Pasangan Mafia Kejam

Pasangan Mafia Kejam
Bab 57


__ADS_3

Pagi ini Farah mulai masuk sekolah. Awalnya Fani tidak mengizinkan dengan alasan Farah belum sembuh. Ia juga bilang bahwa luka dijidat Farah juga masih belum kering.


Untunglah ada Danu yang menengahi. Danu juga memberikan pengertian kepada istrinya itu. Setelah berdebat beberapa hampir setengah jam akhirnya Fani membolehkan Farah sekolah asal tidak membawa motor.


Farah tanpa mau banyak berdebat langsung mengiyakan saja. Farah dan sahabat nya pun langsung menuju ke halaman depan dimana mobil sang sopir terparkir. Tapi! Baru saja mereka keluar mereka sudah melihat kelima cogan sedang duduk diatas motornya masing-masing.


Chelsea yang melihat alex pun tanpa sadar berlari ke arah Alex dengan berteriak kencang.


"Sayangggggggggg" teriak Chelsea


Ia belum menyadari apa yang ia ucapkan itu membuat semua mata melolot. Alex yang juga tidak sadar langsung merentangkan tangannya menyambut sang kekasih. Mereka berpelukan beberapa menit lalu melepaskan dan saling tatap sambil tersenyum.


Tidak tahukah mereka jika saat ini semua pasang mata sedang memandang tajam kearah mereka berdua yang asik dengan dunia nya sendiri.


"Oh jadi ini yang nama nya sahabat! Yang jadian ga ngasih tau kita-kita" cibir Winda


Deg!


Chelsea dan Alex terkejut mendengar ucapan Winda. Secara serempak merek menoleh kearah belakang. Mata mereka terbelalak saat melihat tatapan tajam para sahabat nya.


"Astaga! Bodoh banget gue! Gini nih kalo udah bucin suka lupa tempat!"gerutu Chelsea dalam hati


"Mati gue! Kenapa gue sampai lupa! Auto disidang dimeja makan nanti gue! Eh salah! Maksudnya meja hijau" ucap Alex dalam hati


Mereke berdua hanya tersenyum bodoh melihat tatapan para sahabatnya.


"Lo hutang penjelasan sama gue" ucap Attar datar


"Lo juga" timpat Farah tak kalah datar


Glek!


Mereka menelan salivanya susah payah saat ini. Bukan! Mereka bukan melarang mereka pacaran. Hanya saja mereka sudah berjanj untuk selalu terbuka apapun itu masalahnya. Terutama masalah perempuan. Bukan maksud ingin mencampuri urusan pribadi hany saja mereka ingin berjaga-jaga agar tidak ada cinta segitiga diantara mereka. Jika pun ada maka mereka pun akan bersaing secara sehat.


Mereka langsung menaiki motor dengan pasangan masing-masing. Ya anggaplah begitu hehe.


Attar menarik tangan Farah untuk memeluk pinggangnya. Tanpa penolakan Farah pun memeluk Attar dari belakang. Dalam hatinya Attar bersorak senang. Berbeda dengan Farah ia merasa sedikit berat hati untuk memeluk Attar. Bukan karena tidak suka hanya saja ia merasa Dejavu dengan kejadian ini.

__ADS_1


Selama diperjalanan mereka lebih banyak diam. Sesekli juga mereka berbicara. Setelah menempuh 45 menit perjalanan akhirnya mereka sampai disekolah. Semua pasang mata melirik ke arah mereka. Apalagi kedatangan attar dan Farah yang menarik perhatian siswa siswi SMA ADIWIYATA B. Kedatangan mereka menjadi bahan obrolan karena melihat posisi Farah yang kini sedang memeluk Attar.


Mereka yang menjadi pusat perhatian tidak menghiraukan itu semua. Mereka tetap memasang wajah datarnya. Diujung koridor ada 3 orang yang mengepalkan tangannya emosi. Mereka adalah Bella,Fanya dan Erlangga. Hama-hama pengganggu tersebut terlihat tidak menyukai keakraban antara Attar dan Farah.


"Kita lihat aja siapa yang bakal dapatin Attar" ucap Bella dalam hati sambil tersenyum miring 


"Sialan Lo! Kenapa Lo ga mati aja Farah! Lo udah buat hidup gue berantakan!" Gerutu Fanya dalam hati


"Cih! Bajingan itu berani-beraninya mendekati pacar gue!"desis Erlangga dalam hati


Attar terus saja menggenggam tangan Farah. Farah dibuat jengah akan tingkah Attar saat ini. Attar seperti takut untuk melepaskan Farah berjalan sendiri karena takut terjatuh mungkin. Heii! Farah ini sudah besar! Ia bukan anak kecil lagi yang kalo jalan harus digandeng.


Para sahabat Farah terkekeh melihat wajah frustasi farah. Mereka tau jika saat ini Farah tengah menahan kesal. Apalagi sejak tadi perhatian seluruh siswa dan siswi terpusat pada dirinya.


