Obsesi Sahabat

Obsesi Sahabat
87


__ADS_3

Sebenarnya Kirana ini dekat dengan Excel hanya sebatas rekan kerja, namun Kirana sempat sempat pergi bersama saat siang hari, Karena Excel yang mengajak nya dengan atas nama pertemanan.


Juga Kirana merasa tidak enak ia sudah beberapa kali menolak ajakan Excel ini, hingga kali ini Kirana menyetujui.


Kini mereka sedang di kafe Coconut milk.


Kirana memesan minum milk tea. dan Excel copi susu campur es mix.


''Makasih ya, Anda sudah mau pergi keluar Nona'' ucap Excel pada Kirana


''Iya sama-sama Tuan!'' balas Kirana


''Oh ya, gimana kalau di luar kaya gini kita gak usah pormal gimana?'' Excel meminta pendapat.


''Ya,, boleh-boleh saja!'' kata Kirana tak masalah


''Baik, tidak apa-apa nih, saya sebut nama?'' memastikan


''Tidak apa-apa kok Tuan Ex,!''


''Tapi itu kamu masih pakai embel-embel Tuan?'' kekeh Excel


''Ah iya..''


''Panggil saja Ex.!'' suruh Excel


''Ah baik Ex, dan panggil juga aku cukup Kirana!''


''Ok, Kirana. Em apa kau mau berteman dengan ku?''

__ADS_1


''Boleh kok,'' sambil tersenyum


''Terima kasih, jadi kita berteman nih?''


''Ya.!'' angguk kepalanya Kirana.


''Senang berteman dengan mu, Kirana!'' tiba-tiba Excel memberikan tangan kanannya untuk bersalaman dengan Kirana.


''Ah ya, senang juga berteman dengan kamu Ex.'' balas Kirana menyahut uluran tangan Excel. Dan mereka pun bersalaman tanda pertemanan, Sudah Seperti anak kecil saja . .


Dan Mereka melanjutkan lagi pembicaraan sambil menikmati minuman yang tersedia di kafe tersebut .


''Ki, saya boleh tanya sesuatu gak ?'' ujar Excel


''Ya tentu boleh, memang mau bertanya apa?'' tanya balik Kirana


''Kamu sudah menikah belum?'' itu pertanyaan nya Excel.


''Kenapa? apa ada yang salah dengan pertanyaan ku?''


Kirana menggeleng tapi masih diam.


''Maaf ya, kalau pertanyaan ku buat kamu tak enak, bukan apa-apa, hanya aku tak ingin kenal atau dekat dengan wanita yang sudah bersuami, kan rasanya tidak bebas begitu hehee'' Excel pun tertawa untuk menghibur Kirana .


''Gak apa-apa kok, Ex pertanyaan kamu gak ada yang salah kok.'' kata Kirana yang sebenarnya tak boleh menyalahkan Excel yang tak tahu apa-apa soal hidupnya.


Dan dari sejak itu, Rupanya Excel semakin gencar mendekati Kirana yang menurutnya sangat cocok dengan kriteria nya!


Namun, suatu hari . Kirana bertemu dengan Excel di suatu tempat bermain, saat Kirana sedang bersama Adrian juga..

__ADS_1


'Itu seperti Excel?' tanya hati Kirana menebak seseorang yang tengah berada di area bermain, lagi apa dia? pikir Kirana lagi.


Tak lama rupanya Excel juga melihatnya, Excel langsung menyapa Kirana dengan menggoyangkan tangannya ke atas . dan Kirana balas mengangguk tersenyum.


Excel langsung menghampiri Kirana bersama anak perempuan, yang sepertinya umurnya lebih kecil dari Andrian.


''Hai, kamu lagi disini juga?'' sapa Excel


''Iya Ex, kamu juga?'' tanya Kirana


''Hm, nih lagi ajak keponakan.'' jawab Excel sambil menunjuk anak perempuan yang di gendong nya.


''Ah keponakan ya?''


''Iya, ini anaknya adik aku, namanya Ellena, El. ayo Beri salam pada onty!'' suruh Excel kepada anak yang katanya bernama Ellena.


''Halo onty!'' ucapnya sangat gemesin, karena bicaranya ini masih tak terlalu jelas.


''Anak pintar, hai El, ini onty Kirana, salam kenal ya!'' balas Kirana tangannya mencubit pipi Ellena gemas . Ellena pun mengangguk seolah mengerti.


Excel menatap sekeliling Kirana, tak ada anak kecil, pikirnya lalu Kirana sedang apa disini? maka segera Excel bertanya ''Kirana, kamu sedang apa di sini.?'' tanya Excel


''Aku sedang mengajak anakku ke tempat bermain ini.!'' jawab Kirana sangat tegas dan tak merasa malu untuk menyembutnya walaupun ini baru pertama kali ia berbicara jujur kepada Excel.


''Apa anak?, maksudnya Ran?'' Excel merasa belum paham


''Ya Ex, aku ini sudah punya anak, dan itu anak ku!'' menunjuk pada seseorang anak kecil yang tak lain adalah Adrian, yang tengah bermain mandi bola .


''Anak? kamu sudah punya anak ?'' shock nya Excel karena sebelumnya ia tak menyangka Kirana telah memiliki anak, bukankah Kirana belum menikah ? sungguh Excel jadi bingung sendiri memikirkannya.

__ADS_1


Dan Kirana pun sudah mau mengatakan dari jauh-jauh hari kepada Excel, namun dirinya belum siap mengatakan bahwa ia belum menikah, tapi sudah memiliki anak.. bukan Kirana malu hanya saja Kirana tak ingin orang lain tahu aib nya, , walau bagaimanapun suatu saat ini semua akan terbongkar dengan sendirinya...


__ADS_2