Overprotective Asyifa Family

Overprotective Asyifa Family
Episode 34


__ADS_3

Happy Reading..


...○○•○○...


Pak Surya berhenti berjalan, diikuti Caesa dibelakangnya.


"Ini Kelasmu Nak, sebentar"


"Baik Pak"


Caesa mengangguk patuh, matanya melihat sekeliling yang sepi.


Ia memilin rambutnya pelan, menatap arah depan dengan jengah.


Pak Surya mengetuk pintu Kelas X IPS 3. Lalu terdengar balasan dari dalam kelas.


Tok Tok Tok


"Masuk"


Pintu dibuka oleh Pak Surya.


"Ada apa Pak Surya? Anda membutuhkan sesuatu?"


Wanita paruh baya itu menyambut kedatangan Kepala Sekolah.


Kelihatan juga murid-murid didalam terdiam, menunggu Pak Surya menjawab pertanyaan itu.


"Ini ada murid baru Bu"


Terdengar bisik-bisik dari dalam kelas.


"Murid baru?"


"Dia masuk kelas Kita?"


"Cewek kan?"


"Cantik gak ya?"


"Halah, Gue tetep yang paling cantik"


"PD banget Lo"


"Kalo cantik, bakal Gue gebet"


"Gebet doang, jadian kagak"


"Jleb banget sih"


"Sstt! Semuanya diam!"


Bu guru didepan menegur anak muridnya yang berisik, asik sendiri.


"Caesa masuklah"


Pak Surya menyuruh Caesa masuk. Setelah murid baru itu masuk, Pak Surya segera undur diri.


"Ya sudah kalau begitu, Saya pamit undur diri Bu"


"Baik Pak, Terima kasih dan silakan"


Pak Surya pun tersenyum dan membalikkan badannya, kembali ke ruangannya.


"Berdiri disini Nak," Ibu guru itu menunjuk lantai, agar Caesa berdiri disampingnya.


"Perkenalkan namamu"


"Perkenalkan Aku Caesa Ayura. Pindahan dari SMA BANGSA."


"Ada yang mau ditanyakan?" Lanjut Caesa dengan senyuman.


"No HP Lo berapa?"


"Banyak"


Caesa menjawab asal membuat semua murid tertawa.


"Punya pacar gak?"


"Enggak"


"Punya mantan berapa?"


"Gak ada"


"Rumah Lo mana?"


"Gak dibawa"


Lagi-lagi semuanya tertawa. Caesa ini mau sekolah atau ngelawak.


"Sudah-sudah, pertanyaan Kalian gak ada yang bermutu. Baiklah Caesa, Saya Yuri, mengampu mapel Sejarah"


Caesa mengangguk malas.


"Kamu boleh duduk, kursi yang tersisa hanya bagian belakang. Sebangku dengan Zela"


"Iya Bu"


Caesa berjalan pelan dengan senyumannya. Ia duduk disamping seorang cewek.


"Hai Caesa"


Sapa cewek itu pada Caesa yang telah duduk dikursinya.


"Hai juga, Zela kan?"


"Yes, right. Lebih tepatnya Zela Monata"


"Semoga Kita bisa menjadi teman" Lanjut Zela.


"Iya"

__ADS_1


Zela kembali mengalihkan pandanganya kedepan.


"Semoga Kita bisa menjadi partner yang baik"


Zela menoleh ke Caesa, menaikkan satu alisnya.


"Lo ngomong sesuatu?"


"Ah- enggak, enggak kok"


"Ouh ya udah"


Zela mengangkat bahunya cuek, kembali menghadap depan. Memperhatikan Bu Yuri yang mengoceh menjelaskan materi.


Caesa menatap Zela lekat-lekat. Sebuah ide mampir diotaknya.


Ia pun tersenyum miring, lalu ikut memperhatikan Bu Yuri


...●●●...


Ruang Kelas XI IPS 2


"San, Doni kok belum balik?"


Revan mengajak Sandi mengobrol, walau ia sedang mencatat materi dibuku tulisnya. Matanya tetap fokus ke papan tulis dan bukunya.


"Entahlah, tadi dia izinnya ke toilet"


"Apa jangan-jangan mlipir ke kantin?"


Revan mengira-ngira kenapa Doni lama baliknya. Karena dia sudah pergi lebih dari 15 menit yang lalu.


"Masa sih, beraninya dia kagak ngajak Kita. Awas aja"


Sandi yang termakan omongan dari Revan pun geram.


Tiba-tiba suara ketukan menghentikan aktivitas semua orang didalam kelas.


Tok Tok Tok


"Assalamualaikum kawanku semua"


"Tuh udah balik kampretnya" Umpat Revan pada Doni yang nyengir kagak jelas didepan, jangan lupa suara Revan lumayan keras.


"Waalaikumsalam kampretku"


Setelah mengucapkan itu, semua murid tertawa terbahak-bahak. Termasuk Revan, Sandi, bahkan Pak Guru yang mengajar.


"Sudah-sudah. Kamu Doni duduk kembali ketempatmu"


"Siap Pak"


Doni mengangkat satu tangannya, seperti hormat. Lalu ia segera berjalan ketempat duduknya.


Doni duduk didepan bangku Revan dan Sandi.


Doni pun membalikkan badannya setelah memastikan Guru didepannya sudah tidak mengawasi dirinya.


Doni menatap tajam Revan dan Sandi yang masih cekikikan walau pelan.


Sembur Doni pada Revan dengan wajah memerah, ia kesal sekesal-kesalnya.


