Obsesi Sahabat

Obsesi Sahabat
49


__ADS_3

Seorang Pria tampan ini sampai juga di negara P... untuk menjalankan bisnis nya, setelah ia turun dari pesawat. segera ia berjalan menuju ruang tunggu, sambil tangannya menelpon seseorang..


Yang ia hubungi adalah anak buahnya. yang kebetulan selama ini telah mengurus


Lalu sampai lah seorang pria berpakaian hitam dan memakai kacamata, lalu menunduk hormat kepada Andrew ''Halo Bos, bagaimana kabar Anda'' Ucapnya menyapa sang Bos .


''Baik. bagaimana keadaan disini?'' tanya balik Andrew mengenai perusahaan nya.


''Semua berjalan sesuai yang Bos mau'' jawab anak buah Andrew


Andrew pun hanya mengangguk .


''Kita langsung ke apartemen'' lalu Andrew pun menyuruh anak buahnya mengantarkan dirinya ke apartemen. karena tubuh Andrew sedang kurang baik.


''baik Bos,'' angguk si anak buah patuh


Besok harinya....


Kini keluarga Kirana tengah menyantap makan pagi mereka..


Lalu Daddy Kirana memulai percakapan ''Ki, apa sekertaris mu sudah memberi tahu kamu. kalau hari ini perusahaan Daddy ada bertemu dengan clien dari Indonesia?'' Tanya Daddy dengan menatap pada Kirana


''Iya sudah Dad, Dela sudah cerita kok. oh ya kenapa bukan Daddy saja langsung sih Dad, yang menemuinya?'' tanya balik Kirana.


''Iya memang tadinya Daddy yang ingin menemui langsung. Tapi kebetulan hari ini jadwal Daddy padet sayang. jadi Daddy minta tolong. biar kamu saja yang menemui clien Daddy ini ya,! gak apa-apa kan?' ucap Daddy meminta Kirana


Kirana tampak berpikir dulu. ''iya sudah deh Dad, gak apa-apa biar Kirana yang temui clien Daddy ini'' Ucap Kirana

__ADS_1


''Ok sayang terima kasih ya'' ujar Daddy


''iya Dad'' tersenyum pada Daddy


...****************...


Dan harusnya hari ini Kirana pergi menemui clien sang Daddy. Tapi tiba-tiba perutnya terasa kram..


''Aduhh kenapa dengan perutku ya. awhh ini terasa sangat ngilu'' Ucap Kirana dan ia mengusap usap perutnya.


''Nak. kamu kenapa hm,, kok gerakannya buat Bunda ngilu sih'' kini Kirana mengajak calon anaknya berbicara,


Tok Tok..


''Ya masuk'' Ucap Kirana


''Ada apa Del?''


''Maaf Bu. saya mau memberi tahu. kalau perempuan dengan clien dari Indonesia itu sekarang'' Ucap Dela memberi tahu


''Loh bukannya harusnya nanti sore ya?'' Kirana heran


''iya Bu. memang kemarin jadwalnya sore, tapi tiba-tiba tadi asistennya menghubungi saya kalau pertemuan nya itu di percepat jadi sekarang'' Dela kembali menjelaskan


''Oh Begitu ya Del. kenapa mereka mendadak begini?.'' Kata Kirana dengan ekspresi seperti menahan sakit


''Bu. Anda baik-baik saja kan?'' Dela mendekati Kirana

__ADS_1


''iya aku baik-baik kok. cuma ini perutku mendadak keras dan agak ngilu''


''Aduh gimana ini Bu. apa sebaiknya ibu ke rumah sakit, di periksa saja Bu'' Dela semakin cemas


''Gak perlu deh Del. nanti juga biasa lagi kok''


''Gak Bu. saya takut ibu tambah kesakitan bagaimana.''


''sudah tidak apa-apa kok. ini kadang terjadi kalau Dedek nya sedang bergerak. yasudah sebaiknya Kita pergi menemui clien Daddy'' Ucap Kirana dan langsung berdiri


''Tidak Bu. ibu disini saja, ibu tidak boleh pergi . saya takut terjadi sesuatu pada ibu. Jadi sekarang ibu cukup istirahat''


''Loh kok sekarang kamu suruh saya istirahat. bukannya tadi kamu ngasih tau kalau kita nemuin clien nya sekarang?'' Kirana jadi bingung juga pada asistennya ini


''iya.. memang benar, tapi itu kan tadi, pas saya belum tahu kondisi ibu.. tapi karena sekarang ibu sedang tidak baik-baik saja. Jadi tolong biarkan saya yang menemui clien nya, saya bisa kok Bu. ibu percaya kan pada saya?'' rupanya Dela kukuh ingin Kirana bos nya itu untuk istirahat saja.


Kirana membuang nafas.. ''Ya baiklah, tapi beneran nih kamu bisa pergi sendiri?''


''Ya ampun Bu. Anda seperti baru mengenal saya saja'' ucap Dela dengan tersenyum


Kirana ikut terkekeh melihat reaksi asistennya ini.. Ya memang benar, karena sebenarnya Dela lah yang sudah sering membantu Kirana, disaat-saat seperti ini.. saat kondisi Kirana yang tidak memungkinkan untuk bertemu clien...


''Ya sudah iya. saya tahu kok kemampuan mu. juga terima kasih karena kamu selalu melakukan yang terbaik Del'' Kirana pun memberi jempol atas semua yang sudah Dela lakukan untuk perusahaannya....


''iya Bu sama-sama.. yasudah kalau begitu saya permisi sekarang Bu'' pamit Dela


''Ok Del. kamu hati-hati, dan semoga kali ini kita berhasil lagi Del. aku percayakan semua padamu.''

__ADS_1


''Siap bu..'' Dela pun mengangguk dan setelah itu ia segera pergi..


__ADS_2