Overprotective Asyifa Family

Overprotective Asyifa Family
Episode 33


__ADS_3

Happy Reading..


...○○•○○...


Dimeja makan, Syifa asik sendiri dengan makanan dipiringnya.


Nasi dengan lauk telur dadar saja sudah membuatnya makan dengan lahap.


Tiba-tiba Aditya berujar memecah keheningan.


"Di Sekolah ada anak baru"


"Cewek apa cowok Dad?" Revan memulai aksinya.


"Cewek"


"Yes!"


"Kenapa Kamu?"


"Siapa tau bisa jadi gebetan" balas Revan santai.


"Dia gak seangkatan sama Kamu, tapi seangkatan sama Princess"


"Ya gak papa dong. Adek kelas gak masalah buat Revan"


"Terserah" balas Aditya jengah.


"Sekelas gak sama Syifa nanti Dad?"


"Daddy belum tau. Yang ngurus Pak Surya"


"Ouh gitu ya Dad"


"Iya Sayang"


Vina memotong obrolan karena takut mereka telat.


"Syifa udah selesai belum? Takutnya nanti telat"


Syifa segera menghabiskan gelas berisi susu dihadapannya.


"Udah Mom, Syifa berangkat sama siapa?"


"Ayok sama Kakak aja" Revan segera menarik Syifa berdiri dari kursi meja makan.


Revan melangkah cepat takut keduluan sama Kakaknya yang lain. Apalagi Adnan yang suka memonopoli Syifa.


"Ih Kak, Syifa belum pamit" Syifa memberhentikan langkah Revan. Mereka berdua berhenti berjalan sampai diruang keluarga.


Revan menarik nafasnya. Lalu,


"MOMMY DADDY KITA BERANGKAT YA. ASSALAMUALAIKUM"


"Gak usah teriak juga Kak" Syifa mencebik kesal dengan aksi Revan.


"IYA SANA HATI-HATI. WAALAIKUMSALAM"


"Tuh dengar kan Sayang. Mereka juga sama-sama teriak. Jadi Kakak gak salah dong"


Syifa mengela nafas pasrah dengan Revan yang gak mau kalah. Ngotot banget sih.


Revan melajukan mobilnya ke sekolah.


Selama perjalanan mereka hanya diam.


"Dah sampai"


Syifa dan Revan kompak membuka pintu mobil masing-masing.


"Ayok sayang"


Revan menggandeng Syifa memasuki halaman sekolah yang mulai ramai siswa-siswi.


"Kira-kira siapa ya Kak anak barunya"


"Kakak mana tau sayang. Kita lihat saja nanti"


"Hm, okey" Syifa mendongak menatap Revan.


Revan menunduk. Lalu mengecup kening Syifa lembut.


Syifa malu, banyak pasang mata yang melihat mereka berdua.


"Untung gak ada Kak Alfa. Bisa dibogem Gue kalo ketahuan" guman Revan begitu lirih.


"Apa Kak, Kakak tadi ngomong sesuatu?"


"Ah, enggak kok, enggak sayang" Revan menggeleng cepat.


"Kamu masuk. Baru Kakak ke Kelas"


"Iya. Dadah Kak Rev"


Syifa melambaikan satu tangannya.


"Dadah Sayang"


Revan membalas lambaian tangan Adiknya.


Revan pun berbalik dan berjalan santai ke Kantin. Tidak jadi ke kelas.


Lebih enak kalo pagi-pagi nongkrong di Kantin. Biar afdol.


"Hallo guys, Syifa comeback"


"Hallo juga Syifa"


Ana, Lita, Nisa menjawab kompak sapaan Syifa.


"Gak ada PR kan ya"


"Gak ada kok Fa, tenang aja" balas mereka semua.


Syifa mengelus dadanya merasa lega.


"Katanya bakal ada anak baru"


Nisa memulai acara pergosipan dipagi hari.


"Syifa udah tau"


"Tau dari mana?" Nisa mulai gak konsen nih.


