Kirana dimatanya
semakin membara hasrat itu dalam diri Hansson.. juga di pengaruhi oleh minuman tadi
Namun belum sempat Hansson mencicipi
Dan
tiba-tiba dari arah pintu kamar hotel Hansson . ada suara yang menendang pintu tersebut.. sampai terbuka lebar
lalu datanglah seorang pria Tampan.. dan berteriak ''lepaskan perempuan itu'' ucapnya menyuruh Hansson
pria itu mendekati arah ranjang..
''Siapa kau? jangan ikut campur.. dia ini adalah mangsa ku'' ucap Hansson dengan menatap kesal pada Andrew
Sebelumnya..
Andrew ada perjalanan bisnis di kota ini juga. namun sebenarnya Andrew tak tahu kalau Kirana juga sedang Melakukan pekerjaan di kota ini .
sekarang
Andrew tengah berjalan di lobby hotel..
ia pun memasuki lift dan menunjuk angka kamar hotel nya..
setelah life sampai membawanya di depan pintu hotel . ia pun keluar dan berjalan lagi untuk menuju kamar nya
namun sebelum ia sampai di kamar nya,
saat ia tengah berjalan ia melihat seorang wanita yang bisa di sebut wanita bayaran tengah berjalan dengan terburu-buru..
__ADS_1
sampai tak sengaja oleh itu menyenggol lengan Andrew
''Aduhh'' wanita itu mengaduh kesaksian
''Tidak apa-apa ?'' tanya Andrew
''ah tidak Tuan.. HM, Tuan boleh saya minta tolong sesuatu?''
awalnya Andrew merasa tak perduli. tapi dia sedikit penasaran juga,
HM mungkin wanita ini. minta di bayar juga olehnya . pikir Andrew, yang sudah pernah terjun ke dunia seperti itu..
''ini Tuan.. saya mau meminta tolong.. lalu si wanita itu mulai cerita dari awal .. saat ia sedang menikmati minuman juga kemesraan mereka terganggu karena tiba-tiba datang wanita berjilbab..
lalu sekarang Pria itu ingin menikmati tubuh wanita berjilbab tersebut..
Tolong selamatkan dia Tuan.. sepertinya dia memang salah kamar.. saya tak bisaa membantu. karena tuan Hansson ini pria yang arogan'' jelas wanita itu sambil memohon pada Andrew
Dan benar saja.. Andrew coba mendekati pintu hotel yang tadi wanita itu sebutkan
disaba ia mendengar teriakan seseorang
namun. semakin ia mendengar semakin ia seperti mendengar suara Kirana
''tidak mungkin itu dia? sedang apa dia di kota ini?'' pikir Andrew
namun ia semakin tak suka saat wanita itu menjerit ketakutan..
suara itu.. mengingatkan nya saat ia tengah mabuk dulu... dan memaksakan keinginannya pada Kirana dulu.
dengan cepat Andrew mendekati kamar tersebut
dan ia menendang nya dengan sangat kencang..
''lepaskan perempuan itu'' titahnya pada Pria yang mencoba melecehkan wanita tersebut
wanita itu menatap dirinya.. tatapan mereka bertemu..
ada rasa sakit saat melihat keadaan wanita itu mata yang memerah penuh air mata. dan rambut yang sudah acak-acakan.. juga Ah.. Andrew tak sanggup meneruskannya saat melihat pakaian wanita itu
__ADS_1