
Setelah pembicaraan dengan dokter tadi kini danu dan Fani kembali keruang rawat Farah. Saat ia masuk ternyata putrinya sudah bangun dan sekarang sedang makan buah disuapi oleh Putri.
"Sayang bagaimana? Apa masih ada yang sakit" tanya Fani lembut
"Ga ada mom cuman kepala aja sih masih sedikit pusing" jawab Farah
"Yaudah sekarang kamu istirahat ya terus minum obatnya" ucap Fani lagi
"Mom kapan aku bisa pulang?" Tanya Farah
"Besok sayang kalo kondisi kamu sudah membaik" jawab Fani sambil menyerahkan obat kepada Farah
"Mom Niko dan karina itu siapa?" Tanya Farah tiba-tiba
Deg!
Fani terkejut dan Bingung ingin menjawab apa pertanyaan dari Farah. Ia menoleh ke arah suaminya. Danu yang mengerti pun berjalan mendekati Farah.
"Sayang sudah tidak usah memikirkan apa-apa dulu. Kamu harus banyak beristirahat agar kamu cepat pulih dan bisa pulang" ucap Danu
"Hm baiklah dad kalo begitu aku tidur dulu ya"ucap Farah
Mereka semua menghela nafas lega saat melihat Farah tidur. Mereka masih bingung ingin menjawab apa kalo tiba-tiba Farah bertanya seperti itu lagi.
MARKAS LION KING
"Jadi gimana tar? Kita jadi ga ni buat pergi ke acara perlelangan itu" tanya Alex
Attar terdiam ia sedang berperang dengan pikiran nya. Akankah ia pergi? Tapi ia tak ingin meninggalkan Farah. Ia sudah tak bisa jika harus berjauhan dengan Farah.
"Akan ku pikirkan" jawab Attar singkat
"Permisi bos" ucap salah satu anggota Lion king
"Ada apa?" Tanya Bimo
"Diluar ada perempuan yang ingin masuk bos. Ia bilang sudah membuat janji dengan anda bos"beritahu anggota tersebut
"Siapa?" Tanya Alex mengernyitkan dahinya
Baru kali ini ada perempuan yang berani datang ke sini. Semua orang tidak akan berani datang kemari.
"Saya tidak tahu bos yang jelas ia marah-marah" ucap orang tersebut
"Biarkan masuk" ucap Attar singkat lalu mulai memejamkan matanya sejenak
__ADS_1
Ia merasa sangat lelah akhir-akhir ini. Sejak Farah kecelakaan dan dinyatakan koma Attar tidak bisa tidur dengan teratur. Ia selalu menjaga Farah dengan baik dan Ia juga akan selalu memikirkan kondisi kesehatan Farah.
"Kak Attar" panggil seorang gadis yang tidak mereka inginkan
"Kak,kakak kemana aja sih selama ini? Ucap Bella dengan nada manjanya
Mereka yang mendengar dan melihat tingkah laku Bella hanya menatap sinis perempuan tersebut. Bella ini benar-benar tidak tahu diri! Sudah ditolak masih saja berusaha untuk mendekati Attar lagi.
Merasa ditatap Bella pun melihat sekelilingnya ia cukup terkejut saat melihat tatapan mata tidak bersahabat dari teman-teman Attar. Ia berusaha bersikap biasa saja padahal dalam hati nya sedang jedag-jedug tidak jelas.
"Em kak sibuk ga? Temani aku ke mall yuk aku mau belanja baju dan barang-barang lainnya untuk pesta ulang tahun aku 3 hari lagi" pinta Bella dengan nada manja
Attar masih diam dan masih betah memejamkan matanya. Ia hanya cuek saja dengan kehadiran Bella. Malah yang saat ini yang dipikiran nya adalah Farah. Ah! Rindu sekali ia dengan gadis nya itu.
Melihat Attar yang tidak merespon membuat Bella kesal sendiri. Ia sudah rela membayar mahal seseorang agar bisa memberitahukan dimana letak markas attar. Tapi apa yang dia dapatkan ia malah diacuhkan oleh Attar.
"Arghh sialan! Berani-beraninya dia nyuekin gue kayak gini. Lihat aja besok gue bakal bikin lo tunduk sama gue" ucap Bella dalam hati
"Kak" rengek Bella yang terdengar menjijikkan
BRAK!
Merasa sudah muak dengan tingkah Bella Steven pun menggebrak meja yang membuat teman-teman dan para anggota yang berada disana terkejut. Sedangkan Attar yang sedang asik membayangkan hal indah bersama Farah juga merasa kesal dan kaget karena gebrakan meja tersebut.
