
Waktu pun berlalu kini tidak ada lagi kesedihan di antara anak dan orang tua itu.
Juga hubungan mereka semakin erat setelah melakukan pernikahan kemarin.
Tidak ada lagi yang menyakiti ataupun yang tersakiti.
Dan raasa sakit itu telah terbayarkan dengan kasih sayang juga cinta.
Adrian sudah tidak lagi sedih atau takut karena semua sudah berkumpul dan hidup di sisinya Sampai selamanya begitu harapan Adrian.
''Bunda, Adrian ingin mengucapkan terima kasih pada Bunda.'' ujar Adrian di suatu sore
''Ya, memang apa yang sudah Bunda lakukan ? sampai Adrian tiba-tiba berterima kasih sama Bunda ?'' tanya Kirana ingin tahu ada apa karena setahu Kirana hari ini dirinya tak memberikan atau melakukan apapun untuk anaknya ini.
''Iya Drian ingin saja ngucapin makasih pada Bunda, karena sudah mau menikah dengan Ayah, sekarang Drian sangat ..... senang Bun, Adrian bisa bobok bareng Ayah, main sama Ayah dan Ayah pun suka bila tidur bareng kita Bun.'' jelasnya Adrian begitu antusias.
Kirana tersenyum merasa terharu apa dulu saat dia lama memaafkan dan menerima Andrew salah ya, karena sebenarnya kebahagiaan sang anak tidak muluk-muluk yaitu hanya ingin hidup bersama dengan orang tuanya utuh.
''Bunda juga minta maaf ya sana Drian..'' suara Kirana parau ia sebisa mungkin menahan tangisnya
''Loh Bun, kenapa minta maaf dan Bunda jangan nangis Bun, jangan.'' Adrian menggeleng lalu tangannya mengusap Air di pelupuk mata sang Bunda agar Kirana tidak menangis.
''Iya, Bunda gak nangis kok.'' sahutnya sambil tersenyum
''Teerus tadi katanya Bunda minta maaf kenapa ?'' tahta Adrian begitu lucu
''Ya Bunda merasa bersalah Drian, karena Bunda terlalu lama melarang Ayah untuk Tinggal di sini bersama kita, jadi Bunda minta maaf padamu ya. Maafkan Bunda ya sayang'' memeluk Adrian akhirnya jatuh juga air mata Kirana dia menyesal kenapa memikirkan hanya ego nya saja tanpa mau mendengarkan keinginan Adrian.
__ADS_1
''Iya Bunda gak apa-apa kok Bun, Drian gak marah kan kata Bunda juga akan ada saatnya Ayah tidur bareng kita, iya kan Bun..'' Adrian ingat saat waktu Kirana selalu mengucap ada saatnya Andrew tidur dan hidup bersama mereka.
Dan Adrian berpikir saatnya itu adalah sekarang tibanya.
Dimana sekarang ini mereka sudah bersama bukan dan Adrian mempercayai lah ucapan Kirana lontarkan sedari ia masih sangat kecil.
Sebenarnya ingat-ingat lupa Adrian memang sering sekali menanyakan sang Ayah, dan jawaban Kirana hanya satu yaitu tunggu saatnya tiba.
****
''Ahhhhhhh Drew,, sshhhhh..'' ******* itu begitu terdengar indah di telinga Andrew
''Ahhhh Ki, kau sangat enak emmhh!'' Andrew ikut mendesah sambil ia terus memaju mundurkan di bawahnya hingga keluar masuk dalam inti Kirana.
''Ohhhh Drew, aku- aku mau keluar ah!'' Kirana meremas rambut Andrew saat ia mengeluarkan sesuatu yang membuat tubuhnya bergetar.
Andrew pun menggulingkan tubuhnya ke samping Kirana nafas keduanya masih ngos-ngosan yang baru selesai bermain kuda-kudaan itu.
''Drew .'' Kirana memanggil suaminya
Andrew menoleh lalu mereka saling tatap sambil menunjukkan senyum nya. ''Ya sayang ada apa ?'' tanya Andrew
''Aku sebelumnya mau mengucapkan terima kasih padamu.'' kata Kirana memegang tangan Andrew membawanya semakin erat
''Untuk ?''
''Pertama karena kau telah memberikan malaikat kecil di hidup ku,''
__ADS_1
''Ke dua, karena kau sangat sabar menunggu maaf ku.''
''Dan ketiga maaf ya karena aku terlalu lama mengacuhkan mu, kini aku telah sadar bahwa kau lah jodoh ku, yang terbaik untuk ku juga ADrian..'' lanjut Kirana
''Hm, ya sama-sama Istriku.'' balas Andrew
''Aku mencintai mu.!'' ucap Kirana
''Aku juga mencintai kalian.'' balas Andrew
''Kau mau kan , kira mulai kehidupan kita dari awal. Kita bangun bahtera rumah tangga yang utuh untuk Adryan ?'' tanya Kirana
''Hmm bukankah kita juga sedang menjalani nya ?'' canda Andrew
''Iya memang sih, tapi aku mau kita jalani dari hari ini menjadi pasangan yang baik dan juga orang tua yang baik juga untuk Adrian.''
''Ok, aku setuju banget dong kita mulai dari hari ini ya?''
''Hmm iya.'' angguk Kirana
*Terima kasih banyak yang sudah setia...
Akhirnya Cerita ini sebentar lagi mau othor tamatin .
Sebenarnya ini novel pertama, tapi sempat buntu ide sehingga lama up dan gitu lah..
Maaf ya kalau tidak sesuai, tapi sudah berusaha yang terbaik kok*..
__ADS_1
Ok makasih banyak 😍😍