
Kirana muak melihat dua orang dihadapan nya saat ini .
Kirana memutuskan keluar dari ruangan itu, ia membanting pintu dengan keras, , ia berjalan keluar dari sepanjang ruangan ruangan yang ia lewati , tidak ada senyuman. seperti saat tadi pertama dirinya datang
Yang ada hanya wajah Kirana yang merah padam . tatapannya tajam pada setiap orang yang melihatnya..
Sungguh ngeri. melihat Bu Kirana . .
iya tatapannya sungguh menakutkan..
seperti akan menelan kita hidup hidup saja..
tidak ada senyum yang indah tadi . .
apa ya yang terjadi di dalam?''
Begitu lah kira kira bisik- bisik Para pegawai Andrew yang saat berpapasan atau yang melihat Kirana lewat dengan muka masam nya . . Tak lupa mereka bergidik ngeri , , jangan sampai ikut berurusan juga . Batinnya mereka
Setelah sampai di depan mobil nya Kirana langsung meluapkan emosi nya. Yang di tahan dari tadi . bisa saja ia mengamuk di kantor Andrew tadi. . tapi tidak Kirana masih punya titik kewarasan, . dan bisa bisa nanti image nya malah Rusak. Maka dari itu ia tahan tahan
Sampai di depan mobil dirinya langsung membanting pintu mobilnya dengan kasar,, dan masuk ''Aargghh'' Kiranaa pun menjerit!! emosinya sudah tidak bisa di bendung lagi.!!
Kurang ajarr..kalian!!''. teriaknya lagi sambil memukul-mukul setir mobil
Hiksss...'' aku tidak akan memaafkan perlakuan kalian,, tidak akan'' ucapnya sambil menangis
buru buru. ia mengusap air mata nya dengan kasar
Aku akan pastikan kalian akan membayar ini semua... Tunggu pembalasan ku, akan jauh lebih dari ini!!'' Senyumnya menyeringai jahat
Lalu menancapkan pedal gas nya dengan kecepatan tinggi
...----------------...
Di kantor
''Sayang. . udah siang makan yuk'' ajak Sindy bergelayut manja di lengan Andrew
Andrew mengangkat tangan nya melihat jam. . memang benar sudah waktunya makan siang
Sindy melihat Andrew masih diam pun memaksa . ''Sudah ayo kita makan dulu,, jangan urusin pekerjaan melulu '' katanya
Sambil menarik Andrew untuk berdiri, lalu mereka berjalan berbarengan keluar ruangan dan memasuki lift menuju lantai bawah . .
Sama.. saat mereka turun dan berpapasan dengan pegawai nya . . pandangan mereka sama seperti saat tadi melihat Kirana . . penuh tanda tanya
''Kenapa dengan para pegawai mu itu dayang?'' Tanya Sindy yang tak Terima di tatap seperti itu
''Sudah hiraukan saja mereka, Jangan di pikirkan'' Kata Andrew dan lebih memfokuskan ke depan
Sindy pun menurut saja!!
__ADS_1
Setelah tiba di parkiran . Andrew pun melajukan mobilnya menuju restoran yang akan mereka datangi
...****************...
Disebuah tempat perbelanjaan, Saat ini
Kirana berjalan setengah berlari , dirinya sedang terburu buru , tapi juga sibuk dengan ponsel di tangannya, dan tidak melihat sekitar .Fokus pada Ponselnya. Ternyata di depannya ada seseorang yang juga sedang berjalan . . Hingga akhirnya Kirana dan orang itu pun bertabrakan.!!
''Auwhh_'' Keluh Kirana saat menabrak dada tegap orang itu, dan terjatuh, pantatnya mendarat Di lantai
''Kau tidak apa apa Nona?'' Ucap orang tersebut pada Kirana
Kirana mendongak lalu melihat ke orang itu ''Tidak apa apa, Bagaimana menurut mu Hah?, sudah tahu pantatku kesakitan!!'' Cetusnya sambil masih duduk di lantai
Saat melihat wajah Kirana ,, . Orang itu pun lantas menyipitkan matanya Seolah ingi melihat jelas wajah Kirana . .!!
Dahinya mengernyit lalu melihat lagi Kirana dari atas sampai bawah.. Seperti pernah melihatnya..? Kata batin pria itu, Tapi dimana dan .. siapa?? pikirnya lagi
Kirana ikut melihat tatapan lelaki ini.. yang melihatnya dari atas sampai bawah. . merasa tak Terima, di tatap seperti itu Kirana berdiri
''Heii kenapa Lo melihat ku seperti itu hah?'' cetus nya
'Tunggu ''
''Apa?''
