Pasangan Mafia Kejam

Pasangan Mafia Kejam
Bab 91


__ADS_3

Setelah mendapatkan pesan dari anak buahnya benu langsung berlari keluar ruangan untuk melihat keadaan diluar. Benu melihat seseorang berpakaian hitam berlari diujung koridor. Benu mengejar pria tersebut,tidak lupa ia meminta anak buahnya untuk mengepung area rumah sakit.


Aksi kejar-kejaran tersebut terus terjadi,pria tersebut juga sesekali menoleh ke belakang untuk melihat pergerakan benu.


"Ck! Sial larinya sangat cepat,aku tidak mau tertangkap"ucap pria tersebut disela larinya


Setelah sampai diarea parkir pria tersebut langsung menyerang benu. Benu pun dengan sigap menangkis serangan pria tersebut,beberapa anak buah benu juga sudah ada disana.


Bugh!


Bugh!


Brak!


Tendangan dan pukulan benu berikan kepada pria tersebut tanpa ampun. Pria itu kini terkapar sambil memegang dadanya yang terasa sakit akibat tendangan benu.


Tap!


Benu meletakkan kakinya diatas dada pria tersebut,pria itu merintih kesakitan.


"Katakan siapa yang menyuruhmu"ucap benu dingin


"Ssh a-aku tidak akan mengatakan nya"sahut pria tersebut


Benu semakin menginjak dada pria itu. Pria asing tersebut semakin menjerit kesakitan.


"Katakan sebelum aku patahkan lehermu"ucap benu lagi


Masih diam dan tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Benu membungkuk menarik pria tersebut agar berdiri.


Krakkk!


Krakkk!


"Aaarhhh"


Suara patahan tulang membuat beberapa orang yang ada disana merinding. Benu baru saja mematahkan tulang leher pria tersebut,lalu beralih ke tangan kanannya. Setelah itu ia melempar tubuh pria tersebut.


"Antarkan jasad nya ke rumah sakit dimana pria tua bangka itu berada"ucap benu


"Baik tuan"sahut anak buah benu


Benu meninggalkan tempat tersebut dan berjalan menuju taman rumah sakit. Ia ingin menenangkan pikiran sejenak.


~


Sedangkan kini disebuah taman kota yang cukup sepi terdapat beberapa pemuda yang sedang duduk dan tiduran.


Setelah tadi mengikuti farah,ternyata wanita tersebut pergi ke arah taman. Tidak ada yang berbicara,semua hening dan sibuk dengan pikiran masing-masing.


"Sayang ada yang mengganggu pikiran kamu?"tanya attar lembut


Farah menoleh ke arah suaminya yang sedang tersenyum,attar mengira jika farah tadi marah.


"Aku kepikiran daddy"ucap farah lirih namun masih bisa didengar oleh mereka semua


"Sudah 2 hari ini daddy tidak memberi kabar,pesan yang aku kirim saja tidak dibaca. Biasanya daddy akan selalu memberi aku kabar setiap waktu. Mommy juga ternyata membohongi aku,dia bilang pergi karena ada urusan dengan temannya,tapi ternyata ia pergi ke kanada"sambung farah


Mereka semua terkejut mendengar ucapan farah,mereka juga tahu jika kemarin fani pamit pergi karena ada urusan lain. Dan tidak mengatakan jika ia pergi ke kanada.


"Lo tau dari mana kalo mommy ke kanada?' Tanya winda


"Alat pelacak"jawab farah


Mereka semua menganggukkan kepalanya. Tanpa bertanya lebih jauh mereka sudah paham apa yang dimaksud oleh farah.


"Gue mau kekanada" ucap farah

__ADS_1


Semua mata menatap ke arah farah yang baru saja bersuara. Attar pun ikut menatap istrinya yang kini juga menatap ke arahnya.


"Kapan kamu mau kesana aku ikut"sahut attar


"Besok,kalian juga mau ikut?" Tanya farah


"Mauuuuuu"jawab mereka serentak


"Okey gue langsung pesan tiketnya"ucap winda


Kepergian farah ke kanada tidak diketahui oleh para orang tua. Itu semua tentu saja atas permintaan farah,ia ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi. Sejak kemarin perasaan nya semakin tidak karuan,ia selalu teringat akan danu.


'Hoeek hoeekk'


Farah memegang perutnya yang terasa mual,perut nya bergejolak. Attar dengan sigap mengurut tengkuk istrinya,winda membuka tas nya untuk mengambil minyak angin.


"Lo kenapa? Ada yang sakit?" Tanya winda cemas


"Gatau tiba-tiba mual kayak nya gue masuk angin deh"jawab farah lesu


"Lo udah makan belum?" Tanya winda


"Belum" jawab farah


Plak!


