
''Bu, itu rumah di depan mau dinjual katanya'' Ucap Bibi pada Mama Andrew
''dijual, maksudnya rumah Mas Firman?'' Mama Nina memastikan
''Ah iya benar Bu''
''kenapa di jual?''
''katanya sih saya denger Pak Firman dan keluarganya pindah Bu''
''pindah kemana?''
''Ke luar negeri katanya sih Bu''
''Keluar negeri kenapa jauh ya pindah nya''
Dan Mama Nina pun segera pergi ke kediaman keluarga Kirana, tapi rupanya yang punya rumah sudah pergi dari hari kemarin.''
''Aku belum melihat keadaan Kirana, dan aku telat datang kesini nya, mereka sudah keburu pergi'' keluh Mama
Dan diam-diam ada yang menguping percakapan antara bibi dan Mama Nina, dialah Andrew.. Syukurlah dia sudah pergi kata batin Andrew dengan tersenyum senang..
🌻
Entah kenapa justru setelah Kepergian Kirana. Andrew merasa ada yang hilang dalam dirinya, juga Andrew merasa gelisah yang tidak tahu kenapa?
Bahkan akhir-akhir ini, Andrew mengalami morning sickness
''Ya ampun gue ini kenapa, selalu muntah Muntah begini.'' keluh Andrew
Andrew pun yang sudah bersiap pergi ke kantor berjalan turun tangga untuk sarapan paginya.
Mama yang melihat Andrew tampak pucat juga lemas pun khawatir..
''Drew kenapa kamu, kamu sakit?'' tanya Mama segera menghampiri Andrew,
''gak tau ma, tapi akhir akhir ini aku selalu muntah''
''Apa, muntah. sebaiknya kamu segera ke rumah sakit Drew, segera di periksa Mama khawatir Drew.'' Ucap Mama dengan nada cemas
__ADS_1
''iya nanti saja, karena hati ini Andrew banyak yang harus di kerjakan ma''
''tidak, kamu jangan dulu memikirkan pekerjaan dong Drew. Mama gak tenang kalau kamu belum periksakan keadaan kamu''
''iya ma''
''Yaudah tapi coba makan dulu sedikit ya'' lalu Mama menyiapkan sarapan untuk Andrew
Tapi tiba-tiba saat Andrew melihat makanan itu juga mencium bau nya masakan, Andrew kembali mual dan ingin Muntah..
Andrew segera pergi ke wastafel dan kembali ia memuntahkan cairan..
''Ya ampun kaku kenapa. apa masih mual Nak?''
''Yaudah ayo sebaiknya segera kita kerumah sakit sekarang''
''iya ma''
Sampailah di rumah sakit..
''Dokter ini anak saya kenapa?'' Tanya Mama Nina pada dokter yang tadi memeriksa Andrew
''Dalam keseluruhan keadaan Pak Andrew baik-baik saja. tapi''
''Tapi sepertinya Pak Andrew mengalami yang namanya morning sickness''
''Apa, morning sickness?'' ulang Mama shock karena Mama tahu apa itu artinya..
di lain tempat juga di waktu yang berbeda..
Kandungan Kirana sudah memasuki bulan ke Tujuh.. Dimana saat awal bulan kemarin Kirana beruntung karena tidak merasakan muntah muntah di pagi hari.. atau yang biasa di bilang morning sickness..
*
Tiba-tiba suatu hari.kirana merasa pusing..
''Sayang kamu kenapa?'' Tanya Momy menghampiri Kirana
''Gak apa-apa kok Mom. cuma agak sedikit pusing saja'' ucap Kirana
__ADS_1
''Kita ke dokter ya.''
''Mom gak usah. aku istirahat sebentar juga baikan kok''
''Tapi Momy khawatir sama kamu sayang''
''Mom. sudah tidak apa-apa, jangan terlalu cemaskan ya Mom''
''Yasudah tapi kalau semakin sakit bilang Momy, kamu jangan menahannya Begitu sayang''
''iya Momy iya, kalo ada apa-apa Kirana bakal kasih tahu Momy'' tersenyum pada Momy
''Yasudah ayo Momy bantu untuk istirahat''
''iya Mom''
Besoknya tubuh Kirana sekarang sudah lebih baik. dia sudah tidak merasa sakit apapun lagi, karena bosan Kirana pun sepertinya ingin berjalan-jalan di kota ini.
''Mau kemana sayang?'' Tanya Daddy yang kebetulan sedang menonton TV
''Eh Dad, Kirana mau keluar sebentar ya Dad. mau cari udara segar'' Jawab Kirana
''Di temani mbak ya'' suruh Daddy
''Dad aku bisa sendiri ah'' Kirana Menolak
''Pokoknya harus sama Mbak keluarnya'' kukuh Daddy
''Ya udah deh'' Ucap Kirana akhirnya
''Mbak...'' Daddy memanggil Mbak Yang bekerja di rumahnya
''Ya Tuan'' Mbak Siti menghampiri
''ini Kirana mau pergi keluar katanya, kamu temenin ya''
''Oh baik Tuan, ayo Non Mbak temenin''
''iya Mbak, Dad aku pergi sekarang ya'' pamit Kirana
__ADS_1
''iya hati-hati. dan jangan telat pulang''
''Ok Dad'' Kirana dan Mbak Siti pun pergi ke taman yang Kirana ingin kunjungi.