
Setelah pulang sekolah Farah langsung menuju ke markasnya. Karena hari ini ia akan melatih Farah dan juga para bawahan nya.
Para Angel Wings juga langsung menuju markas. Sedangkan para inti Lion king iuga menuju markas mereka sendiri.
BRUM BRUM BRUM
Motor yang dikendarai oleh Farah dan teman-temannya memasuki halaman markas. Para bawahan nya sudah berjejer rapi menyambut kedatangan queen mereka.
"Selamat datang Queen" ucap salah satu anggota Red Devils
"Hm kumpulkan semua nya di halaman belakang kita latihan" ucap Farah pada anggotanya
"Baik Queen" jawab anggota tersebut
Farah dan temannya langsung masuk untuk berganti pakaian terlebih dahulu.
"Kaaamuuu pacaran dengan ku tapi nikah dengan dia bangsat" Winda bernyanyi dengan menambah lirik sendiri
"Apa aku kurang cantik mas? Apa kurang seksi mas? Oh oh oh aakuu tau- nyanyi Winda terputus oleh ucapan Devita
"Aku kurang waras mas" ucap Devita yang mana membuat Chelsea,Farah dan Putri tertawa
Sedangkan Winda sudah memasang wajah kesal nya.
"Anjir ya lo temen sendiri dibilang kurang waras" ucap Winda marah
"Hahaha kan emang lo gak waras njir" tawa Chelsea
"Diem deh Lo" ucap Winda kesal
"Udah ayo buruan" ucap Farah
Mereka semua segera berganti pakaian. Putri juga sedang mengganti pakaian nya.
Mereka langsung menuju ke halaman belakang. Disana semua anggota Red Devils sudah berkumpul dengan pakaian latihan nya. Tak jauh dari tempat mereka sekarang sudah ada bok makanan dan minuman yang sudah dipesan oleh Jojo.
"Oke hari ini kita akan latihan bersama. Ingat sama seperti biasa keluar kan semua kemampuan kalian" ucap Farah memberi tahu anggotanya
"Baik queenn" jawab mereka serentak
Pandangan Farah beralih ke arah putri yang saat ini sudah berdiri tepat disamping Arif. Farah melangkah ketengah dengan mantap.
"Putri" panggil Farah tegas
Putri yang dipanggil pun merasa deg-degan an jujur saja dia takut untuk melawan Farah. Dia takut nanti Farah akan memukulnya. Dia sadar ilmu beladiri nya hanya sebesar biji jagung.
Dengan perasaan bercampur putri melangkah ke arah Farah. Semua pandangan kini tertuju ke arah nya.
"Sudah siap?" Tanya Farah
"S-sudah" jawab putri gugup
"No itu artinya kamu belum siap putri, kalo kamu berhadapan dengan musuh seperti ini sudah dipastikan mereka akan mengejek kamu karna belum apa-apa saja kamu sudah gugup" ucap Farah datar
"Kamu harus percaya diri tanamkan didalam hati kamu bakal menang. Ingat kamu melakukan ini semua untuk melindungi diri kamu" ucap Farah lagi
Putri yang mendengar itu pun segera mengambil nafas panjang dan mengeluarkan nya secara perlahan. Putri mencoba membalas tatapan tajam Farah.
"Oke siap" jawab putri tegas
Prok! Prok! Prok!
Tepukan tangan dan teriakan semangat untuk putri menggema. Putri yang melihat itu bertambah semangat.
SET!
Putri terkejut ketika tangan Farah sudah berada tepat didepan wajahnya.
"Pertajam kepekaan jangan lengah" ucap Farah datar
"Maaf kak" ucap Putri
Mereka berdua sudah siap dengan kuda-kuda masing-masing.
BUGH! BUGH!
SET! SREK!
__ADS_1
BUGH!
SRAK!
BUGH!
BUGH!