"Astaghfirullah Nis, Lo gak ingat. Syifa kan adeknya Kak Revan. Secara nih ya, Sekolah ini tuh punyanya Winata" Lita nyerocos menjelaskan panjang lebar.


"Oh iya, Gue lupa. Maap"


Ana tergelak melihat wajah Nisa yang cengo.

__ADS_1


"Kamu tadi diantar siapa Fa? Kak Alfa ya" Ana bertanya ke Syifa penuh keingintahuan.


"Syifa tadi diantar Kak Revan"


Syifa terdiam merasa ada yang kurang.


Tapi apa ya,


"Oh iya! Syifa belum kasih tau Kak Alfa!"


"Kasih tau apa?" Mereka bertiga melontarkan pertanyaan yang sama.


"Itu tadi, Syifa belum kasih tau Kak Alfa kalo hari ini diantar Kak Revan" Syifa berucap panik. Seraya tangannya merogoh kantong saku roknya. Mencari benda pipih yang ia butuhkan.


Mereka bertiga hanya mengangguk tanpa bertanya lagi. Setelah melihat kepanikan Syifa.


Syifa segera membuka roomchat dengan Alfa.


Tunangan❤


Besok Aku jemput Kamu agak siang ya.


Soalnya Aku mau ngurus beberapa berkas sebentar. 21.46


Udah tidur ya.


Yaudah Sweet Dreams Honey😙 21.55


Yang


Udah bangun belum? 05.14


Udah sarapan?


Ini Aku lagi dijalan mau jemput Kamu. 06.34


Kok Kamu udah pergi sih!


Yang! 06.41


Baby! 06.48


^^^Maafin Syifa🙏^^^


^^^Syifa udah pergi duluan^^^


Kamu kenapa gak ngabarin Aku?


^^^Syifa lupa^^^


^^^Terus Syifa juga baru buka HP sekarang^^^


Kamu bener dianter Revan kan, bukan cowok lain.


^^^Iya, beneran dianter Kak Revan kok.^^^


Aku lega jadinya


^^^Kamu gak usah khawatir gitu^^^


Gak khawatir gimana?


Kamu kan cantik, imut, manis.


Pasti banyak yang suka.


^^^Tapi Syifa sukanya kan cuma sama satu cowok^^^


^^^Bukan^^^


Terus siapa?!


Kamu suka sama cowok lain?!


^^^Hahaha😂^^^


^^^Enggak dong^^^


^^^Syifa sukanya sama cowok yang namanya Alfarezi Sachdev Kavindra^^^


Itukan nama Aku


Kamu ngerjain Aku ya beb


Aku udah panik lho


^^^Iya, Syifa cintanya cuma sama Kamu.^^^


^^^Maaf deh^^^


^^^Kamu kok manggilnya gonta-ganti sih^^^


^^^Kadang Sayang, kadang Baby, kadang Honey^^^


I love you too


Gak papa kok yang


Ya biarin, yang pentingkan Aku Cinta Kamu


^^^Iya iya deh^^^


^^^Udah dulu ya Sayang, Syifa mau belajar dulu^^^


Hm, okey


Belajar yang bener ya biar makin pinter


^^^Siap Sayang❤^^^


Sayang too❤


Read


"Cielah, chat sama doi gak kerasa ya. Udah bell aja sekarang. Tadinya sih dunia serasa milik berdua"


Sindiran Ana yang tertuju untuk cewek disebelahnya.


Syifa menoleh heran dengan gumaman Ana.


Merasa aneh dengan ucapan Sahabatnya ini.


1 detik


2 detik


Syifa terkikik geli setelah detik ketiga.


Syifa mencubit pipi kanan Ana dan menggoyang-goyangkannya seraya berkata, "Ana udah pinter ya sekarang. Pinter nyindir Syifa. Ana iri kan sama Syifa? Hm?"

__ADS_1


Ana nyengir.


Lalu keduanya cekikikan.


