
Saat ini Farah dan teman nya sedang berada dihalaman belakang sekolah tepat nya dibawah pohon mangga. Halaman ini cukup luas dan sejuk sangat bagus untuk seorang Farah meredakan emosi mereka. Mereka bukan bolos ya semua guru sedang ada rapat jadi tidak ada pembelajaran.
"Are u okay Queen"? Tanya Winda
"Hm" jawab Farah dengan deheman
"Kita ke markas sekarang." Ucap farah lalu berdiri dan meninggalkan temannya
"Ck baru juga ni pantat gue nemplok di sini udah disuruh pergi aja kenapa gak sekalian tadi langsung aja" oceh Steven
"KALO LO GAK MAU IKUT YAUDAH DIEM AJA DISITU GAK USAH NGOCEH DIBELAKANG GUE" Teriak Farah yang masih mendengar ocehan Steven
Deg!
Steven dan teman-teman nya terkejut mendengar teriakkan Farah lalu mereka semua serentak menoleh ke arah Steven yang sudah berdiri dengan tubuh kaku jangan lupakan matanya yang melotot dan mulut ternganga.
Mereka semua menahan tawa melihat wajah pucat Steven. Sungguh teman tidak punya akhlak
"Hahahaha anjir muka lo kenapa" ucap Winda sambil tertawa terbahak bahak
"Hahaha lagi nahan boker ya" sahut Bimo yang sudah tertawa sejak tadi
Steven tersadar dari rasa terkejut nya lalu menatap tajam temannya.
"Ck diam bangsul" gerutu Steven
"Cepat" suara dingin Attar membuyarkan acara tertawa massal mereka.
Mereka semua serempak berjalan menuju parkiran. Tatapan memuja mereka dapatkan sepanjang perjalanan.
Saat sampai diparkiran mereka mendapatkan tatapan tajam dari Farah yang sudah nangkring diatas motor Attar.
Glek!
Mereka semua sudah payah menelan salivanya melihat tatapan tajam dan wajah dingin Farah.
"Cepat buang-buang waktu aja" ucap Farah dingin
Tanpa banyak bicara mereka semua segera menuju kearah motor masing-masing masih dengan formasi yang sama seperti waktu berangkat sekolah.
Mereka keluar gerbang dan melajukan motor dengan kecepatan tinggi karena mereka harus segera tiba dimarkas dan membahas semuanya.
Tak butuh waktu lama mereka tiba dimarkas Red Devils. Mereka disambut oleh para anak buah Farah yang sudah berbaris rapi. Farah hanya menganggukkan kepala menjawab sapaan dari bawahannya. Mereka mengikuti langkah kaki Farah menuju ruangan rahasia.
Farah duduk dikursi nya diikuti yang lain. Saat ini tidak ada wajah main-main lagi. Semua serius dalam situasi seperti ini.
"Bagaimana semua persiapan"? Tanya Farah
"Semua sudah siap Queen pasukan Red Devils sudah siap tinggal menunggu aba-aba dari anda" jawab Arif
"Tolong ambilkan tas hitam didalam lemari itu" tunjuk Farah pada lemari kayu
Arif berdiri menuju lemari dia mengambil tas yang diminta oleh Farah.
"Ini Queen" ucap Arif sambil menyerahkan tas tersebut kepada Farah
Farah membuka dan mengeluarkan beberapa alat kecil yang nanti akan digunakan oleh mereka semua untuk berkomunikasi. Ia memberikan satu persatu alat tersebut kepada temannya.