Farah terus menyerang putri dengan kekuatan dasar saja ya karena juga mengimbangi putri. Putri kelelahan dengan gerakan Farah yang sangat cepat,seakan Farah tidak memberi jeda kepada putri.
"Hosh! Hosh! Ah sebentar kak aku lelah" ucap Putri yang langsung terduduk di tanah
Farah pun menghentikan serangannya. Ia menangkap air yang dilemparkan oleh Jojo.
"Sudah lumayan terus latihan asah juga kepekaan,jangan lengah, jangan tunjukkan juga titik kelemahan Lo" ucap Farah memberi tahu
"Baik kak" jawab putri yang masih mengatur napasnya.
"Ayo sekarang kalian lagi lawan 3 Angel Wings, sisa nya cari lawan sendiri" ucap Farah
"Arif Jojo kalian juga ikut sana" ucap Farah
Mereka semua berjalan ketengah halaman tersebut. Mereka menyiapkan diri.
"MULAI!" teriak Farah
BUGH! BUGH!
SRAK!
BUGH! BUGH!
BRAK! BUGH!
BUGH! BRAK
Suara pukulan tendangan dan bantingan memenuhi halaman markas tersebut. Farah tersenyum ketika melihat kekuata para anggota nya. Kepekaan mereka juga tajam.
Latihan terus berlangsung selama 30 menit sudah. Farah senang karena kemampuan anggota nya kian berkembang pesat.
"STOP! teriak Farah
"Bagus kecepatan, ketangkasan, kepekaan kalian semua sudah meningkat teruslah latihan dan ingat jangan pernah sombong dengan kekuatan kalian sekarang diatas langit masih ada langit" ucap Farah kepada para anggotanya
"Baik Queen" jawab mereka serempak
"Jojo bagikan makanan dan minuman nya" titah Farah
Jojo pun segera membagikan makanan dan minuman nya dibantu oleh Arif. Sedangkan Farah dan teman-temannya kini sedang bersiap untuk pulang.
Putri masih ingin dimarkas ikut makan bersama para anggota Red Devils dan setujui oleh farah. Farah juga berpesan kepada Arif untuk mengantarkan putri jam 8 malam.
MARKAS LION KING
Saat ini para inti Lion king sedang berkumpul diruangan mereka. Mereka akan membahas tentang tikus kecil yang berani mengusik ketenangan mereka.
"Bagaimana"? Tanya Attar
"Sudah 2 hari ini dia terus mengintai markas kita" jawab Alex
"Dia juga berani menyerang anggota kita yang menjaga diperbatasan" ucap Bimo
"Pantau dan ikuti alur mereka pasang jebakan disetiap sudut perbatasan dan minta anggota untuk memasang ranjau" ucap Attar
"Oke siap" jawab Alex
"Oh iya tar gimana soal perlelangan di prancis" tanya Steven
"Kapan" tanya Attar balik
"Hm kalo gak salah 3 Minggu lagi, apa kita juga akan ikut?" Tanya Steven
"Ikut siapkan semuanya" jawab Attar
Memang setiap dalam 1 tahun akan diadakan acara pelelangan oleh para perkumpulan mafia. Disitulah semua nya akan ditunjuk. Siapa yang lebih berkuasa? Siapa yang paling kaya? Siapa yang paling ditakuti dan masih banyak lagi.
LONDON
__ADS_1
"Dad bagaimana besok"? Tanya Niko
"Sudah Daddy siapkan besok kalian tinggal berangkat jam 10"jawabnya
"Oke dad terimakasih" ucap Niko senang
Sejak keinginan nya dipenuhi oleh sang Daddy Niko tak henti-hentinya tersenyum. Bahkan ia yang jarang berbicara dengan Karina pun memberikan perhatian kepada Karina.
Niko sudah memikirkan semuanya. Ia juga yakin bahwa Farah akan memaafkan nya. Dia juga yakin kalau Farah masih mencintainya.
