
Drama pasangan kekasih baru itu belum selesai. Seperti saat ini Attar terus mengikuti kemana pun langkah Farah. Jika Farah ke kamar mandi ia akan menunggu tepat didepan pintu tersebut.
Ia seakan frustasi menghadapi sifat wanita. Sudah sejak tadi Attar meminta maaf kepada Farah namun tidak satupun kalimat nya digubris.
Ceklek!
"Sayangg" rengek Attar manja
Farah mengulum bibir menahan tawa saat melihat wajah frustasi kekasihnya. Ia sebenarnya sudah tidak marah hanya saja kini ia sedang mengerjai Attar.
"Sayangg! Maafin aku ya! Aku beneran ga sengaja loh! Aku reflek aja megang pinggang dia sayang" ucap Attar yang kini sedang duduk bersama teman nya
"Ck! Kalo lo reflek kenapa sampai natap nya lama banget!" Ucap Steven mengompori
Attar menatap tajam Steven yang kini sudah cengengesan ditempatnya. Mereka sebenarnya sudah jengah melihat tingkah Attar sejak tadi.
"Sayanggg" panggil Attar manja
"Ck! Ini gara-gara wanita sialan itu liat aja gue bikin mampus Lo besok!" Oceh Attar dalam hati
"Gue kekamar dulu ya ngantuk" pamit Farah
"Sayang aku gimana? Aku tidur sama kamu ya? Sayangg" teriak Attar
"Udah sana pulang!" Usir Winda
"Ga!" Sahut Attar dingin
"Ck! Tadi ada sama pawang nya melempem kayak krupuk kena air!" Cibir Winda
"Pulang deh! Kita mau istirahat besok kita harus jalan-jalan lagi besok kan hari terakhir disini" usir Chelsea
"Udah ayok balik kamar! Mending lo pikirin deh nanti cara ngebujuk queen gimana" ucap Alex
"Gimana caranya emang? Tanya Attar polos
Plak!
Winda menggeplak lengan Attar kesal. Pria seperti apa Attar ini jika cara membujuk wanita saja tidak tahu!
"Ga usah pacaran makanya! Kalo cara bujuk wanita aja ga tau" oceh Winda
"Makanya kasih tau" sahut Attar datar
"Udah sana balik ke kamar masing-masing! Kita mau tidur" usir Devita
"Selamat menikmati kegalauan bye-bye" sindir Chelsea lalu tertawa diikuti yang lain
__ADS_1
Attar dengan langkah kesal pergi ke kamarnya. Sampai dikamar ia membuka handphone nya dan mengetikkan sesuatu digoogle.
"Kasih bunga,coklat dan hal-hal yang membuat bahagia" monolog Attar saat membaca informasi yang ia dapat dari google
"Gimana? Udah Nemu caranya?" Tanya Alex diikuti yang lain
"Udah" jawab Attar singkat
"Saran gue ya! Sebaiknya kalo ada wanita ulat bulu itu lo ga usah jauh-jauh dari Farah! Tu cewe kayak nya emang sengaja mau dekatin Lo" saran Steven
"Iya liat aja tadi! Bukan cuman Farah yang kesal kita yang liat pun juga" sahut bimo
"Cari tau tentang dia! Dia harus gue kasih pelajaran karena berani membuat gadis gue marah" desis Attar marah
"Udah! Dia asli Indonesia cuman sekarang lagi netap di Paris karena orang tua nya sedang mengurusi proyek pembangunan disini" ucap Alex
"Jangan sampai dia balik ke Indonesia! Bisa barabe" timpal Steven
Attar hanya diam mendengar ucapan temannya. Attar juga berpikir jika wanita balik ke Indonesia sudah pasti akan memantik huru hara. Dan sepertinya wanita tersebut juga termasuk orang yang mempunyai ambisi besar dimana semuanya harus menjadi miliknya jika ia menginginkan.
~
Dikamar hotel yang berbeda ada Farah yang masih asik bermain handphone nya. Ia tadi hanya berpura-pura saja mengatakan tidur.
"Gue baru tahu kalo Attar itu aslinya manja" monolog Farah
"Tapi entah kenapa gue suka ngelihat dia manja sama gue" ucap Farah sambil tersenyum
"Udah ah tidur aja" ucap Farah sambil merebahkan tubuhnya
~
Tak terasa waktu berlalu dengan cepat. Kini jam sudah menunjukkan pukul 06 pagi. Farah bangun dan meregangkan otot tubuhnya.