Tawa Revan sudah sedikit mereda.


"Ye biarin, yang penting Gue happy" Balas Revan meledek, ia menjulurkan lidahnya pada Doni.


Sandi hanya terkekeh saja.


"Lo kemana aja sih, lama bener ke toiletnya"


Sandi memulai sesi tanya jawabnya.


"Sebenarnya, setelah Gue dari toilet, Gue ketemu murid baru. Dia cewek, cantik lagi"


Revan dan Sandi mendengus mendengar pujian Doni untuk setiap cewek yang ia temui.


"Kenapa? Lo suka sama tuh cewek?" Revan menanyakan itu pada Doni.


"Gu-"


Sandi memotong ucapan Doni yang bahkan belum selesai mengucapkan satu kata.


"Itu mah gak usah ditanya Van, Doni itu suka sama semua cewek terlebih kalau cewek itu cantik"


Sandi memandang Doni dengan senyum mengejek.


Doni sebal, ia pun membalikkan badannya kembali menghadap depan.


"Ciee ngambek"


Ledek Revan pada Doni. Ia mendekatkan kepalanya kedepan untuk melihat wajah merah Doni saat kesal.


Doni semakin kesal pada mereka berdua. Ia menimpuk wajah menyebalkan Revan dengan buku miliknya.


Plak


"Aduh!"


Revan mengaduh dan mengusap wajahnya yang tadi ditimpuk oleh Doni.


Sandi lagi-lagi tertawa tertahan agar tidak membuat guru didepannya marah.


...●●●...


Bel istirahat sudah berbunyi 5 menit yang lalu.


Semua murid berbindong-bondong ke kantin untuk mengisi perut yang kosong, dan meronta-ronta ingin diisi.


"Selamat makan semua"


Pekik syifa girang setelah nasi goreng pesanannya telah sampai.


"Selamat makan juga Syifa"

__ADS_1


Ana, Lita, dan Nisa kompak membalas ucapan Syifa.


Mereka semua makan dengan tenang, sebelum ada seseorang yang menghampiri mereka.



Flashback On


"Lo mau ikut ke kantin gak?"


Zela mengajak Caesa ke kantin, Zela yang sudah berdiri dari duduknya menatap Caesa yang mendongak menatapnya.


"Gue ikut" Balas Caesa cepat.


Ia pun berdiri mengikuti Zela yang sudah melangkah duluan.


Caesa berhenti didepan stand siomay.


"Gue mau beli siomay, Lo mau beli apa?"


"Gue batagor aja. Itu disamping stand siomay"


"Yaudah Gue duluan ya"


Caesa segera mendekati stand siomay setelah mendapat anggukan dari zela.


Beberapa saat kemudian, Caesa dan Zela sudah memegang makanan dan minuman masing-masing.


Mereka berjalan mencari tampat duduk yang kosong. Tetapi, semua sudah penuh.


Hanya ada beberapa yang masih ada.


"Bangkunya udah penuh Cae"


"Iya juga"


Caesa melirik kesana kemari, sampai matanya menemukan bangku yang masih kosong.


Ia pun tersenyum miring menatap seseorang yang duduk disana.


"Ze, Kita duduk dibangku itu aja yuk"


"Tapi-"


Caesa tidak mempedulikan Zela yang ingin protes. Ia dengan langkah pasti berjalan kearah bangku itu.


Flashback End



"Boleh Kita gabung disini?"


Syifa mendongak menatap dua orang cewek yang mengampiri bangku yang ia duduki.


Caesa yang melihat keterdiaman semuanya pun segera melanjutkan ucapannya.


"Soalnya bangku yang lain udah pada penuh"


Syifa dan yang lainnya menoleh ke sekitar, dan ternyata benar kalau hampir semua bangku sudah diduduki.


"Ya udah boleh kok" Balas Syifa ramah, diluar ekspetasi Zela.


Zela mengira anak-anak Jurusan MIPA, adalah anak-anak yang sombong. Tapi semua opininya sudah dipatahkan oleh Syifa yang ramah padanya.


Setelah mendapat persetujuan, Caesa dan Zela pun duduk dibangku yang semeja dengan Syifa.


Semuanya makan dengan hikmat.


Setelah selesai makan, Caesa mencoba memperkenalkan dirinya.


"Ouh iya kenalin, Gue Caesa"


Caesa mengulurkan tangannya didepan Syifa yang lagi minum.


Syifa menaruh gelasnya setelah meneguk airnya, lalu menyambut tangan Caesa dengan senyum polosnya.


"Aku Syifa"


Caesa pun bersalaman dengan Ana, Lita, dan Nisa.


"Ana"


"Lita"


"Nisa"


Sekarang giliran Zela yang berkenalan dengan mereka semua.


"Kalo Gue Zela"


"Salam kenal Caesa, Zela"


Zela tersenyum cerah karena disambut ramah oleh mereka. Sedangkan Caesa ia hanya menatap Syifa lekat-lekat.


Entah apa yang dipikirkan Caesa saat menatap Syifa dengan lekat seperti itu.


Hanya Caesa dan Tuhan yang tau.


...■■♡■■...


1199 Karakter


Heyyo!


Aku Up karena merasa udah lama gak Up😂


Makasih yang udah setia nunggu OAF Up💜


Spam komen dong. Aku suka ketawa baca komenan Kalian tau😂


Vote-nya juga jangan lupa


Babay👋

__ADS_1


^^^Selasa, 29 Desember 2020.^^^


__ADS_2