Pasangan Mafia Kejam

Pasangan Mafia Kejam
Bab 81


__ADS_3

Pagi telah tiba kini semua orang sedang sibuk dengan kegiatan mereka. Dikamar Farah pun kini juga telah sibuk. Perias pengantin sudah tiba sedangkan sang calon pengantin baru mandi karena bangun kesiangan akibat bergadang.


"Aduhh,, Farah buruan ih gue juga mau mandi" teriak Winda


"Ck! Kamar mandi banyak ege" gerutu Devita kesal


"Oh iya lupa gue kalo ini rumah sultan kamar mandi pasti ada disetiap sudut" kekeh Winda lalu keluar kamar


Sedangkan sang perias hanya bisa tersenyum kecut melihat orang yang ingin dirias masih sibuk dengan kegiatan mandinya. Ingin marah namun tidak punya keberanian bisa-bisa nantinya tempat kerja nya yang dijungkir balik oleh Danu.


Beberapa menit menunggu Farah pun keluar dengan memakai tangtopnya. Ia berjalan dengan raut wajah datarnya tidak ada senyuman dipagi hari.


"Mau make up yang seperti apa nona?" Tanya perias tersebut


"Yang simple tapi terlihat elegan tidak usah Terlalu menor"jawab Farah


"Baik nona" sahut perias Tersebut


Tak lama setelah itu para sahabat Farah sudah tiba mereka juga akan ikut dirias. Karena mereka yang nantinya menggiring Farah menuju pelaminan. Jika didalam kamar Farah sibuk dengan riasan berbeda lagi jika di kamar Attar.


Para sahabat attar memutar bola matanya jengah melihat Attar yang sejak tadi bolak balik kamar mandi. Entah sudah keberapa kali ia mengunjungi kamar mandi tersebut.


"Lo yang mondar-mandir gue yang cape anjir" ketus Steven


"Kok gue deg-degan ya! Kalo nanti gue salah gimana"ucap Attar cemas


"Yaudah kalo salah berarti gagal kawin" sahut Steven sambil terkekeh


Plakk!


'asuu'


"Sakit bego kenapa si lo pakai acara geplak kepala gue" sungut Steven kesal

__ADS_1


"Omongan lo itu dijaga! Pakai ngomong gagal kawin kalo nanti emang gagal gimana" kekeh bimo


"Oh yaudah ga jadi dong berarti buat cebong nya" tawa Steven


Attar hanya bisa diam merutuki temannya. Ck dia harus bisa lebih tenang agar nanti semuanya berjalan lancar. Dia juga harus menyiapkan stamina tubuh agar nanti tetap kuat menyambut para tamu undangan.


•••


Waktu berlalu sangat cepat kini para tamu undangan sudah mulai ramai. Entah itu tua maupun muda semua bercampur menjadi satu. Banyak para pebisnis yang terlihat mengobrol sesama mereka untuk menjalin kerjasama nantinya.


"Baiklah untuk para tamu undangan semua nya acara sakral ini akan segera dimulai, silahkan para tamu untuk duduk dikursi masing-masing" ucap Heru anak buah Danu yang membawakan acara tersebut


Kini semua para tamu undangan duduk dikursi masing-masing. Lampu utama diredupkan dan cahaya terang hanya menyorot dimana Attar berada. Kini Attar sudah duduk dimeja yang sudah disiapkan bersama penghulu,Danu, Jhonson dan beberapa saksi.


Danu menatap Attar yang sebentar lagi akan menjadi menantu nya. Ada rasa lega dan rasa kehilangan yang saat ini ia rasakan. Lega karena ada seseorang yang akan membantu nya untuk menjaga putrinya. Ada juga rasa kehilangan karena waktu bersama putrinya akan berkurang.


"Attar Lukman Jhonson papa tidak ingin banyak berbicara saat ini. Papa titipkan putri satu-satunya papa kepada kamu. Tolong jaga dia dengan baik! Sayangin dan cintai dia dengan tulus dan sepenuh hati. Buatlah dia bahagia dan jangan biarkan air mata nya mengalir membasahi wajahnya. Jangan pernahkah sesekali kamu bermain tangan kepada putri papa! Jika dia salah beritahu dengan baik. Jika ada masalah selesaikan juga dengan baik-baik. Bimbinglah dia dengan baik.  Jadilah suami dan ayah yang baik untuk istri dan anak mu kelak. Jika suatu saat kamu tidak mencintainya lagi kembalikan lah dia dengan baik kepada papa sebagai mana kamu meminta nya saat ini. Dengan lapang dada papa akan menerima nya kembali karena sampai kapanpun dia adalah putri kecil papa" ucap Nugraha dengan air mata yang mengalir


