Pasangan Mafia Kejam

Pasangan Mafia Kejam
Bab 72


__ADS_3

Hari ini para anak muda yang sedang berliburan saat ini akan kembali mengunjungi tempat-tempat wisata yang belum pernah mereka kunjungi.


Saat ini mereka semua sedang makan di restoran yang ada di hotel tersebut. Mereka juga akan sekalian untuk pergi.


"Kita semua udah sold out ni tinggal Devita sama Bimo doang lagi" ucap Steven


"Iya kenapa sih kalian ga jadian aja" timpal Alex


"Huh! Kita masih dalam masa pdkt ga mau terburu-buru kayak kalian" sahut bimo sambil melirik ke arah Devita yang kini sedang fokus pada makanannya


"Jangan terlalu lama! Nanti diambil orang" bisik Winda kepada Devita


Devita mengangkat kepalanya lalu melirik ke arah bimo yang saat ini juga melirik dirinya. Dia menghela nafas panjang lalu menatap temannya.


"Gue bukan tipe orang yang gampang buka hati! Kita emang lagi nikmatin masa pdkt dulu! Kita juga lagi berusaha untuk mengetahui sikap dari diri kita masing-masing" ucap Devita


"Iya bagus sih menurut gue! Dengan kek gini setelah pacaran ga ada lagi yang ditutup-tutupi" sahut Chelsea


"Yaudah ayok makan lagi" ajak Winda


Mereka pun melanjutkan makannya. Selama sarapan tidak ada yang berbicara mereka semua fokus pada makanan masing-masing.


Setelah selesai sarapan mereka duduk sebentar sambil menunggu Alex membayar makanan mereka tadi. Tak lama Alex pun muncul mereka mulai berkeliling melihat wisata apa yang bagus untuk dikunjungi.


"Kamu mau mengunjungi apa sayang?" Tanya Attar lembut pada Farah


"Kita ke Louvre museum aja yuk" jawab Farah berusaha menahan debaran aneh didadanya ketika mendengar kata sayang dari mulut Attar


"Oke apapun untuk tuan putri" ucap Attar sambil mengelus kepala Farah


Para sahabat yang melihat kebucinan mereka mendengus kesal. Attar ini tidak kenal tempat dimana pun dan kapanpun pasti akan selalu bucin.


"Yaudah yuk ke Louvre museum" ajak Alex


Mereka pun memesan taksi untuk mengantarkan mereka ke tempat tujuan mereka. Selama diperjalanan mereka berdecak kagum melihat keindahan yang terlintas di depan mata.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh kini mereka sudah tiba di Louvre museum.


Museum Louvre adalah salah satu museum seni terbesar yang paling banyak dikunjungi dan sebuah monumen bersejarah di dunia. Museum Louvre terletak di Rive Droite Seine, Arondisemen pertama di Paris, Prancis. Hampir 35.000 benda dari zaman prasejarah hingga abad ke-19 dipamerkan di area seluas 60.600 meter persegi.


Museum Louvre memiliki koleksi dari masa Helenistik, termasuk diantaranya Winged Victory of Samothrace (190 SM) dan Venus de Milo, yang merupakan simbolisme karya seni klasik. Galerie Campana memamerkankoleksi yang luar biasa mengenai tembikar yunani yang berjumlah lebih dari 1.000 koleksi.


"Wah indah banget ya disini" ucap Putri kagum


"Iya disini itu banyak banget disimpan lukisan bersejarah" sahut Winda


"Kita foto-foto yuuk" ajak Chelsea


Dan seperti biasa mereka mulai berfoto ria. Para pria harus mempunyai stok sabar untuk menghadapi para wanita yang selalu protes ketika hasil fotonya tidak bagus.


Mereka juga sesekali berfoto bersama pasangan masing-masing. Saat sedang asik berfoto tiba-tiba ada seseorang yang menabrak Attar.


Bruk!


"Aduh" ringis wanita tersebut


"Tolongin dong" ucap wanita tersebut mengulurkan tangannya pada Attar

__ADS_1


Tapi Attar tidak menggubris sama sekali. Winda datang membantu wanita tersebut untuk berdiri.