"Ini berikan pada 5000 pengawal yang akan ikut berperang" ucap Farah kepada Arif
"Baik Queen" jawab Farah
"Gunakan alat tersebut untuk berkomunikasi jika ada hal genting kalian bisa memberi tahu lewat alat tersebut" ucap Farah
"Oke untuk bagian nanti bagaimana"? Tanya Chelsea
"Minta pengawal untuk berjaga di setiap bagian barat,timur,selatan dan Utara. Untuk bagian barat pantau ada berapa musuh yang akan datang. Untuk bagian timur jangan keluar sebelum aba-aba saya berikan. Untuk selatan pasang ranjau dibeberapa titik. Untuk bagian Utara berjaga-jaga jika ada musuh yang menyusup lewat jalur tersebut" ucap Farah menjelaskan
"Bagaimana dengan Lion king"? Tanya Farah kepada Attar
"Sudah siap senjata,pisau lipat, sniper,katana semua sudah disiapkan" jawab Attar
"Arif tolong koordinasi kepada Jojo untuk mengosongkan lantai paling atas mansion yang akan digunakan oleh sniper dan kamu Attar bilang pada sniper itu jangan menembak jika tidak ada aba-aba" ucap Farah
"Siap!" Jawab mereka serentak
"Untuk lo jangan keluar sebelum ada perintah dari gue kita tetap gunakan rencana awal" ucap Farah kepada Attar
"Hm" jawab Attar dengan deheman
__ADS_1
"Maaf Queen Daddy anda juga mengirimkan 500 pengawal untuk menjaga dan membantu kita" ucap Arif setelah mendapat laporan dari Jojo
"Perintah kan saja seperti yang sudah saya jelaskan diawal sebar diberbagai titik" ucap Farah
Pandangan Farah beralih ke putri yang sejak tadi hanya diam karena bingung dengan yang mereka bahas.
"Lo pulang temenin Mommy dirumah" ucap Farah pada putri
"T-tapi kak,kakak akan baik-baik saja kan"? Tanya putri dengan nada khawatir
"Tenang aja gue akan baik-baik aja oke sekarang lo pulang diantar Arif" ucap Farah
"Iya kak hati-hati ya pulang lah dengan selamat tanpa luka apapun" ucap putri lalu memeluk Farah
Setelah adegan pelukkan tadi mereka semua bersiap kembali ke posisi masing-masing memakai baju seragam Red Devils.
Area gerbang sengaja dikosongkan oleh Farah agar pihak musuh menyangka mereka semua tidak ada persiapan. Farah sendiri sedang santai dikamar nya seperti tidak akan terjadi perang hari ini.
MARKAS HARIMAU HITAM
"Bagaimana sudah siap semua"? Tanya Cipto
"Sudah tuan semua sudah siap begitu juga dengan pasukan kita" jawab bawahan Cipto
"Bagus hari ini akan menjadi hari paling bersejarah untuk kita,kita akan berpesta setelah dapat merebut daerah Red Devils dan setelah itu nama klan mafia kita akan melambung tinggi sebagai mafia yang ditakuti dan disegani" ucap Cipto percaya diri
"Hahaha benar tuan saya sudah tidak sabar untuk membunuh dan meratakan mereka semua"ucap bawahan Cipto
"Ingat kalian fokus saja kepada pasukan Red Devils biar saya yang akan mengurus pemimpin kecil itu" kekeh Cipto yang merasa kemenangan berpihak pada dirinya.
Tidak tahu saja mereka semua jika saat ini mereka sedang mengantarkan nyawa kesana.
"Ayo berangkat" ucap Cipto lalu berdiri dengan tegap dan semangat.
MARKAS RED DEVILS
"Lapor BB musuh sudah bergerak kemari" ucap pasukan bagian barat
"Laporan diterima" jawab mereka serempak
"Huwaaaa akhirnya bisa main perang-perangan juga uh tidak sabar sekali aku" ucap Farah sumringah
"Berjanjilah untuk tidak terluka sedikit pun hm" ucap Attar yang tiba-tiba sudah memeluk Farah dari belakang
Farah terkejut dengan aksi tiba-tiba dari Attar tak dipungkiri Farah menikmati pelukan itu.
"Hm lo juga harus janji nanti untuk tidak terluka" ucap Farah lalu berbalik badan menghadap Attar
Cup!
Attar mengecup kening Farah lama. Jujur ia khawatir dengan Farah ia takut farahnha terluka.
