Pasangan Mafia Kejam

Pasangan Mafia Kejam
Bab 82


__ADS_3

Pesta meriah pun berlangsung. Semua tamu undangan menikmati pesta pernikahan Farah dan dan Attar. Farah menoleh ke arah Attar yang juga kini menoleh ke arah nya.


"Sebelah barat bagian sudut" ucap Farah


"Berapa orang?" Tanya Steven


"4 orang" sahut Attar


Saat ini mereka sedang berkomunikasi menggunakan alat kecil yang terselip di belakang telinga mereka. Mereka juga sudah menyebarkan anak-anak lion king dan red devils. Para inti angel wings pun juga sudah menyebar.


"Ingat jangan sampai membuat keributan!" Ucap Farah


Alex dan Steven berjalan santai ke arah orang-orang yang menjadi target mereka berjalan sambil memegang gelas dan mengobrol tidak terlihat mencurigakan. Mereka juga termasuk orang bodoh karena hanya berada disatu titik dan itu sangat memudahkan mereka untuk menangkap penyusup tersebut.


Winda dan Devita juga berjalan dari arah kanan. Mereka terlihat berbicara sambil tertawa sedangkan para anak Lion king dan red devil sengaja berada didepan seperti menghalangi jalan. Mereka juga menggunakan baju mewah yang memang diberikan oleh Attar dan Farah sehingga mereka seperti tamu undangan.


"Dalam hitungan ke tiga langsung bius" titah Farah


'satu'


'dua'


'tiga'


Set!


Grep!


Jleb!


Alex dan Steven dengan cepat berlari dan memegang tubuh mereka. Winda dan Devita langsung menyuntikkan bius ke arah mereka. Tak lama setelah itu orang-orang tersebut langsung pingsan. Sedangkan dua lainnya sudah ditangani oleh anak-anak lion king dan red devil.


"Bawa kemarkas" titah alex


"Markas yang mana bos" Tanya anak buah Lion king


"Markas Red Devils aja lebih aman" jawab Alex


Mereka langsung membawa keempat orang itu ke markas lewat jalur belakang. Farah menghela nafas lega karena acara nya berjalan lancar. Ia sudah menduga akan ada orang yang akan berniat merecoki pesta nya.


Pesta masih berlangsung sejak tadi Attar dan Farah sudah berdiri lama. Karena tamu undangan sangat banyak. Bahkan Farah sudah melepaskan heels nya karena kaki nya lecet.


"Sayang kita kekamar saja ya! Kamu kelihatan capek banget ini" ucap attar

__ADS_1


"Iya ayok" sahut Farah


"Kalian mau kemana?"tanya Fani


"Kita mau kekamar mom,Farah sudah capek" jawab attar


"Baiklah untuk tamu nanti biar mommy dan Daddy yang urus"sahut Fani


Attar membawa Farah kekamar ya yang kini sudah didekor bak kamar pengantin. Farah langsung merebahkan tubuhnya ke atas kasur empuk itu. Attar menggelengkan kepalanya melihat tingkah istrinya. Istri? Hihi iya istri


"Sayang bersih-bersih dulu dan ganti baju baru tidur" ucap attar


"5 menit lagi" sahut Attar lirih


Attar tak menanggapi ia langsung masuk kekamar mandi sejujurnya tubuhnya juga terasa lengket saat ini. Farah yang mendengar pintu kamar mandi tertutup mendudukkan dirinya.


"Kok gue deg-degan ya!" Monolog Farah


Farah berdiri dan masuk ke dalam walk in closet ia ingin melepaskan semua yang ada dikepala nya ini. Make up ini juga membuat wajah nya sedikit gatal. Gaun ini juga membuat tubuh nya gerah.


"Ih kok susah si bukanya" gerutu Farah saat tidak bisa membuka resleting gaunnya


Attar yang baru keluar dari kamar mandi dan berjalan ke arah walk in closet terkekeh melihat wajah kesal istrinya itu.


Farah membulatkan matanya saat melihat roti sobek didepan matanya saat ini. Attar terkekeh melihat wajah terkejut Farah.


"I-ini apa? Eh maksud aku bantuin ya bantuin" ucap Farah linglung


Attar tertawa melihat tingkah Farah. Ia segera membantu Farah melepaskan gaun tersebut. Attar menelan ludah kasar saat melihat punggung mulus istrinya.


Cup!


Attar mengecup punggung Farah yang terekpos. Farah yang mendapatkan perlakuan seperti itu terkejut. Ia menoleh ke Attar secara langsung.


Cup!


