Pasangan Mafia Kejam

Pasangan Mafia Kejam
Bab 38


__ADS_3

Pagi hari dikediaman Bagaskara semua sudah rapi. Farah juga sedang bersiap-siap untuk sekolah. Danu juga akan bersiap kekantor ditemani oleh istrinya.


"Dad nanti pulang sekolah Farah langsung aja ya" ucap Farah pada Danu


"Iya Queen kamu sama siapa"? Tanya Danu


"Hm sama angel wings dong dad" jawab Farah


"Kamu yakin sayang"? Tanya Fani


"Yakin mom ini udah gak bisa dibiarin makin lama mereka semakin melunjak" jawab Farah kesal


"Baiklah pesan mommy harus tetap hati-hati" ucap Fani


"Siap mom" jawab Farah sambil tersenyum


Mereka mulai sarapan dengan tenang ketika para sahabat Farah sudah turun bergabung bersama mereka.


Setelah beberapa menit sarapan mereka langsung bersiap untuk berangkat ke tujuan masing-masing. Hari ini Farah akan membawa mobilnya.


MANSION MOLVIN


"Morning" sapa Fanya


"Morning to sayang" jawab Erina


"Hm dad boleh minta uang"? Tanya Fanya


Sejak Fanya mengetahui jika ia bukan anak dari Robbert Fanya sudah jarang meminta uang kepada Robbert. Ia juga jarang bertegur sapa dengan Robbert.


"Boleh mau minta berapa hm"? Tanya Robbert lembut


Sebenernya ia merasa sedikit aneh ketika Fanya menjauh darinya. Bahkan Fanya juga jarang meminta uang kepadanya. Tapi ia masih terus mengawasi Fanya untuk tidak berbuat yang tidak-tidak diluar sana. Karena ia takut akan berimbas dengan bisnisnya.


"5 juta aja dad" jawab Fanya


"Oke nanti Daddy transfer" ucap Robbert


"Aku juga dong dad" ucap Narendra


"Untuk apa? Bukannya kemarin kamu baru saja minta uang"? Tanya Danu


Ia cukup kesel dengan Narendra tau nya hanya minta uang saja. Giliran disuruh membantu diperusahaan ia menolak.


"Kemarin aku gak sengaja nabrak orang dad jadi keluarga nya minta ganti rugi" jawab Narendra


Fanya, Robbert dan Erina terkejut mendengar ucapan Narendra. Bagaimana bisa dia sampai menabrak orang lain. Astaga kepala Robbert seakan ingin pecah sekarang.


"Bagaimana bisa kamu menabrak orang naren"? Ucap Robbert emosi


"A-aku kemarin ikutan balapan liar dad nah pas aku lagi balapan tu orang malah muncul aku ga sempat ngerem ya jadi ketabrak deh" jawab Narendra dengan nada santai seperti tidak mempunyai rasa bersalah


"Lalu bagaimana keadaan orang tersebut" tanya Erina yang juga tak habis pikir dengan anaknya ini


"Dia dinyatakan koma" jawab Narendra, seketika itu mata ketiga orang tersebut melolot.


"KOMAA!" teriak mereka barengan


Narendra yang mendengar itu terjengkit kaget. Bagaimana bisa mereka mengatakan itu dengan kompak seperti paduan suara saja.


"Mulai hari ini Daddy ingatkan kepada kamu! Untuk tidak ikutan balapan liar lagi jika kamu masih ikutan daddy akan menyita semua fasilitas kamu!" Ucap Robbert emosi lalu meninggalkan meja makan


Narendra panik,apa tadi Daddy nya bilang disita? Oh tidak Narendra tidak mau sampai itu terjadi.


"Mom" panggil Narendra pada Erina


Erina hanya melihat sekilas lalu memijit keningnya. Jika sudah begini ia tidak bisa membantu lagi. Jika suaminya sudah mengancam seperti itu sudah dipastikan itu bukan ancaman biasa.


"Mommy tidak bisa membantu kamu harus pandai Mengambil hati Daddy mu jika tak ingin semua fasilitas mu disita" jawab Erina lalu meninggalkan meja makan diikuti Fanya.


"Aaaaaarrrkhhhh sial" teriak Narendra


SMA ADIWIYATA B


Mobil yang dikendarai oleh farah telah sampai dihalaman parkir SMA ADIWIYATA B. Semua orang sudah tahu mobil siapa itu karena ya hanya mobil Farah sendiri yang mempunyai plat dengan nama nya.


Tak jauh dari mobil Farah terdapat para inti geng Tirex yang duduk manis diatas motor sambil menatap ke arah Farah dan kawan-kawan.


