
Adrian kali ini makan bareng bersama kedua orangtuanya,
Adrian makan dengan begitu lahapnya.
''Sayang, pelan-pelan Nak, makannya, awas tersedak.'' Kirana mengingatkan.
Adrian hanya menganggukkan kepala patuh, karena mulutnya penuh dengan nasi.
''Ki,'' Andrew memanggil
''Iya?'' sahut Kirana
''Ini, masakan kamu yang buat ?'' tanya Andrew
''Iya, aku yang masak, kenapa memangnya ?''
''Tidak, hanya enak juga masakanmu'' puji Andrew
Oh. Kirana hanya ber-Oh ria.
Andrew sampai ikut menambah lagi makan nya.
Sebenarnya Kirana sangat-sangat merasa bahagia, karena akhirnya dia bisa memberikan momen ini kepada Adrian putranya, setelah Empat tahun ini, Adrian tak merasakan dekapan seorang Ayah.
Kirana coba menahan air matanya yang rasanya menggenang ingin tumpah..
Malam hari,
''Sudah malam, waktunya tidur Drian.'' Kirana mengingatkan Adrian.
''Bun, besok Drian sekolah tidak Bun?'' bertanya dulu kepada Kirana
''Besok kan Minggu, jadi Adrian libur dong.'' Andrew yang menyahut.
__ADS_1
''Benar Drian libur sekolah ?''
''Iya sayang, memangnya ada apa ? sampai Adrian bertanya soal sekolah ?'' tanya Kirana
''Tidak ada apa-apa sih Bun, hanya Drian besok masih ingin bermain dengan Ayah.'' jawabnya Adrian.menatap Andrew
Andrew langsung mengusap kepala Adrian, ''Memang Ayah mau kemana hm? Ayah tidak akan kemana-mana lagi Drian, Ayah akan selalu bersamamu mulai sekarang.'' lirih Andrew mengatakan.
''Benar ya Ayah ?'' mata bulat itu menatap Andrew dengan penuh harap.
Andrew segera menganggukkan kepala, ''Ayah berjanji akan selalu bersamamu, menjaga mu.'' ucapnya dengan serius.dan tegas
Adrian segera memeluk tubuh Andrew dengan sangat erat, seolah takut kehilangannya lagi.
''Sudah malam ayo cepat tidur !'' ajak Kirana lagi
''Iya sayang, ayo ikut dengan Bunda mu, tidurlah !'' timpal Andrew
''Tapi Ayah ikut juga tidur bareng Drian !'' pintanya.
Andrew sudah menggendong Adrian, dan bersiap pergi ke kamar Adrian,
''Bunda.'' Adrian memanggil
''Ya, kenapa ?''
''Ayo Bunda juga ikut, kita tidur bareng-bareng Bun, bertiga.!'' ucap Adrian menginginkan tidur dengan kedua orangtuanya.
''Apa?, Oh, kalian pergi duluan saja,nanti Bunda menyusul ''
''Tidak Bun, Drian inginnya sekarang juga Bunda ikut ke kamar Adrian.!'' pintanya.
Kirana tentu bingung harus mengatakan apa lagi, dan kalau menuruti keinginan Adrian itu tidak mungkin..
__ADS_1
Tapi
Adrian merengek, ''Bunda, ayo cepetan,! Drian sudah mengantuk Bunda.'' merengek sambil sesekali menguap.
''Iya baiklah ayo '' akhirnya Kirana ikut juga masuk ke kamar Adrian.
Adrian sudah memposisikan dirinya di tengah-tengah ranjang, dia pun segera memanggil Andrew dan Kirana untuk ikut berbaring di sisinya..
Dan kini kedua orangtuanya sudah ikut berbaring di sisi kiri dan kanannya.
Namun saat pagi hari, saat Kirana bangun dari tidurnya, keadaan jadi berubah, tidak ada lagi Adrian yang di tengah mereka,yang ada kini Kirana lah yang berada di tengah-tengah.
Kirana membulatkan mata.. dan menatap wajah di sisi kirinya. itu adalah wajah Andrew,
Juga ia arahkan lagi matanya pada tangan pria itu, yang Sialnya tengah memeluk pinggangnya.
''Kok aku bisa ada di tengah sih, Hah .. pasti dia pelakunya.'' menuduh Andrew.
Kirana mencoba menyingkirkan tangan Andrew, dengan hati-hati. Tapi nyatanya Andrew malah semakin merekatkan kembali pelukannya.
''Lepaskan! dan singkirkan tangan kamu!'' pinta Kirana dengan berbisik dan coba menyingkirkan lagi tangan Andrew.
''Prita, kau mau kemana Hm?'' suara Andrew pelan namun itu langsung membuat mata Kirana mendelik, saat Andrew menyebutkan nama seorang wanita, Andrew justru semakin merekatkan pelukannya lagi.
''Dasar buaya darat .'' pekik Kirana langsung membanting tangan Andrew dengan kasar. menyingkirkan tangan itu.
''Emh ada apa?'' teriak Andrew dengan setengah sadar dan jantungnya berdegup kencang karena dia kaget saat seperti ada yang menggerakkan tangannya.
Andrew celingukan, matanya masih memerah.Habis bangun dari tidur nyenyak nya
Kirana cepat-cepat turun dari atas ranjang, tanpa menoleh lagi pada Andrew yang masih kebingungan.
''Kirana.'' panggilnya. Tapi tak di gubris oleh Kirana, Kirana terus melanjutkan langkahnya.
__ADS_1
''Aneh.'' gumam Andrew dan kembali melanjutkan tidurnya yang terganggu, Padahal tadi itu dia seperti sedang bermimpi anu anu dengan pemeran film yang di tonton nya semalam.. mungkin saja sih itu juga, karena tidak terlalu jelas mimpinya ini..