"Ck! Ini baju kekurangan bahan banget anjir! Ga bisa jahit kali ya si tukang jahit nya" ucap Winda dalam hati


"Astaga pria itu sangat tampan! Aku harus bisa mendekatinya" ucap wanita tersebut


"Hallo kenalin nama Celine" ucap wanita Tersebut sambil mengulurkan tangannya pada Attar


Attar masih tidak bergeming,ia malah sibuk memainkan rambut hitam milik kekasihnya. Celine yang diacuhkan pun merasa kesal namun ia sebisa mungkin untuk menahannya.


"Menarik aku merasa tertantang" ucap Celine dalam hati


"Kalian sedang liburan ya?" Tanya Celine


"Iya" jawab Devita singkat


"Yaudah karena gue udah lama tinggal disini gimana kalo gue anterin kalian buat keliling mengunjungi tempat wisata ini" tawar Celine


"Kita bisa sendiri" jawab Chelsea


"Ayok lanjut" ajak Winda


Mereka risih dengan kehadiran Celine apalagi melihat wanita tersebut memakai baju yang terlihat seksi. Mereka pun juga tau jika sejak tadi Celine selalu mencuri pandang kepada Attar.


Mereka kini beralih mengunjungi menara Eiffel. Mereka mendengus kesal saat melihat Celine masih mengikuti kemanapun mereka pergi.


Menara Eiffel sebelumnya bernama Menara Paris merupakan sebuah menara besi yang dibangun di Champ de Mars di tepi Sungai Seine, Paris. Menara ini telah menjadi ikon utama negara Prancis dan salah satu struktur paling terkenal di dunia.


Selama 41 tahun sejak proses penyelesaiannya, Menara Eiffel dinobatkan sebagai menara tertinggi di dunia. Menara Eiffel menjadi monument dan struktur yang paling tinggi di dunia, dengan ukuran tanpa antena. Diketahui bahwa tinggi menara ini sekitar 984 kaki atau setara dengan 300 meter.


Mereka kembali sibuk dengan kegiatan foto-foto mereka. Para pria kini sedang duduk santai melihat pasangan masing-masing berfoto ria. Celine yang melihat itu pun tersenyum miring.


"Eh sorry ya" ucap celine yang masih duduk dipangkuan Attar,Attar pun reflek memegang pinggang Celine


"Mampus Lo tar! Gue jamin habis ini Lo bakal didiemin" ucap Alex dalam hati


"Si tolol! Nyari mati banget kayaknya" ucap Bimo dalam hati


"Astaga! Perang dunia ke 20 akan terjadi" ujar Steven


"Queen" panggil Winda dan yang lain


Seketika Attar sadar ketika mendengar teman nya memanggil pacarnya. Ia langsung mendorong tubuh celine hingga terjatuh. Attar langsung berlari mengejar Farah yang kini entah pergi kemana.


Winda dan kawan-kawan mendekati Celine. Devita langsung jongkok didepan Celine. Tatapan matanya tajam seakan ingin menguliti orang didepan nya saat ini.


"Berani-beraninya Lo ganggu kekasih teman gue! Lo udah siap mati hah" desis Devita dingin


"Siap-siap habis ini Lo tinggal nama" sahut Winda tak kalah dingin


"Wanita kayak Lo! Ga pantes buat masuk ke circle kita! Seperti tante-tante paham!" Timpal Chelsea


"Sadar diri dong mbak! Itu muka berapa kilo tepung? Itu bibir pakai pewarna makanan ya? Baju juga kekurangan bahan gini pantes nya itu buat alas kaki" oceh putri


Mereka semua terkejut mendengar ucapan putri. Putri itu jarang berbicara tapi sekali bicara mulut ny sangat pedas. Mereka semua mengulum bibir menahan tawa melihat ekspresi wajah putri yang kesal dengan mata melotot.


Setelah itu mereka meninggalkan Celine yang kini sedang dalam keadaan marah! Ia merasa terhina mendengar ucapan teman-teman Farah. Kini Winda dan yang lain sibuk mencari dimana Farah berada.