Attar sendiri masih bersikap santai seperti tidak terjadi apa-apa.


"Bos kalo udah bucin ga lihat tempat ya" bisik Steven pada Bimo


"Jangankan bos itu curut disebelah Lo juga kalo bucin ga liat tempat! Mana ga ngasih tau kita lagi" bisik Bimo yang masih terdengar ditelinga Alex


"Ck! Untung gue ga suka sama cewe yang sama! Bayangin deh lo kalo gue suka sama cewe yang sama terus tiba-tiba gue lihat sahabat gue sendiri jadian sama tu cewek! Uh rasanya gue pengen bunuh diri dipohon toge" ucap Steven kesal


"Lah bukannya pohon durian lebih tinggi ya" ucap Steven polos


Entah polos atau oon entahlah! Bimo sudah mendengus mendengar ucapan Steven. Dosa apa dia punya sahabat seperti Steven.


Mereka kini sudah duduk anteng di kursi masing-masing. Tak lama setelah itu guru pun masuk. Mereka mulai belajar dengan serius karena sebentar lagi akan ada ujian.


Ditempat yang sama namun berbeda kelas kini ada sepasang manusia sedang berbicara serius. Sang wanita terlihat menggebu-gebu menceritakan rencana mereka.


"Lo yakin ini akan berhasil?" Tanya pria tersebut


"Gue yakin banget ini pasti berhasil! Lo tinggal ikuti aja rencana gue" ucap si wanita


"Kalo sempat rencana lo ini bakal buat gue jauh sama Farah Lo liat sendiri nanti akibatnya!" Ucap pria tersebut sambil menatap Bella dengan sorot mata tajam nya


Yah! Yang saat ini berada disalah satu kelas kosong tersebut adalah Bella dan Erlangga. Bella tau jika selama ini Erlangga menyukai Farah. Maka dari itu untuk memuluskan rencana nya ia juga membutuhkan Erlangga. Ia sangat yakin jika rencana nya itu akan berhasil. Ia sudah membayangkan bagaimana wajah sedih nya Farah. Dan ia juga membayangkan saat menikah dengan pewaris tunggal Jhonson.

__ADS_1


Tidak mereka sadari jika ada seseorang yang merekam semua pembicaraan mereka. Ketika dirasa selesai orang tersebut pun langsung pergi sebelum ketahuan.


Apakah rencana Bella dan Erlangga akan berhasil? Kita lihat aja besok mwe heheheh.


KRING!KRING!


Bel istirahat pun berbunyi. Semua siswa siswi pun berbondong-bondong menuju kantin. Begitu juga dengan Attar and the geng. Mereka berjalan santai diriingi obrolan random mereka. Semua orang yang melihat itu merasa iri melihat kekompakan dan kebahagiaan mereka. Mereka ingin gabung tapi sadar diri.


"Hai semuanya" sapa Bella riang


Mereka semua mendongakkan kepalanya saat mendengar suara sok lembut yang menyapa mereka.


Mereka hanya menatap datar Bella. Attar sendiri kini sedang asik menyuapi Farah. Ck! Attar sudah bucin akut pada Farah. Padahal Farah bisa makan sendiri.


Bella yang melihat adegan romantis didepan nya saat ini mengepalkan tangannya. Wajah nya emosi melihat bagaimana sikap lembut Attar kepada Farah. Ia segera mengubah raut wajahnya agar tidak ketahuan oleh mereka. Tapi sayang Winda melihat itu semua.


"Oh iya ini aku mau ngundang kalian nanti malam buat datang ke pesta ulang tahun aku" ucap Bella sambil menyerahkan undangan kepada mereka satu persatu


Mereka menerima nya walau dalam hati sebenarnya enggan.


"Kak Attar datang ya aku senang banget nanti kalo kakak datang" ucap Bella dengan nada manjanya


Attar masih asik menyuapi Farah. Ia tidak menggubris kehadiran Bella. Para sahabat nya yang melihat itu hanya bisa menahan tawanya. Tidak tau kah dia? Jika Attar sudah mempunyai pawang.


Bella yang diacuhkan pun berusaha menahan emosinya. Ia kini beralih kepada Farah. Ia pura-pura tersenyum tulus kepada Farah. Namun Farah bukan orang bodoh!.


"Kak Farah juga datangnya! Aku tunggu loh kehadiran kakak" ucap Bella sambil tersenyum


Farah hanya menganggukkan kepalanya. Ia sedang malas berbicara saat ini. Terlebih lagi attar selalu menyuapi nya dengan bakso.


"Yes! Gue yakin rencana ini bakal berhasil! Oh Attar sebentar lagi kamu akan jadi milliku" ucap Bella dalam 


Ia terlihat sangat senang sekali. Merasa rencana nya akan berhasil.


"Kita lihat kehancuran mu Bella!" Ucap seseorang sinis


JANGAN LUPA KOMENTAR GUYS!! MAKSA LOH INI!

__ADS_1


HAPPY READING:)


__ADS_2