"Pulang sekolah kalian ikut gue" ucap Farah datar

__ADS_1


"Kemana"? Tanya Winda


"Perusahaan'' jawab Farah singkat


Tak lama itu datanglah mobil yang berwarna putih milik Fanya. Fanya keluar dari mobil dengan tatapan angkuh nya. Ia melirik ke arah Farah dengan sinis.


Farah yang melihat itu hanya menatap datar Fanya.


Tring! Tring!


Suara dering telepon menarik perhatian siswa yang berada diarea parkir. Farah yang mendengar handphone nya berbunyi pun segera mengangkat nya.


"Hm" ucap Farah


"Queen saya mau melaporkan bahwa satria mengalami koma setelah ditabrak oleh anak dari Robbert" ucap sang penelepon


"****! Apa dia bertanggung jawab"? Tanya Farah


"Dia semalam hanya membayar setengah Queen dia bilang uang nya sedang habis dan berjanji hari ini akan membayar semuanya" jawab orang tersebut


"Oke terus awasi" ucap Farah lalu mematikan telpon nya sepihak


Setelah itu Farah menelpon seseorang.


"Bekukan semua ATM keluarga molvin" ucap Farah kepada orang yang sedang ia hubungi


"Dan jangan lupa sabotase cctv diperusahaan gue mau meretas kode brangkas dan data keuangan nya" ucap Farah lagi


"Baik Queen" jawab orang tersebut


Farah langsung mematikan telpon nya ia tersenyum miring.


"Selamat menikmati kejutan ini molvin" ucap Farah dalam hati


~~


Jam pelajaran pun dimulai. Semua siswa dan siswi memasuki kelas untuk memulai pelajaran nya.


Termasuk Farah dan kawan-kawan yang saat ini tengah mengikuti ulangan dadakan oleh gurunya.


Semua anggota kelas pun terlihat kesal dengan guru fisika tersebut. Seenaknya ia memberi ulangan tanpa memberi tahu.


~~


"Bagaimana kalian sudah siap" tanya Katty mommy nya Niko


"Sudah mom" jawab Niko semangat


Venom dan Katty yang melihat senyum cerah diwajah putranya hanya bisa tersenyum getir. Ia tidak yakin jika Farah akan memaafkan kesalahannya. Sebenarnya katty sangat kecewa mengetahui fakta ini. Ia sangat menyayangi Farah. Tapi putranya malah membuat keluarga Bagaskara murka.


"Kamu sudah yakin ingin ke Indonesia"? Tanya Katty


"Sudah mom aku harus mendapatkan maaf dari Farah mom dan juga aku rindu dia" jawab Niko sendu


Karina yang mendengar itu pun hatinya berdenyut nyeri. Tak dipungkiri jika Karina sangat mencintai Niko. Ia merasa cemburu ketika Niko selalu membahas tentang Farah. Tapi ia juga tidak ingin memaksa Niko untuk melupakan Farah.


"Kamu harus berjanji sama mommy dan Daddy untuk menjaga diri disana dan jagalah anak dan istrimu" ucap kattty


"Iya mom Niko janji akan menjaga mereka berdua" jawab Niko yakin


"Daddy sudah menghubungi kenalan Daddy diindonesia untuk membantu kamu selama disana" ucap venom


"Terimakasih dad" ucap Niko


Katty pun beralih memeluk Karina dan cucunya. Walaupun ia dulu sempat tidak menerima Karina karena ia marah gara-gara Karina hubungan anaknya hancur.


"Jaga diri disana ya sayang jga juga cucu mommy" ucap Katty lembut


"Pasti mom Karina akan menjaga anak Karina" jawab Karina


"Kuatkan hati kamu ya mommy tau ini berat tapi disini kamu juga salah kamu harus meminta maaf kepada Farah dan keluarga nya" ucap Katty


"Iya mom Karina akan meminta maaf kepada mereka mom" ucap Karina dengan mata yang sudah mengembun.


"Ayo Daddy antar ke bandara sekarang" ucap venom


Mereka semua berjalan' kearah mobil, Niko memasuki semua koper ke bagasi sedangkan Karina sudah duduk didalam mobil.


Penerbangan dari London ke Indonesia memakan waktu 15 jam 40 menit. Dan akan mendarat di Indonesia pukul 1 pagi. (Ini hanya karangan author ya).

__ADS_1


Setelah menempuh perjalanan 45 menit Niko dan Karina sudah tiba di bandara. 10 menit lagi mereka akan berangkat.