"Lapor BB musuh sudah masuk" lapor BB
"Aku pergi" ucap Farah menatap Attar lembut
"Hati-hati" ucap Attar lembut
Farah melangkah keluar ia berdiri menatap tajam musuh yang sudah masuk ke wilayahnya.
"Cih markas apa ini penjagaan saja tidak ada lihatlah benar-benar sepi" ucap Cipto sinis
Tidak tahu saja ia bahwa pergerakan nya saat ini tengah ditatap oleh ribuan mata. Mereka hanya menunggu aba-aba dari pemimpin nya.
"Hancurkan" titah Cipto
BRAKKK
DUG
BUGH
BRAKK
Begitulah bunyi barang-barang yang dihancurkan oleh mereka semua. Farah tersenyum sinis melihat wajah bahagia mereka. Farah melangkah dan keluar dari persembunyiannya.
BRAKK!
Farah menendang pintu yang sukses membuat mereka semua terkejut. Mereka terpana dengan kecantikan alami yang terpancar dari wajah Farah. Farah terkekeh melihat wajah musuh nya itu.
__ADS_1
"Apa sudah puas hm memandang wajahku"? Tanya Farah sinis
Mereka semua tersadar dari lamunannya. Cipto tersenyum miring melihat orang yang diincar nya beberapa Minggu ini sudah berdiri tepat dihadapan nya.
"Wah ternyata kau cantik juga ya gadis kecil" ucap Cipto
.
"Jelas karena aku perempuan om" ucap Farah dengan tampang tak berdosa nya
"Aku tidak pernah menikah dengan tantemu" ucap Cipto sinis
"Ah tanteku juga tidak mau menikah dengan pria tua seperti mu" ucap Farah yang sengaja memancing emosi Cipto
"Bajingan kau bersiap-siaplah hntuk5 hari terakhir mu disini akan kuratakan markas jelek ini dan aku akan menjadi satu-satunya klan mafia terkuat disini" ucap Cipto sombong
"Cih kau sangat sombong rupanya" ucap Farah terkekeh
"Tidak usah banyak omong kita lihat saja" sahut Cipto
"CEPAT HABISI DAN RATAKAN SEMUANYA" Teriak Cipto lantang
"MULAI" Teriak nya lagi
DRAP DRAP DRAP!
Suara langkah kaki menggema dihalaman mansion tersebut. Ratusan Anak Red Devils berjalan menuju halaman tersebut.
"Kita kedatangan mari kita berpesta" ucap Farah tersenyum
"RED DEVILS" Teriak Farah
"SIAP MEMBUNUH" Jawab mereka serempak
Para musuh masih berdiri dengan wajah cengo nya mereka masih terkejut dengan kedatangan para pengawal tersebut. Farah yang melihat itu semua segera mengeluarkan suaranya.
"SERANGG!" Teriak Farah lantang membuyarkan lamunan mereka semua
Perang pun terjadi diantara dua klan mafia tersebut.
BUGH!
BRAK!
BUGH BUGH SREKK
KRAKK
DOR DOR DOR
SYUT JLEB
SRAK
Begitulah bunyi peraduan antara 2 klan mafia tersebut. Mereka menyerang dengan membabi buta memukul, membanting, mematahkan,menusuk,menembak semua mereka lakukan.
Keadaan semakin mencekam halaman mansion ini sudah penuh dengan darah dan pihak musuh yang sudah berjatuhan.
Farah melangkah mendekati Cipto. Mari bermain paman.
BUGH BUGH
BRAK
SYUT
SREKK
KREKK
JLEB
Farah menangkis semua serangan musuh dengan gerakan santai. Ia tersenyum miring melihat wajah cipto.
"Ini sangat menarik bukan"? Ucap Farah dalam hati
Wah perang sudah dimulai guys masih mau lanjutkah? Masih ada kejutan setelah ini heheh
HAPPY READING:)
__ADS_1