Pasangan Mafia Kejam

Pasangan Mafia Kejam
Bab 65


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhir mereka ujian setelah ini mereka akan menikmati masa liburan selama 2 Minggu. Beberapa hari yang lalu mereka sudah membahas akan liburan kemana. Tapi sepertinya ada perubahan lagi.


"Huh! Akhirnya ujian kita selesai" ucap Winda yang kini sedang duduk santai dikantin


"Iya ya ampun otak gue rasanya mau pecah tau! Mana soalnya ga ada yang mudah lagi" sahut Chelsea


"Jadi kita mau liburan kemana ni guys" tanya Devita


"London,Paris, sama Singapura aja" usul Chelsea


"Gimana queen" tanya Winda


Ia jelas harus meminta kepastian kepada Farah karena mereka akan mendatangi negara yang sudah membuat Farah trauma.


"Gue ngikut aja" jawab Farah santai


"Hei kalian mau liburan ya! Ikut dong" ucap Steven yang tiba-tiba nongol bersama yang lain


"Boleh aja biaya tanggung masing-masing" sahut Devita


"Yaelah tenang aja kalo gitu mah" timpal Steven enteng


"Mau liburan kemana"? Tanya Alex


"London,Paris dan Singapura" jawab Winda


"Buset ga main-main anak sultan liburan nya" kekeh Steven


"Kan kita liburan 2 Minggu ya! 3 hari kita dilondon,4 hari disingapura dan 1 Minggu nya diparis gimana setuju?" Usul Winda


"Boleh tu! Gue mah manut aja" sahut Devita


"Besokkan Sabtu hasil ujian kita baik keluar! Nah habis dari sekolah kita langsung pulang aja buat packing. Kalian para cowok besok kalian nginap dimansion Farah aja biar tunggu-tungguan! Gue malas kalo pergi ada yang ngaret gitu" ucap Winda


"Emang tuan rumahnya boleh kalo kita nginap"? Tanya Alex


"Boleh ga queen" tanya winda


"Hm" jawab Farah berdehem


Untung saja mereka sudah terbiasa dengan sikap datar Farah. Jika tidak ingin sekali mereka membuang Farah ke sungai Amazon.


"Lo juga ikut" celetuk Farah sambil menoleh ke arah Arif yang hanya diam sejak tadi


"Tap.." ucapan Arif terhenti ketika mendengar ucapan Farah


"Ga ada tapi-tapian atau Lo ga boleh sama sekali nemuin putri di taman depan mansion!" Ucap Farah yang membuat mereka semua terkejut


Putri dan Arif sudah menunduk menahan malu. Astaga! Ternyata pertemuan mereka setiap malam ditaman depan diketahui oleh Farah!.


"OMG! Jadi kalian diam-diam ketemuan heh!" Ucap Winda sinis


Putri dan Arif hanya cengengesan. Sudah kepalang ketahuan juga.


"Jadi Arif boleh ikut liburan" tanya putri

__ADS_1


"Boleh" jawab Farah singkat


Putri yang mendengar pun langsung tersenyum lebar. Ah! Padahal baru tadi malam ia dan Arif membicarakan ini.


"Ck! Ga usah senyum-senyum gitu! Seneng banget kayaknya" sindir Winda


Putri yang merasa disindir pun memeletkan lidahnya! Sedangkan Winda memelototkan matanya kesal.


"Yaudah yuk pulang!" Ajak Chelsea


Mereka pun beranjak dari kantin dan menuju parkir untuk pulang.


~


"Apa kita akan pulang?" Tanya Karina


"Tidak! Kita pergi ke Bali buat liburan karena aku yakin Farah dan teman-temannya juga akan kesana"jawab Niko


"Huh! Jadi kamu kebali hanya untuk bertemu Farah? Apa kamu yakin dia akan berlibur ke Bali?" Tanya Karina


"Aku yakin karena dulu Farah sempat bilang jika ia ingin sekali liburan ke Bali" jawab Niko percaya diri


"Baiklah terserah kamu saja!" Ucap Karina pasrah


Ia sudah lelah sejak kemarin Niko selalu membahas Farah. Tempo hari ia juga nekad ingin menemui Farah. Entahlah! Karina sudah lelah.


Jika Niko dan Karina akan kebali lain hal dengan Fanya. Ia sudah merengek seperti anak kecil. Ia sedang membujuk Daddy nya agar mau memberi uang untuk ia liburan.


"Tidak ada! Apa kau tuli Fanya!" Ucap Robbert emosi


Fanya menggerutu kesal! Sudah 2 Minggu lamanya ia membujuk Robbert tapi hasilnya tetap sama. Jika seperti ini apa yang harus ia katakan pada teman-teman nya.


~


"Assalamualaikum" ucap Farah diikuti yang lainnya


"Waalaikumsalam" jawab Danu dan Fani yang ada diruang keluarga


"Eh ada kalian juga! Ayo duduk dulu" ucap Fani ramah


"Bik! Tolong buatkan minuma seger dan bawa cemilan ke sini ya" pinta Fani lembut


"Dad kita mau liburan boleh kan?" Tanya Winda langsung


"Boleh,liburan kemana"? Tanya Danu


"Em London,Paris dan Singapura" jawab Winda


Fani dan Danu terdiam sesaat kemudian ia menoleh kepada sang anak yang kini sedang santai nonton tv sambil memakan cemilan.


