Pasangan Mafia Kejam

Pasangan Mafia Kejam
Bab 31


__ADS_3

Di bab ini kita akan membahas tentang masalalu Farah.


FLASHBACK ON


Dulu saat dilondon kehidupan Farah masih sama seperti gadis biasanya. Ia bersekolah,bermain bersama temannya,makan dll.


Farah mempunyai banyak teman selama dilondon. Karina adalah gadis yang ditolong oleh Danu saat tak sengaja Danu menyerempetnya. Karina di bawa pulang ke mansion oleh Danu dan diobati lukanya oleh Fani. Dan saat itulah Karina menjadi sahabat Farah dengan segala sikap yang ia tunjukkan yang membuat seorang Farah mau bersahabat dengannya.


"Maafkan saya ya kamu tidak apa-apa kann? Atau ada yang luka lagu selain dilutut dan lengan"? Tanya Danu


"E-enggak om cuman ini doang kok" jawab gadis tersebut


Gadis itu sendiri masih setia memandangi sekeliling mansion mewah Danu. Gadis ini adalah seorang gadis dari kalangan biasa. Orang tuanya baru saja membuka restoran kecil. Ayahnya telah berhenti bekerja karena tidak sengaja melakukan kesalahan yang berakibat ia dipecat. Sedangkan ibu nya dulu hanya dirumah saja menghabiskan uang dengan foya-foya.


"Gila sih ini mansion mewah banget gimana ya rasanya tinggal ditempat seperti ini" ucap gadis tersebut dalam hati


Gadis itu sendiri pergi dari rumah ketika keinginan nya tidak terpenuhi karena keuangan orang tuanya yang menipis. Gadis yang sedang berada dimansion danu termasuk gadis yang amat manja. 


"Mommy Daddy Farah pulang" teriak Farah lantang


Danu dan Fani yang mendengar hanya bisa meringis entah menurun dari siapa Farah sangat hobi berteriak.


"Sayang jangan berteriak nanti tenggorokan kamu sakit" ucap Danu lembut


"Hehehe maaf dad" jawab Farah cengengesan


Farah pun baru sadar jika ada tamu dirumah nya. Ia menatap gadis itu dengan pandangan datar.


"Siapa ini dad" tanya Farah


"Ah maaf siapa nama kamu"? Tanya Danu yang lupa untuk menanyakan nama gadis tersebut


"Saya Karina" jawab Karina sedikit kikuk


"Tinggal dimana"? Tanya Farah


Farah sebenarnya sangat anti terhadap orang baru. Ia akan sangat waspada terhadap orang baru disekitar nya. (Ini sebelum Karina jadi sahabat Farah ya).


Karina yang ditanya seperti itu pun bingung. Ia seperti nya enggan untuk menjawab jujur dimana ia tinggal. 


"A-aku tidak memiliki rumah" ucap Karina berbohong 


Farah,Danu dan Fani terkejut mendengar ucapan Karina. Mereka tidak menyangka jika gadis didepan mereka saat ini tidak memiliki rumah.


"Lalu kamu selama ini tinggal dimana nak" tanya Fani lembut


"Saya tinggal dikontrakkan sebelumnya. Tapi karena saya baru saja dipecat dan tidak memiliki uang maka saya diusir" jawab Karina


"Ya ampun malang sekali nasib kamu nak" ucap Fani iba


"Bagaimana jika malam ini kamu tinggal disini dulu"? Tanya Danu


"Iya kamu nginap aja disini ya kamu juga lagi sakit" ucap Fani


"A-ah t-tidak usah om Tante Karina cari tempat tinggal lain aja" ucap Karina sok menolak


"Sudah tidak apa-apa nanti kamu tidur dikamar sebelah kamar Farah" ucap Fani


"Dan kenalin ini namanya Farah anak saya dan suami satu-satunya" ucap Fani


"Ah iya aku Karina" ucap Karina mengulurkan tangannya


"Farah" jawab Farah singkat


Setelah itu keadaan kembali hening. Tidak ada yang berbicara. Karina sendiri sedang tersenyum dalam hati karena rencana nya berhasil. Ia tidak bisa hidup susah karena dari kecil sudah terbiasa dengan hidup mewah.

__ADS_1


"Mom dad nanti malam Niko main kesini bolehkan" ucap Farah


"Boleh sayang nanti sekalian kenalin Karina ya biar dia juga punya teman" jawab Fani


"Hm oke" jawab Farah singkat


"Farah ke kamar dulu ya capek" ucap Farah lalu berjalan meninggalkan ruang tamu tersebut


"Sayang ajaklah Karina ke kamar nya" ucap Fani


"Ayo" ucap Farah


"Ikuti lah Farah nak kamu istirahat nanti malam kita makan bersama" ucap Fani lembut


Sebenarnya Fani dan Danu ingin bertanya lebih jelas tentang kehidupan Karina. Tapi ia urungkan karena merasa tak enak dan juga Karina habis mendapatkan musibah. Ingatkan Danu untuk bertanya esok.


"Ini kamar Lo" ucap Farah


"Makasih ya" jawab Karina 


"Hm" hanya dibalas deheman oleh Farah


Karina masuk kekamar tersebut. Ketika membuka pintu mata nya membulat melihat betapa luas dan mewahnya kamar tersebut. Kasur empuk,AC,kulkas bahkan ada tv juga. Sungguh inilah yang Karina mau.


"Gila ini sih mewah banget jauh banget dari kamar gue dulu" ucap Karina yang masih takjub dengan kamarnya itu.


Tok tok tok


Karina terkejut mendengar suara ketukan pintu. Ia menetralkan wajahnya dan membuka pintu. Berdirilah Farah didepan pintu tersebut.


