
Dokter tersebut bergetar ketakutan,suara dan ancaman farah terdengar tidak main-main.
"Cepatlah badebah kenapa kau malah melamun"bentak farah
Pria itu langsung berjalan cepat ke arah danu yang masih dalam keadaan kejang-kejang. Dibantu oleh suster yang baru datang mereka melakukan pemeriksaan pada danu.
"Berhenti!" Ucap farah dingin
Semua aktivitas pun terhenti,semua orang diam dan menatap ke arah farah. Farah berjalan ke arah dokter tersebut dengan tatapan tajamnya.
"Siapa kau?"tanya farah dingin
Semua mata menatap ke arah pria yang berprofesi sebagai dokter itu. Pria tersebut menundukkan kepalanya,lalu ia terkikik.
"Hihihi ternyata penyamaran ku ketahuan"ucap pria tersebut
Pria itu mengangkat kepalanya,mata nya memerah. Ia terkekeh melihat wajah terkejut semua orang.
"Angel wings minta semua anggota kepung area rumah sakit. Papa bawa mama dan mommy serta daddy keruangan sebelah ikuti arif dan putri. Dan kalian cari keberadaan dokter yang asli! Bangsat kau penipu sialan"teriak farah menggema
Semua orang bergerak menurut arahan dari farah,sedangkan kini farah menatap pria yang mengaku dokter tadi dengan pandangan dinginnya.
"Hahahaha mau kau cari kemana pun dokter itu tidak akan pernah kalian menemuinya. Danu akan mati hihi dia akan mati"ucap pria tersebut
"Obat gila! Dia pasti diberi obat gila sayang" ucap attar
"Setetes darah yang terjatuh dari tubuh keluarga ku harus kau ganti dengan seluruh nyawamu"desis farah lalu menyerang pria tersebut
Bugh!
Bugh!
Bugh!
Brak!
Pertarungan antara farah dan pria itu terus berlangsung. Attar masih diam memantau istrinya,attar merasa kekuatan istrinya semakim bertambah.
"Danu akan mati hihihi"ucap pria tersebut disela aksinya
"KAU YANG AKAN AKU BUNUH SIALAN"teriak farah
Jdar!
Brakk!
"Uhukk! Uhukk!"
Pria tersebut terjerembab setelah tubuhnya melayang menabrak tembok. Ia terbatuk hingga mengeluarkan darah,farah menatap pria tersebut dengan mata memerah.
Set!
Farah mengeluarkan pisau kecil dari dalam kantong bajunya,ia berjalan kearah pria itu yang masih memegang dadanya. Farah memencet tombol kecil yang ada pada pisau itu,pisau itu berubah menjadi bergerigi nan tajam.
"Mengusik keluargaku sama saja membangunkan jiwa iblisku"desis farah
Srekkk!
"Aaaaaaa"
Srekkkk!
"Aaaaa h-hentikan"teriak pria tersebut
Farah menggoreskan pisaunya kebagian dada pria tersebut,darah segar mengucur deras. Tak hanya disitu farah kembali mengangkat pisau nya dan menusukkan pisau tersebut kebola mata pria itu.
Jleb!
__ADS_1
Jleb!
"Aaaaaaaaaaaaa"
"Tangan ini yang sudah memberikan obat berbahaya kepada daddyku" ucap farah dingin
Ctakkk!
Dengan tanpa hatinya farah memotong tangan pria itu,ternyata pisau itu bisa berubah-ubah. Attar terdiam menatap aksi istrinya.
"Kenapa dia terlihat sangat kejam"ucap attar lirih
"Attar diluar ruangan ada seseorang yang memantau"ucap bimo dari alat suara yang sudah terpasang ditelinga mereka
Attar melirik ke arah pintu,ia melihat seseorang sedang mengintip aksi sang istri. Pria tersebut terkejut ketika attar menyadari kehadirannya. Ia berlari dan attar pun ikut berlari mengejar mereka.
"Heyoo jangan larii kita bermain dulu"ucap attar
Syutt!
Jleb!
Attar melemparkan pisau kecil nya ke arah kaki pria tersebut. Pria itu mengerang kesakitan,ia tetap berusaha kabur dari kejaran attar.
Grep!
"Mau kemana lo"ucap attar datar
Bugh!
Brakk!
Attar menonjok pria itu lalu ia menendang dada pria tersebut hingga menabrak kursi tunggu yang ada disana.
"Katakan dimana pemimpin kalian berada"ucap attar
"Kau meremehkan ku"kekeh attar
Jleb!
Jleb!
Jleb!
Tanpa aba-aba attar langsung menusukkan pisau nya ke bola mata pria tersebut. Darah tersebut mengenai wajah attar.
"Aku tidak suka orang yang banyak bicara seperti kau badebah!"desis attar
Setelah melihat lawannya tidak bergerak attar meninggalkan pria tersebut begitu saja. Ia kembali berjalan ke arah kamar rawat dimana istrinya berada.