"Pergi lo dari sini! Berani-beraninya Lo nginjakin kaki lo disini! Lo pikir dengan cara bicara lo yang Lo buat menye-menye gitu Attar bakal terlena gitu? Bukannya terlena yang ada lo malah buat dia makin ilfil sama Lo" ucap Steven sinis
"Lo itu yang siapa? Murid pindahan aja lo sok banget! Mana ga tau diri lagi ngejar-ngejar Attar. Jangan bilang waktu disekolah lo yang dulu Lo kayak gini ya" cibir Bimo
"Brengsek! Awas aja kalian tunggu pembalasan gue! Lo ga tau siapa gue hah! Tunggu aja Lo pada!" Ucap Bella marah
Dengan kesal Bella pergi meninggalkan markas Attar. Gagal sudah rencana dia untuk pergi bersama Attar. Iya sangat yakin jika Attar mau pergi bersama nya.
"Dasar cewek aneh! Ga tau diri banget bikin gue naik darah aja" gerutu Steven
"Ya kalo naik tinggal diturunin"sahut Alex santai
"Diem Lo! Gue sunat lagi nyahok Lo" balas Steven kesal
Attar hanya diam saja melihat perdebatan tidak penting orang didepan nya saat ini yang sialnya itu adalah sahabat nya.
"Rumah sakit" ucap Attar datar lalu ia melangkah pergi meninggalkan temannya.
Mereka semua mengikuti langkah Attar meninggalkan markasnya.
~
__ADS_1
"Dad aku minta uang dong aku mau shoping sama temen" rengek Fanya
Robbert memijit pelipisnya yang berdenyut. Baru kemarin istrinya meminta uang untuk membayar arisannya. Dan sekarang Fanya lagi.
Hei! Dia itu bukan mesin ATM yang bisa mengeluarkan uang setiap hari. Ia juga sedang berusaha keras memulai lagi bisnis nya yang beberapa tahun ini ia biarkan karena asik dengan perusahaan milik Bagaskara.
"Apa kamu tidak mengerti juga dengan keadaan kita sekarang? Kamu tidak melihat bagaimana lelah nya Daddy membangun kembali perusahaan yang Daddy biarkan selama ini? Ingat Fanya! Kehidupan kita tidak semewah dulu" ucap Robbert pada anaknya
Fanya terdiam mendengar ucapan Daddynya. Dalam hati ia menggerutu kesal. Memang sejak perusahaan tersebut diambil alih oleh Farah kehidupan mereka sudah tidak semewah dulu. Ia juga tidak memberi tahu temannya jika ia sudah tidak sekaya dulu.
"Lalu aku gimana dong dad,aku udah terlanjur janji sama teman aku buat shoping hari ini. Kalo ga bisa banyak ya 10 juta aja dad gapapa kok" ucap Fanya memelas
Robbert yang mendengar kata 10 juta yang disebut dikit oleh Fanya pun melolot tajam. Apa dia bilang 10 juta itu dikit?
"Kamu bilang 10 juta itu sedikit? Bahkan 10 juta itu bisa membuat kita bertahan hidup 2 bulan. Kamu sama saja seperti ibu dan kakak mu yang hanya tau nya uang dan uang saja! Kalian tidak pernah berpikir untuk membantu saya diperusahaan! Tau nya hanya foya-foya saja!" Ucap Robbert emosi
Kepalanya sudah pusing sejak tadi karena belum menemukan orang yang mau menanam saham diperusahaan nya. Ditambah lagi kedatangan Fanya kekantor yang menambah sakit kepalanya.
Fanya menghentakkan kaki nya kesal sambil pergi meninggalkan ruang kerja Robbert. Gagal sudah rencana nya hari ini. Alasan apa lagi yang harus ia katakan pada temannya nanti.
"Argh! Sialan ini semua karena lo Farah! Lihat aja apa yang bakal gue lakuin ke Lo! Gue bakal buatlah berlutut memohon dihadapan gue!" Ucap Fanya sinis
Tidak tahu saja dia bagaimana kejamnya Farah. Hah! Punya nyawa berapa dia berani mengusik Farah. Kita lihat saja nanti siapa yang akan memohon.
~
"Asalamualaikum" ucap Attar dan temannya yang baru sampai diruangan Farah
"Waalaikumsalam" jawab mereka semua
Attar menyalami Danu dan Fani diikuti yang lainnya. Teman Attar langsung duduk bergabung dengan para sahabat Farah. Sedangkan Attar meminta izin untuk menemui Farah.
Attar menatap Farah dengan pancaran mata yang menunjukkan cinta. Farah saat ini masih tertidur akibat efek obat yang ia minum tadi. Attar menatap sendu perban dikepala Farah.
"Gue janji bakal jagain lo,gue ga akan biarin Lo terluka lagi kayak gini" ucap Attar sambil mengelus tangan Farah
"Gue pegang janji lo" sahut Farah dengan mata yang masih tertutup.
Attar terkejut mendengar suara lembut itu mengalun di telinganya. Ia menatap Farah yang saat ini masih terpejam. Ah! Apakah dia tadi bermimpi saja?
"Apa gue cuma halu aja ya tadi" ucap Attar dalam hati
HALLO MAAF YA BARU UP SORRY BANGET LAGI SBUK AKU HUAAA.
KALIAN JUGA GA KOMEN LAPAK AKU SEPI DAHLAH:(
__ADS_1
HAPPY READING:)