Pasangan Mafia Kejam

Pasangan Mafia Kejam
Bab 75


__ADS_3

Penjelasan dokter itu membuat mereka menegang. Bayangan-bayangan saat Farah kecelakaan,koma dan dinyatakan tiada pun kini menghampiri mereka.


"Lakukan yang terbaik untuk kekasih saya!" Ucap Attar


"Saya akan melakukan yang terbaik untuk pasien kalo begitu saya permisi dulu" pamit dokter tersebut


Mereka semua kembali terdiam saat ini. Entah apa yang dipikirkan mereka. Attar meraup wajahnya kasar. Ia marah pada diri nya sendiri kenapa bisa sampai ia kecolongan lagi.


Drtt!Drtt!


Telpon Attar bergetar pertanda ada telpon masuk. Ia merogoh kantong baju nya untuk mengambil handphone nya.


"Hallo om" ucap Attar setelah tau bahwa yang menelpon adalah Danu


"...." Danu


"Baik om! Attar akan menjaga Farah disini" sahut Attar


"Em om boleh Attar tahu dimana markas om? Attar ingin membalas perbuatan mereka yang sudah membuat Farah seperti ini" ucap attar datar


"....." Danu


"Oke om terimakasih" ucap Attar lalu mematikan' telpon nya


"Siapa?"tanya Alex mewakili yang lain


"Om Danu" jawab Attar


"Mereka kesini?" Tanya Alex lagi


"Hm" jawab Attar berdehem


"Permisi tuan muda" ucap seorang pengawal milik Danu


"Mari saya antar ke markas tuan muda! Saya mendapat perintah untuk menjemput anda" ucap pengawal tersebut


"Gue ikut" ucap Alex


"Hm,yang lain disini aja jagain Farah" ucap Attar


Attar dan Alex pun melangkah meninggalkan rumah sakit. Mereka akan menuju kemarkas danu. 1 jam lagi Danu akan tiba di sini karena ia menggunakan pesawat miliknya sendiri.


"Apa yang akan kau lakukan?" Tanya Alex


"Membuat sebelah tangannya putus mungkin bagus" jawab Attar datar


"Kenapa tidak langsung kau bunuh saja?" Tanya Alex karena dia tahu Attar tidak suka mengulur waktu


"Bagian om Danu" jawab Attar singkat


Alex pun hanya manggut-manggut saja. Perjalanan kemarkas danu itu memakan waktu 1 jam. Sebentar lagi mereka akan tiba disana.  Alex sejak tadi sudah sangat penasaran dengan markas milik Danu. Markas Farah sudah sangat mewah lalu bagaimana markas Daddy nya.


"Kita sudah sampai tuan muda" ucap pengawal tersebut


Alex dan Attar pun turun dari mobil. Alex menatap sekelilingnya dengan pandangan kagum. Bangunan ini sangat luas dan besar. Mereka berjalan kedalam diantar oleh pengawal tersebut.


Alex tak berhenti berdecak karena kemewahan markas ini. Disetiap sudut ia menemukan cctv, dinding markas tersebut juga terdapat lukisan senjata.

__ADS_1


Ruang bawah tanah milik Danu berada di lantai 3. Lantai yang memang khusus untuk segala jenis ruangan. Mulai dari ruang bawah tanah, ruangan kedokteran jika ada pengawal yang terluka,tempat penyimpanan berbagai macam senjata. Dan ada juga kandang hewan yang didesain khusus oleh Danu.


Kriettt!


Suara pintu tua yang ketika dibuka berderit. Attar melangkah diikuti Alex dengan wajah datar dan dinginnya.


"Hai kamu! Kamu mau menolong aku dan orang tua aku kan! Aku tau kamu pasti datang buat ngebebasin kita" ucap Celine dengan senyum percaya dirinya


"Iya nak! Tolong bebaskan kami dari tempat ini! Saya akan merestui hubungan kamu dengan putri saya"ucap Noah


"Tolong lepaskan ini,ini sangat sakit" ucap Arni


Attar berjalan mendekati Celine tanpa berbicara. Celine yang melihat itu pun tersenyum lebar. Ia yakin sekali jika Attar akan membebaskan dirinya dan juga orang tua nya.


"Gue udah yakin dari awal! Lo bakal jatuh dalam pesona gue! Hah gadis sialan itu pasti sudah sekarat sekarang" ucap Celine dalam hati


Attar berjongkok dihadapan Celine ia bisa melihat senyuman diwajah Celine. Ia memajukan kepalanya ke arah Celine. Celine yang mengira Attar akan mencium nya pun merasa deg-degan!


"Ah ****! Sepertinya dia sudah tidak sabar ingin mencium ku" ucap Celine senang dalam hati


"Jangan harap kau bisa bebas setelah kau menyakiti kekasihku! Jika sampai kekasihku kenapa-napa nyawamu yang akan jadi taruhannya" bisik Attar dengan penuh penekanan


Deg!


Senyum yang tadi mengembang di wajah Celine kini hilang berganti dengan wajah pucat dan kaku. Ia sangat mendengar jelas bisikan ditelinga nya.