__ADS_1


"Sayang kamu dimana!" Ucap Attar frustasi sejak tadi berkeliling tapi tidak menemukan kekasihnya


Plak!


Attar terkejut saat punggung nya digeplak seseorang dengan keras. Ia membalikkan badannya dan melihat tatapan tajam dari sahabat Farah.


"Baru juga jadian udah berulah aja! Lo tau kan gimana masalalu Farah! Ngapain juga Lo pake segala megang pinggang ulat bulu tadi. Pasti sekarang Farah marah sama Lo" oceh Winda


"Gue reflek! Ga mungkin gue sengaja ngelakuin itu semua" sahut Attar frustasi


"Lo cari Farah sekarang! Jelasin dan bujuk dia! Gue jamin dia baka diemin lo 3 bulan habis ini" sahut Chelsea menakuti


Mereka pun akhirnya berjalan mencari Farah. Mereka sudah menghubungi Farah namun nomor nya tidak aktif. Sedangkan yang dicari kini sedang asik menonton film dikamar hotelnya. Ya! Farah sebenarnya tahu jika perempuan itu sengaja namun ia juga sedikit kesal saat melihat tangan kekar Attar bertengger dipinggang gadis itu. Alhasil Farah pun pergi meninggalkan mereka dan pulang ke hotelnya. Ia juga menonaktifkan semua perangkat dihandphone nya.


Lama menonton Dan sudah kekenyangan Farah pun tertidur di sofa. Ia enak-enak tidur sedangkan teman nya sedang uring-uringan mencari dirinya.


"Pulang dulu yuk biar gue lacak pakai laptop aja lokasi dia saat ini! Kalo dari ponsel semua nya dinonaktifkan jadi susah" ucap Alex


Mereka pun mengangguk menyetujui ucapan Alex. Mereka memesan taksi dan pulang menuju hotel. Terlihat jelas dari raut wajah Attar ia sangat frustasi memikirkan Dimana kekasihnya. Bahkan ia ingin menangis saat ini. Ia takut Farah marah padanya.


Setelah 45 menit perjalanan kini mereka tiba dihotel. Mereka langsung berjalan menuju kamar mereka.


"Kamu bawa laptop kan sayang?" Tanya Alex


"Bawa kok" jawab Chelsea


Mereka langsung menuju kamar para wanita. Winda membuka kunci kamar hotelnya.


Ceklek!


Mereka memasuki kamar tersebut dengan langkah sedikit tergesa karena memikirkan Farah. Saat diruang tamu langkah Winda terhenti saat melihat seseorang yang sedang duduk dengan mata terpejam sambil memangku cemilan.


Doeng!


Mereka semua membulatkan mata melihat Farah yang tidur nyenyak dengan beberapa cemilan disekitar nya.


"Gue udah capek-capek anjir keliling nyari dia! Lah dia malah enakan molor disini" gerutu Steven


"Sahabat laknat! Ucap Winda kesal


Attar langsung berlari ke arah Farah,ia langsung memeluk tubuh Farah dengan erat.


Hiks! Hiks!


Mata para sahabatnya melolot saat mendengar Isakan kecil dari bibir Attar. Jika Farah tidak mungkin karena dia msih memejamkan matanya lelap.


"Maaf! Hiks" ucap Attar dengan suara serak nya


"A-aku ga ada maksud kayak gitu sayang" ucap Attar lagi


"Sayang! Hiks maafin aku" rengek Attar manja


Para sahabat ternganga melihat pria yang selama ini dingin dan kaku menangis dan merengek manja kepada Farah.


"Ini gue ga salah dengarkan" ucap Alex dalam hati


"Anjir! Ini pemimpin mafia dan ketua geng motor yang kejam itu kan?" Tanya Steven pada diri sendiri

__ADS_1


"Mampus! Makanya jangan cari masalah sama gue! Ya walaupun Lo ga salah sihh" ucap Farah dalam hati,ah ternyata ia hanya pura-pura tidur. Ia sudah tahu jika Attar dan temannya sampai


HAPPY READING ❤️


__ADS_2