
Danu yang mendapatkan kabar jika putrinya pingsan pun langsung menuju ke markas Farah bersama istrinya. Disepanjang perjalanan Fani terus saja mengomel kepada Danu.
"Kamu sih mas udah dibilangin anak kita itu baru juga keluar dari rumah sakit malah diizini lagi buat pergi" ucap Fani kesal
Danu hanya bisa menghela napas pasrah mendengar Omelan istrinya. Bukannya ia tidak mau melarang namun ia tahu jika tadi Farah sedang dalam keadaan emosi. Yang pasti ada sesuatu yang membuat anaknya itu terlihat emosi.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh akhirnya mobil milik Danu sampai di markas Farah. Fani langsung turun dari mobilnya ia langsung menuju ke kamar putrinya.
BRAK!
Semua orang yang ada didalam sana terlonjak Kaget. Mereka ingin marah namun melihat siapa yang datang mereka mengurungkan niatnya.
"Sayang kamu gapapa kan? Ada yang sakit gak? Kita kerumah sakit aja ya?" Tanya Fani beruntun
Farah memejamkan matanya sejenak. Ia pusing mendengar pertanyaan beruntun dari mommynya ini. Farah mengulas senyum manis Nya kepada sang mommy.
"Farah gapapa mom tadi cuman kelelahan aja kok ini udah mendingan" jawab Farah sambil tersenyum
"Kamu yakin? Ga boong kan?"tanya Fani lagi
"Yakin mom" jawab Farah
Fani hanya menganggukkan kepalanya saja. Ia hanya takut kejadian dimana Farah dinyatakan tiada terulang lagi. Ia khawatir pada putrinya.
"Kamu ada disini juga tar?" Tanya Danu
"Iya dad" jawab Attar singkat
"Sini makan lagi makanan kamu belum habis" ucap Attar pada Farah
Memang tadi Farah sedang makan disuapi oleh Attar. Farah ingin makan sendiri namun tidak diperbolehkan oleh Attar.
Farah hanya menurut saja ketika Attar menyuapinya. Para sahabat Farah yang ada disana pun hanya bisa mendengus melihat suasana sok romantis dari manusia datar didepan mereka saat ini.
"Kita keluar dulu ya malas banget disini jadi obat nyamuk" ucap Steven diangguki yang lain
__ADS_1
Danu dan Fani juga ikut keluar meninggalkan sepasang remaja tersebut. Hening! Tidak ada yang berbicara. Attar masih asik menyuapi Farah.
"Kamu Mikirin apa?" Tanya Attar
"Gue cuman mikir kenapa gue ga bisa ngingat masalalu gue ya" jawab Farah
Attar yang sudah tahu jika farah mengalami amnesia pun hanya menghela napas.
"Itu karena kecelakaan kamu waktu itu benturan dikepala kamu yang buat kamu jadi amnesia" ucap Attar
"Tapi kenapa gue ga lupa sama kalian? Bukankah kalo amnesia itu artinya gue hilang ingatan? Dan kenapa cuman ingatan akan masalalu aja yang ga gue ingat? Tanya Farah
Attar terdiam mendengar ucapan Farah. Apa yang dikatakan Farah ada benarnya. Jika hilang ingatan sudah pasti tidak bisa mengingat semuanya.
Melihat Attar terdiam Farah yakin ada sesuatu pada masa lalunya. Namun ia tidak bisa mengingatnya. Jika dipaksa pun akan membuat ia merasa sakit kepala.
"Udah mending kamu ga usah mikirin apa-apa lagi. Yang terpenting sekarang adalah masa pemulihan kamu. Bentar lagi kita ujian kamu harus cepat sembuh. Aku ga mau lagi liat kamu sakit! Aku ga suka! Aku mau lihat Farah yang seperti biasa" ucap Attar
"Janji ya sama aku! Janji untuk tidak seperti ini lagi! Janji jangan pergi dari aku ya! Kamu tahu? Saat kamu koma bahkan saat kamu dinyatakan meninggal aku rasanya hancur banget. Aku ngerasa dunia aku berhenti. Aku ga mau lagi lihat kamu kayak gitu. Aku ga mau kehilangan kamu!" Ucap Attar sambil menatap Farah dengan tatapan sendu nya
"Mau ya mencoba membuka hati untuk aku?" Ucap Attar lembut
Farah memejamkan mata nya sejenak lalu ia menarik napasnya dalam.
