
kemandirian setelah melihat Andrew pergi dari rumahnya, dan melihat bagaimana Andrew yg benar benar tulus meminta maaf , dan ya ini hanya kesalahpahaman maka dari itu Sindy akan memaafkan Andrew
lalu sebelum jam makan siang ini, Sindy menghubungi Andrew untuk ketemu dan makan siang bersama, tentu Andrew senang mendapat pesan . itu tandanya pacarnya sudah tidak marah lagi
lalu mereka memilih makan di kafe yang dekat dengan kantor Andrew.. sebelumnya Andrew menjemput dulu Sindy
disini lah mereka sekarang, di kafe yang ternyata disana juga ada Kirana dan teman nya . . tapi Andrew maupun Sindy tidak melihat mereka , hanya di tempat Kirana yang melihat
"Sayang. makasih ya kamu sudah memaafkan ku" ucap Andrew memegang tangan Sindy
"ya sayang aku juga minta maaf . kemarin tidak ngasih tau dulu , kalau aku mau makan dengan temanku" , ucap Sindy kepada Andrew masalah yang kemarin itu
"tidak sayang . aku yang salah kemarin memang aku sibuk membantu Kirana juga ada rapat penting" terang Andrew dan tidak ada waktu untukmu" sambungnya
"iya aku paham aku ngerti kok... sudah sekarang kita makan aja dulu aku sudah lapar" ucap Sindy tersenyum
"hm ya sayang"
dari meja yangg lain Kirana benar benar merasa sesak, mihat Andrew dan Sindy mengobrol sambil mereka sesekali suap suapan , sungguh memuakkan
"gaes, gue pulang duluan ya! tiba tiba nyokap suruh gue pulang" ucap Kirana langsung berdiri
"ok . hati hati Ki " jawab teman temannya
**
saat ini Andrew dan Sindy sedang dimobil dan mengantarkan Sindy pulang setelah tadi mereka selesai makan..
"sayang aku mau tanya deh" ucap Andrew
"apa itu sayang?" tanya Sindy penasaran
"sayang gimana kalo kita tunangan secepatnya"
__ADS_1
"tunangan" gumam Sindy
"hu'um gimana?"
"aku mau ajah sih sayang,,mau banget malahan , tapi kalo untuk menikah jangan sekarang sekarang ya Drew" ucap sindy
"memang Kenapa" tanya Andrew mengernyit
"kamu kan tahu . kontrakku kerja dua tahun , dan didalam kontrak jangan ada yang sudah menikah" ucap Sindy mengingat Andrew, padahal dulu ia sudah ngasih tau Andrew
"oh ya ya , aku sampai lupa" cengir Andrew
"kamu ini "
besok aku datang kerumahmu ya! sekalian minta restu orang tua mu dan mengambil rencana pertunangan kita" ucap Andrew
"hmm
'', Andrew kamu sedang sibuk?" isi pesan Kirana
tak lama Andrew membalas
"gak kok, ini sebentar lagi aku pulang. setelah membereskan berkas ini langsung pulang kok" kenapa? tanya Andrew
Kirana pun mengubah jadi panggilan telpon
"aku ingin deh jalan jalan malam ini Drew , sama kamu sudah lama kita gak pergi' ucap Kirana
"aku ada acara Ki"
"Drew please"
"tapi aku beneran makam ini harus kerumah Sindy" kata Andrew
__ADS_1
"kok Sindy lagi sih... gak bosen apa bukannya tadi kalian dah ketemu" cetus Kirana sambil cemberut
kamu gak ada waktu banget buat aku, pokoknya aku mau kita pergi" ucap Kirana lagi dengan maksa
"ya gak bisa gitu dong Ki, kamu jangan Kaya anak kecil deh, , lain kali aku ajak kamu jalan ya!" bujuk Andrew supaya Kirana mengerti..
dan ia tidak mau mengingkari janjinya pada Sindy , untuk pergi kerumahnya malam ini ...
huffttt Kirana menghela nafas kesal...
" ya udah lah, tapi awas ya kalo besok ku gak mau nurutin aku untuk pergi lagi, awas ajah kamu aku bakal marah" ucap Kirana mengancam
" iya iya , tuan putri aku janji deh besok kita pergi' ucap Andrew akhirnya daripada hari ini ia gagal kerumah pacarnya
" ok Drew "
" sudah dulu Ki... aku sudah mau siap untuk pulang nih"
" ya . hati hati dijalan sayang , jangan ngebut" ucap Kirana yang keceplosan bilang sayang
"Sayang?" tanya Andrew memastikan pendengaran nya
aduh pake keceplosan lagi gue ,
"itu anu emm... aku kan sayang ma sahabat ku, gitu Drew"
" oh iya iya__
tapi agak geli ajah gue denger Lo bilang sayang . batin Andrew terkekeh
yasudah gue tutup telponnya" sambungnya
"ok" by
__ADS_1