"Lo kalo mau mandi, mandi aja baju nya ada di walk in closet semua keperluan ada disitu" ucap Farah ketika Karina membuka pintu


"Iya sekali lagi terimakasih" ucap Karina memasang senyum tulus


Karina berjalan menuju walk in closet dan lagi-lagi ia takjub dengan kemewahan itu semua. Lemari yang tersusun baju-baju cantik dan mewah,meja yang dipenuhi segala jenis skincare dan kosmetik. 


Tak ingin berlama-lama karina segera mandi dan membersihkan tubuhnya.


KAMAR FARAH


Saat ini Farah baru saja selesai mandi ia memakai dress selutut berwarna merah maroon. Rambutnya yang basah ia hairdryer dan ia biarkan tergerai. Ia memoleskan sedikit skincare dan memakai lipbam dibibirnya.


Ia berjalan menuju kasur nya dan mengambil telponnya. 


Drt drt drt


"Hallo" sapa seorang pria 


"Hallo ko" sapa balik Farah


"Apa sudah memberi tahu Daddy dan Mommy aku datang malam ini" tanya Niko


"Sudah kemarilah nanti kita akan makan malam bersama" ucap Farah


"Baiklah princess" ucap Niko


Mereka sedikit mengobrol ringan dan setelah itu Farah pun mematikan telpon nya karena Niko akan otw kemansionnya.


Niko George anak tunggal dari venom George dan Katty George. Pria muda yang tampan. Dengan postur tubuh yang ideal. Walaupun masih berusia 17 tahun tapi ketampanan dan bentuk tubuhnya sudah seperti orang dewasa. Niko sangat dekat dengan Farah. Bahkan orang tua Mereka berencana menjodohkan mereka dan mereka berdua menerima perjodohan itu. Karena di negri luar hubungan seperti ini sudah dianggap biasa oleh budaya negara masing-masing. Niko dan Farah sudah resmi bertunangan. Tapi belum menikah karena masih sama-sama masih sekolah. Farah yang memang gadis yang cerdas ia pun mampu masuk ke SMA saat berumur 17 tahun.


Saat ini hubungan mereka berdua aman-aman saja. Tidak ada halangan yang berarti bahkan mereka menjadi pasangan romantis.


Tok tok tok


Suara pintu diketuk terdengar oleh manusia yang sedang duduk diruang tamu. Farah yang tahu siapa yang datang pun langsung berlari membukakan pintu. 

__ADS_1


Hupp!


Farah memeluk Niko dengan erat dan dibalas pelukan dan kecupan dipuncak kepalanya. Fani dan Danu hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah pasangan muda tersebut.


"Anjir ganteng banget gila" ucap Karina dalam hati


Karina adalah maniak cogan. Ia tidak bisa sedikit saja melihat pria tampan.


"Kenalin ini Karina beb" ucap Farah 


"Niko" ucap Niko sambil mengulurkan tangannya 


Tanpa mereka sadari Karina bermain mata dengan Niko. Sehingga membuat Niko tersentak kaget.


Singkat cerita mereka makan malam bersama. Diiringin obrolan ringan. Setelah itu mereka pindah ke ruang tamu untuk melanjutkan obrolan mereka.


PAGI HARI


Tak terasa Karina sudah tinggal di mansion Danu selama 1 bulan. Ia mendapatkan perlakuan yang baik dimansion ini. Sesekali ia juga diajak jalan dan belanja oleh Farah. Ya Farah sudah menganggap Karina sahabat nya.


Ya dengan tipu muslihat Karina yang mengaku tidak mempunyai orang tua lagi membuat Danu dan Fani tersentuh. Selama itu pula Karina sering memperhatikan Niko ketika datang menemui Farah dirumahnya.


Suatu ketika Danu dan Fani pergi ke Kanada karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan disana. Mereka meninggalkan Farah dan Karina dimansion tersebut dengan pengawalan yang ketat. 


"Gue mau keluar bentar mau ke minimarket lu mau nitip gak" tanya 


"Em samain aja deh sama Lo" ucap Karina


"Oke" jawab Farah


Farah pergi bersama supirnya karena ia sedang malas membawa mobil. Jarak minimarket dan rumahnya sekitar 45 menit.


Tok tok tok


Ketukan pintu terdengar Karina yang kebetulan sedang menonton tv diruang tamu pun melangkah membuka pintu. Ia terkejut melihat Niko didepan pintu.


"Eh masuk nik" ucap Karina grogi


"Thanks Farah mana"? Tanya Niko


"Oh dia lagi keluar ke minimarket" jawab Karina


Niko hanya mengangguk dan keadaan pun hening. Diam diam Karina memperhatikan Niko. Dan diam-diam juga Karina menaruh hati kepada Niko. Ia cemburu jika Niko dekat dengan Farah. 


"Aduh aduh" ucap Karina tiba-tiba


"Eh kenapa Lo" tanya Niko


"Duh gak tahu ni mata gue tiba-tiba perih banget" jawab Karina


"Sini coba gue lihat" ucap Niko 


Dengan senang hati Karina mendekat inilah yang ia tunggu-tunggu


"Gue tiup ya" izin Niko


Huft!


Niko meniup mata Karina setelah itu mereka berpandangan sejenak. Karina terpesona dengan ketampanan Niko. Karina mendekatkan wajahnya kearah Niko dan....


Cup!


HEHEHE AYO NGAPAIN SETELAH INI? TERUS GIMAN REAKSI FARAH? HOHOHO LANJUTIN GA SIH? 


HAPPY READING:)

__ADS_1


__ADS_2