''Sepertinya gue pernah lihat Lo 'deh.!!'' ucap lelaki itu pada Kirana
Yang seperti gue tidak ada duanya tau!'' percaya diri Kirana mengatakan itu
Dan gue gak kenal Lo'' lanjut Kirana lagi dengan tegas
Mendengar perkataan Kirana Lelaki itu justru malah tersenyum..
Lalu ia membuka kaca mata hitamnya... kacamata yang sedari tadi bertender di hidungnya..
Sekarang tampak lah lebih jelas wajah.nya yang tampan tidak ada cacat sedikitpun itu... pahatan hidupnya sungguh sempurna, matanya yang hangat setiap ia menatap lawan bicara . senyumannya. yang manis bagai gulali
Lelaki itu menatap Kirana dengan senyum manis lalu berkata ''Bagaimana apa sudah mengenal ku?'' Tanya nya
''Tunggu ,siapa?'' bingung Kirana mau menebak tapi lupa
Lelaki itu menghela nafas pelan.. Tapi senyum nya tidak luntur . . walau sedikit kecewa Kirana tak mengenal nya!!
''Aku Alex . .!! Jawab Lelaki itu
'Alex..Emm'' Kirana sedang mengingat
Alex yang waktu itu menyelematkan aku ya?'' kata Kirana akhirnya mengingat
Ya..'' jawabnya mengangguk dan tersenyum, Sudah mengingat ku?'' tanya Alex
__ADS_1
Kirana mengangguk.. Lalu ikut tersenyum .''Maafkan aku ya.. duh aku lupa lagi, ,'' Ucapnya pelan karena malu
Takut nya di sangka ia tidak tahu Terima kasih,. bukan . bukan itu hanya saja dirinya beneran lupa dengan wajah Alex . . di tambah tadi Alex memakai kacamata
''Iya its Ok . . tidak apa kok wajar saja kamu lupa lagi, kita memang baru pertama bertemu saat itu.. wajar kalau kamu lupa sama aku. Santai saja jAngan malu begitu'' Goda Alex sambil menatap Kirana intens
''Ishh apa,an sih' ujar Kirana pipinya sedikit memerah , di goda Alex
Ooh ya!! sedang apa kamu disini?'' Tanya Kirana pada Alex yang baru ngeh . Alex sedang disini juga
''Aku sedang berbelanja.. kamu sendiri?'' tanya nya
''Yaa aku juga sedang ada keperluan'' balas Kirana
''bagaimana kalau kita ngobrol nya Sambil minum gituh??'' Ajak Alex
''Sorry . lain kali saja ya!! Soalnya gue ada urusan urgent.. gue juga harus segera pergi'' ujar Kirana sambil menatap wajah Alex dengan nada tidak enak
'Oowh . . Yasudah tidak apa'' Alex mencoba menunjukkan sikap biasa
''Sorry banget ya . gue janji lain kali kita bisa ngobrol banyak . . '' ucap Kirana lagi
''Oook oke! Tapi gue minta no ponsel Lo '' pinta Alex menyodorkan ponselnya pada Kirana
Kirana mengambil ponsel Alex lalu mengetikan nomor nya, setelah selesai mengetik ia mengembalikan lagi ponsel itu ke tangan Alex
''udah , nanti Lo hubungi gue aja'' kata Kirana
''ok siap !!
''Gue cabut dulu ya'' pamit Kirana dan berjalan melangkah meninggalkan Alex
''Ya..'' Alex mengangguk
Mau kemana ya dia kok buru buru seperti itu... ah sudahlah itu bukan urusan ku, yang penting aku sudah mendapatkan nomor ponsel nya..!! Monolog Alex sambil tersenyum bahagia.. mungkin dengan seringnya mereka komunikasi bisa juga membuat mereka tambah dekat dan semoga ia bisa mendapatkan Kirana!!
Rupanya Alex sangat menyukai Kirana!
❤️❤️
Ada yang tahu gak sih Kirana sedang buru-buru mau kemana, dan bertemu siapa??
apa ada kaitannya dengan rencana jahatnya pada hubungan Andrew dan Sindy??
...****************...
Aku tegaskan disini , aku membuat awal bab si antagonis nya adalah tokoh utamanya!!! Tapi itu hanya di awal bab saja . . Kirana jahat,
Tunggu saatnya di bab selanjutnya ada kejutan Loh😄
Oke jangan lupa like
__ADS_1