Gludukk!
Deng!
Deng!
Deng!
Langkah attar terhenti ketika melihat sesuatu menggelinding dibawah kakinya. Attar menundukkan kepalanya,matanya melotot melihat benda yang baru saja menggelinding itu. Attar menatap istrinya yang sedang tersenyum lebar,wajah farah kini sudah dipenuhi oleh darah. Entah apa yang dilakukan wanita tersebut.
"Sayang minta anggota untuk mengirimkan kepala anak buah tersayang itu kepada pemimpin mereka yang berada dirumah sakit ferox hospital"ucap farah menarik lamunan attar
"S-sayang kamu yang memenggal kepala pria ini?" Tanya attar masih terkejut
"Iya sayang aku tidak suka melihat wajah nya yang jelek,jadi aku tusuk-tusuk saja. Tapi dia berisik dan terus berteriak,akhirnya aku penggal saja kepalanya"jawab farah tersenyum lebar
Senyuman yang terlihat sangat mengerikan dimata attar saat ini. Attar berdehem singkat untuk menetralkan rasa terkejutnya.
__ADS_1
"Ayo aku ingin melihat keadaan luar"ucap farah
"Ayo sayang"sahut attar
Sepasang manusia itu keluar dari ruangan tersebut dengan keadaan yang tidak baik-baik saja. Ah ya keadaan mereka saat ini terlihat mengerikan,wajah mereka berdua sudah dipenuhi oleh bercak darah.
~
Sedangkan kini steven,alex dan bimo sudah berjalan ke arah ruangan rawat danu yang baru. Pantas saja saat dipanggil mereka tidak datang,ternyata para dokter disekap digudang obat-obatan. Seakan semua ini sudah dalam rencana mereka.
Ceklekk!
"Cepat! Cepat tolong suamiku"jerit fani
Para dokter langsung sigap memberikan penanganan kepada danu. Dokter mulai memeriksa semua kondisi tubuh danu.
"Jantung pasien melemah! Segera ambil tindakan"teriak dokter tersebut
Semua orang menjadi panik,fani tak henti-hentinya menangis. Ia benar-benar takut kehilangan suaminya. Dokter melakukan semua nya dengan baik dan cepat,hingga akhirnya keadaan danu kembali normal.
Brak!
"Astagfirullah" pekik suster yang berada didekat pintu
Farah tidak mengindahkan tatapan takut dari dokter dan suster tersebut. Para sahabat farah pun memilih mundur,ia memberikan farah tempat untuk melihat keadaan danu.
"Bagaimana keadaanya?" Tanya farah
"Kondisi pasien sudah stabil walaupun tadi jantung pasien sempat melemah"jawab dokter tersebut bergetar
"Dimana kalian saat kami memanggil?" Tanya farah dengan aura dingin nya
"Mereka disekap digudang obat-obatan oleh orang-orang tersebut"jawab alex
"Siapa yang memeriksa keadaan daddy setiap hari?" Tanya farah kepada benu
"Dokter nya bergantian papa tidak terlalu memperhatikannya"jawab benu
Farah menghela napas panjang,ia menatap danu yang masih betah memejamkan matanya.
"Periksa secara menyeluruh keadaan daddy saya,jangan sampai ada yang terlewat"ucap farah
"Baik nona"sahut dokter tersebut
"Sayang sudah kamu kirim kepala laki-laki tadi?" Tanya farah kepada attar
"Sudah sayang"jawab attar
"T-tunggu maksud kalian kepala ini kepala apa ya?" Tanya steven
"Kepala laki-laki yang mengaku sebagai dokter tadi,aku mememanggal kepalanya"jawab farah santai
Deg!
Dokter dan suster yang masih berada disana terkejut mendengar ucapan farah. Mereka bergerak secara kaku,takut? Jelas siapa yang tidak takut saat mendengar ucapan seperti itu.
"Psikopat"batin salah suster tersebut bergidik ngeri
~
"BANGSAT SIAPA YANG SUDAH MELAKUKAN INI"Teriak seorang pria yang kini sedang duduk diatas ranjang rumah sakiy
Pria tua itu terkejut ketika sesuatu menggelinding dibawah ranjang nya. Ia menunduk untuk melihat apa benda apa yang bergerak dibawah sana. Matanya melotot saat melihat kepala tanpa badan tersebut,apalagi mata nya sudah tidak ada ditempat.
Belum usai sampai disitu saja pria tua itu kembali dikejutkan dengan tulisan dikertas putih berwarna merah. Bukan merah tinta melainkan merah darah.
'HIHI TUNGGU KEMATIAN MU PRIA TUA! KAU SUDAH MEMANGGIL JIWA IBLISKU HIHI'
__ADS_1
Happy Reading