Ia melihat kiri dan kanan untuk memastikan temanya masih tidur atau tidak. Tapi Farah tidak melihat satupun temannya.
Farah pun langsung melangkah ke arah lemari untuk mengambil handuk dan baju nya. Ia akan mandi terlebih dahulu setelah itu baru keluar dan sarapan.
Setelah 15 menit berada didalam kamar mandi Farah keluar dengan keadaan rambut basah. Ia berjalan ke arah meja dan mengeringkan rambutnya menggunakan hair dryer. Setelah itu ia memoles sedikit wajahnya dengan bedak lalu terakhir liptin. Semua selesai Farah pun melangkah ke arah pintu.
Ceklek!
Deg!
Farah terkejut bukan main saat melihat Attar dan para sahabat nya kini berdiri didepan pintu kamar nya dengan membawa sebuket bunga dan coklat ditangan masing-masing. Attar kini sedang berjongkok dihadapan Farah lalu ia mengambil tangan Farah untuk digenggam.
"Sayang! Maafin aku ya. Aku janji ga akan kayak gitu lagi. Aku gabisa lihat kamu marah dan diemin aku kayak gini. Kamu mau kan maafin aku" ucap Attar tulus
__ADS_1
"Iya aku udah maafin kamu dari kemarin kok! Tapi kemarin hingga malam aku emang sengaja ngerjain kamu" sahut Farah polos
Doeng!
Mulut Mereka semua ternganga mendengar ucapan Farah. Tidak tahukan dia karena dia mereka semua terpaksa bangun pagi-pagi sekali dan menyiapkan ini semua.
"Sabar Attar sabar! Ingat dia cewe Lo" ucap Attar dalam hati
~
Dijakarta ada seorang gadis yang sedang uring-uringan. Siapa lagi jika bukan Fanya. Beberapa hari ini ia tidak mendapatkan uang dari Daddynya. Mommy nya juga sama frustasi nya.
"Dad! Mommy minta uang dong! Hari ini mommy udah ada janji mau kumpul sama teman sosialita" ucap Erina
"Dad aku juga ya! Aku udah lama banget ga shopping" rengek Fanya
"Aku 10 juta saja dad! Buat taruhan balapan" sahut Narendra
"DIAMM!!" Bentak Robbert emosi
Mereka semua terjengkit kaget mendengar bentakan Robbert. Tak ada lagi yang berani bersuara mereka hanya diam dan menundukkan kepalanya.
"Kalian hanya taunya minta uang,uang dan uang! Kalian tidak tahu hah! Saya lelah bekerja! Tidak pernah kalian berpikir untuk membantu saya bekerja! Membantu saya diperusahaan! Taunya minta uang saja! Mulai hari ini kalian semua pergi dari rumah saya" teriak Robbert
Deg!
Mereka bertiga membulatkan mata saat mendengar ucapan Robbert. Mereka tidak menyangka jika Robbert mengucapkan kata-kata seperti itu. Tidak! Mereka tidak boleh pergi dari sini! Mau tidur dimana mereka jika pergi dari rumah ini.
"Dad Daddy bercanda kan?" Tanya Erina
"Tidak! Saya serius dan silahkan angkat kaki dari sini" jawab Robbert dingin
"Dad, kita mau tinggal dimana kalo Daddy usir kita kayak gini! Kita ga mau dad" ucap Fanya
"Saya tidak peduli" sahut Robbert ketus
"Dad mommy janji akan membantu Daddy mencarikan investor untuk perusahaan kita asal jangan usir kami dad!" Ucap erina
"Aku juga akan membujuk Attar dad agar mau menanam saham diperusahaan kita" sahut Fanya
"Siapa Attar? Tanya Narendra
"Kekasih ku kak! Anak dari Jhonson" jawab Fanya percaya diri
"Kamu berpacaran dengan anak tuan Jhonson?" Tanya Robbert
"Iya dad! Aku janji nanti setelah dia pulang dari luar negeri aku akan membujuk dia untuk menjadi penanam saham diperusahaan kita! Aku yakin dia pasti mau karena dia sangat sayang padaku" ucap Fanya percaya diri
__ADS_1
"Aku sudah menyiapkan semua rencana ini! Tunggu saja Attar kau akan menjadi milikku" ucap Fanya dalam hati
HAPPY READING ❤️