"Ingat pesan daddy" ucap venom kepda Niko


"Siap dad" jawab Niko


Setelah itu mereka segera berpelukan dan mulai berjalan' menuju pesawat berada.


"Semoga kamu memaafkan aku Farah" ucap Niko dalam hati


"Semoga saja kamu tidak lagi membenci aku Farah" ucap Karina dalam hati.


~~


Saat ini Farah dan teman-temannya sudah bersiap-siap untuk pulang. Tujuan mereka setelah ini adalah Crop perusahaan.


Farah dan teman-temannya sedang berjalan di koridor sekolah sambil berbincang ringan. Tak jauh dari mereka ada Attar dan temannya yang juga menuju parkiran. Mereka tidak ingin bertanya kemana Farah dkk karena mereka memiliki urusan sendiri.


"Lu udah nyiapain semua nya queen"? Tanya Winda setelah mendudukkan pantat nya didalam mobil.


"Udah dong" jawab Farah


"Gue yakin deh pasti Narendra sekarang lagi berada dikantor secara kan ATM mereka diblokir" kekeh Devita


"Bener banget aduh gimana ya reaksi mereka nanti" ucap Chelsea


Putri hanya menyimak saja ia tidak mengerti dengan arah obrolan sahabatnya.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam kini mobil mewah milik Farah sudah memasuki halaman luas corp. Farah turun dari mobil dengan pakaian casual nya. Ya mereka tadi berhenti sejenak di mall untuk membeli pakaian.


"Permisi ada yang bisa saya bantu" ucap satpam bernama Sutono.


"Saya ingin menemui pemilik perusahaan ini" jawab Farah


"Oh silahkan langsung kebagian resepsionis nona" ucap satpam tersebut sopan


Farah mengangguk dan langsung berjalan menuju meja resepsionis. Wajah mereka saat ini terlihat sangat cantik ditambah mereka menggunakan pakaian casual.


"Permisi saya mau bertemu tuan Robbert" ucap Farah


"Apa anda sudah memiliki janji nona"? Tanya resepsionis tersebut


"Belum" jawab Farah jujur ia sengaja mengatakan seperti itu untuk mengetes sikap resepsionis tersebut.


"Mohon maaf nona jika tidak ada janji anda tidak bisa bertemu dengan tuan Robbert" ucap resepsionis tersebut


"Tapi ini penting ini menyangkut perusahaan ini" ucap Farah lagi


"Mohon maaf nona maaf kami tidak bisa mengizinkan" ucap resepsionis tersebut


"Saya cuman sebentar setelah saya mengantar berkas ini saya akan langsung pergi" ucap Farah


"Mohon maaf nona tidak bisa tolong mengerti dengan aturan yang ada" ucap resepsionis tersebut kesal


Melihat itu para Angel Wing kecuali putri tersenyum miring menatap resepsionis tersebut. Sedangkan si resepsionis yang melihat senyum itu mendadak bergidik ngeri.


"Nara Shikamaru anak pertama dari Budi Shikamaru dan Tina Shikamaru. Kehidupan nya sangat sederhana. Ia mempunyai seorang adik laki-laki yang berusia 10 tahun. Keluarga mereka saat ini sedang terlilit hutang" ucap Farah dingin


Deg!


Jantung Nara berdetak kencang napas nya memburu, tubuhnya menegang lidahnya kelu untuk mengucapkan satu kata saja.


"K-kamu s-siapa kenapa bisa mengetahui tentang keluarga saya" tanya Nara terbata


"Tidak perlu tau siapa dia yang jelas jika ingin tetap bekerja disini ikuti semua perintah nya" ucap Winda yang sudah lelah dengan drama ini


"B-baiklah mari saya antar" ucap Nara


Mereka semua pun mengikuti langkah kaki resepsionis tersebut menuju lift. Mereka menuju lantai 30.


Ting!


Saat baru sampai mereka sudah disuguhkan pemandangan yang sangat indah.


"Dad aku tidak mau tahu aku mau uangnya hari ini keluarga nya akan menuntut aku jika tidak memenuhi perjanjian" ucap Vito


"Ambil saja dad uang perusahaan seperti biasa ayolah dad" rengek Narendra


"Daddy tidak bisa nanti mereka tahu jika uang perusahaan selalu Daddy ambil, bisa gagal rencana yang sudah Daddy susun" ucap Robbert tanpa tahu jika sejak tadi sudah diperhatikan.

__ADS_1


"Apa rencana anda tuan Robbet!?" Ucap Farah dingin


Deg!!


__ADS_2