
''Awas, hati-hati Nona'' ujar seorang pria bernama Excel,
Kirana pun langsung tersadar dan ia segera berdiri lagi seperti semula, ''Maafkan saya tadi tidak sengaja, dan terima kasih tuan Ex,'' ucap Kirana merasa tidak enak.
''Baiklah tidak apa-apa '' balas Excel sambil tersenyum manis.
''Ya Tuhan, ada apa dengan ku, ingat Kirana, sadarlah yang kau perbuat tadi itu salah, kau menatap yang bukan muhrim mu.'' ucap batin Kirana berbicara,
''Yasudah, mari kita lanjutkan masuk, lewat sini Nona, di depan lantai nya licin'' Excel mengingatkan Kirana lagi, sambil mengajak lewat jalan lain
''Iya baik.'' angguk Kirana, sungguh Kirana sangat malu, bisa bisanya dia sampai tak sadar kalau ternyata ada papan peringatan yang di kasih OB.
''Dasar ceroboh kau Kirana,'' rutuknya dalam hati
Sementara, di belakang sana,
Andrew terus menatap mereka tanpa sekalipun dia mengalihkan pandangan nya, ''Siapa pria itu? tidak mungkin kan, Kirana sedang dekat dengan seseorang?'' Andrew sangat penasaran .
''Drew, ngapain Lo malah melamun, ayo masuk!'' ajak teman nya, dan mengalikan tatapan Andre, juga Rupanya Kirana dan pria itu sudah mulai memasuki cafe .
''Ah bukan apa-apa, yasudah ayo.'' balas Andrew .
Biarlah nanti dia menanyakan langsung kepada Kirana, dia tidak mau membuat keributan di sini, begitu pikirnya .
Lalu, Kirana dan Excel, sudah memilih tempat duduk, dan mereka pun memesan makanan juga minum nya, lalu sambil menunggu makanan datang , mereka mulai membahas lagi soal pekerjaan,
__ADS_1
Excel ini rupanya orang nya sangat humble. juga sopan terhadap wanita, Excel tidak sekalipun menanyakan di luar perusahaan, dia sangat profesional juga rupanya..
Itu, sedikit membuat Kirana sedikit terkesan Kepada Excel, hanya mengagumi saja mungkin..
Kini, setelah selesai makan siang dan membahas proyek kerjasama, kini keduanya sudah bersiap untuk pulang,
''Saya sangat senang bisa bekerja sama dengan anda Nona'' ujar Excel
Kirana mengangguk, ''Saya pun sama, sangat senang bisa bekerja sama dengan anda Tuan'' balas Kirana,
''Mau saya antar nona?'' tawar Excel
''Terima kasih tuan, tapi saya bawa mobil sendiri kok '' jawab Kirana
''Oh baiklah,'' angguk Excel mengerti
''Iya silahkan nona, dan hati-hati ya..'' kata Excel penuh perhatian .
Kirana membalas nya dengan anggukan,
Lalu setelah itu Kirana berjalan lebih dulu menuju mobilnya yang tengah terparkir rapi itu berjejer dengan yang lainnya.
Juga Excel, setelah tak melihat tubuh Kirana lagi, dia pun pergi ke mobilnya yang kebetulan beda parkiran dengan mobil Kirana.
Tut.
__ADS_1
Kirana sudah memencet tombol buka kunci mobil, lalu ia membuka handle pintu nya, dan segera masuk, ia pun kembali menutup pintu mobil nya,
Dan saat akan menyimpan tas nya ke belakang, alangkah terkejutnya dia, saat dia melihat seseorang berada di dalam mobilnya Hah, kok bisa? sungguh Kirana keheranan..
''Kamu? ngapain kamu di mobil ku?'' tanyanya dengan suara tinggi campur shock .
Orang itu hanya tersenyum tipis, saat melihat senyuman orang itu, tiba-tiba bulu kuduk Kirana berasa berdiri,
''A-ada apa?'' tanya Kirana lagi suaranya mendadak terbata .
''Tidak ada,'' balas Andrew sangat singkat dan tatapan nya dingin .
Beberapa detik hanya ada keheningan,
''Cepat turun dari mobil ku!'' ucap Kirana menyuruh Andrew turun .
Tapi Andrew masih diam .
''Ngapain sih , ayo turun.!'' kata Kirana lagi ia menengok ke belakang menatap pada Andrew dengan kesal .
Namun Andrew masih bergeming, dan tak sekalipun menyahuti Kirana, karena Andrew hanya diam saja, Kirana pun keluar dari mobilnya .
Brak,bruk..
Membuka dan menutup mobil lagi, dengan keras, kini ia membuka pintu belakang, ''Ayo keluar aku mau pergi '' kata Kirana lagi memaksa Andrew untuk pergi dari mobilnya
__ADS_1
Akhirnya Andrew keluar juga, namun tatapannya masih sama, dingin dan Seperti sedang marah..
Andrew langsung mengungkung tubuh Kirana sampai tubuhnya membentur Sisi mobil, Kirana terkejut. ''Siapa pria tadi itu ?'' tiba-tiba tanya Andrew dengan menatap intens wajah Kirana .