Obsesi Sahabat

Obsesi Sahabat
marah Kirana


__ADS_3

Kirana sudah siap pergi kerumah sang sahabat yang juga jadi sang pujaan , rumah Kirana dan Andrew itu bersebrangan...


setelah Kirana menyebrang jalan, sampai lah dia di pintu rumah Andrew pintu yang sedikit terbuka


yang pertama Kirana lihat. itu pemandangan yang menyakitkan matanya dan juga hatinya , bagaimana tidak sakit dia melihat pasangan sejoli tengah bermesraan, yang tak lain itu Andrew dan sindy pacarnya


seketika amarah Kirana memuncak apalagi pas wajah Andrew semakin mendekat ke wajah sindy.. pasti kalian bisa nebak apa yang bakal di lakukan Andrew


tapi sebelum itu terjadi


tiba-tiba BRAKKKK


suara pintu yg di tendang Kirana, dengan napas memburu ngos ngosan, bukan berarti capek Habis lari tapi lebih tepatnya cemburu . membuat mereka terperanjat kaget


"astaga Kirana kamu ini apa apaan. bisa tidak sopan sedikit, kalo masuk ketuk pintu dulu" pekik Andrew


"hehehe, sorry gak sengaja" kata Kirana polos tanpa dosa


" gak sengaja apa maksudmu. sudah jelas jelas kamu tendang tadi itu pintu" sebal Andrew


"ya sekali lagi sorry tadi tuh gue d kejar kucing . Lo tau sendiri kan Drew gue takut ma kucing" alasan Kirana dan gua habis di kejar kucing sialan itu" ketus Kirana sambil mendelik ke arah sindy

__ADS_1


"apa , apa sejak kapan kamu berani bicara kasar pakai Lo gue hah! " Kirana marah Andrew yang sejak dulu tidak suka dgn yang bicara kasar apalagi ini wanita


sejak lihat Lo sama cewek lampir ini" masih mendelik sindy.." batin Kirana


"sejak d kejar kucing" jawab asal Kirana


Andrew hanya melengos capek dengan sikap Kirana tanpa mau bertanya lagi. tiba-tiba Kirana duduk dengan cepat di tengah tengah, Antara Andrew dan sindy lebih tepatnya ingin memisahkan mereka


"Ki apa apaan kamu ini," kata sindy yang sedari tadi diam . sofa itu masih banyak bisa kan kamu duduk di tempat lain kenapa harus duduk d sini sih" lanjut sindy sebal mengganggu saja


tapi yang d ajak bicara malah cuek dan lebih fokus kearah lelaki d sebelahnya . tak bosan aku memandang mu" batin Kirana


"apa lihat lihat" melotot Andrew ketus


"Drew aku kan mau datang kesini apa kamu lupa , kenapa kamu ajak sindy juga" bisik Kirana


"apa masalahmu sindy pacarku"


"drew' sambil cemberut


",apa"

__ADS_1


huftt Kirana hanya menghembuskan nafas . bagaimana caranya agar aku bisa misahin kalian ini , aku gak terima kamu dekat dengan nek lampir ini" batin Kirana


"sayang jadi gimana kita jadi gak pergi jalan-jalan nya" tanya sindy Kepada Andrew seketika Kirana nyahut


"kalian mau pergi kemana" kepo Kirana


"tadinya kita mau jalan jalan ke taman , tadi katanya sindy lagi suntuk masalah pekerjaan" balas Andrew


"aku ikut ya" Kirana


"sorry Ki kalo kamu ikut , yang ada aku bukan refreshing malah tambah puyeng" ketus sindy


"Drew ," sambil wajah memelas


"maaf Ki untuk saat ini aku butuh waktu berdua dengan pacar ku Dulu, dan juga sama butuh refreshing otak dr pekerjaan kantor" membujuk Kirana


tapi Kirana merasa sakit hati, biasanya Andrew tidak masalah dia ingin ikut selalu di iya-kan . tapi lihat sekarang ini semenjak ada nenek sihir ini Andrew gak waktu untukku" batin Kirana


Kirana marah dia langsung pergi meninggalkan pasangan itu dengan hati yang dongkol , awal ingin melepaskan rindu malah pulang dengan hati yg sesak.


sebelum benar benar keluar, Kirana berbalik dan menatap tajam pada mereka berdua

__ADS_1


"Drew aku kecewa padamu, tapi bukan Kirana namanya kalo tidak bisa mendapatkan apa yang ia mau, "batin Kirana menyeringai


yang langsung pergi


__ADS_2