"Baiklah" jawab Danu akhirnya


"Eh berarti kita harus pesan tiket nya sekarang dong" celetuk Steven


"Tidak usah! Kalian berangkat pakai jet pribadi Daddy aja" jawab Danu enteng

__ADS_1


"Orang kaya mah bebas"celetuk Steven yang membuat mereka semua terkekeh


Dilanjutkan siang ini mereka makan siang dirumah Farah tentu saja dengan paksaan dari Fani.


Selesai makan mereka langsung pamit pulang. Karena mereka juga sedang ada urusan di markas.


"Mom dad aku ingin berbicara" ucap Farah tiba-tiba


"Ada apa sayang" tanya Danu sambil mengelus rambut putrinya


"Aku sudah ingat semua nya" ucap Farah


Danu dan Fani mengernyitkan dahi bingung akan maksud ucapan putrinya.


"Maksud kamu sayang?" Tanya Fani lembut


"Niko dan Karina" jawab Farah singkat


Deg!


Fani dan Danu terkejut mendengar pengakuan putrinya. Danu langsung menetapkan badannya ia menatap Farah dengan pandangan yang sulit diartikan.


"Aku tau Daddy dan Mommy mengkhawatirkan kondisi aku terlebih ketika mereka memutuskan untuk liburan ke london. Aku tau dinegara itu banyak kenangan aku dan Niko! Dan disana jugalah semua rasa sakit dan trauma itu ada. Tapi aku juga ingin merusak kebahagiaan Winda dan Stevn. Aku tau dia sudah lama menantikan untuk pulang ke London. Jadi aku mohon pada Daddy dan Mommy jangan mengkhawatirkan aku,aku akan baik-baik saja" ucap Farah panjang


"Sayang apa yang kamu rasakan sekarang" tanya Fani


"Jujur untuk saat ini bayangan masalalu itu masih terngiang-ngiang dipikiran ku. Tapi aku akan berusaha untuk melawannya. Aku juga tidak mungkin kan harus hidup dengan rasa trauma? Aku harap dengan kehadiran Attar aku bisa melupakan semuanya perlahan-lahan" jawab Farah bergetar


Danu langsung memeluk erat tubuh putrinya. Jika diluar Farah akan terlihat dingin,datar dan cuek tapi jika sudah dirumah ia akan berubah menjadi anak perempuan kecil. Danu dan Fani tidak mengeluarkan suara mereka hanya memeluk putrinya yang kini sedang terisak. Tidak jauh dari mereka ternyata para sahabat Farah mendengarkan obrolan mereka. Winda sudah menangis ditempat nya. Ia terharu karena Farah sangat peduli pada dirinya.


"Hiks! Dia kenapa baik banget sih! Dia rela datang ke negara yang buat dia luka demi kebahagiaan gue" ucap Winda sambil menangis


Mereka semua hanya diam dan menenangkan Winda. Farah adalah orang yang mempunyai hati yang baik. Walaupun ia seorang pemimpin mafia tapi ia tidak akan semena-mena dengan semua orang hanya mengandalkan kepemimpinan nya.


"Jadi kamu mau membuka hati kamu untuk Attar?" Tanya Danu setelah lama terdiam


Srot!


Dengan muka polos nya Farah mengelap ingus dikemeja Danu. Danu yang melihat itu melolotkan matanya namun tidak bertahan lama. Ia hanya pasrah pada kelakuan putrinya. Fani sudah cekikikan melihat wajah muram suaminya.


"Maaf ya dad hehe tisu nya jauh aku malas gerak" ucap Farah tersenyum lebar menampilkan gigi putih nya


"Tidak apa-apa sayang! Jadi bagaimana dengan pertanyaan Daddy tadi?" Tanya Danu lagi


"Aku saat ini sedang belajar dad menerima Attar. Aku juga tidak bisa langsung menerima dia! Aku juga perlu tau seserius apa dia sama aku. Aku juga harus tau apa benar dia mencintaiku! Aku tidak ingin merasakan sakit untuk yang kedua kalinya!" Jawab Farah sambil mendusel dibawah ketiak Danu


Danu terkekeh geli melihat tingkah anaknya. Inilah sisi lain dari Farah dia akan berubah menjadi manja saat bersama keluarganya.


"Daddy juga berharap Attar bisa membantu kamu untuk terlepas dari semua trauma kamu nak! Daddy juga minta sama kamu untuk selalu jujur pada Daddy tentang kesehatan kamu! Jangan kamu pendam sendiri ngerti?" Ucap Danu


"Yes dad!" Jawab Farah


"Mommy harap kamu dapat melewati ini semua sayang" ucap Fani dalam hati


KALIAN GA KOMEN? DHLAH MALES AH

__ADS_1


HAPPY READING:)


__ADS_2