"Attar tidak berjanji namun Attar akan membuktikan untuk membuat Farah bahagia. Attar juga akan menjadi suami dan calon ayah yang baik untuk anak Attar nantinya. Attar juga akan selalu mencintai Farah sampai akhir hayat" sahut Attar tegas


"Baiklah kita lanjutkan ke acara selanjutnya pak" ucap pak penghulu


Attar dan Danu menganggukkan kepalanya lalu Danu dan Attar mulai berjabat tangan. Terdengar pak penghulu membacakan Al-fatihah, istighfar,dan syahadat sebelum ijab qobul dimulai.


"Bismillahirrahmanirrahim wahai Attar lukman Jhonson bin Benu Jhonson,saya nikahkan dan saya kawinkan Farah Anindita Bagaskara binti Danu Bagaskara anak kandung saya kepada engkau dengan mas kawin seperangkat alat sholat,1 unit mobil sport, 1 villa, 2 resort serta emas seberat 2000 gram dibayar tuunaiii"


"Saya terima nikah dan kawinnya Farah Anindita Bagaskara binti Danu Bagaskara dengan mas kawin seperangkat alat sholat, 1 unit mobil sport,1 villa, 2 resort serta emas seberat 2000 gram dibayar tunai" jawab Attar lantang dengan sekali tarikan napas


"Bagai para saksi? Sah?" Tanya pak penghulu


'SAH'


'SAH'

__ADS_1


'SAH'


"Alhamdulillah" ucap syukur semua orang


Sorak sorai dan tepuk tangan meriah pun menggema dimansion mewah milik keluarga Bagaskara. Danu menghela nafas lega saat semua nya berjalan lancar. Farah yang masih berada dikamar menyaksikan semuanya menangis. Kini status nya telah berubah ia sudah sah menjadi istri dari Attar.


Tok! Tok! Tok!


Pintu kamar Farah diketuk,putri langsung berdiri dan membukakan pintu. Danu berdiri dengan gagahnya disana sambil tersenyum kearah putri-putrinya.


Farah berusaha menahan tangisnya saat melihat danu. Ia juga mendengarkan Dengan jelas semua ucapan Danu tadi.


"Putri Daddy ini sangat cantik hari ini" puji Danu


"Sayang dengerin Daddy ya nak! Kamu saat ini sudah sah menjadi seorang istri kamu harus menjadi istri yang baik kepada suaminya. Tanggung jawab Daddy kini telah diambil oleh suami kamu. Jangan pernah sesekali bersikap kurang ajar kepada suami kamu! Jika ada masalah bicarakan dengan baik. Daddy tahu putri Daddy ini sudah dewasa. Sampai kapanpun kamu akan tetap menjadi putri kecil Daddy" ucap Danu lalu memeluk tubuh Farah


Farah membalas pelukan Danu dengan erat ia tidak peduli pada riasannya. Ia hanya ingin meluapkan semuanya pada daddynya. Danu berkali-kali mencium puncak kepala Farah. Ia sama seperti Farah berat untuk melepaskan.


"Tolong perbaiki make up nya" titah Danu pada tukang make up


Sang perias langsung memperbaiki make up Farah. Setelah selesai mereka semua keluar kamar. Farah menggandeng lengan Danu erat. Dibelakang nya sudah ada bidadari cantik yang akan mengantarkan Farah ketempat nya.


Semua tamu undangan menatap ke arah Farah dan yang lainnya. Banyak yang memuji Farah dan para sahabatnya. Attar terdiam ditempatnya saat melihat Farah yang datang dengan gaun pengantin nya. Farah sangat terlihat cantik berkali-kali lipat.


'cantik banget ya ampun'


'gilaaa ini sih bidadari anjir'


'ajigileeeee ga tahan cantiknya'


Masih banyak lagi bisik-bisikan yang didenger oleh Farah. Bisikan mereka seperti alunan lebah yang bergerombol.


Danu menyerahkan Farah kepada Attar. Mereka akan menandatangani surat pernikahan terlebih dahulu. Setelah itu mereka akan duduk dipelaminan. Setelah semua selesai kini Attar dan Farah berjalan ke arah pelaminan dengan taburan bunga yang dilemparkan oleh para sahabat Farah dan Attar. Langkah mereka juga diiringin dengan alunan musik romantis.

__ADS_1


"Bersenang-senang lah setelah ini akan aku berikan kejutan untuk kalian" batin seseorang 


Happy Reading ❤️


__ADS_2