Pasangan Mafia Kejam

Pasangan Mafia Kejam
Bab 69


__ADS_3

Pagi-pagi sekali rumah mewah milik Joni sudah terdengar suara keributan. Sedang enaknya bergelung dibawah selimut malah terpaksa bangun karena mendengar suara ribut dilantai 1.


"Ayok woi! Astaga kalian kenapa malas-malasan sih" omel winda


Ya! Winda membangun semua temannya untuk diajak berolahraga. Teman-temannya sudah menggerutu kesal pada Winda.


"Ck! Ini masih pagi anjir! Gue masih ngantuk" ucap Chelsea kesal


"Tau ni! Mata gue berat banget buat di buka" sahut Devita


"No! No! Bangun bangun pokoknya! Kita harus joging! Biar tubuh tetap sehat" ucap Winda kekeh


"Ada apa ini kenapa pada ribut! Apa kalian tidak tahu waktu?" Ucap Joni yang kini sudah berkacak pinggang di ujung tangga


"Papi! Winda itu mau ngajak mereka joging! Tapi mereka gamau!" Jawab Winda kesal


"Lalu kenapa harus teriak-teriak Winda! Kamu ini kebiasaan sekali!" Oceh joni


Kediaman keluarga Joni sudah terjadi keributan antara bapak dan anak yang tidak mau mengalah. Mereka5 terus berdebat hal yang tidak penting. Para pria sudah kembeli tertidur diatas sofa dan karpet yang ada diruang keluarga tersebut. Mata mereka sangat sulit untuk diajak kerja sama.


Sedangkan para ciwi-ciwi kini beranjak ke kamarnya masing-masing. Karena mereka juga masih mengantuk. Bayangkan saja jika Winda membangunkan mereka jam 3 subuh! Sudah seperti mau sahur saja.


"Loh kok hilang?" Ucap Winda heran


"Ck! Itu semua gara-gara papi! Lihatlah mereka jdi tertidur lagi dan pasti para cewe balik ke kamar! Oceh Winda kesal


"Udahlah! Aku juga mau lanjut tidur aja" ucap Winda kesal sambil berjalan ke arah kamarnya


Joni hanya bisa menghela nafas panjang melihat kelakuan anak gadis nya. Sedangkan disudut atas ada Abang nya Winda yang sudah terkekeh geli melihat wajah frustasi papinya.


"Masih saja tidak berubah tingkah bocil itu" gumam farel


Tak terasa kini jam sudah menunjukkan pukul 07 pagi. Farah menggeliat ketika sinar matahari menusuk matanya.


"Eunghhh udah pagi aja" ucap Farah sambil menggeliat


"Uh mandi aja dulu deh" monolog Farah lalu melesat kekamar mandi


Begitu juga dengan manusia yang lain yang saat ini sedang bersiap-siap untuk jalan-jalan hari ini. Putri sedang berdiri di balkon kamarnya ia sedang menunggu Farah selesai mandi. Karena ia dan Farah 1 kamar.


"Bagus banget si pemandangan disini! Udara nya juga sejuk banget" ucap Putri sambil memejamkan matanya


"Udah mandi sana!" Ucap Farah yang mengagetkan putri


"Iya kak" jawab putri


Setelah semua selesai bersiap mereka langsung turun menuju ruang makan. Disana sudah ada melati yang menata makanan dibantu asisten rumah tangganya.

__ADS_1


"Ayo sarapan dulu" titah melati


"GOOD MORNING SEMUANYAAA WINDA YANG CANTIK DAN IMUT DATANG YUHUUUUU" teriak Winda mengagetkan mereka semua


Mereka melirik ke arah Winda yang kini sedang berada dalam gendongan seorang pria yang mereka belum ketahui itu siapa kecuali sahabat winda.


"Turun berat" ucap farel


"Ck! Kakak tu ya ga lihat apa badan adiknya kecil gini dibilang berat" ucap Winda kesal


"Berat dosa" sahut farel yang mendapat geplakan dilengan nya


"Uh bocil gue" ucap farel sambil memeluk Farah


"Gimana kabar nya kak?" Tanya Farah sambil membalas pelukan farel


"Baik banget! Kamu gimana? Baik-baik aja kan?" Tanya farel balik


"Alhamdulillah baik kok" jawab Farah sambil tersenyum


Attar yang melihat gadis nya berpelukan dengan pria lain merasa tak terima.


"Ehemm" dehem Attar cukup keras


"Napa lo? Keselek kedondong?" Tanya Winda


"Makan" jawab Attar singkat sambil melirik ke arah Farah


"Ck! Posesif" gumam Alex kecil tapi masih bisa didenger oleh yang lain


"Maksud nya?" Tanya Winda Lola


"Ah! Gue tau dia itu ga terima kalo Farah dipeluk-peluk sama Abang lo" ucap Chelsea cekikikan


Semua atensi menoleh ke arah Attar yang kini memasang wajah datar. Farah mengulum senyum menahan tawa melihat wajah attar.