"Gue mau! Tapi tolong jangan paksa gue. Biarlah semua berjalan dengan semestinya. Gue akan coba buka hati buat Lo! Tapi gue mohon jangan sakiti hati gue! Jangan rusak kepercayaan gue! Jangan khianati gue! Jujur! Sebenarnya gue ngerasa berat buat Buka hati. Gue ngerasa takut tapi gue ga tau apa penyebabnya" jawab Farah jujur
"Itu karena pria sialan itu! Pria yang udah buat Lo jadi trauma Farah!" Ucap Attar dalam hati
Attar tersenyum menatap ke arah Farah. Ia senang Farah mau membuka hati untuk dirinya. Ia berjanji untuk selalu menjaga Farah! Ia tidak akan menyakiti Farah.
Tak mereka sadari sepasang pria paruh baya mendengar obrolan mereka sejak tadi. Fani dan Danu tersenyum saat mendengar putrinya mau membuka hati nya kembali. Mereka berharap ini adalah awal kebahagian Farah.
~
"Mau sampai kapan kita disini? Kamu tau sendiri kan bagaimana keluarga Farah menolak kita" ucap Karina kesal
__ADS_1
Sejak kemarin orang tua Niko sudah menghubungi mereka untuk segera pulang ke London. Danu sudah menghubungi orang tua niko dan memberitahukan apa yang sudah dilakukan Niko kepada putrinya.
Danu juga mengancam jika Niko masih berada di Indonesia dan berniat mengganggu Farah lagi maka tidak segan-segan Danu membuat bisnisnya gulung tikar.
Karina sudah lelah membujuk Niko untuk pulang. Namun Niko tetap tidak mau! Ia masih kekeh ingin menemui farah. Sebelum mendapatkan maaf dari Farah Niko merasa tidak tenang.
Ia juga tau jika Farah mengalami amnesia. Amnesia pada masalalu nya. Niko berniat menggunakan itu semua untuk mendapatkan Farah kembali! Entah obsesi atau benar cinta Niko seakan dibutakan oleh perasaan nya. Dulu saja ia tidak terpikir disaat ia melakukan hubungan dengan Karina. Sekarang dengan tanpa malu nya dia menginginkan Farah kembali.
"Kalo kamu mau pulang ya pulang saja sana! Aku masih tetap mau disini! Aku ingin menemui Farah!" Ucap Niko datar
Karina hanya bisa menghela napas pasrah saat menghadapi Niko. Ia bukannya tidak ingin mendapatkan maaf dari Farah hanya saja ia cukup sadar diri jika kehadirannya ditolak oleh keluarga Farah. Ia tidak ingin membuat keluarga Farah semakin membencinya.
~
Sedangkan disebuah apartemen ada seorang gadis yang kini sedang meringkuk diatas kasurnya sambil menangis.
Ia menangis ketakutan karena ia positif hamil. Ia takut jika orang tua nya akan marah mengetahui ini semua. Ia juga sudah menghubungi pria yang sudah bermain dengan nya untuk meminta pertanggungjawaban. Tapi pria tersebut malah marah dan memutuskan hubungan dengan nya.
Ia semakin kalut dan takut. Ia harus bagaimana saat ini? Besok adalah hari ulang tahunnya. Ia meredakan tangisnya ia harus bisa berpikir jernih saat ini.
Lama terdiam Bella pun tersenyum miring. Ia sudah memikirkan rencana apa yang akan ia lakukan besok. Rencana yang tentu nya akan menguntungkan dirinya.
"Baiklah kita jalankan rencana besok! Bersabar lah nak mama akan membawa kan papa baru untuk mu!" Ucap Bella dalam hati
Ia sangat yakin jika rencana nya itu akan berhasil. Tidak tahu saja dia! Rencananya itu akan membawa dirinya kedalam lubang yang ia gali sendiri.
MANSION BAGASKARA
Mereka semua baru tiba dimansion mewah Bagaskara. Attar kini mengantarkan Farah untuk beristirahat dikamarnya. Sejak obrolan mereka tadi kini diantara mereka sudah tidak ada kecanggungan lagi. Lebih tepat nya Farah yang kini sudah bisa menerima semua sikap posesif dan overprotektif Attar.
Farah juga baru mengetahui jika Attar ini adalah orang yang cerewet. Farah ingin ke toilet saja harus diantar! Ck lebay sekali Attar ini.
Attar juga tak hentinya tersenyum. Senyum yang jarang ia tunjukkan kepada orang lain. Baru mendengar Farah mau membuka hatinya saja sudah membuat Attar senang. Apalagi jika Farah juga mau menerima cintanya.
HAPPY READING:)
__ADS_1