"Pa pa pa" celoteh bocah kecil tersebut
"Hallo boy ada apa hm" tanya Niko lembut
"Mam" ucap balita itu
"Mama?" Tanya Niko yang tak paham dengan ucapan anaknya
"Mam mam mam" ucap bocah tersebut
"Apa sih maksud nya" Niko bingung sendiri
"Makam maksudnya" jawab Karina yang sudah membawa makanan untuk anaknya
"Oh mamam heheh" kekeh Niko
"Karina besok kita berangkat jam 10 apa kamu sudah menyiapkan semuanya"? Tanya Niko
"Sudah aku packing semua kok" jawab Karina sambil menyuapi anaknya makan
"Baguslah aku tidak sabar lagi untuk pergi besok" ucap Niko sambil tersenyum
Karina yang melihat itu semua hanya bisa tersenyum getir. Ia cukup sadar diri jika saat ini nama Farah masih terukir indah dihari Niko. Ia tidak akan memaksa Niko untuk mencintainya ia biarkan saja dan ia juga yakin cinta akan datang dengan sendirinya.
"Kamu seperti nya senang sekali" ucap Karina
"Tentu saja sudah lama aku ingin bertemu Farah,sejak kejadian itu bayangan Farah semakin sering muncul dipikiran ku aku bodoh memang menyakiti wanita seperti Farah" jawab Niko dengan pandangan lurus ke depan.
Karina pun hanya diam dia juga sering dihantui rasa bersalah. Kenangan ia dan Farah saat tertawa bersama selalu muncul diingatannya.
Menyesal! Itu lah kata kata yang saat ini untuk menjabarkan Niko dan Karina.
"Semoga Lo mau maafin gue Farah" ucap Karina dalam hati
MANSION BAGASKARA
Saat ini Farah sedang berada diruangan kerja milik Daddynya. Ia sedang berbaring beralaskan paha Daddy nya.
"Dad besok Farah mau kekantor yang Daddy serahkan kepada Robbert" ucap Farah
"Ada apa hm? Seperti nya Daddy ketinggalan berita" tanya Danu sebenarnya ia sudah tahu masalah nya namun ia sengaja pura-pura tak tahu untuk melihat apa yang akan putri kecil nya lakukan
"Ingin bermain" Kekeh Farah dengan senyum miring
"Lakukanlah ingat tuntaskan sampai ke akar-akarnya" ucap Danu
"Ah tentu dad" jawab Farah senang
Danu tersenyum melihat putri nya yang bahagia. Memang kebahagiaan Farah itu adalah saat melihat orang tersiksa hehe.
"Sayang Daddy mau bertanya apa boleh" tanya Danu hati-hati
"Tanyakanlah Dad" jawab Farah
"Apa kamu masih betah menutup hati"? Tanya Danu
Farah yang mendengar pertanyaan Daddy nya pun menghela napas panjang
"Entahlah dad bayangan itu masih sering muncul aku merasa tidak percaya lagi dengan pria manapun kecuali Daddy dan kakek" jawab Farah
"Aku masih trauma dad aku masih merasa sakit ketika bayangan dan suara laknat itu berputar diotakku" ucap Farah dengan napas memburu
"Sakit! Sakit sekali rasanya susah buat aku lepas dari semuanya dad, tidak mudah untuk melupakan penghianatan tersebut hiks" ucap Farah dengan air mata yang sudah mengalir
Danu langsung mendekap erat tubuh putrinya. Ia tidak bermaksud membuka luka hati putrinya. Ia juga tidak mau Farah terus hidup dalam bayangan masalalu itu.
"Maafkan Daddy sayang Daddy hanya ingin kamu sembuh dari trauma kamu,Daddy janji Daddy akan membalas mereka semua" ucap Danu dalam hati dengan sorot mata tajam.
__ADS_1
HOLAAAAA GIMANA BAB INI? HEHEH UDAH SIAP BELUM BESOK UNTUK BERTEMU DENGAN BABANG NIKO HAHAHA
HAPPY READING:)