"Astaga ternyata dia posesif sekali" ucap Farah dalam hati


Namun ia juga merasa senang. Jika seseorang bersifat seperti itu berarti ia memang tulus mencintai kita. Namun posesif dan cemburu harus dalam batas yang wajar.


Farel pun melepaskan pelukan nya pada Farah. Sebelum itu ia sengaja mencium puncak kepala Farah yang membuat Attar menatap tajam dirinya.


Teman-temannya menahan tawa melihat raut wajah attar. Ck! Tuan posesif sudah mulai menunjukkan diri.


"Sudah! Ayo makan" ajak melati yang datang bersama Joni


Mereka pun langsung duduk ditempatnya dan memulai sarapan nya. Tidak ada yang bicara hanya terdengar suara dentingan sendok yang beradu dengan piring.

__ADS_1


Setelah sarapan selesai kini mereka duduk santai di ruang keluarga. Obrolan demi obrolan pun mengalir.


"Jadi yang mana pacar kamu?" Tanya farel sambil mengelus kepala adiknya


"Itu" tunjuk Winda pada Steven yang sejak tadi hanya menyimak


"Bisa bela diri?" Tanya farel sama seperti Joni


"Bisa kak" jawab Steven


"Pulang dari kalian jalan-jalan temui saya diruang latihan" ucap farel datar


"Baik kak" jawab Steven


"Oh iya kalian mau jalan-jalan kemana hari ini?" Tanya melati


"Belum tau mi,nanti aja kali ya kita sepakati mau kemana" jawab Winda


"Yaudah ayok siap-siap" ucap Chelsea


Karena mereka sudah siap jadi mereka hanya mengambil tas,dompet dan handphone. Setelah semua selesai mereka langsung pamit pergi. Mereka pergi menggunakan mobil milik winda dan milik farel.


"Kita mau kemana ni?" Tanya Chelsea


"Kita Trafalgar square aja" jawab Devita


"Yaudah boleh deh gue juga pengen lihat air pancuran" kekeh Winda


Akhirnya mereka memutuskan untuk mengunjungi Trafalgar square. Salah satu tempat wisata yang ramai dikunjungi.


Trafalgar square adalah sebuah "alun-alun" di bagian tengah London yang dinamakan untuk mengenang Pertempuran Trafalgar (1805), sebuah pertempuran di laut di mana kapal perang Angkatan Laut Inggris memenangkan Perang Napoleon. Nama sebelumnya tempat ini adalah "King William the Fourth's Square", tetapi George Ledwell Taylor menyarankan penggantian nama tersebut menjadi "Trafalgar Square". Kini Trafalgar Square sering digunakan untuk demonstrasi. Di tengah Trafalgar Square terdapat monumen yang memuat patung Laksamana Horatio Nelson, pahlawan dan pemimpin AL Inggris yang terbunuh dalam Pertempuran Trafalgar. Monumen ini disebut Nelson's Column.


Alun-alun ini memiliki lahan luas di bagian tengah yang dikelilingi oleh jalan dari ketiga sisinya, dan tangga menuju ke Galeri Nasional London pada sisi lainnya.


Trafalgar Square adalah tempat yang memilki nilai sejarah. Di sana terdapat monumen dan patung-patung yang indah. Sejak pembangunannya di awal tahun 1800, Trafalgar Square telah menjadi pusat demokrasi nasional. Unjuk rasa dan demonstrasi sering diadakan di akhir pekan. Uniknya walikota London mendukung kegiatan tersebut bahkan memberikan akses ke pusat Trafalgar Square. Hal itupula yang menjadi daya tarik para turis.


Trafalgar Square ini juga menjadi salah satu saksi bisu dari The Royal Wedding antara Pangeran William dan Kate Middleton, pasalnya kedua pasangan yang kini telah menikah itu menjadikan alun-alun kota ini menjadi tempat yang mereka lewati dengan kereta kencana kerajaan.


"Wah rame banget ya disini" ucap Putri


"Iya disini emang rame! Para wisatawan yang berlibur kesini pasti ga akan lupa buat mampir di alun-alun Trafalgar ini" jawab Winda


"Ah! Gue jadi pengen besok kalo nikah foto prewedding nya disini" ucap Chelsea yang masih melihat bangunan tinggi dan mewah itu


"Oke ibu negara" Jawab Alex sambil tersenyum


Mereka akhirnya berfoto-foto ria. Tentu saja para pria yang menjadi kameraman dadakan nya. Kadang mereka juga berfoto bersama pasangan masing-masing.

__ADS_1


Attar dan Farah selalu terlihat romantis. Lebih tepatnya Attar memperlakukan Farah dengan sangat romantis dan lembut. Sesekali mereka juga ber-selfie di handphone masing-masing.


HAPPY READING:)


__ADS_2