"Ambil" ucap Attar kepada salah satu penjaga disana


Pria tersebut mengerti apa yang diminta oleh Attar. Ia mengambil belati lalu menyerahkan nya kepada Attar. Noah dan Arni yang belum paham apa yang dilakukan oleh Attar pun hanya diam tapi wajahnya tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan karena mengira jika Attar akan membebaskan mereka.


Sret!


"Celine" teriak Noah dan arni


"Apa yang kau lakukan pada putri brengsek!" Murka Noah


"Jangan teriak! Suara mu jelek" ucap Alex datar


"Aaaaakhhh t-tolong i-ini s-sakit" tangis Celine saat Attar tanpa belas kasih memotong jari-jari tangan Celine


"Tangan ini yang sudah menarik rambut kekasih gue!" Desis attar tajam


"Bajingan! Lepaskan putriku!" Teriak Noah


"Setelah kalian melukai putriku! Kalian meminta kebebasan" ucap seseorang dengan suara dingin nya


Deg!


Mata Noah dan arni membular saat melihat orang yang ada dihadapannya saat ini. Tubuh Noah bergetar hebat saat melihat tatapan membunuh dari Danu.


"T-tuan Danu" ucap Noah


"Aku tidak menyangka ternyata kau mempunyai sifat seperti ini! Berani sekali kalian menghina dan melukai putri ku" ucap Danu dingin


"S-siapa putri t-tuan?" Tanya Noah terbata


"Farah Anindita Bagaskara adalah putriku! Keturunan tunggal Bagaskara! Dan kau!" Tatapan Danu beralih ke arah Celine yang kini sedang menangis menahan sakit. "Berani sekali kau melukai putriku! Punya nyawa berapa kau hah" teriak Danu menggelegar

__ADS_1


Mereka semua terlonjak Kaget mendengar suara Danu. Alex kini sudah mengelus dadanya karena terkejut. Sedangkan tiga manusia disana tertunduk ketakutan.


"Bagaimana bisa aku tidak tahu jika tadi aku berhadapan dengan keturunan Bagaskara" ucap Arni dalam hati


"Hiks! Aku tidak kuat lagi! Kenapa aku tidak mencari tahu dahulu ah ****" ucap Celine dalam hati


"Jika sampai putriku kenapa-napa kalian harus menanggung akibatnya! Tidak ada kata ampun untuk manusia seperti kalian!" Ucap Danu dingin


"M-maafkan s-saya t-tolong! S-saya tidak tahu jika dia adalah putri anda tuan" mohon Noah


"Jika pun dia bukan putriku apa kalian akan tetap melakukan hal seperti ini kepada orang lain hah! Kalian sangat sombong! Padahal kalian hanya seonggok kotoran!" Sinis Danu


"Saya tidak akan membuat kalian mati lebih cepat! Biarkan ini menjadi urusan putri dan calon menantu saya! Membuat bisnis dan keluarga kalian hancur adalah bagian saya!" Ucap Danu


"Sial! Kemarin anak nya yang bikin gue salting! Sekarang bapaknya pakai acara bilang calon menantu lagi kan gue salting!" Oceh Attar dalam hati


Alex mengulum bibir menahan tawa melihat wajah salah tingkah Attar. Ah! Manusia kaku itu nan kejam itu bisa salting juga ternyata.


"Pasti bocah piyik itu sedang salah tingkah! Hoho senang lah dahulu sebelum nanti dapat hukuman dari saya" ucap Danu dalam hati


~


"Minum" lirih Farah


Saat ini Farah sudah dipindahkan keruangan rawat inap. Itu semua atas perintah Danu. Ia ingin memberikan yang terbaik untuk putrinya.


"Ini sayang minum dulu" ucap Fani yang sejak tadi selalu berada disisi putrinya


"Makasih mom" ucap Farah


"Gimana sayang ada yang sakit ga?" Tanya Fani


"Kepala farah rasanya sakit mom" jawab Farah jujur


"Kita panggil dokter y" ucap Fani lalu memencet bel


Tak lama setelah itu dokter pun masuk diikuti salah satu suster. Ia langsung memeriksa kondisi Farah.


"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan nyonya! Semua nya baik-baik saja rasa sakit dikepala itu karena efek gumpalan darah dikepala nona Farah! Kita harus segera melakukan operasi agar tidak membahayakan kesehatan nona Farah" ucap dokter tersebut


"Lakukan yang terbaik untuk putriku! Jika bisa lakukan operasi nya malam ini" ucap Danu yang tiba-tiba datang


"Baik tuan akan saya siapkan semuanya" jawab dokter tersebut lalu permisi keluar


"Kamu siapkan sayang untuk operasi maka ini?" Tanya Danu sambil mengelus kepala Farah


"Siap dad! Tapi setelah operasi berikan aku hadiah ya" ucap Farah sambil menaik turunkan alisnya


"Apapun untuk putri Daddy" sahut Danu tersenyum


"Sayang! Kamu gapapa kan? Ada yang sakit?" Tanya Attar beruntun


"Stop boy! Kamu tidak boleh mendekati putri Daddy! Kamu Daddy hukum" ucap Danu tegas


Glek!


"Sial! Pasti dia marah karena aku tidak bisa menjaga putrinya" ucap attar dalam hati

__ADS_1


"Ck! Ngerjain anak Lo sesekali ga masalah kan Jhonson" ucap Danu dalam hati


HAPPY READING ❤️


__ADS_2