Setelah beberapa saat guru pun masuk untuk memberi materi.


...●●●...


"Wahh luas banget Sekolah-nya"


"Jadi gak sabar deh" ucap seorang Cewek berseragam sekolah dengan senyuman aneh.


Cewek itu sedang mengamati gedung WNHS. Salah satu Sekolahan elit di Jakarta.


Alias sekolah milik Winata.


Cewek itu berjalan santai memasuki halaman sekolah.


Banyak pasang mata memandangnya. Siswa siswi yang sedang berolahraga dilapangan otomatis menatap si Cewek tadi, ketika ia melewati lorong samping lapangan.


Cewek itu terlihat senang dan mengangkat dagu keatas.


"Seketika Gue jadi Artis"


Setelah dipikir-pikir ia belum tau seluk beluk gedung WNHS.


Tak disangka sang penyelamat datang.


Maka si Cewek itu memutuskan bertanya pada seorang Cowok yang sedang berjalan sendirian. Mumpung ada kesempatan, kenapa enggak.


"Permisi, Gue mau tanya" ia menghadang langkah si Cowok.


Cowok itu memandang cewek didepannya tak berkedip. Terpesona akan kecantikan Cewek tadi.


Cewek tadi melambaikan tangannya didepan wajah si cowok.


Cowok itu tersadar.


"Em y-ya tanya apa?" Si cowok terlihat gugup.


"Ruang Kepsek dimana ya?"


Bukannya menjawab, Cowok itu malah melontarkan pertanyaan.


"Lo anak baru itu ya?"


"Hah? Iya Gue anak baru"


"Pertanyaan Gue belum Lo jawab" lanjut si Cewek yang terlihat kesal.


"Ah Ruang Kepsek udah Lo lewatin. Mau Gue anter" Tawar si Cowok itu.


"Boleh deh"


"Yuk ikut Gue" Cowok itu menarik tangan si Cewek untuk mengikutinya.


"Lo kelas berapa?" Cewek itu berusaha memulai obrolan.


"Gue kelas XI"


"Berarti Lo Kakel Gue dong"


"Ouh Lo anak kelas X"


Si cewek mengangguk membenarkan ucapan cowok itu.


"Kita belum kenalan nama Lo siapa?"


"Nama Gue Caesa. Kalo Lo?"


"Kenalin cowok paling ganteng di WNHS, Gue Doni"


"Beneran Lo yang paling ganteng?"


"Iya dong" balas Doni dengan PD-nya.


Mereka berdua udah sampai didepan Ruang Kepsek.


"Mau Gue temenin masuk?"


"Enggak usah, makasih ya udah bantuin Gue"


"Yoi, sans aja. Gue balik ya"


"Iya, sekali lagi makasih"


Doni tersenyum sebelum membalikkan badan.


Caesa tersenyum sekilas lalu mengetuk pintu Ruang Kepsek, lalu masuk setelah ada sahutan dari dalam.


"Assalamualaikum, Selamat pagi Pak"


"Waalaikumsalam, Pagi juga. Silakan duduk" balas Pak Surya.


"Kamu anak barunya kan?"


"Iya Pak"


"Kenalin Saya Surya, selaku Kepala Sekolah disini"


"Iya Pak Surya, Saya-"


Pak Surya segera memotong ucapan Caesa.


"Caesa kan nama Kamu?"


"Betul Pak"


"Baik. Kelas Kamu ada di X IPS 3. Ayo biar Bapak antar ke Kelasmu"


Caesa mengangguk lalu mengikuti langkah Pak Surya.


...■■♡■■...


1230 Kata


Siapa ya Caesa ini?


Kalian curiga gak?


Spekulasi Kalian mana?


Komen aja ya


Spam komen kuy


Tebak-tebakan juga boleh kok😂


Jangan lupa Vote Comment Follow💚💗

__ADS_1


Dadah👋


^^^Jumat, 18 Desember 2020.^^^


__ADS_2