Namun tidak sengaja bibir mereka kembali bertemu. Farah membulatkan matanya saat merasakan benda kenyal yang menyentuh bibirnya. Melihat Farah yang terdiam Attar mengambil kesempatan untuk ******* bibir mungil pink Farah yang sudah menggodanya. Farah memejamkan matanya merasakan perasaan aneh yang muncul saat ini. Hanya sebentar setelah itu Farah mendorong dada bidang Attar dan segera berlari ke arah kamar mandi. Attar terkekeh melihat wajah merah istrinya.


Ia langsung mengenakan celananya. Attar tidak memakai baju karena ia memang sudah terbiasa tidur tanpa sehelai baju. Ia berjalan ke arah balkon ia mengotak-atik ponselnya dan menghubungi seseorang.


"Siapa?" Tanya Attar langsung


"Musuh dari om dan bapak lo" jawab Alex 

__ADS_1


"Lalu?" Tanya Attar lagi


"Ya mereka sebenarnya menargetkan om Danu dan om Jhonson tapi karena om danu dan bapak lo Terlalu sibuk mereka menargetkan farah! Gue kira tadi mereka dari musuh kita taunya gue salah orang untung gue belum bakar markas musuh-musuh kita" jawab Alex 


"Okee besok gue kesana! Suruh mereka buka mulut besok gue kasih tau Daddy" ucap Attar setelah itu langsung mematikan ponselnya


Attar memejamkan matanya menikmati angin malam yang menerpa wajahnya. Hiruk pikuk dibawah sana sudah mulai mereda mungkin para tamu sudah mulai pulang karena jam saat ini sudah menunjukkan pukul 11 malam.


Grep!


Attar terkejut ketika ada tangan yang melingkar di pinggangnya. Ia menoleh dan tersenyum melihat istrinya yang sedang memeluknya dari belakang. Attar membalikkan badannya dan membawa Farah ke dalam pelukan nya.


"Terimakasih ya kamu sudah mau menerima dan menjadikan aku istri kamu! Padahal diluar sana banyak wanita yang lebih cantik dari aku. Tegur aku jika aku salah, marahi juga aku kalo aku salah. Jangan tinggalin aku ya kalo aku belum bisa jadi istri yang baik untuk kamu nanti pipu ucap Farah


"Apa pipu?" Tanya Attar bingung


"Panggilan sayang aku buat kamu! Kamu panggil aku mimu ya" jawab Farah sambil mendongakkan kepalanya


Attar terkekeh merasa lucu akan panggilan yang diberikan istrinya. Namun Attar tidak menolak ia dengan senang hati menerimanya.


"Dengar ya mimu! Aku menikahi kamu karena aku sayang dan cinta sama kamu! Aku ga akan ninggalin istri aku ini. Akan aku tutupin kekurangan kamu dengan kelebihan aku dan kamu tutupin kekurangan aku dengan kelebihan kamu! Mungkin setelah akan banyak badai rumah tangga yang akan kita hadapi. Satu yang aku minta jangan pernah pergi, kita hadapin semua masalah yang akan datang bersama-sama. Kamu percayakan sama aku mimu?" Tanya Attar diakhir


Farah menganggukkan kepalanya. Ia merasa senang saat ini. Ia akan mempunyai tempat bersandar terbaik jika ia sedang tidak baik-baik saja.


"2 Minggu lagi kita kuliah kamu udah memutuskan mau kuliah dimana?" Tanya attar


"Kamu ga tahu? Daddy sudah mendaftarkan kita ke UAB? Semua teman kamu dan sahabat aku juga kuliah disana" jawab Farah


"UAB itu bukannya milik keluarga kamu ya?" Tanya Attar


"Iyaa kampus itu adalah kampus terbaik dijakarta! Makanya Daddy masukin kita kesana. Tapi aku udah minta sama Daddy untuk merahasiakan siapa aku sebenarnya! Aku juga minta sama Daddy yang mengurus urusan masuk kita kesana asisten nya saja. Jadi semua orang gatau kita nanti nya siapa" jawab Farah


"Kenapa kamu ga mau nunjukin identitas kamu yang sebenarnya? Kamu kan anak tunggal dikeluarga Bagaskara! Kamu juga cucu perempuan satu-satunya" tanya Attar


"Aku gamau kalo mereka ngedeketin aku cuman karena status aku aja! Aku juga ingin melihat sikap dan sifat mereka. Bagaimana jika aku mengaku kalo aku hanya orang biasa?" Tanya Farah diakhir dengan menaikkan turunkan alisnya


Attar terkekeh melihat tingkah istrinya. Ia tahu jika nanti dikampus istrinya ini akan menyeleksi semuanya termasuk para dosen. Attar juga tahu jika Farah ingin membuktikan ucapan semua orang tentang kampus tersebut yang katanya mahasiswa dan mahasiswi nya Orang yang mempunyai atitude yang baik.


"Mimu bikin momo cebong yuk" bisik Attar


Deg!


Happy reading ♥️

__ADS_1


__ADS_2