Winda menggeplak lengan farah,ia menatap farah dengan wajah galaknya.


"Udah tau punya asam lambung malah ga makan,liat kan sekarang jadi mual-mual gini"omel winda


Farah dan yang lain diam sambil menatap winda yang sedang menggerutu.


"Ayo sayang pulang"bisik attar lalu menggendong istrinya


Winda dan yang lainnya melongo menatap ke arah kepergian sepasang suami istri itu. Winda semakin menggerutu tidak jelas saat ia sedang memberikan ceramahnya malah ditinggalkan oleh pasangan kaku tersebut.


"Entah jadi apa anak mereka nanti kalo punya emak bapak modelan mereka. Wajah datar kek tembok,sifat dingin kek kulkas"omel winda


"Ck gue jug-


Ucapan winda terputus ketika matanya menatap seseorang yang sedang berjongkok didepan motor farah.


"Woi bangsat"teriak winda lantang


Semua mata menoleh ke arah tatapan winda,winda dan yang lainnya langsung mengejar pria tersebut.


"Jangan ada yang bawa motor farah,sepertinya motor dia kena sabotase"ucap alex


"Siapa yang mau coba-coba nyelakain farah? Punya nyawa berapa dia"sahut bimo


"Kasih tau attar untuk hati-hati"titah alex


Steven sudah menghubungi anak red devils untuk membawa motor farah. Winda dan para perempuan sedang mengejar pria tersebut menggunakan motor.


Brak!


Tanpa rasa kasihan winda langsung menyenggol motor lawannya hingga terjatuh. Ia turun dari motor dan berjalan menuju pria tersebut.


Bugh!


Bugh!


"Siapa yang sudah menyuruh kalian"ucap winda


"Heh siapa kau ingin tahu"sinis pria tersebut


"Badebah ini muka jelek lo mau gue bikin tambah jelek hah"sungut winda

__ADS_1


"Bangsat! Kau menantang kami hah"teriak pria tersebut


"Kalo iya kenapa? Maju lo sini kebetulan gue lagi pengen nonjok orang"sahut winda enteng


Bugh!


Bugh!


Plakk!


Plakk!


"Hiyakkkkk rasakan iniii"teriak winda lantang


Bugh!


"Aah bangsat telurku"pekik pria tersebut mengerang kesakitan


Winda tertawa setelah berhasil melumpuhkan titik lawannya. Ia menatap satu lagi teman pria tersebut yang kini sudah memegang mahkotanya.


"Siapa yang sudah menyuruh kalian?"tanya winda lagi


Pria tersebut masih diam,mungkin ia sedang berpikir.


"Jawab" bentak winda


"A-ampun kami hanya diperintahkan oleh nona cici untuk menyabotase motor farah."jawab pria tersebut


"Ck! Mak lampir lagi! Ga ada kapoknya banget anjir"gerutu winda


Bugh!


Winda menendang mulut pria tersebut dengan kasar. Pria tersebut mengerang kesakitan karena giginya yang patah.


"Bilang sama tuan lo itu! Kalo ga punya nyawa cadangan ga usah sok nantangin iblis! Dia ga tau gimana farah tapi masih aja nyari masalah. Bosan hidup banget tu orang"ucap winda


"Bawa kemarkas,queen pasti mau ngasih pelajaran juga"ucap devita yang sejak tadi diam diatas motornya


"Muka lo jelek"hina winda lalu pergi dari sana


Untuk kedua pria tersebut sudah diurus oleh anak red devils.


~


Farah dan attar kini sudah berada dimansion,mereka saat ini berada didalam kamar. Sejak pulang tadi farah seakan tidak mau melepaskan pelukannya dari tubuh attar.


"Sayang aku mau ke kamar mandi dulu,aku udah kebelet banget ini"ucap attar


"Aku ikut yaa aku pengen lihat gimana kamu pipis"sahut farah berbinar


Hah!


Attar menatap cengo ke arah istrinya yang kini sedang menatapnya dengan wajah berbinar.


"Aku pipis ya gitu sayang ga ada yang spesial"ucap attar


"Aku kira kamu pipis sambil kayang"sahut farah tak jelas


"Yaudah sana buruan jangan lamaaa"ucap farah lagi


Attar langsung berlari ke kamar mandi karena ia memang sejak tadi menahan pipisnya. Farah tidak mau melepaskan pelukannya membuat attar terpaksa menahan hajatnya.


Brakk!


Brakk!


"Sayang kok lama banget sih! Aku lagi pengen ninuninu"teriak farah

__ADS_1


Hah!


Happy reading


__ADS_2